properti jogja

Cara Memilih Kaca Jendela Rumah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : prismakaca.com

CARA MEMILIH KACA JENDELA RUMAH

Arsitek Indo Kontraktor – Kaca jendela berfungsi sebagai keluar masuknya cahaya. Rumah ideal adalah jika kadar cahaya atau kebutuhan cahaya terpenuhi dengan tepat. Membahas soal kaca jendela. Kaca jendela ini terdiri dari beberapa macam, yang tentunya akan membuat kita bingung dalam pemilihannya. Namun tidak perlu khawatir, kami akan mengulas mengenai cara memilih kaca jendela rumah.

Baca juga : Gorden yang Tepat Untuk Jendela Kamar

Cara Memilih Kaca dengan Benar

  1. Pilih jendela yang berukuran besar untuk bagian depan rumah. Jendela yang besar ini akan menjadi tempat masuknya cahaya ke dalam rumah. Sehingga anda bisa meminimalisir penggunaan lampu di siang hari.
  2. Meskipun berbagai jenis kaca memberikan keindahan tersendiri, ada baiknya anda menghindari jenis kaca yang tembus pandang. Kaca yang seperti ini membuat bagian rumah tampa kusam dilihat dari luar. Tapi itu semua bergantung dari pilihan anda.
  3. Jika anda memiliki halaman rumah yang tidak tertutup, dan nampak langsung pada halaman rumah luar, anda bisa memilih kaca yang gelap. Jenis kaca ini hanya bisa dilihat dari bagian dalam saja, sehingga untuk orang yang berada diluar tidak bisa melihat ke dalam. Tetapi cahaya matahari dapat masuk dengan baik.
  4. Pilihlah jenis kaca jendela yang bening atau kaca cermin. Kaca cermin ini juga fungsional, karena pada bagian luar dapat digunakan untuk bercermin.
  5. Untuk bagian ruang keluarga, gunakan kaca jendela yang berukuran besar. Agar menambah kesan luas dan nyaman pada ruang keluarga.
  6. Untuk bagian belakang rumah, cukup gunakan kaca jendela yang kecil. Ini berfungsi untuk menambah cahaya masuk ke dalam bagian rumah.

sumber artikel : https://iqbalazhari.com/

Memasang Wallpaper Ruangan dengan Mudah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : paris-wallpaper.com

MEMASANG WALLPAPER RUANGAN DENGAN MUDAH

Arsitek Indo Kontraktor – Di jaman yang semakin modern ini, kebanyakan orang menggunakan wallpaper dibandingkan menggunakan cat tembok. Karena memang akan lebih cantik dengan motif yang terdapat wallpaper. Nah yang menjadi kendala adalah wallpaper ini tidak semua orang bisa memasangnya sendiri. Perlu adanya jasa pemasangan wallpaper. Atau Anda memperhatikan dengan seksama bagaimana cara memasang wallpaper dengan benar. Akan dengan mudah jika Anda tau caranya.

Baca juga : Manfaat Wallpaper Kamar

1. Siapkan peralatannya

Alat-alat dan perlengkapan yang lazimnya dibutuhkan untuk memasang Wallpaper dinding antara lain: meteran, alas berupa plastik besar, tangga A, benang dengan pemberat untuk memastikan lurus-tidaknya pemasangan Wallpaper dinding, 2 bak untuk mengaduk lem, spon, kuas lem, serta amplas dan kape/kapi untuk membersihkan dinding. Tentunya jangan lupa juga untuk mempersiapkan Wallpaper dinding yang sudah Anda beli.

2. Bersihkan ruangan

Bersihkan ruang di sekitar dinding yang akan dipasangi Wallpaper dinding. Jika dinding yang akan dipasangi adalah semua sisi di ruangan tersebut, maka ada baiknya kalau Anda memindahkan sejenak seluruh perabotan ke ruangan lain yang aman. Dengan ruangan yang bersih dan lapang, pemasangan Wallpaper dinding akan lebih cepat dan mudah.

Baca juga : Wallpaper yang Pas Untuk Rumah Anda

3. Siapkan dindingnya

Dinding yang akan dipasangi Wallpaper dinding sebaiknya sudah dibersihkan. Singkirkan sejenak segala jenis aksesoris dinding seperti jam, foto, kalender, gantungan baju, dan hiasan dinding lainnya. Tentukan bagian mana saja dari dinding yang akan dipasangi Wallpaper dinding. Wallpaper dinding bisa saja dipasang di salah satu sisi dinding. Bahkan Wallpaper dinding juga sangat menarik untuk dipasang di sebagian sisi saja sebagai aksen interior. Setelah itu, tandai mana saja bagian yang akan dipasangi Wallpaper dinding, bila perlu, buat garis membujur. Ratakan dinding yang agak kasar atau bergelombang. Berikan juga tambalan pada bagian dinding yang berlubang akibat lubang paku atau hal lainnya. Pastikan juga bahwa dinding yang akan dipasangi Wallpaper dinding ini bebas dari rembesan air saat hujan, karena kelembaban yang tinggi bisa membuat Wallpaper dinding Anda cepat mengelupas.

