kontraktor bangun rumah di yogyakarta

cara memasang plafon gypsum

Lihat Ini Bang Mandor! Cara Memasang Plafon Gypsum Yang Benar

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

Lihat Ini Bang Mandor! Cara Memasang Plafon Gypsum Yang Benar

bangun rumah jogja – Lihat Ini Bang Mandor! Cara Memasang Plafon Gypsum Yang Benar. Hal yang tak terhindarkan dari sebuah pembangun rumah atau bangunan lainnya ialah pemgerjaan atap. Atap ini berfungsi sebagai pelindung dari panas dan hujan dari luar bangunan. Selain dari bahan atap yang berupa genteng atau bahan lainnya. Ada pula pelapis bawahnya yang bernama plafon, dan ini juga bisa menambah nilai estetik dari rumah Anda. Jenis bahan untuk plafon memang beragam ada yang terbuat dari gypsum, GRC, dll. Nah, untuk saat ini kita akan membahas tentang cara pemasangan plafon dari gypsum. Maka, untuk kalian para mandor bangunan wajib banget untuk mengetahui hal ini ya. Mari kita simak bersama.

Lihat Ini Bang Mandor! Cara Memasang Plafon Gypsum Yang Benar

Langkah Pertama

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah melakukan evaluasi garis ketinggian pada plafon di ruangan. Anda bisa membuat empat spot di tiap sudut ruangan dengan menggunakan waterpass selang. Kemudian, tarik garis lurus dari spot satu dengan spot lain menggunakan tali pensil.

Langkah Kedua

Setelah Anda menyelesaikan langkah evaluasi ketinggian, Anda bisa melanjutkan tahapan ke pemasangan wall angle yang berfungsi sebagai penopang dari plafon. Letakkan wall angle pada garis-garis lurus yang telah dibuat tadi pada komponen bawah wall angle. Kemudian, pakulah dengan menggunakan paku beton berukuran 2 cm atau 3 cm dengan posisi jarak antar paku minimal 30 cm.

Anda perlu memastikan bahwa siku di paku tersebut sudah kuat untuk kemudian dilanjutkan pada pemasangan wall angle pada tiap garis yang panjang dulu. Selain menggunakan paku, Anda bisa menggunakan sekrup dengan mengebornya dalam pemasangan wall angle ini.

Langkah Ketiga

Tahapan dalam cara memasang plafon gypsum selanjutnya adalah melakukan evaluasi ulang pada wall angle dari pinggiran satu bidang dinding berjarak 60 cm. Anda harus melakukan evaluasi jarak hingga habis batas dari pinggiran dinding atau batas wall angle tadi. Buatlah tanda pada tiap jarak 60 cm jarak dan samakan ukuran serta tanda pada bidang dinding di sisi yang lain. Evaluasi ini berfungsi untuk pemasangan hollow pada tahapan selanjutnya.

BACA JUGA :

Tampil Klasik dengan Model Jendela Rumah Berikut Ini!

15 Model Teras Rumah Minimalis Kece Abis!

Langkah Keempat

Setelah Anda selesai melakukan evaluasi, kini saatnya memasang hollow. Sebelum itu, Anda harus mengukur dulu panjang tiap-tiap tanda yang sudah dibuat tadi. Bila Anda menemukan hollow yang memiliki panjang berlebih pada saat pengukuran, Anda bisa memotong hollow tersebut agar pas. Jika ukuran panjang hollow tersebut layak, tumpangkan hollow pada sisi atas wall angle dan sekrup menggunakan bor.

Lakukan evaluasi panjang dan pemotongan ulang pada tanda-tanda lain hingga tanda yang dibuat tadi habis. Jika semuanya ideal, sekarang saatnya memasang hollow pada wall angle dan disekrup hingga kuat.

Langkah Kelima

Setelah selesai memasang hollow, kini saatnya memasang hollow di atas hollow yang lain. Hollow yang diletakkan di bagian atas digunakan untuk mengunci hollow di bagian bawah. Hal ini bertujuan agar hollow bagian bawah tidak goyang ke kiri dan ke kanan. Selain itu, cara ini juga memiliki fungsi untuk menahan berat muatan dari papan gypsum sekaligus mempermudah penggantungan saat akan disekrup.

