rumah minimalis

Manfaat Penggunaan Ruang di Bawah Tangga

Categories: Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Manfaat Penggunaan Ruang di Bawah Tangga

Rumah bukan saja sebagai tempat berlindung dari cuaca, rumah juga menjadi tempat beerkumpul antara kamu dengan keluarga bisa saling bercengkrama. Untuk itu setiap sudut harus dipergunakan dengan baik. Namun kadang kamu terkendala dengan penggunaan ruang-ruang kecil yang berada di dalamnya. Salah satunya adalah ruangan di bawah tangga. Karena terlalu fokus untuk menata ruangan yang lebih besar, space kosong di bawah tangga ini pun terlupakan olehmu. Hingga pada akhirnya hanya menjadi ruangan sempit yang kurang bermanfaat.

Meskipun hanya ruangan sempit, tetapi jika bisa digunakan sebagai tempat yang lebih berguna, rumahmu bisa menjadi lebih nyaman lagi. Berikut  tips berikan beberapa inspirasi penggunaan ruangan di bawah tangga yang bisa kamu tiru. Biar rumahmu tampak lebih rapi dan nggak terkesan gitu-gitu aja.

1. Ruangan kosong di bawah tangga rumahmu bisa dijadikan tempat penyimpanan serba guna. Mulai dari sepatu hingga mainan anak semua bisa masuk di sana


2. Biar nggak kosong-kosong amat, space kosong di bawah tangga bisa kamu tambahkan dengan rak pajangan. Jadi lebih berisi dan penuh kenangan ‘kan?

3. Atau bisa juga kamu gunakan sebagai tempat meletakkan TV dan seperangkat alat elektronik lainnya. Ruang keluargamu dijamin jadi lebih rame lagi!

4. Buat kamu yang suka baca buku, coba deh manfaatkan ruang kosong di bawah tangga ini jadi reading space aja. Tinggal tambahkan rak buku dan sofa, kamu bisa nyaman baca seharian di sana

 

5. Ingin bekerja di rumah tapi nggak punya working space sendiri? Tenang, ruangan kosong di bawah tangga ini bisa kamu gunakan untuk menambah pundi-pundi


6. Bisa juga kamu tambahkan kamar mandi kering untuk para tamu yang datang. Tapi awas, sebaiknya diterapkan pada tangga yang tinggi aja ya?!

7. Memanfaatkan space tersebut jadi dapur sekaligus ruang makan juga nggak ada salahnya. Makan malam sambil bercengkerama bisa lebih lama dengan anggota keluarga


8. Biar hewan peliharaanmu nggak kehujanan di luar, mengubah space kosong di bawah tangga sebagai kandangnya juga bisa. Tinggal tambah pad atau bantal kecil dan pintu aja!

9. Kamu ingin punya taman tapi nggak punya lahan? Space di bawah tangga ini bisa kamu manfaatkan


10. Jika ruang kosong di bawah tangga rumahmu tidak terlalu terekspos, bisa lho kamu jadikan sebagai laundry space dengan menempatkan mesin cuci dan peralatan cuci lainnya

Meskipun nggak terlalu luas, namun ruangan kosong di bawah tangga ini sayang banget jika nggak kamu manfaatkan. 10 inspirasi penggunaan ruangan kosong di bawah tangga di atas bisa kamu jadikan pilihan. Siapa tahu sebentar lagi kamu bakalan punya rumah bertingkat. Nggak ada salahnya ‘kan dicicil dulu seperti apa penataan interiornya?

Beda Antara Luar, dan Dalam Ruangan

Categories: Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Beda Antara Luar, dan Dalam Ruangan

Apabila kita menjumpai klien behadapan dengan seorang arsitek kadang ada sebuah kata yang tidak dipahami oleh klienya, arsitek banyak menggunakan kata-kata ini. Salah satunya yang umum adalah ‘ruang luar’, ‘ruang antara’ dan ‘ruang dalam’. Agak lucu memang, arsitek memiliki kata-kata khusus untuk bagian dalam, agak luar, dan luar bangunan.