4. Baca petunjuk pemotongan dan pemasangannya

Banyak orang kurang memperhatikan hal ini, sehingga salah kaprah saat harus memasang Wallpaper dinding sendiri. Ingat, ya. Sebelum Anda mulai memotong, terlebih dahulu harus paham betul cara memotongnya. Pahami cara memasang dengan benar. Ikuti instruksi yang ada. Jangan ragu tanya pada penjual Wallpaper dinding. Jika ragu-ragu, jangan segan untuk meminta pertolongan jasa pemasangan yang biasanya disediakan oleh penjual tersebut. Perhatikan juga cara menyerasikan motif antar sambungan Wallpaper dinding, apakah perlu ditumpuk atau tidak.

Baca juga : Dekor Interior Dengan Wallpaper 3D

5. Lakukan pengukuran

Saat Anda membeli Wallpaper dinding, bisa jadi Anda hanya memberikan perkiraan ukuran ruangan saja dengan beberapa ukuran lebih, agar Wallpaper dinding nantinya tidak kurang. Sebelum dipasang, baiknya Anda ukur lagi dengan pasti dan presisi, berapa lebar dan tinggi dinding. Lalu berapa lembar Wallpaper dinding yang harus dipasang. Bila perlu, buat garis acuan dengan pensil tipis agar Anda lebih percaya diri saat memasangnya dan tidak khawatir terjadi kesalahan atau pemasangan yang miring. Atau gunakan benang yang diberi pemberat untuk memastikan bahwa garis petunjuk pemasangan Wallpaper dinding sudah lurus

6. Memotong Wallpaper dinding

Potong gulungan Wallpaper dinding sesuai dengan lebar dan tinggi dinding ruangan. Untuk bagian samping paling terakhir, berikan kelebihan beberapa cm untuk bagian sambungan. Hal ini perlu dilakukan jika sambungan Wallpaper dinding perlu ditumpuk agar bisa serasi. Bila perlu, beri nomor Wallpaper dinding di bagian belakang kertas agar Anda tidak salah dalam memasang sesuai urutannya. Sambil memotong Wallpaper dinding, periksa juga apakah ada bagian yang cacat atau sobek.

Potongan kedua tidak bisa digunting begitu saja. Anda mesti harus memperhatikan polanya terlebih dahulu. Jangan sampai nanti polanya tidak bisa tersambung dengan benar. Untuk mengetahui apakah pola antara potongan yang satu dengan lainnya sudah tersambung dengan baik, Anda perlu menyejajarkan antara bagian pertama yang sudah dipotong dengan gulungan yang belum dipotong. Posisikan sampai terbentuk motif pola yang benar, lalu tandai Wallpaper dinding sebelum dipotong. Barulah kemudian Anda bisa memotongnya, disesuaikan dengan tinggi dinding yang diinginkan. Lakukan hal ini sampai jumlah potongan dirasa cukup untuk melapisi semua permukaan.

7. Siapkan lemnya

Dalam memasang Wallpaper dinding setidaknya ada 2 adonan lem yang dibutuhkan, yaitu lem untuk meratakan permukaan Wallpaper dinding, dan lem untuk sambungan antar-Wallpaper dinding. Lem sambungan ini biasanya lebih kental, jadi tidak perlu banyak tambahan air. Lem yang lebih kental juga digunakan pada bagian tepi dinding agar pemasangan Wallpaper dinding nantinya lebih rekat dan awet. Larutkan lem pada wadah yang sudah disediakan. Lalu diamkan selama beberapa saat.

Baca juga : Cara Memasang Wallpaper di Kamar Mandi

8. Sapukan lemnya

Siapkan Wallpaper dinding yang sudah dipotong-potong di atas meja panjang atau di atas lantai yang sudah dilapisi plastik bersih tadi. Sapukan lem yang sudah Anda siapkan pada Wallpaper dinding pertama. Jangan sampai terlalu basah, karena akan mengakibatkan gelembung atau permukaan tidak rata. Sapukan lem dengan hati-hati. Di bagian tepi yang berbatasan dengan sudut dinding, sapukan adonan lem yang lebih kental tadi. Lakukan pemulasan lem ini dengan menggunakan roller. Tapi jika tidak ada, Anda boleh menggunakan kuas. Tapi usahakan agar lem benar-benar merata.

9. Tempelkan Wallpaper dinding ke dinding

Siapkan tangga A di dekat dinding. Rekatkan Wallpaper dinding ke dinding dengan sangat hati-hati. Ikuti petunjuk atau tanda pensil yang tadi sudah dibuat. Tempelkan perlahan-lahan sambil diratakan dan direkatkan dengan penggaris mika.

10. Menyambung Wallpaper dinding selanjutnya

Setelah Wallpaper dinding pertama, sapukan lem ke potongan Wallpaper dinding berikutnya. Ingat, lem pada bagian sambungan adalah lem yang lebih kental. Kembali tempelkan Wallpaper dinding ke dinding dengan hati-hati, lalu ratakan dengan penggaris mika.

11. Cek kerapiannya

Apakah sudah benar-benar rapi? Apakah sudah rata tanpa ada kerutan atau gelombang? Apakah masih ada sisa lem sambungan yang terlihat? Bereskan semua masalah kerapian tersebut, Anda dinding Anda benar-benar terlihat menawan dan rapi. Potong bagian yang berlebih di bagian atas, samping, maupun bawah dinding yang terdapat sisa Wallpaper dinding.

sumber artikel : http://wallpaperbagus.co.id/

Rumah Konsep Desain Jepang? Part 2

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : interiordesign.id

RUMAH KONSEP DESAIN JEPANG? PART 2

Arsitek Indo Kontraktor – Yuk lanjutkan pembahasan kita mengenai desain rumah Jepang. Ingin desain konsep Jepang? Yuk desainkan dengan kami KLIK DISINI.

6. Transisi luar—dalam

Genkan pada arsitektur rumah Jepang modern [Sumber: maricamckeel.com]

Genkan pada arsitektur rumah Jepang modern [Sumber: maricamckeel.com]

Ruang transisi antara luar dan dalam dalam arsitektur rumah Jepang disebut genkan, yang merupakan area untuk menerima pengunjung dan tempat mengganti sepatu dengan sandal rumah yang dilepas sebelum menginjak lantai tatami. Dengan fungsi ruang yang serupa dengan foyer, genkan biasanya memiliki rak atau kabinet yang disebut getabako yang digunakan untuk menyimpan sepatu serta benda dekoratif seperti keramik, bunga, atau karya seni. Area masuk ini juga memiliki tokonoma (ceruk) untuk menyimpan gulungan kertas kaligrafi dan karya seni lainnya, serta ikebana (rangkaian bunga tradisional).

Dengan mengadaptasi gaya rumah Jepang ini, Splow House karya Delution Architect menciptakan area masuk dengan desain yang bersih dan sederhana. Bangku beton model konsol ini dapat berfungsi ganda, selain sebagai tempat duduk, juga untuk menempatkan sandal atau sepatu di bawahnya.

Dengan mengadaptasi gaya rumah Jepang ini, Splow House karya Delution Architect menciptakan area masuk dengan desain yang bersih dan sederhana. Bangku beton model konsol ini dapat berfungsi ganda, selain sebagai tempat duduk, juga untuk menempatkan sandal atau sepatu di bawahnya.

Desain ganken pada arsitektur rumah Jepang minimalis Splow House karya Delution Architect [Sumber: arsitag.com]

Desain ganken pada arsitektur rumah Jepang minimalis Splow House karya Delution Architect [Sumber: arsitag.com]

7. Alam dalam ruang

7. Alam dalam ruang

Taman indoor pada gaya rumah Jepang minimalis 2 House karya HerryJ Architects [Sumber: arsitag.com]

Taman indoor pada gaya rumah Jepang minimalis 2 House karya HerryJ Architects [Sumber: arsitag.com]

Budaya Jepang menonjolkan kecintaan dan penghargaan terhadap alam. Cara terbaik untuk menjaga hubungan yang kuat dengan alam, yaitu dengan memasukkan unsur alam di dalam ruangan. Air merupakan salah satu elemen paling kuat yang menonjolkan ciri khas arsitektur rumah Jepang. Anda bisa menambahkan kolam ikan pada taman indoor untuk menonjolkan elemen ini.

Budaya Jepang menonjolkan kecintaan dan penghargaan terhadap alam. Cara terbaik untuk menjaga hubungan yang kuat dengan alam, yaitu dengan memasukkan unsur alam di dalam ruangan. Air merupakan salah satu elemen paling kuat yang menonjolkan ciri khas arsitektur rumah Jepang. Anda bisa menambahkan kolam ikan pada taman indoor untuk menonjolkan elemen ini.

Taman indoor dalam desain arsitektur Jepang "s" House karya Nikko Lendra [Sumber: arsitag.com]

Taman indoor dalam desain arsitektur Jepang “s” House karya Nikko Lendra [Sumber: arsitag.com]

Menambahkan tanaman tradisional Jepang, seperti bonsai dan bambu, ke dalam rumah Anda akan memberi sedikit sentuhan budaya Jepang. Meski demikian, Anda bisa juga menambahkan jenis tanaman hijau dan masih menciptakan gaya serupa. Pertimbangkan untuk menambahkan tanaman ramping seperti jenis palem atau anggrek. Apa pun jenis tanaman yang Anda pilih, tetaplah pertahankan prinsip sederhana, alami, dan hijau.

Alam dalam ruang pada gaya rumah Jepang juga dapat dicapai dengan menambahkan jendela besar dan luas yang memungkinkan pemandangan alam dari segala penjuru. Seperti kamar tidur di bawah ini, pintu kaca geser yang besar memasukkan pemandangan alami yang tenang ke dalam ruangan.

Alam dalam ruang pada gaya rumah Jepang juga dapat dicapai dengan menambahkan jendela besar dan luas yang memungkinkan pemandangan alam dari segala penjuru. Seperti kamar tidur di bawah ini, pintu kaca geser yang besar memasukkan pemandangan alami yang tenang ke dalam ruangan.

Desain rumah Jepang minimalis JS House karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTon [Sumber: arsitag.com]

Desain rumah Jepang minimalis JS House karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTon [Sumber: arsitag.com]

8. Konsep ruang terbuka

8. Konsep ruang terbuka

15 Prinsip Desain Rumah Minimalis dengan Sentuhan Gaya Jepang

15 Prinsip Desain Rumah Minimalis dengan Sentuhan Gaya Jepang

Interior rumah Jepang House 1 karya Tamara Wibowo [Sumber: arsitag.com]

Interior rumah Jepang House 1 karya Tamara Wibowo [Sumber: arsitag.com]

Ruang terbuka sangat menonjol dalam prinsip desain rumah Jepang minimalis. Konsep ini dimaksudkan untuk memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan alami ke dalam ruangan. Jendela besar dan luas serta bukaan langit-langit seperti skylight, adalah cara sempurna untuk menambahkan desain ini ke rumah Anda sendiri. Gorden atau screen tebal hanya akan menghalangi pencahayaan alami ini. Tetapi, jika ini tidak memungkinkan, pilihlah screen bambu sederhana atau panel gorden tipis.

9. Pintu geser atau pembatas

Partisi shoji pada arsitektur rumah Jepang [Sumber: dwell.com]

Partisi shoji pada arsitektur rumah Jepang [Sumber: dwell.com]

Partisi tradisional Jepang disebut Shoji, dan ini merupakan elemen desain penting pada gaya rumah Jepang. Pintu geser Shoji ini dapat menghemat ruang dibanding kebanyakan pintu swing. Partisi atau pintu tradisional Jepang ini biasanya terbuat dari kertas halus tembus pandang yang terpasang dalam bingkai kayu. Namun, versi modern dari shoji kini banyak ditemukan dan biasanya terbuat dari panel kaca dalam grid kayu atau aluminium.

Partisi tradisional Jepang disebut Shoji, dan ini merupakan elemen desain penting pada gaya rumah Jepang. Pintu geser Shoji ini dapat menghemat ruang dibanding kebanyakan pintu swing. Partisi atau pintu tradisional Jepang ini biasanya terbuat dari kertas halus tembus pandang yang terpasang dalam bingkai kayu. Namun, versi modern dari shoji kini banyak ditemukan dan biasanya terbuat dari panel kaca dalam grid kayu atau aluminium.Partisi tradisional Jepang disebut Shoji, dan ini merupakan elemen desain penting pada gaya rumah Jepang. Pintu geser Shoji ini dapat menghemat ruang dibanding kebanyakan pintu swing. Partisi atau pintu tradisional Jepang ini biasanya terbuat dari kertas halus tembus pandang yang terpasang dalam bingkai kayu. Namun, versi modern dari shoji kini banyak ditemukan dan biasanya terbuat dari panel kaca dalam grid kayu atau aluminium.

Partisi pada interior rumah Jepang L+L House karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio Tonton [Sumber: arsitag.com]

Partisi pada interior rumah Jepang L+L House karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio Tonton [Sumber: arsitag.com]

Elemen utama ini tidak menghalangi pencahayaan alami dan pemandangan alam. Mengganti bentangan dinding yang luas dengan partisi atau pintu geser berpanel kaca bisa menjadi cara yang bagus untuk menggabungkan gaya rumah Jepang ini ke dalam rumah Anda.

Elemen utama ini tidak menghalangi pencahayaan alami dan pemandangan alam. Mengganti bentangan dinding yang luas dengan partisi atau pintu geser berpanel kaca bisa menjadi cara yang bagus untuk menggabungkan gaya rumah Jepang ini ke dalam rumah Anda.