Anda harus melakukan evaluasi kembali pada saat pemasangan. Untuk hollow bagian atas dilakukan evaluasi pada arah berseberangan dari arah hollow bagian bawah. Jika evaluasi hollow bagian bawah pada sisi dinding yang panjang karena evaluasi hollow bagian atas seharusnya pada dinding yang lebar dan akhirnya saling bersilangan. Buatlah ukuran tanda pada dinding yang lebar dengan jarak antar tanda sekitar 80 cm. Lakukanlah evaluasi kembali dan membuat tanda yang lain.

Setelah membuat tanda, Anda bisa menyesuaikan hasil panjang hollow bagian atas bila panjangnya berlebihan. Jika panjangnya kurang karena telah dipotong, lakukan penyambungan pada hollow tersebut. Jika sudah pas, letakkan semua hollow bagian atas di atas hollow bagian bawah.

Setelah semua hollow bagian atas berada pada posisinya, sekruplah semua hollow bagian bawah pada sisi kiri, kanan, dan tengah hingga menembus hollow bagian bawah. Telitilah kembali hingga tidak ada yang terlewat.

Langkah Keenam

Setelah semua hollow bagian atas dipasang, Anda bisa membuat gantungan dari hollow bagian atas dan hollow bagian bawah ke rangka atap rumah. Jarak antar gantungan bisa dari 80 cm hingga 120 cm. Jika Anda ingin hasil yang lebih kuat, maka gunakanlah pada jarak 80 cm. Untuk memakai gantungan, Anda bisa menggunakan kawat atau hanger, atau bisa juga menggunakan sisa hollow. Gunakanlah hollow karena lebih kuat.

Ukurlah tinggi hollow bagian atas dengan rangka atap dan menyesuaikan panjang hollow. Jika sudah pas, sekruplah pada bagian komponen atas ke rangka atap. Jangan lupa juga menyekrup komponen bawah pada hollow bagian atas dan hollow bagian bawah setelah memastikan kerataan hollow bagian bawah.

Setelah semua gantungan terpasang, pastikan lagi bahwa semua hollow bagian atas tidak ada yang goyang lagi. Jika ada yang masih goyang, sekrup ulang hingga tidak longgar.

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA :

Ketahui 7 Jenis Produk Sanitary Ware Pada Kamar Mandi

Mengenal Jenis Lampu Untuk Pencahayaan Rumah

Semoga pengetahuan tentang cara pemasangan plafon gypsum tadi dapat bermanfaat bukan hanya bagi seorang mandor bangunan, tetapi bagi para tukang bangunan, dan orang yang ingin membangun bangunan tertentu, agar lebih paham cara yang benar untuk pemasangannya.

pencahayaan alami ruangan

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah – Pencahayaan pada suatu ruangan tentu sangat penting. Karena ini akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan suasana rumah. Pencahayaan yang cukup akan membuat ruangan menjadi terang. Cahaya ini tidak hanya didapatkan dari cahaya lampu saja, namun pencahayaan alami bisa anda dapatkan dengan cara sebagai berikut.

1. Membuat Skylight

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Apakah ruangan di dalam hunian Anda saling berdempetan dengan ruang lain atau sulit mendapatkan akses pencahayaan alami dari elemen dinding karena berada di tengah hunian? Anda bisa memanfaatkan skylight yang memungkinkan ruang mendapatkan pencahayaan alami dari bagian atas ruangan. Skylight atau kaca transparan di langit-langit rumah ini dapat memaksimalkan cahaya masuk meski rumah memiliki sedikit jendela.

Jika membuat skylight ternyata terlalu rumit atau membutuhkan budget lebih, Anda bisa beralih dengan menggunakan atap berbahan kaca untuk menggantikan skylight. Atap kaca juga bisa menambah sumber pencahayaan pada rumah.

2. Hilangkan Sekat Ruangan

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Ruangan dengan banyaknya sekat akan membutuhkan banyak sumber cahaya. Desain seperti ini tentunya akan lebih banyak memboroskan pengeluaran Anda karena menambah penggunaan energi. Untuk itu, buatlah sekat yang tidak masif. Misalnya, Anda bisa menggunakan kaca transparan atau aksesoris seperti rak buku sebagai pemisah antar ruangan. Ruangan yang minim sekat akan memudahkan Anda dalam menerangi seluruh ruangan.