Bila arsitek merancang ruang diluar bangunan, seperti bagaimana taman dan carportnya dibubungkan, seperti pada gambar desain astudio diatas, maka arsitek merancang juga sesuatu yang diluar bangunan yang bisa menunjang arsitektur bangunan keseluruhan.

Ruang luar, biasanya merujuk pada segala hal yang berada diluar bangunan, biasanya bila dalam perancangan akan merujuk pada taman diluar bangunan beserta dengan perkerasan seperti jalan setapak, jalan mobil, dan sebagainya. Bahkan ruang luar juga merujuk pada jalan diluar bangunan, pohon-pohon, kota, negara bahkan semesta alam secara keseluruhan. Sebenarnya, ruang luar bukanlah benar-benar ‘ruang’ seperti yang biasa dipahami orang awam, karena ruang luar dalam benak arsitek biasanya merupakan area disekeliling atau diluar bangunan yang bisa dirancang dengan prinsip-prinsip arsitektur landscape (ini jenis arsitektur khusus untuk ruang luar yang mengatur taman, jalan setapak, jalan mobil, pencahayaan taman, bangunan taman dan sebagainya). Bila arsitek merancang bangunan rumah atau yang lain, maka biasanya ia akan merujuk ‘ruang luar’ sebagai diluar bangunan.

Hasil gambar untuk foto ruang dalam dan luar beda
Contoh ruang antara, yaitu diantara ruang dalam dan ruang luar.

Ruang antara, merupakan ruang diantara ruang luar dan ruang dalam. Sama seperti ruang luar, ruang antara juga tidak benar-benar merupakan ruangan dalam pandangan awam. Ruang antara biasanya merupakan suatu area yang ada atapnya meskipun tidak ada dindingnya. Contoh ruang antara adalah teras, selasar, area dibawah kanopi, dan sebagainya. Ruang antara ini penting biasanya untuk menghubungkan antara ruang dalam dan ruang luar bangunan. Ruang antara kadangkala merupakan suatu area yang bisa digunakan untuk mengobrol atau bertemu diluar ruangan misalnya teras, selasar, kafe luar ruangan, dan semacam itu. Batas-batasnya seringkali kurang jelas dengan atap maupun tanpa atap, yang penting adalah adanya suatu kelompok kegiatan yang dilakukan pada area itu, misalnya mengobrol di kumpulan kursi dibawah atap pergola.

Contoh ruang dalam, misalnya seperti ruang keluarga ini, bila berhubungan dengan ruang luar atau ruang antara, dibatasi dengan pintu atau jendela yang bisa ditutup.

Ruang dalam, adalah yang biasa kita kenal sebagai ruangan. Ini bisa berarti ruang kamar tidur, ruang keluarga, ruang tamu dan sebagainya yang keberadaannya tertutup dengan baik oleh pelindung atap dan dinding. Dalam ruang dalam biasanya orang berkegiatan dan melakukan aktivitas sehari-hari.

WAW. Rumah Mungil Di Jepang Ternyata Luas Dan Bisa Di Tinggali Sekeluarga

Categories: Tags: , , , , , , , , , , , ,

WAW. Rumah Mungil Di Jepang Ternyata Luas Dan Bisa Di Tinggali Sekeluarga

Pada Zaman sekarang, punya rumah adalah sebuah impian dan kita butuh kesabaran bertahun-tahun. Jangan kan rumah yang besar punya rumah yang kecil udah bersyukur banget. Selain harganya mahal daya beli masyarakat tak kunjung naik.

