Tanaman Hidroponik Menyiasati Kebutuhan Taman di Lahan Sempit

Arsitek indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor –  Adanya lahan hijau di rumah tentunya akan membuat rumah menjadi lebih sejuk dan kamu pun akan merasa lebih nyaman saat berada di rumah. Selain menjadikan rumah tampak lebih asri dan hijau, kegiatan berkebun di rumah ini juga bisa menghindari kamu dari stres. Namun keterbatasan ruang dan lahan sering kali menjadi penghalang bagi masyarakat di perkotaan seperti Toppers untuk dapat melakukan kegiatan bercocok tanam di rumah. Berikut ini tanaman hidroponik untuk menyiasati kebutuhan taman di lahan sempit.

 

1. Apakah Tanaman Hidroponik Itu?

Kata “hidroponik” berasal dari kata Yunani yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang artinya daya. Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan nutrisi tanaman didapat dari air, perlite, pasir atau kerikil.

Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air dengan lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.

Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah. Jadi hidroponik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilless.

2.  Manfaat Tanaman Hidroponik

Selain menyejukkan dan menciptakan lingkungan yang asri, teknik ini juga menambah nilai estetika, meningkatkan mutu tanaman yang pastinya juga meningkatkan kualitas manusia dan lingkungannya.

Lebih tahan hama dan gulma, pertumbuhan tanaman lebih cepat, kontrol proses pertumbuhan yang lebih baik, menghemat air dan ruang, menjadi keunggulan penanaman sistem hidroponik.

Biasanya, tanaman apotek hidup, sayur dan buah dijadikan tanaman hidroponik. Jenis-jenis tanaman ini produktif sekaligus warna-warninya mempercantik ruang.

Laman: 1 2