Baca Juga :

Rekomendasi 8 Jenis Teralis Cocok Untuk Pagar Rumah Minimalis

Manfaat Pemasangan Ventilasi bagi Kesehatan Penghuni Rumah

3. Aplikasikan Glass Block

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Membuat jendela atau bukaan besar pada hunian memang bisa memberikan pencahayaan alami. Hanya saja, terkadang ada view yang ingin Anda hindari atau Anda tetap ingin mendapatkan privasi yang maksimal. Nah, solusinya Anda bisa membuat sumber pencahayaan alami di ruangan dengan menggunakan kaca glass block. Material ini bisa membiarkan pencahayaan alami masuk ke dalam ruangan tanpa membuat view yang tak diinginkan terlihat dari dalam ruangan.

Agar tampilannya lebih menarik, Anda bisa menata komposisi dari glass block ini semenarik mungkin untuk memberikan tampilan estetika sekaligus mampu memaksimalkan penerangan pada ruangan.

4. Manfaatkan Pintu

manfaatkan pintu

Jika jendela pada rumah dirasa kurang memungkinkan, Anda juga bisa kok mendapatkan tambahan pencahayaan alami dari pintu rumah. Tak hanya sebagai tempat sirkulasi udara, Anda juga bisa merancang pintu rumah dengan bahan dan desain yang memungkinkan pencahayaan alami untuk bisa menembus masuk ke dalam ruangan. Desain pintu seperti ini akan memberikan tampilan yang lebih menarik dan elegan pada rumah, sekaligus menerangi area foyer rumah Anda.

5. Hidupkan Efek Bayangan dari Roster

efek bayangan roster

Tak sekadar hanya memberikan efek terang pada ruangan, pencahayaan juga bisa Anda desain untuk lebih menghidupkan suasana dramatis pada rumah. Efek dramatis ini salah satunya bisa Anda dapatkan dari bayangan-bayangan di dalam ruangan melalui penggunaan roster. Saat ini, sudah banyak juga lho pilihan desain roster yang menarik dan modern sehingga Anda bisa mendapatkan efek pencahayaan alami yang dramatis, estetik, dan juga menarik.

6. Maksimalkan Ventilasi

pencahayaan alami dari ventilasi

Kehadiran ventilasi ruangan memang bertujuan sebagai sumber sirkulasi udara pada ruangan. Namun, ventilasi ruangan juga bisa dimodifikasi untuk menjadi tempat masuknya pencahayaan natural ke dalam ruangan. Anda bisa menggunakan ventilasi yang lebih lebar dengan penggunaan material tembus pandang yang memungkinkan cahaya untuk masuk ke dalam ruangan.

7. Pilih Warna Cat yang Cerah

gunakan warna cat cerah

Ingin membuat ruang yang terang benderang? Pastikan Anda memiliki dinding ruangan yang berwarna terang. Cara ini bisa Anda gunakan untuk ruangan yang tidak memiliki banyak jendela atau cerah. Pilihlah warna cat putih atau warna lain dengan nuansa “dingin” seperti abu-abu muda, krem, biru, atau warna terang lainnya. Selain dinding, langit-langit rumah juga perlu dicat dengan warna terang agar dapat lebih banyak memantulkan cahaya.

8. Bersihkan Kaca Secara Rutin

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Salah satu penyebab ruangan tampak suram adalah kondisi jendela yang kotor. Untuk itu, Anda perlu membersihkan bagian luar dan dalam jendela secara rutin sehingga cahaya mampu masuk ke dalam ruangan dengan lebih maksimal.

Baca Juga :

Tips Memilih Model Kursi Santai yang Nyaman

Anda Punya Teras Rumah? Model Tangga Ini Bisa Ditiru

Alternatif tersebut dapat kamu lakukan tanpa mengeluarkan biaya yang besar ya Sobat. Selamat mencoba ya, Semoga bermanfaat.