Contoh kongkrit aja sih. Di Kota Jogja saja, harga rumah minim banget di angka 200-300 juta. Hal ini tidak diimbangi dengan Upah Minimum Regional yang masih di kisaran 1,5 juta. Iya, kamu nggak salah baca, 1,5 juta! Lha mau lunasnya kapan? Lebaran kuda kali ya. Hal ini tentu jadi masalah besar di masa depan, ketika pertumbuhan penduduk makin tak terkendali.

Nah, kalangan arsitek harus bekerja keras untuk menciptakan desain bangunan yang minimalis tapi bisa mengakomodasi banyak ruangan. Di Jepang, ada satu bangunan yang sepertinya tampak sangat minimalis sebelum kamu tahu isi dalam rumah itu. Kalau sudah masuk ke dalam, apa kamu masih berpikir minimalis? Yuk cek aja deh daripada penasaran!

Di Jepang, ada satu rumah yang unik. Dari luar tampak sangat pipih dan sepertinya dalamnya begitu sempit meskipun rumah ini cukup tinggi. Tapi jangan bilang kecil dulu sebelum masuk ke dalam…
kecil banget ya

kecil banget ya
Didesain oleh Mizuishi Architects Atelier, bangunan dengan luas lantai hanya 55 meter persegi berbentuk segitiga ini dibangun di antara sungai dan jalan. Kecil banget sih keliatannya…
unik sih rumah ini

unik sih rumah ini

Mending lihat dulu deh kondisi interior rumah ini sebelum bilang kalau rumah ini kecil dan minimalis. Don’t judge the book from the cover, ya….

wih luas ya

wih luas ya
Bangunan hunian ini terdiri dari 2 lantai, lantai pertama digunakan sebagai tempat tidur. Lucu ya, tempat tidur justru di lantai bawah…
siapa bilang sempit? hehe

siapa bilang sempit? hehe

Lantai dua lebih banyak fungsi, dari meja kerja, ruang keluarga sampai dapur juga ada. Terasa lapang ya, nggak sesempit yang kita kira pada awalnya…
cocok buat keluarga kecil

cocok buat keluarga kecil

Dapurnya aja terasa lapang. Pengen ‘kan punya dapur sekeren dan seluas ini?
dapurnya kece

dapurnya kece
Dengan kamar mandi seluas ini, kenyamanan rumah kecil ini tak perlu dipertanyakan lagi ‘kan ya? Ada bathub-nya pula. Gokil…

kamar mandinya aja segede ini
kamar mandinya aja segede ini

Lebih istimewanya lagi, bagian atas bisa digunakan sebagai tempat bermain anak. Bukti bahwa ruang sekecil apapun bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal. Hayo, rumahmu pasti nggak ada ruang khusus bermain untuk anak ‘kan?
bermain anak

bermain anak

Nuansa interiornya simpel dan elegan. Salah satu cara agar hunian nyaman walau dengan luasan yang begitu terbatas adalah dengan memperbaiki desain interiornya. Membagi sedemikian rupa agar konsep rumah kebanyakan tidak jadi acuan satu-satunya…
elegan banget interiornya

elegan banget interiornya
Masih nggak percaya ruangan-ruangan tadi berada dalam satu rumah kecil ini? Kalau Hipwee sih percaya. Hehehe…
nggak kecil-kecil amat ‘kan?

nggak kecil-kecil amat 'kan?
Memang sih, masalah tempat tinggal jadi isu yang serius ketika pertumbuhan penduduk dunia meningkat tak terkendali. Oleh karena itu, penting untuk memikirkan desain hunian rumah yang ramah kantong dan juga layak huni. Mungkinkah desain seperti ini rumah manusia di masa depan? Mungkin saja…

 

Cara Kreatif Menciptakan Ruang Tanpa Dinding

Categories: Tags: , , , , , , , , ,

Cara Kreatif Menciptakan Ruang Tanpa Dinding

Coba pikirkan ruang favorit anda, tekstur, warna. Bagaimana jika sekarang Anda menyingkirkan dinding pembatasnya. Apakah yang tersisa? Apakah masih tampak seperti sebuah ruangan? Elemen apakah yang masih utuh untuk membedakannya sebagai ruang?