Arsitektur rumah Jepang modern R House at Taman Laguna karya Sontang M Siregar [Sumber: arsitag.com]Arsitektur rumah Jepang modern R House at Taman Laguna karya Sontang M Siregar [Sumber: arsitag.com]

Arsitektur rumah Jepang modern R House at Taman Laguna karya Sontang M Siregar [Sumber: arsitag.com]

10. Unsur kayu dan bambu

Unsur kayu pada gaya rumah Jepang [Sumber: futuristarchitecture.com]

Unsur kayu pada gaya rumah Jepang [Sumber: futuristarchitecture.com]

Salah satu cara terbaik untuk menyelaraskan dengan alam adalah dengan menambahkan elemen kayu alami ke dalam rumah Anda. Budaya Jepang dikenal dengan menggunakan elemen kayu di seluruh rumah mereka. Dinding, pintu, kisi-kisi screen, dan bingkai semua terbuat dari kayu alami. Bahkan, Anda bisa mengganti bahan screen dari bahan kain yang mengandung serat kayu atau bambu seperti gambar di atas. Anda bisa menambahkan unsur kayu pada lantai maupun langit-langit rumah Anda. Namun, unsur kayu tidak dibatasi hanya pada interior, tetapi juga finishing eksterior rumah minimalis Jepang seperti gambar berikut.

Salah satu cara terbaik untuk menyelaraskan dengan alam adalah dengan menambahkan elemen kayu alami ke dalam rumah Anda. Budaya Jepang dikenal dengan menggunakan elemen kayu di seluruh rumah mereka. Dinding, pintu, kisi-kisi screen, dan bingkai semua terbuat dari kayu alami. Bahkan, Anda bisa mengganti bahan screen dari bahan kain yang mengandung serat kayu atau bambu seperti gambar di atas. Anda bisa menambahkan unsur kayu pada lantai maupun langit-langit rumah Anda. Namun, unsur kayu tidak dibatasi hanya pada interior, tetapi juga finishing eksterior rumah minimalis Jepang seperti gambar berikut.

Interior rumah Jepang Kembang Murni House karya RAW Architecture [Sumber: arsitag.com]Interior rumah Jepang Kembang Murni House karya RAW Architecture [Sumber: arsitag.com]

Interior rumah Jepang Kembang Murni House karya RAW Architecture [Sumber: arsitag.com]

Bambu juga sangat populer digunakan untuk keperluan dekoratif pada arsitektur rumah Jepang, seperti yang bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Unsur kayu dan bambu pada desain rumah Jepang minimalis Gv House karya Herryj Architects  Sontang M Siregar [Sumber: arsitag.com]

Unsur kayu dan bambu pada desain rumah Jepang minimalis Gv House karya Herryj Architects Sontang M Siregar [Sumber: arsitag.com]

11. Ruang serbaguna

Alas tidur tradisional pada gaya rumah Jepang [Sumber: susanspann.com]

Alas tidur tradisional pada gaya rumah Jepang [Sumber: susanspann.com]

Bagi Anda yang memiliki rumah mungil, jangan khawatir. Ruang yang fleksibel dan furnitur yang mudah dipindahkan dapat diterapkan pada rumah-rumah kecil. Karena alas tidur tradisional (futon) dapat dilipat dan disimpan di lemari di siang hari, satu ruangan besar bisa digunakan untuk berbagai fungsi, misalnya untuk ruang duduk, makan, dan tidur. Atau, Anda bisa juga menggunakan partisi sekaligus pintu geser sehingga menyatukan ruang tidur dengan ruang keluarga seperti interior The Mighty Mini – Conformable Minimax House hasil karya Eben di bawah ini.

Bagi Anda yang memiliki rumah mungil, jangan khawatir. Ruang yang fleksibel dan furnitur yang mudah dipindahkan dapat diterapkan pada rumah-rumah kecil. Karena alas tidur tradisional (futon) dapat dilipat dan disimpan di lemari di siang hari, satu ruangan besar bisa digunakan untuk berbagai fungsi, misalnya untuk ruang duduk, makan, dan tidur. Atau, Anda bisa juga menggunakan partisi sekaligus pintu geser sehingga menyatukan ruang tidur dengan ruang keluarga seperti interior The Mighty Mini - Conformable Minimax House hasil karya Eben di bawah ini.

Gaya rumah Jepang minimalis The Mighty Mini - Conformable Minimax House karya Eben [Sumber: arsitag.com]

Gaya rumah Jepang minimalis The Mighty Mini – Conformable Minimax House karya Eben [Sumber: arsitag.com]

12. Bak mandi

Bak mandi dalam gaya rumah Jepang Bea House karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTon [Sumber: arsitag.com]

Bak mandi dalam gaya rumah Jepang Bea House karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTon [Sumber: arsitag.com]

Ofuro, yang diterjemahkan sebagai bak mandi dalam bahasa Jepang, adalah tradisi menenangkan yang layak ditambahkan ke dalam rumah Anda. Ofuro hanya digunakan untuk berendam. Semua aktivitas mandi selain berendam dapat dilakukan di luar bak mandi dengan menggunakan shower atau bak air. Bak mandi Jepang biasanya berukuran kecil dan dalam yang biasanya memiliki sejenis bangku duduk. Bak ini menjadi tren gaya arsitektur Timur yang diterapkan oleh banyak pemilik rumah yang ingin menciptakan lingkungan ala spa di rumah mereka.

Interior rumah Jepang Kembang Murni House karya RAW Architecture [Sumber: arsitag.com]

Interior rumah Jepang Kembang Murni House karya RAW Architecture [Sumber: arsitag.com]

13. Furnitur fleksibel

Gaya rumah Jepang minimalis The Mighty Mini - Conformable Minimax House karya Eben [Sumber: arsitag.com]

Gaya rumah Jepang minimalis The Mighty Mini – Conformable Minimax House karya Eben [Sumber: arsitag.com]

Karena banyak desain rumah jepang yang tidak memisahkan ruangan dengan furnitur untuk keperluan tertentu seperti ruang duduk atau ruang TV, kita masih bisa meniru kesederhanaan arsitektur rumah Jepang ke dalam rumah kita. Sebagian besar furnitur Jepang langsung ditempatkan di atas lantai atau lesehan, seperti penggunaan bantal lantai dan kursi atau sofa lantai sebagai pengganti kursi atau sofa biasa.

Furnitur pada desain rumah Jepang minimalis [Sumber: nksnow.com]

Furnitur pada desain rumah Jepang minimalis [Sumber: nksnow.com]

14. Warna populer

Elemen warna pada arsitektur rumah Jepang minimalis Kalibata House karya Ashari Architects [Sumber: arsitag.com]

Elemen warna pada arsitektur rumah Jepang minimalis Kalibata House karya Ashari Architects [Sumber: arsitag.com]

Sesuai dengan keindahan alam dunia luar, rumah Jepang biasanya mengandung warna-warna sederhana alami. Warna dominan berasal dari unsur kayu coklat dan tanaman hijau. Lantai biasanya dari bahan kayu atau ubin abu-abu dan kebanyakan dinding diganti dengan layar yang tertutup kertas buram.

Sesuai dengan keindahan alam dunia luar, rumah Jepang biasanya mengandung warna-warna sederhana alami. Warna dominan berasal dari unsur kayu coklat dan tanaman hijau. Lantai biasanya dari bahan kayu atau ubin abu-abu dan kebanyakan dinding diganti dengan layar yang tertutup kertas buram.

Elemen warna pada interior rumah Jepang AK_House karya Studio Air Putih [Sumber: arsitag.com]

Elemen warna pada interior rumah Jepang AK_House karya Studio Air Putih [Sumber: arsitag.com]

Desain ini menghasilkan palet warna sederhana yang sangat netral. Cobalah memasukkan elemen kayu alami ini melalui rak kayu, panel dinding, dan lantai, atau tambahkan tone abu-abu batu alam di lantai atau bahkan furnitur Anda.

Unsur warna pada interior rumah Jepang PRV B66 karya erwin kusuma [Sumber: arsitag.com]

Unsur warna pada interior rumah Jepang PRV B66 karya erwin kusuma [Sumber: arsitag.com]

Selain itu, jangan lupa menambahkan banyak warna hijau melalui tanaman hias alami. Kesederhanaan adalah kunci saat memilih palet warna pada gaya rumah Jepang.

15. Ruang meditasi Zen

Ruang meditasi pada interior rumah Jepang [Sumber: architectureartdesigns.com]

Ruang meditasi pada interior rumah Jepang [Sumber: architectureartdesigns.com]

Cobalah menyelam jauh ke dalam budaya Jepang yang damai dengan menciptakan ruang yang sangat tenang di rumah Anda untuk meditasi, minum teh, atau yoga.

Ruang meditasi multifungsi pada interior rumah Jepang [Sumber: architectureartdesigns.com]

Ruang meditasi multifungsi pada interior rumah Jepang [Sumber: architectureartdesigns.com]

Temukan tempat yang sepi di rumah Anda sendiri untuk meletakkan bantal lantai untuk bermeditasi atau sekadar duduk dan bersantai. Jangan lupa tambahkan elemen air di sekitarnya karena gemercik air yang mengalir akan menenggelamkan semua kebisingan yang mengganggu.

Temukan tempat yang sepi di rumah Anda sendiri untuk meletakkan bantal lantai untuk bermeditasi atau sekadar duduk dan bersantai. Jangan lupa tambahkan elemen air di sekitarnya karena gemercik air yang mengalir akan menenggelamkan semua kebisingan yang mengganggu.

sumber artikel : https://www.arsitag.com/

Kelebihan dan Kekurangan Batako Press

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : sementigaroda.com

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BATAKO PRESS

Arsitek Indo Kontraktor – Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas mengenai apa saja sih kelebihan dan kekurangan dari batu bata merah? Dan pada kesempatan kali ini, kami Arsitek Indo Kontraktor. Ingin menyimpulkan beberapa kelebihan dan kekurangan batako press. Bisa Anda simak bersama-sama pada ulasan berikut ini.

Baca juga : Kelebihan Batu Bata Merah

Batako Press 

Material dinding menggunakan batako press biasanya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang di cetak padat (di press). Selain itu, ada juga yang mencampurkan bahannya dengan batu tras, kapur, air, hingga semen dan batu bara. Dengan bahan tersebut seringkali terdapat keretakan di dinding. Batako press dipilih untuk memperingan beban struktur bangunan dan mengurangi adanya sisa material saat pembuatan dinding.

Baca juga : Panduan Menghitung Kebutuhan Batako

Kelebihan batako press:

  • Ukurannya lebih besar daripada bata merah sehingga membutuhkan lebih sedikit batako dan material perekat saat pembangunan
  • Ukurannya cenderung sama dan cetakannya lebih rapi dibandingkan bata merah
  • Dengan ukuran yang lebih besar, maka akan menghemat waktu dan tenaga saat melakukan pembangunan
  • Lebih mudah dipotong dengan rapi
  • Kedap air sehingga meminimalisir perembesan air hujan
  • Lebih ringan dibandingan bata merah (karena ada rongga di bagian tengah/dalam)

Kekurangan batako press:

  • Mudah terjadi retak
  • Mudah dilubangi dan pecah karena terdapat rongga di bagian tengah/dalamnya
  • Menyerap panas, sehingga membuat ruangan lebih panas saat musim panas

Baca juga : Mengenal Material Semen Mortar

Kelebihan Batu Bata Merah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : medcom.id

KELEBIHAN BATU BATA MERAH

Arsitek Indo Kontraktor – Perlu Anda ketahui, bahwa jenis dari batu bata ini terdiri dari banyak macamnya. Dipasaran pun akan sudah banya jenis dari batu bata yang ditawarkan. Salah satunya adalah jenis batu bata merah. Batu bata merah ini memiliki beberapa kelebihan, yang perlu Anda semua ketahui.

Baca juga : Tips Batu Alam Untuk Rumah

1. Bata Merah

Bahan material ini terbuat dari tanah liat yang di cetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi kering dan berwarna kemerahan. Bata merah merupakan bahan material yang paling banyak digunakan karena sangat mudah didapatkan dan sudah teruji ketahanannya. Untuk memasang bata merah dibutuhkan bahan perekat berupa semen dan pasir ayakan.

Baca juga : Cara Pemasangan Tembok Batu Bata

Kelebihan bata merah:

  • Mudah untuk di susun dan di pasang sehingga tidak memerlukan keahlian terntentu
  • Mudah diangkut karena ukurannya yang kecil
  • Harganya cukup murah
  • Tidak memerlukan perekat khusus (cukup semen dan pasir)
  • Tahan panas sehingga melindungi bangunan lebih lama dari api.

Kekurangan bata merah:

  • Sulit membuat pasangan bata yang rapi
  • Bahannya adalah bahan yang menyerap panas saat musim panas dan menyerap dingin saat musim dingin, sehingga suhu ruangan di dalamnya tidak stabil
  • Cenderung boros dalam menggunakan material perekat
  • Bata merah adalah material yang cukup berat sehingga menimbulkan beban lebih pada struktur bangunan

Baca juga : Perhitungan Batu Bata Rumah

arsitek jogja

Tips Membangun Rumah Murah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

arsitek jogja

TIPS MEMBANGUN RUMAH MURAH

Arsitek Indo Kontraktor – Siapa sih yang tidak menginginkan rumah dengan biaya pembangunannya murah? Tentunya kita yang akan berencana membangun rumah, sangat akan berhati-hati. Agar tidak terjadi pembengkakan biaya selama pembangunan rumah. Untuk itu, berikut ini adalah beberapa tips dalam membangunan rumah dengan biaya murah.

1. Memilih Lahan yang Kecil

bangun rumah

Untuk membuat rumah, hal pertama yang harus dipikirkan adalah lahan.

Pastikan untuk memilih lahan dengan luas yang relatif kecil untuk memangkas budget. 

Lahan yang kecil akan mengharuskan kamu membuat rumah yang relatif kecil pula.

Dengan begitu, selain biaya pajak yang kamu keluarkan akan lebih murah, biaya membangun rumah pun tidak akan membengkak.

2. Mengusung Konsep Minimalis

bangun rumah

Untuk menghemat dana, hal yang kamu harus pastikan juga adalah memiih desain rumah yang fungsional dan simpel.

Rumah minimalis adalah pilihan terbaik yang bisa kamu coba.

Rumah dengan tema ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Mengusung keserhanaan baik dalam bentuk dan fungsi;
  • Mengusung interior open plan; serta
  • Detail dekorasinya sederhana.

Dengan kata lain, semakin sedikit detail yang coba ditunjukkan, semakin hemat juga biaya serta waktu yang dibutuhkan.

3. Selektif dalam Mencari Tukang Bangunan

bangun rumah

Menggunakan jasa kontraktor adalah hal yang harus dihindari jika kamu membangun rumah dengan dana minim.

Alternatif lainnya tentu saja dengan menggunakan jasa tukang bangunan.

Namun, kamu juga harus memilah dengan baik tukang bangunan seperti apa yang akan kamu pakai.

Pastikan untuk mencari tukang yang memiliki reputasi yang baik.

Semakin bagus tukang yang kamu pilih, semakin efisien juga waktu yang dibutuhkan untuk bangun rumah.

Baca juga : Inspirasi Gaya Konsep Rumah Minimalis

4. Menggunakan Rangka atap Baja Ringan

bangun rumah

Ada banyak sekali cara untuk mengakali harga material bangunan yang mahal.

Salah satunya adalah dengan menggunakan beton cor dan sedikit kayu sebagai konstruksi atap.

Namun, cara ini menambah beban bangunan serta pondasi.

Solusi untuk hal ini adalah dengan menggunakan baja ringan.

Walaupun biayanya sedikit lebih mahal, bangunan dan pondasi tidak akan terlalu terbebani.

Cara pemasangannya yang praktis juga akan menghemat waktu yang berarti biaya pekerja bangunan pun akan berkurang.

Selain itu, atap baja ringan bisa membantu kamu berhemat dalam biaya perawatan rumah di masa depan karena rangka atap yang satu ini tahan lama.

5. Survei Material

bangun rumah

Membangun rumah idaman yang ramah kantong membutuhkan strategi yang dipikirkan matang-matang.

Salah satu strategi yang harus coba adalah melakukan survei material.

Cobalah untuk membandingkan harga material dari satu toko ke toko yang lain.

Bila diperlukan, kamu juga bisa meminta saran pada para tukang bangunan.

Selain itu, kamu juga bisa saja menggunakan bahan bangunan lokal yang lebih murah dari pada bahan bangunan produksi luar negeri.

6. Bangun Rumah secara Bertahap

bangun rumah

Menabung untuk rumah akan memerlukan waktu yang sangat lama.

Salah satu yang bisa kamu lakukan untuk mengakali ini adalah dengan membangun secara bertahap.

Mulailah dengan membuat fondasi dan lanjutkan dengan proses pembangunan yang lain sesuai dengan dana yang ada.

Membuat rumah dengan cara seperti ini memang akan memakan waktu yang sangat lama.

Namun, cara ini akan memberikan kamu banyak waktu juga untuk menyiapkan dana yang dibutuhkan.

7. Membiarkan Dinding tanpa Finishing

bangun rumah

Jika ternyata dana kamu sudah menipis padahal rumah belum juga selesai, inilah tips yang bisa kamu coba.

Dengan membiarkan dinding interior, atau malah eksterior, tanpa finishing (didempul dan dicat), kamu akan menghemat banyak sekali uang.

Dinding dengan semen polos yang dihaluskan bukanlah gaya asal-asalan, melainkan gaya industrial yang sedang menjadi tren.

Sementara, dinding dengan batu bata yang tidak disemen adalah gaya rustic yang juga sedang populer.

Pilih yang mana, hayo?

8. Memilih Shower atau Bathtub

Jika kamu hitung-hitung, ternyata kamar mandi menyerap anggaran pembangunan yang tidak sedikit.

Pasalnya, untuk membangun kamar mandi yang nyaman, kamu harus mempersiapkan banyak hal seperti lapisan anti air, keran otomatis, furnitur kamar mandi, dan masih banyak lagi.

Untuk menghemat, setidaknya kamu bisa memotong anggaran dengan cara memilih antara memasang salah satu dari shower dan bathtub.

Meskipun ini adalah pilihan yang sulit, namun cara ini terbukti bisa menghemat anggaran dengan signifikan.

Baca juga : Tips Desain Meja Ruang Tamu Minimalis

9. Memakai Bahan Bangunan Lokal

hemat bangun rumah

Membangun rumah yang berkualitas tidaklah harus mahal atau memakai bahan-bahan yang diproduksi dari luar negeri.

Kamu bisa menghemat biaya dengan cara menggunakan bahan bangunan lokal seperti bambu, kayu, dan masih banyak lagi.

Selain murah, bahan-bahan tersebut mudah sekali ditemukan, lho.

sumber artikel : 99.co

WhatsApp chat