Keunggulan Stainless Sebagai Material Pagar Rumah!

Categories: Tag: , , , , , , , , , , ,

Keunggulan Stainless Sebagai Material Pagar Rumah!

Harga Pagar Stainless Minimalis Per Meter Dan Contoh Desain

Jasa Arsitek JogjaSetiap material untuk pagar tersebut pastinya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Ketika memilih material pagar, kamu memang harus mempertimbangkan banyak hal mulai dari daya tahan hingga desain rumah.  Salah satu material yang bisa dipilih untuk pagar adalah pagar stainless. Kamu bisa memasang pintu pagar stainless dan juga memasang sebagian pagar dari material yang sama untuk rumah. Berikut keunggulan stainless sebagai material pagar rumah!

 

 

Pagar stainless tidak berubah bentuk

pagar rumah stainless dengan dua bukaan kiri kanan

Pagar dari kayu bisa mengalami perubahan bentuk tergantung pada suhu udara di sekitarnya. Saat menyusut atau memuai, seringkali pagar yang terbuat dari kayu menjadi susah dibuka-tutup. Sedangkan pagar stainless tidak akan berubah bentuk. Pada cuaca panas atau dingin, hingga dalam hitungan tahun, bentuk aslinya akan tetap terjaga. Pagar stainless pun jadi lebih mudah untuk dibuka-tutup. Selain itu, detail desainnya pun tetap menawan.

Pagar stainless tidak mudah berkarat

pagar stainless steel dua pintu

Posisi pagar yang berada di luar rumah jelas terkena sinar matahari, hujan, serta polusi udara. Hal tersebut membuat pagar yang terbuat dari logam mudah berkarat. Berbeda dengan besi yang harus diberi cairan penghilang karat, pagar stainless ini tidak memerlukannya. Kekuatannya terhadap karat jauh lebih tinggi dibandingkan besi.  Tidak perlu membeli anti karat dan mengganti pagar dalam waktu dekat.

Tampilan pagar stainless tergolong mewah

pintu pagar stainless dengan desain warna hitam

Permukaan pagar stainless memiliki kilau yang khas dan warna bagai perak. Material stainless juga mudah dibentuk menjadi beragam desain. Kamu juga bisa mengubah material stainless ini menjadi pagar minimalis, lho!

Keunggulan material stainless ini menjadikannya terlihat mewah. Bagi pemilik hunian yang bergaya mewah, cocok banget nih untuk menggunakan pagar bermaterial stainless. Rumah bergaya minimalis dan modern juga bisa menggunakannya. Sesuaikan saja desainnya! Kalau mau tampil unik, padukan saja material stainless dengan kayu.

Harga pagar stainless mahal, tapi tidak boros

pagar tertutup bermaterial stainless steel dengan unsur bergaris

Harga pagar stainless memang tergolong agak mahal dibandingkan material pagar lainnya. Tapi kalau dihitung-hitung, kamu tidak boros, lho! Kok bisa? Pasalnya harga mahal pagar stainless steel sebanding dengan kualitasnya. Dalam jangka panjang, kamu tidak perlu mengganti pagar stainless, karena bahan dasarnya yang tergolong awet.

Sebaliknya, jika kamu menggunakan material pagar lain yang harganya lebih murah, tapi dalam waktu singkat harus mengganti pagar tersebut karena rusak, kamu malah jadi lebih boros.

Perawatan pagar stainless tergolong mudah

air sabun penuh busa berwarna biru

Pagar stainless memang anti karat dan tahan terhadap cuaca apa pun, tapi bukan berarti pagar stainless tidak membutuhkan perawatan. Kamu tak perlu khawatir karena caranya sangat mudah.

Rajinlah membersihkan noda yang menempel pada permukaannya sebelum berubah menjadi kerak. Noda tersebut umumnya berupa debu, minyak, atau kotoran burung. Kamu cukup menggunakan kain lap dan air sabun saja. Setelah menyekanya, bilas dengan air bersih dan keringkan dengan lap. Pastikan untuk mengeringkannya dengan sempurna supaya tidak ada tanda bekas air. Untuk noda membandel, gunakan pasta gigi dan sikat menggunakan spons.