Dinding bisa dibilang merupakan salah satu elemen arsitektur yang paling mudah dan paling dikenal untuk mempertegas sebuah ruangan. Mari kita mengembangkan gagasan ini dan mengidentifikasi cara-cara lain untuk menentukan persepsi sebuah ruang. Yuk, simaklah beberapa tips berikut untuk menciptakan ruang-ruang rumah Anda tanpa bergantung pada pembatas vertikal khusus untuk kesan tertutup.

 

1. Perubahan level
Perubahan level lantai di dalam rumah mungkin lebih mahal daripada lantai pelat datar dan mungkin kurang diperhitungkan oleh orang-orang yang mengalami kesulitan naik tangga. Akan tetapi, perubahan level sangat penting untuk memperkuat karakter sebuah ruang.

Perubahan level lantai dapat menandai zona-zona tertentu dalam tata ruang terbuka dan membantu menetapkan hierarki ruang. Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya dinding penyekat antara ruang duduk dan ruang lain yang berdekatan; hanya berkisar satu atau beberapa anak tangga yang membedakan kedua area tersebut.

Perubahan level juga dapat mempertegas area yang lebih kecil di dalam ruang yang lebih lapang. Sebuah ruang duduk pada penurunan level (sunken seating area) juga menciptakan suasana yang santai dan nyaman.

Lantai kayu ruang tamu yang berwarna gelap dan lantai keramik warna terang di ruang baca bergabung pada tangga dan membentuk transisi yang bagus antara dua ruang. Lihatlah ke atas dan Anda akan melihat perubahan bidang dan material langit-langit seperti halnya pada lantai.

2. Elemen gantung
Di ruangan ini ada perubahan material pada level langit-langit, sementara lantai tetap konsisten. Perubahan material ini adalah trik visual yang cerdas untuk menggambarkan zona-zona dalam rumah dengan rencana ruang terbuka.

Jika Anda tidak dapat membuat variasi material dalam ruang Anda, cobalah gunakan cat untuk menambahkan efek dramatis. Pertahankan warna agar tetap konsisten mulai dari langit-langit hingga dinding. Garis tajam mempertegas area tidur dari jendela di dekatnya.

Untuk area tempat duduk yang nyaman, berikan porsi yang lebih besar pada langit-langit. Warna bisa tetap konsisten dengan teknik ini. Tambahkan beberapa lampu gantung yang memperkuat perubahan skala dan menambah efek dramatis dari zona ini.

Gunakan elemen gantung yang dramatis untuk menggambarkan transisi dalam ruang. Elemen ini bukan hanya menjadi titik fokus, namun juga mempertegas skala ruang.

3. Elemen struktural
Elemen struktur pada sebuah rumah juga dapat digunakan untuk mempertegas ruang. Selain membantu menentukan titik fokus dalam ruang, balok-balok atap ekspos ditambah pencahayaan dramatis juga menambah estetika pada langit-langit datar.

Di sebagian besar rumah, elemen struktur eskpos biasanya khusus untuk rangka atap dan lantai. Akan tetapi, Anda juga bisa mengekspos rangka pada dinding kaca transparan.

Kantilever baja ekspos yang membingkai atap transparan ini menciptakan kanopi gantung. Zona ini tidak bergantung pada dinding tinggi di sekitarnya sehingga tetap terasa terlindung, namun juga terbuka.

4. Penyekat
Cara mudah untuk menambahkan pembatas privasi dekat pintu masuk adalah dengan menggabungkan sebuah pembatas ruang. Penyekat khusus ini memungkinkan akses visual ke pintu depan dengan kaca transparan. Penyekat adalah cara yang bagus untuk membuat transisi arsitektural antar ruang.

Untuk tampilan yang lebih modern namun tetap fantastis, gabungkan kerangka baja dan blok-blok kayu yang memberikan transisi antara ruang tamu dan ruang makan.

5. Material
Kayu warna terang sangat kontras bila dipadukan dengan lantai keramik warna gelap, yang merupakan isyarat visual menuju ruang baca. Perhatikan perubahan bidang langit-langit seperti halnya perubahan lantai.

Penggunaan material kayu pada lantai ruang makan dan transisi pada anak tangga menuju ke dapur menunjukkan kesan kontras, seperti juga diperkuat oleh material yang digunakan pada bagian dinding. Berpikirlah kreatif dengan perubahan material lantai Anda untuk menambahkan karakter dan dinamika.

 

Mempertegas ruang tanpa dinding masif paling tepat apabila diterapkan pada sebuah tempat yang tanpa dinding sama sekali! Ruang outdoor ini mengandalkan area perkerasan dari keramik dan panel kayu yang kontras dengan area taman untuk memberikan kesan sebuah ruang.

Cara Agar Atap Rumah Tidak Bocor Saat Hujan

Categories: Tags: , , , , , , , , ,

Cara Agar Atap Rumah Tidak Bocor Saat Hujan

Jika hujan apalagi pada muim ini biasanya ada beberapa rumah yang atapnya bocor sehingga membuat rumah tersebut becek dan membuat tidak nyaman penghuninya.

Selain supaya tidak merusak perabot serta material lainnya, kebocoran mesti secepatnya ditangkal agar tidak berefek domino ke bagian rumah yang lain.

Bocor kondisi adanya air atau benda cair yang masuk dengan cara melewati, menembus, dan meresap pada lubang yang kecil, sedang, juga besar.

Sementara pada bangunan, kebocoran dapat terjadi karena kesalahan perencanaan konstruksi, kondisi alam, pemelihan material yang kurang bagus dan sesuai.

Biasanya, kebocoran sering terjadi pada penutup atap, dinding, dan lantai.

Dibutuhkan jurus jitu agar rumah tak bocor, lagi dan lagi.

Atap paling vital

Atap memegang peranan cukup penting dalam sebuah bangunan.

Ia diibaratkan payung yang melindungi manusia dari matahari yang terik, serta dari hujan yang mengguyur.

Dalam sudut pandang tata rumah, tambah Mukti, ia adalah pertahanan pertama untuk struktur dan pelindung bangunan dari cuaca, hujan, serta dingin.

Atap dapat memberi kenyamanan dan membatasi zona privasi bagi para penghuni atau pengguna bangunan.

Atap juga menghadirkan nilai estetis atas bangunan tersebut.

Namun, semakin besar fungsi atap, semakin besar pula masalah yang bakal dihadapinya.

Bocor adalah salah satu ancaman yang paling nyata.

Ada beberapa jenis atap yang biasa dipakai untuk menutup rumah; polikarbonat, asbes, genteng, beton, beberapa juga ada yang memakai kaca.

Menurut penjabaran Mukti, pecahnya asbes atau genteng, retaknya atap beton, bisa menjadi penyebab utama kebocoran dalam rumah.

Kebocoran juga bisa disebabkan oleh kesalahan pada konstruksi atap—terutama soal kemiringan, kondisi alam, pemilihan material yang semakin diperparah dengan cara memasang yang salah.

Genteng yang dipasang asal-asalan pun bisa menjadi penyebab kebocoran.

Rongga yang dihasilkan karena pemasangan yang tidak rapi dan tidak sesuai aturan memudahkan air masuk ke dalam rumah.

Asbes yang miring kurang dari 10º atau tidak sesuai dengan anjuran akan menyebabkan masalah.

Kadang yang paling fatal adalah beton.

Belum genap 28 hari dicor, ia sudah diberi beban yang berlebih.

Praktis, ini akan membuatnya lebih cepat retak dan mudah ditembus air.