Apabila pagar stainless mulai terlihat kusam, kembalikan kilaunya dengan campuran air dan cuka putih.  Pada dasarnya, cuka putih juga dipercaya menjadi penghilang karat alami sehingga cuka akan bekerja maksimal untuk mencerahkan pagar kembali. Cukup digosokkan saja ke seluruh permukaan stainless. Terakhir, jauhkan tanaman dari pagar stainless, karena sisa-sisa tanah dan getah dari tanaman bisa memperpendek usia pemakaian stainless.

Nah, kesimpulannya pagar stainless ini cocok untuk mengamankan rumah. Baik dari sisi estetika yang mampu membuat tampilan rumah lebih mewah, hingga perawatannya yang mudah, bahkan untuk orang yang sibuk. Jika kamu masih ragu menggunakan pagar stainless, silahkan pertimbangkan kembali pembahasan di atas.

Tips Memilih Gorden yang Elegan Untuk Rumah Minimalis

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

Tips Memilih Gorden yang Elegan Untuk Rumah Minimalis

Arsitek Indo Kontraktor | Jasa Arsitek dan Kontraktor – Saat ini rumah minimalis sedang populer di kalangan warga perkotaan. Hal ini merupakan dampak dari tingginya harga tanah di perkotaan dan area yang terbatas untuk membangun rumah sehingga para arsitek dan pengusaha properti harus mencari akal agar tetap dapat membuat rumah yang mampu menjadi tempat berteduh bagi keluarga. Munculnya konsep rumah minimalis yang luasnya yang tidak terlalu besar, bukan berarti menurunkan nilai dan fungsinya sebagai tempat tinggal yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga. Rumah minimalis yang sederhana justru dianggap lebih simple dan gampang ditata karena tidak banyak ruang yang harus dirapihkan setiap harinya. Yuk simak Tips Memilih Gorden yang Elegan Untuk Rumah Minimalis.

 

Secara garis besar, terdapat 3 tingkatan material gorden berdasarkan tipis dan tebalnya. Ketiga tingkatan material tersebut adalah :

  1. Vitrase

Jenis material vitrase merupakan material gorden dengan tingkat transparansi yang paling tinggi. Jenis material ini termasuk material yang tembus pandang sehingga jika Anda memasangnya di jendela rumah, cahaya matahari akan tetap bisa menembus kedalam rumah. Selain itu, vitrase tidak dapat memberikan privasi yang cukup bagi Anda dan keluarga. Vitrase biasanya digunakan bersama dengan material dengan tingkat ketebalan lebih tinggi sebagai lapisan keduanya.

  1. Semi Blackout

Material semi blackout banyak digemari karena jenis materialnya yang memiliki tingkat ketebalan yang cukup dan masih memiliki tingkat transparansi yang rendah. Cahaya matahari tetap akan menembus jendela rumah Anda namun tidak akan menyilaukan gorden jenis vitrase. Anda juga akan mendapatkan cukup privasi dengan memasang produk dengan material semi blackout karena tidak terlalu tembus pandang jika dilihat dari luar jendela.

  1. Blackout

Material yang terakhir ini merupakan jenis material yang paling tebal dan tidak memiliki transparansi. Tingkat material blackout sangat cocok untuk dipasang pada jendela ruangan rumah Anda yang membutuhkan tingkat privasi tinggi seperti kamar tidur. Setelah mengenal ketiga tingkatan material, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal penting lainnya sebelum memutuskan untuk memilih dan memasang di setiap jendela yang ada di rumah Anda.

Tips Memilih Garden yang Elegan

Berikut adalah tips memilih gorden yang elegan bagi Anda yang memiliki rumah minimalis.

1. Lakukan Pengukuran Terhadap Jendela Rumah

Gorden 140×250 Cm Set 2 Pcs Chenille – Abu Abu

Pertama, Anda harus melakukan pengukuran terhadap jendela rumah Anda. Ukur dengan seksama panjang dan lebar dari setiap jendela yang terdapat pada ruangan-ruangan di rumah Anda. Kesalahan pengukuran dapat menyebabkan gorden yang Anda pasang terlalu kecil atau terlalu lebar sehingga mengurangi nilai estetika dari ruangan rumah Anda. Pastinya Anda tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan?

2. Memilih Model Gorden Yang Diinginkan

Tirai Virtase 280×250 Cm Raindrop – Putih

Selanjutnya adalah memilih model produk yang Anda inginkan. Setiap orang pasti memiliki selera dan keinginan masing-masing untuk mempercantik rumah impian mereka. Pemilihan model ini menjadi penting karena memiliki nilai estetika tersendiri. Terdapat tiga pilihan model gorden yaitu single panel yang mana hanya dapat kira tarik dari satu arah, panel pair dimana dapat kita tarik dari dua arah berlawanan, dan yang terakhir adalah model klasik yaitu window treatment set.

3. Sesuaikan Pilihan Warna dengan Konsep Ruangan

Roller Blind 150×160 Cm Night Sky

Hal ketiga adalah menyesuaikan pilihan warna dengan konsep ruangan yang kita usung. Warna gorden yang akan kita pasang untuk kamar anak biasanya akan berbeda dengan warna yang akan dkita pasang di ruang tamu. Pemilihan warna juga dipercaya dapat memengaruhi mood atau suasana hati dari orang yang tinggal di ruangan tersebut. Warna yang soft akan memberikan suasana tenang dan sejuk, sementara warna-warna cerah akan menimbulkan kesan ceria.

4. Pilihan Pengait

Gorden Microfiber 140×250 Cm Set 2 Pcs Rose – Pink

Kemudian, pilihan pengait juga dapat memberikan kesan elegan bagi rumah minimalis Anda jika Anda memilih sistem pengait yang tepat dengan konsep ruangan Anda. Track, smoke ring, tab top dan ring adalah empat jenis sistem pengait yang dapat Anda pilih untuk menyempurnakan pemasangan gorden di rumah Anda.

5. Sesuaikan Budget dengan Pilihan Model Gorden

Roller Blind 150×160 Cm Stripe Pink Heart

Terakhir namun tidak kalah penting adalah menyesuaikan budget dengan pilihan model yang Anda inginkan. Membeli dengan model yang elegan tidak harus selalu mahal, sekarang banyak tempat yang menyediakan aneka model gorden yang cantik dan menawan dengan harga yang relatif terjangkau.

8 Jenis Genteng Metal Atap Rumah Minimalis Yang Kekinian

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

8 Jenis Genteng Metal Atap Rumah Minimalis Yang Kekinian

Arsitek Indo Kontraktor | Jasa Arsitek dan Kontraktor- Atap merupakan salah satu bagian terpenting pada sebuah rumah dan memainkan peran yang penting dalam mempercantik tampilan eksterior hunian. Oleh karena itu, kualitas dan kekuatan genteng harus diperhatikan. Kini, popularitas genteng metal makin melunk karena keunggulannya, seperti tahan lama, ringan, dan tahan gempa. Genteng metal sendiri banyak jenisnya, lho. Apa saja? Yuk, baca sampai habis 8 Jenis Genteng Metal Penghias Atap Rumah Minimalis Yang Kekinian

Jenis-jenis Genteng Metal

1. Genteng Metal Standing Steam

jenis genteng metal

Jenis genteng metal yang satu ini lebih populer di kalangan rumah-rumah komersil. Tampilannya sangat modern berkat garis-garis lurus yang berjejeran sebagai permukaan, serta warna metaliknya yang terlihat mengkilap dan mulus. Genteng metal standing steam menggunakan sistem interlock, yaitu pembangunan rangka atap yang menyatu langsung dengan genteng, sehingga apabila gempa atau terkena guncangan, genteng ini tidak akan lepas atau bergerak sedikitpun.

2. Genteng Metal Stainless Steel

jenis genteng metal

Genteng metal stainless steel memiliki beban yang lebih berat dari metal standing steam. Bahannya terbuat dari material ultra-permanen yang sempurna sehingga disebut-sebut sebagai atap yang menawarkan proteksi paling maksimal. Jenis genteng metal satu ini bisa kamu temukan di mana saja, terutama pada bangunan-bangunan besar seperti hotel, pabrik, atau stadium sepak bola. Tidak hanya itu, karena ketebalannya, genteng satu ini sangat cocok dipasang pada rumah-rumah yang berada di wilayah bersuhu ekstrem.

3. Genteng Metal Galvalume Steel

jenis genteng metal

Walaupun sama-sama terbuat dari besi metal, genteng galvalume steel dilapisi lagi dengan lapisan alumunium dan seng sehingga lebih kuat dan tebal. Gentengnya terlihat seperti lembaran seng yang ditanam pada balok gording rangka atau direkatkan menggunakan skrup. Selain tebal dan kuat, jenis genteng metal galvalume steel menjadi pilihan banyak warga karena keunggulannya yang tidak cepat berkarat. Jangan khawatir susah memasang genteng ini. Meskipun tebal, lempengan genteng galvalume steel ringan, lentur, dan mudah dipasangkan sehingga proses pemasangannya tidak memakan waktu yang lama.

4. Genteng Metal Tembaga

jenis genteng metal

Genteng metal tembaga juga tidak kalah unggulnya! Tampilannya mirip seperti genteng beton ini merupakan pilihan yang tepat untuk orang-orang yang ingin merias fasad rumah karena atapnya yang bisa dibentuk sesuai dengan keinginan kita. Permukaan genteng metal tembaga macam-macam, mulai dari pola garis-garis sampai yang berbentuk sisik ikan. Bangunan yang biasanya menerapkan jenis genteng metal ini adalah kubah masjid, gereja, sampai museum besar. Daya tahannya kuat dibilang bisa mencapai 100 tahun!

5. Genteng Metal Berpasir

jenis genteng metal

Jenis genteng metal berikutnya merupakan sebuah penemuan baru di jejeran desain dan material atap rumah. Genteng ini terbuat dari lapisan serbuk batuan yang dicmapurkan dengan bahan dasar zincalume, coraltex, dan zinc phospat. Ukuran genteng metal berpasir beragam, mulai dari ketebalan 0,2 mm sampai 0,4 mm. Beberapa keunggulan genteng metal berpasir adalah anti gores, anti pecah, tahan bentur dan goncangan, serta dapat meredam panas.

6. Genteng Metal Spandek

jenis genteng metal

Genteng metal spandek terbuat dari galvalume atau zincalume, yang mana merupakan campuran dari alumunium dan seng. Namun, ada beberapa genteng metal spandek yang ditambahkan bahan silikon agar atap lebih lentur dan tidak mudah bobrok dan biasanya jenis yang satu ini lebih mahal dan lebih membutuhkan waktu yang lama untuk dipasang. Perbandingan komponen yang terdapat pada genteng spandek biasanya adalah 55% alumunium, 43% seng, dan 1,5% silikon. Genteng metal spandek biasanya dipasang di mall-mall besar, pabrik, ruko, atau gudang. Permukaannya bergelombang, sebuah keuntungan karena akan lebih mudah di cat.

7. Genteng Metal Millenium

jenis genteng metal

Sama seperti genteng metal berpasir, genteng metal millenium juga merupakan terobosan terbaru di kalangan model atap rumah. Genteng metal millenium bisa dibilang paling cocok untuk rumah minimalis karena tampilannya yang stylish, metalik, dan futuristik. Materialnya terbuat dari bahan stainless steel kelas ASTMA 240 dan dilengkapi dengan sistem interlock. Beratnya ringan namun bahannya merupakan salah satu material yang terkuat untuk dijadikan atap rumah dan bisa di daur ulang.

8. Genteng Metal Multiroof

jenis genteng metal

Genteng metal multiroof adalah genteng yang terbuat dari baja berlapis alumunium dan zinc, dua bahan yang terkenal dapat melindungi genteng dari karat.Permukaanya terlihat sederhana, terbuat dari dua lapisan genteng yang saling mengunci sehingga cocok untuk rumah-rumah minimalis. Keunggulan gentel metal satu ini adalah permukaannya yang dicat menggunakan teknologi terbaru sehingga tidak mudah mengelupas dalam jangka berpuluh-puluh tahun.

Semoga ulasan mengenai 8 Jenis Genteng Metal Penghias Atap Rumah Minimalis Yang Kekinian dapat membantu kamu yaa!

Rangka Atap Rumah Baja Ringan Vs Kayu Mana yang Bagus?

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Rangka Atap Rumah Baja Ringan Vs Kayu Mana yang Bagus?

Arsitek Indo Kontraktor | Jasa Arsitek dan Kontraktor – Dulu, material kayu untuk membangun atap rumah paling banyak digunakan. Namun, setelah ada rangka atap baja ringan, material atap rumah mulai banyak beralih menggunakan baja ringan. Nah, bagi anda yang masih bingung menentukan rangka atap memakai baja ringan atau kayu untuk pembangunan rumahnya, simak pejelasan Rangka Atap Rumah Baja Ringan Vs Kayu Mana yang Bagus?

 

 

Kekokohan Rangka Atap Baja Ringan Vs Kayu

Rangka Atap Rumah Baja Ringan Vs Kayu, Mana yang Bagus? – Sunrise Steel

Sebagaimana bahan alami lainnya, atap kayu cenderung mudah keropos dan rentan serangan rayap. Memang ada jenis yang lebih kokoh seperti kayu jati. Namun, kamu perlu mengeluarkan biaya lebih mengingat harga material ini tidak murah. Berbeda dengan rangka atap rumah baja ringan. Material ini lebih tahan terhadap rayap, tahan api, bahkan tidak mudah berkarat.

Terlebih lagi jika kamu memilih baja ringan berbahan dan bertanda Zinium yang sudah terbukti akan kekokohannya. Bahkan karena homogenitas unsur Aluminium dan Zinc, menjadikan Zinium mampu menahan korosi lebih baik dari produk lain. Lebih dari itu, produk Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) inovatif dari PT Sunrise Steel ini juga sudah berlabel SNI dan bergaransi.

Harga Rangka Atap Baja Ringan Vs Kayu

Selain kekokohannya, harga juga dapat menjadi salah satu faktor yang sering dipertimbangkan dalam memilih baja ringan atau kayu untuk rangka atap. Dalam hal ini, sebenarnya sebelum ketersediaannya semakin menipis, harga kayu lebih murah daripada baja. Namun, beberapa tahun belakangan, hal yang terjadi justru sebaliknya. Sementara itu, harga baja ringan dapat dikatakan lebih terjangkau karena beberapa waktu ini keberadaannya mudah dicari.

Kemudahan Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan Vs Kayu

Pilih mana rangka atap baja ringan atau rangka atap kayu yang terbaik?

Tidak ada yang tahu kapan musibah datang. Misalnya saat rangka atap rumah dari kayu ambruk dan harus segera direnovasi. Saat menghadapi situasi ini, mungkin kamu tidak memiliki dana darurat untuk pengeluaran ini. Namun ada sejumlah pertimbangan perlu dipikirkan secara matang.

Jika rangka atap kayu yang tersisa masih cukup kokoh, kamu cukup mengganti beberapa material yang rusak. Sebaliknya, jika kondisinya sudah parah dan harus diganti total, baja ringan adalah pilihan yang bijak. Hal ini karena baja ringan merupakan material yang mudah dan cepat dalam pemasangannya. Biasanya untuk rumah dengan luas 150 meter persegi, seorang aplikator dapat mengerjakannya sekitar 2 hari.

Dampak Kedua Material Terhadap Lingkungan

Semakin lama, persediaan pohon sebagai sumber dari material kayu akan menipis. Sementara baja ringan dapat didaur ulang setelah masa pakainya berakhir. Namun jika dilihat dari segi keberlanjutan, kayu lebih ramah lingkungan daripada material baja. Hal ini karena kayu dari material organik. Sebaliknya, proses pembuatan baja berisiko mencemari lingkungan.

Melalui beberapa hal di atas, mungkin kamu dapat menyimpulkan sendiri, mana yang lebih bagus antara rangka atap rumah baja ringan atau kayu. Pada dasarnya, tidak ada yang salah jika memilih salah satunya. Hanya saja, kamu juga perlu mempertimbangkan beberapa faktor. Baik dari segi kekokohan, harga, waktu pemasangan, hingga pengaruhnya terhadap lingkungan.

WhatsApp chat