Sebab lain yang juga harus diperhatikan adalah usia material yang digunakan sebagai atap.

“Jangan pernah berpikir bahwa bahan-bahan yang kita gunakan tidak mempunyai batas kadaluarsa. Seng, asbes, dan bahan atap yang lain, semakin tua dia akan semakin rapuh. Lama-kelamaan akan retak dan menyebabkan kebocoran,” ujar Julian Palapa, seorang arsitek yang tinggal di Jakarta.

Material dan sudut kemiringan

Idealnya, atap rumah dari genteng harus memiliki sudut kemiringan tak kurang dari 30º, sehingga air dapat mengalir dengan lancar.

Jikapun ada toleransi, umunya adalah kurang dari 40º.

Pembatasan sudut kemiringan tersebut supaya aliran air bisa dikontrol dengan baik.

Jika lebih dari teloransi sudut yang disarankan, ditakutkan genteng akan lebih mudah melorot dan ujung-ujungnya akan membuka celah yang gampang dimasuki air.

Atap menentukan apakah rumah itu mudah bocor atau tidak
Atap sangat menentukan apakah rumah itu mudah bocor atau tidak
Sementara untuk asbes atau seng, ada sedikit toleransi kemiringan.

Sudutnya boleh dibuat lebih landai atau kurang dari 30º.

Pasalnya, rongga antarbidang yang terbentuk pada seng atau asbes tidak sebesar material genting tanah liat.

Soal bagaimana kita mengakali agar bocor tidak mengganggu ketenangan rumah, Julian Palapa memberi beberapa kisi-kisi.

Pemilihan atap yang tepat masih menjadi referensi utama.

Bentuk atap yang pas akan sangat berperan terhadap penanggulangan kebocoran pada rumah: flat, perisai, atau pelana.

“Tapi jangan asal memilih bentuk atap sesuai keinginan, pemeliharaan material rangka dan material penutupnya juga harus diperhatikan. Pastikan ia sesuai dengan tipe atap yang kita pilih,” ujar Julian.

Misalnya memilih genteng.

Genteng dari tanah liat dan keramik paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Jika dibandingkan dengan yang berbahan keramik, genteng tanah liat relatif lebih rapuh.

Tapi bukan berarti genteng keramik tidak punya kelemahan.

Yang paling menonjol adalah ketidaksempurnaan bentuk (melengkung) yang terjadi akibat proses pembakaran.

Ini menjadikan genteng keramik terkadang tidak menempel dengan pas saat dipasang.

Celah yang tidak rapat akan dengan mudah dimanfaatkan air untuk merembes.

Cara memasangnya juga harus sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Biasanya, setiap produsen material mempunyai pakem sendiri-sendiri tentang cara memasang, terutama perihal kemiringan.

Misal, genteng tidak disarankan dipasang dengan desain atap yang memiliki sudut kemiringan kurang dari 30º; seng atau asbes sebaiknya dipakai untuk kontruksi atap yang memiliki kemiringan hingga 10º.

“Jika memilih untuk menggunakan beton, harus ada treatment lagi dengan material pelapis seperti waterproof, dll.,” saran Julian.

Harga material juga bukan patokan utama.

“Di sini orang lebih banyak salah. Memang, atap dengan kualitas bagus akan lebih beres dan baik jika digunakan. Tapi kita sering terlena dan ‘termakan merek’ seolah-olah merek adalah yang paling utama. Sejatinya, semua tergantung bagaimana cara kita mengaplikasikannya di lapangan. Bagi saya, jauh lebih penting fokus pada tahap aplikasi daripada kualitas materialnya,” ujar arsitek lulusan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, ini, mantap.

Pelapis anti bocor menjadi salah satu solusi menambal kebocoran pada atap
Bisa juga dengan waterproofing

Ada kalanya bocor tidak hanya terjadi pada atap.

Ingat, bocor tak melulu dari atap! Tembok rumah, bahkan lantai, bisa menjadi biang keladi terjadinya kebocoran dalam rumah.

Untuk mensiasatinya, pelapis antibocor dirasa cukup pas untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Berdasar bahan bakunya, ada tiga jenis pelapis antibocor yang bisa dipilih yakni, waterproof cair, semen (cementitous), dan membran.

Jenis cair merupakan yang paling populer dan paling praktis cara pemakaiannya.

Ia seperti cat, tinggal diusapkan menggunakan kuas ke atas bidang yang ingin dilapisi.

Sifatnya yang elastis akan mudah mengikuti beberapa bagian bangunan yang memuai dan menyusut seiring waktu, sehingga bagian yang memulai tadi tetap tertutup.

Tapi harus diperhatikan, waterproof cair hanya bisa digunakan untuk melapisi daerah yang hanya dilalui air.

Daerah-daerah yang terus-menerus terendam air—misalnya kolam renang dan bak mandi—kurang cocok menggunakan bahan jenis ini.

Jika terus dipaksakan, daya rekatnya akan menurun dan lama-kelamaan mengelupas.

Jika ingin memakainya di area sambungan yang sangat rawan bocor, dianjurkan untuk menggunakan serat fiber sebagai penguat aplikasi waterproof.

Caranya, lapiskan waterproof di atas sambungan tersebut.

Dalam kondisi yang masih basah, rekatkan serat fiber sampai kering, setelah itu baru beri lapisan waterproof untuk kali kedua.

Untuk bidang-bidang yang sering terendam air seperi bak mandi, sebaiknya dipilih waterproof yang berbahan semen.

Pemakaian saat kontruksi akan membuat hasilnya lebih maksimal meskipun menggunakan setelah kontruksi juga diperbolehkan

Warna Cat Rumah Terang Redam Panas di Dalam Rumah

Categories: Tags: , , , , , , , , , , ,

Warna Cat Rumah Terang Redam Panas di Dalam Rumah

Untuk yang tinggal diwilayah tropis sudah menjadi konsekuensinya jika suhu didaerah tersebut panas.Panas matahari, bukanlah sesuatu yang harus dimusuhi. Manfaat dari sinar matahari tak terhitung banyaknya. Namun, panas matahari ini juga jadi penyebab terjadinya panas di dalam rumah.

Hal yang perlu dilakukan, mengatur seberapa banyak sinar matahari yang masuk ke dalam rumah agar rumah jadi nyaman didiami.

Cara menangkal panas di dalam rumah salah satunya bisa dilakukan dengan desain tampak luar (eksterior) yang tepat

Pemilihan warna merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan ketika mendesain tampak luar bangunan.

Menurut teori, warna gelap akan lebih mudah menyerap panas, sedangkan warna terang akan memantulkan panas. Rumah yang berwarna gelap akan menyerap 70-90 % dari seluruh panas matahari yang diterimanya. Panas ini kemudian akan ditransfer ke dalam ruang.

Atap merupakan bagian yang paling banyak terkena paparan sinar matahari, sekitar 1/3 panas yang dirasakan di dalam rumah bersumber dari atap. Saat ini, banyak dipasarkan atap-atap yang lebih banyak menawarkan pilihan warna. Pilihlah warna terang. Seandainya rumah Anda telah memiliki atap yang berwarna gelap, Anda bisa mengecatnya atau dilapisi semacam bahan waterproofing yang terang.

Walaupun dampaknya tidak sebesar atap, sebaiknya gunakanlah warna-warna cerah untuk dinding, lantai carport, dan elemen-elemen lain yang terekspos sinar matahari.

Penghematan dapat dilakukan dengan penggunaan cat dinding dengan warna-warna. Warna-warna tersebut akan lebih tahan lama dibandingkan warna berpigmen banyak yang lebih mudah kusam.

Panas di dalam rumah berkurang, Anda pun masih bisa berhemat, kan?

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline