konsultasi bangun

Penyebab Kaca Jendela Pecah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : rumahku.com

PENYEBAB KACA JENDELA PECAH

Arsitek Indo Kontraktor – Pada artikel kali ini, masih membahas tentang kaca jendela. Memang sepertinya kita sudah panjang lebar membahas tentang kaca jendela. Namun pernahkah Anda mendapati kaca jendela Anda pecah? Apa penyebabnya?

Adapun manfaat-manfaat pemakaian kaca pada rumah di antaranya :

  1. Interior rumah lebih terang karena cahaya matahari bisa memasukinya
  2. Kondisi rumah tidak terlalu lembab sebab sinar matahari yang panas juga bisa masuk
  3. Desain rumah tampak lebih modern dan mewah berkat kilauan dari material kaca
  4. Sifatnya yang transparan membuat kaca mampu menyatukan interior dan eksterior
  5. Pemakaian kaca dapat menghemat anggaran biaya pembangunan rumah
  6. Membuat suasana rumah menjadi lebih ramah serta tidak kaku
  7. Rumah terlihat menarik dengan ornamen dari kaca yang memiliki penampilan unik

penyebab-kaca-pecah-tiba-tiba.jpg

Kaca dapat diaplikasikan dalam berbagai keperluan di rumah tinggal Anda. Penggunaan yang paling umum misalnya, kaca biasa dipakai untuk membuat jendela, pintu, dan atap. Furniture, aksesori, dan perabotan rumah tangga juga banyak yang memanfaatkan material ini sebagai bahan bakunya. Kalau Anda ingin bermain menggunakan kaca dengan membuat desain yang lebih unik dan berbeda, Anda bisa memakainya untuk membuat lemari, rak, atau bahkan tangga.

Ada yang menarik dari kaca. Apakah itu? Bahan ini bisa mengalami pemuaian atau penyusutan secara drastis sehingga menyebabkan ukurannya berubah. Pemuaian akan mengakibatkan ukuran kaca bertambah panjang dan lebar. Sedangkan penyusutan akan membuat ukuran kaca tersebut semakin kecil. Terkait dengan sifatnya ini, bukan tidak mungkin kaca di rumah Anda bisa tiba-tiba pecah dengan sendirinya. Jadi kejadian tersebut sama sekali bukan disebabkan oleh hantu ya.

Baca juga : Cara Membersihkan Kaca Jendela

Kaca Memuai dan Menabrak Kusen

Kasus kaca yang tiba-tiba pecah paling banyak terjadi pada jendela. Tanpa ada angin atau hujan, kaca ini bisa pecah dengan sendirinya. Apa sih penyebabnya? Ternyata kasus tersebut dapat terjadi akibat pemuaian. Kaca yang memuai maka ukurannya akan bertambah panjang. Namun karena tertahan oleh kusen yang mengelilinginya, kaca tidak bisa memanjang sehingga bentuknya melengkung. Jika lengkungannya terlalu besar dari batas yang dapat ditoleransi, maka kaca pun akan pecah sendiri.

Baca juga : Macam Kaca Jendela

Kaca Pecah karena Suhu Dingin Ekstrem

Percayakah Anda kalau suhu dingin yang terlampau ekstrem juga dapat memecahkan kaca? Kenyataannya memang demikian. Suhu dingin bisa menyebabkan kaca mengalami penyusutan sehingga ukurannya pun menjadi semakin pendek. Kasus ini dapat terjadi lantaran jarak antar material penyusun kaca tersebut yang bertambah rapat. Semakin rapat susunan partikel kaca, maka semakin pendek pula ukurannya. Partikel-partikel ini bisa saling berdesakan satu sama lain jika posisinya terlalu rapat. Akibatnya kaca pun tiba-tiba menjadi pecah.

Baca juga : Cara Memilih Kaca Jendela Rumah

Hembusan Angin yang Terlalu Kencang

Jangan pernah meremehkan hembusan angin yang menimpa rumah Anda. Jangankan untuk sekadar memecahkan kaca, hembusan angin tersebut bahkan sanggup menerbangkan atap hingga merubuhkan bangunan. Hembusan angin yang terlalu kencang akan mendesak kaca sehingga membuat bentuknya melengkung ke dalam rumah. Semakin kencang hembusan angin yang menimpanya, semakin melengkung bentuk kaca tersebut. Apabila hembusan angin ini terlalu kencang, lengkungan kaca pun akan semakin ke dalam. Hal ini mengakibatkan kaca tersebut menjadi pecah.

Baca juga : Manfaat Kaca Dalam Rumah

sumber artikel : http://arafuru.com/

Cara Membersihkan Kaca Jendela

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : jogja.tribunnews.com

CARA MEMBERSIHKAN KACA JENDELA

Arsitek Indo Kontraktor – Kaca jendela ini merupakan bagian yang seringkali terlupakan saat kita membersihkan rumah kita. Nah mulai sekarang, jangan lagi kita kelupaan dalam membersihkan kaca jendela yaa. Agar tidak kesusahan, Anda dapat menerapkan cara membersihkan kaca dengan cara berikut ini :

Baca juga : Macam Kaca Jendela

Jangan Bersihkan Kaca Saat Cuaca Cerah

Jangan Bersihkan Kaca Saat Cuaca Cerahshutterstock.com

Kebanyakan dari kita melakukan cara membersihkan kaca saat cuaca sedang cerah dengan anggapan bisa melihat kotoran-kotoran kaca. Justru, hal ini akan merepotkan kamu. Suhu panas yang tinggi bisa membuat sabun pembersih kaca cepat kering saat melakukan cara membersihkan kaca sehingga bagian yang sudah kamu semprot tapi belum dibersihkan akan cepat kering. Sabunmu bisa cepat habis dan akan meninggalkan noda tambahan.

Sebaiknya, kamu melakukan cara membersihkan kaca saat cuaca mendung. Sabun tidak cepat kering dan kamu bisa menikmati cara membersihkan kaca tanpa khawatir kaca kembali kotor.

Bersihkan Kaca Dari Atas ke Bawah

Bersihkan Kaca Dari Atas ke Bawahshutterstock.com

Bumi memiliki gravitasi yang membuat zat cair turun ke bawah. Maka dari itu, ada baiknya bila kamu melakukan cara membersihkan kaca dari atas ke bawah. Semprotkan sabun pembersih atau cuka ke kaca. Biarkan cairannya mengalir ke bawah sehingga membantumu melakukan cara membersihkan kaca pada area yang belum diselesaikan.

Selain itu, teknik cara membersihkan kaca atas ke bawah membuatmu nggak bekerja ekstra. Bayangkan bila kamu membersihkan kaca kotor dengan arah atas-bawah-bawah-atas. Kotoran yang sudah kamu usap ke bawah akan kembali ke atas sehingga kaca kembali kotor. Kamu pun capek membersihkan berulang-ulang.

Baca juga : Rahasia Atasi Kaca Berjamur

Gunakan Sarung Tangan Saat Membersihkan Kaca Dengan Koran

Gunakan Sarung Tangan Saat Membersihkan Kaca Dengan Korangoogle.com

Sudah nggak asing lagi bagi kita semua kalau kertas koran menjadi alat yang ampuh untuk mengembalikan kilauan kaca seperti semula. Namun untuk beberapa orang, mereka nggak suka melakukan cara membersihkan kaca dengan alat ini. Menurut mereka, kertas koran membuat tangan kotor. Maka dari itu, ada baiknya bila kamu menggunakan sarung tangan saat melakukan cara membersihkan kaca.

Kaos Lama Bisa Jadi Alat Membersihkan Kaca

Kaos Lama Bisa Jadi Alat Membersihkan Kacashutterstock.com

Jangan langsung buang atau jual kaos lama setelah kamu melakukan decluttering! Tak hanya koran, kaos yang sudah nggak terpakai bisa jadi alat dalam melakukan cara membersihkan kaca, lho. Kaos dirasa ideal karena ia tak memiliki residu serat dan cukup mampu menyerap kotoran yang menempel pada kaca jendela. Kamu juga nggak harus merogoh kocek lebih banyak untuk mendapatkan alat pembersih kaca.

Memakainya saat melakukan cara membersihkan kaca cukup mudah. Semprotkan sabun pembersih atau cuka ke kaca yang ingin dibersihkan. Kemudian, lap kaca dengan kaos tersebut dari atas ke bawah.

Baca juga : Manfaat Kaca Dalam Rumah

Wiper Bisa Jadi Pilihan Lain

Wiper Bisa Jadi Pilihan Lain shutterstock.com

Alat yang berbeda akan menghasilkan hasil akhir yang berbeda juga. Ada beberapa alat pembersih kaca yang mengharuskan kamu untuk membersihkan berulang-ulang hingga kamu capek sendiri. Nggak cuman itu, pemakaian alat yang salah saat melakukan cara membersihkan kaca bisa menambah goretan pada kaca. Nah, untuk mengatasi masalah ini, hadirlah wiper.

Wiper Bisa Jadi Pilihan Lain shutterstock.com

Bentuknya yang pipih memanjang ini memungkinkanmu untuk melakukan cara membersihkan kaca dengan lebih hemat waktu dan energi. Sekali usap dari atas ke bawah, kotoran langsung hilang seketika. Pula, wiper dengan gagang yang panjang cocok banget untuk cara membersihkan kaca jendela di bagian atas atau sekat kaca pada kamar mandi.

Untuk Sudut Kaca yang Sulit Dijangkau, Gunakan Cotton Bud

Untuk Sudut Kaca yang Sulit Dijangkau, Gunakan Cotton Bud

shutterstock.com

Kotoran-kotoran kaca yang dibersihkan dari atas ke bawah biasanya mengumpul di sudut-sudut kaca. Sudut-sudut ini kadang sulit dibersihkan dengan cara membersihkan kaca pada umumnya. Nah, apakah kamu tahu kalau permasalahan ini bisa diatasi dengan cotton bud? Ukurannya yang kecil dan bisa menyerap kotoran ini mampu menyusup ke sudut-sudut tersulit kaca.

Kamu tinggal menyemprotkan sabun ke sudut tersebut. Pakai ujung cotton bud dan bersihkan sudut kaca hingga bersih.

Baca juga : Kenali Kendala Menggunakan Kaca Dinding

Coba Gunakan Sabun Pembersih Buatan Sendiri

Untuk Sudut Kaca yang Sulit Dijangkau, Gunakan Cotton Bud

shutterstock.com

Nggak harus selalu memakai sabun pembersih kaca yang ada di pusat perbelanjaan, kamu juga bisa membuat sabun pembersih sendiri, lho. Campurkan satu cangkir alkohol isopropil, satu cangkir air, dan satu sendok makan cuka. Kombinasi alkohol isopropil dan cuka akan menghasilkan formula yang nggak kalah ampuh dengan sabun pembersih kaca biasa. Pakai sabun pembersih buatan ini saat kamu sedang menerapkan cara membersihkan kaca rumahmu.

Tips cara membersihkan kaca di atas bisa kamu lakukan setelah kamu selesai membaca artikel ini. Saran Kania, lakukan cara membersihkan kaca paling tidak seminggu sekali agar kacamu terus memiliki penampulan yang prima. Jika kamu ingin mencari tips lain untuk bersih-bersih rumah, kamu bisa cek ke dekoruma.com. Selamat membersihkan kaca!

sumber artikel : dekoruma.com

Macam Kaca Jendela

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : mitrarenov.com

MACAM KACA JENDELA

Arsitek Indo Kontraktor – Dari beberapa ulasan kami yang membahas cara memilih kaca jendela. Kita juga harus memperhatikan dari segi jenis dan macam kaca jendela. Kaca jendela ini terdiri dari beberapa jenis sesuai kebutuhan anda

Baca juga : Cara Memilih Kaca Jendela Rumah

1. Kaca Bening

tips memilih kaca

Kaca bening merupakan kaca yang polos, tidak berwarna, rata, dan tanpa distorsi. Oleh karena itu kaca ini dapat membentuk bayangan sempurna lebih dari 90% dari wujud aslinya. Kaca jenis ini tidak cocok pada bagian eksterior rumah karena tidak mampu menahan panas sinar matahari. Ketebalan kaca bening terdiri atas 5 mm, 6 mm, dan 8 mm. Ketebalan ini disesuaikan dengan ukuran kaca, semakin besar kaca sebaiknya semakin tebal ukurannya.

2. Kaca Berwarna (Tinted Glass)

tips memilih kaca eksterior

Kaca ini juga disebut dengan kaca rayban. Kemampuannya dalam menahan panas sinar matahari mencapai 55% sehingga cocok bila diletakkan pada eksterior rumah. Kaca ini mampu menjaga kenyamanan pada dalam ruangan sebagai ganti pendingin. Untuk menambah kegelapan pada kaca ini cukup dilapisi berkali-kali.

Baca juga : Rahasia Atasi Kaca Berjamur

3. Kaca Es

tips memilih kaca dan jenis-jenis kaca

Kaca es adalah jenis kaca yang bertekstur. Tekstur ini dihasilkan saat adonan kaca mulai dicetak dengan roll yang memiliki pola. Kaca jenis ini memiliki efek dekoratif dan mengaburkan bayangan. Selain itu, tekstur kaca es juga mampu mengurangi sinar matahari yang diterima sehingga ruangan tidak silau.

4. Kaca Cermin

tips memilih kaca jendela dan jenisnya

Kaca ini memiliki sifat seperti cermin. Ia dapat mengurangi sifat tembus pandang dari salah satu sisi. Sehingga pada bagian luar tidak bisa melihat bagian dalam, dan dari dalam dapat melihat bagian luar rumah. Kaca cermin dibuat dengan tambahan lapisan oksida logam, melalui proses pyrolisis.

5. Kaca Tampered

jenis kaca

Kaca ini memiliki keunggulan kekuatan yang sangat tinggi 3-5 kali lipat dibandingkan kaca biasa. Kaca ini dapat menahan beban angin, berat, dan tekanan yang lebih tinggi. Bahkan jika kaca ini pecah, pecahan itu aman karena berbentuk bulat dan tumpul. Kaca ini sangat cocok sebagai pengganti dinding.

Baca juga : Kenali Kendala Menggunakan Kaca Dinding

sumber artikel : https://iqbalazhari.com/

Cara Memilih Kaca Jendela Rumah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : prismakaca.com

CARA MEMILIH KACA JENDELA RUMAH

Arsitek Indo Kontraktor – Kaca jendela berfungsi sebagai keluar masuknya cahaya. Rumah ideal adalah jika kadar cahaya atau kebutuhan cahaya terpenuhi dengan tepat. Membahas soal kaca jendela. Kaca jendela ini terdiri dari beberapa macam, yang tentunya akan membuat kita bingung dalam pemilihannya. Namun tidak perlu khawatir, kami akan mengulas mengenai cara memilih kaca jendela rumah.

Baca juga : Gorden yang Tepat Untuk Jendela Kamar

Cara Memilih Kaca dengan Benar

  1. Pilih jendela yang berukuran besar untuk bagian depan rumah. Jendela yang besar ini akan menjadi tempat masuknya cahaya ke dalam rumah. Sehingga anda bisa meminimalisir penggunaan lampu di siang hari.
  2. Meskipun berbagai jenis kaca memberikan keindahan tersendiri, ada baiknya anda menghindari jenis kaca yang tembus pandang. Kaca yang seperti ini membuat bagian rumah tampa kusam dilihat dari luar. Tapi itu semua bergantung dari pilihan anda.
  3. Jika anda memiliki halaman rumah yang tidak tertutup, dan nampak langsung pada halaman rumah luar, anda bisa memilih kaca yang gelap. Jenis kaca ini hanya bisa dilihat dari bagian dalam saja, sehingga untuk orang yang berada diluar tidak bisa melihat ke dalam. Tetapi cahaya matahari dapat masuk dengan baik.
  4. Pilihlah jenis kaca jendela yang bening atau kaca cermin. Kaca cermin ini juga fungsional, karena pada bagian luar dapat digunakan untuk bercermin.
  5. Untuk bagian ruang keluarga, gunakan kaca jendela yang berukuran besar. Agar menambah kesan luas dan nyaman pada ruang keluarga.
  6. Untuk bagian belakang rumah, cukup gunakan kaca jendela yang kecil. Ini berfungsi untuk menambah cahaya masuk ke dalam bagian rumah.

sumber artikel : https://iqbalazhari.com/

Cara Memilih Karpet Terbaik Sesuai Bahan

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : grandome.com

CARA MEMILIH KARPET SESUAI BAHAN

Arsitek Indo Kontraktor – Karpet ini juga sangat perlu diperhatikan dalam pemilihan awal, atau saat kita membelinya. Hal yang harus kita perhatikan adalah cara memilih karpet. Dengan salah satu caranya adalah dengan disesuaikan dengan bahan. Seperti apa karpet yang bagus sesuai dengan bahan?

Baca juga : Tips Memilih Karpet Lantai Rumah

Cara Memilih Karpet Terbaik Sesuai Bahan

Setelah kita tahu jenis-jenisnya, tentu kita juga harus:

Bisa menyesuaikan tekstur karpet dengan setiap ruangan.

Jangan mengaplikasikan asal-asalan!

Adanya karpet dalam sebuah ruangan pun menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan.

Berikut beberapa tips yang harus kamu perhatikan:

-Bahan Karpet untuk Kamar Tidur

Kamu pasti setuju:

Adanya karpet di kamar tidur dapat membuat tampilan kamar menjadi lebih hangat dan nyaman.

Nah, untuk kamar sebaiknya pilih karpet yang memiliki tekstur berbulu panjang yang lembut.

Bayangkan saja, suasana kamar tidur kamu tentu akan sangat nyaman, bukan?

Baca juga : Fungsi Karpet Lantai Rumah

-Bahan Karpet untuk Ruang Tamu

Berbeda dengan bahan karpet untuk kamar tidur…

Bahan karpet yang berbulu pendek akan sangat cocok untuk ruang tamu.

Kenapa?

Biasanya ruang tamu didatangi oleh banyak orang. Bukan hanya anggota keluarga, namun juga orang lain.

Tentu kita tidak bisa mengontrol kebersihan karpet yang diinjak oleh orang lain.

Bahan karpet yang berbulu pendek tentunya akan jauh lebih mudah untuk dirawat.

Jika ada noda makanan dan minuman pun akan dapat dengan mudah dibersihkan.

-Bahan Karpet untuk Ruang Keluarga

Bagaimana dengan ruang keluarga?

Ruangan ini merupakan area penting yang digunakan oleh semua keluarga untuk menghabiskan waktu dengan orang tercinta.

Tentu kenyamanan menjadi faktor yang sangat penting bukan?

Melihat hal tersebut, maka akan sangat tepat jika kamu menggunakan karpet berbulu panjang.

Bukan hanya nyaman…

Karpet berbulu panjang juga akan memberikan kesan yang lebih hangat.

Khusus untuk pemilihan model dan warnanya, bisa kamu sesuaikan dengan tema ruangan yang diusung.

Baca juga : Macam Macam Karpet Lantai

 

sumber artikel : 99.co

Tips Memilih Karpet Lantai Rumah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : prelo.co.id

TIPS MEMILIH KARPET LANTAI RUMAH

Arsitek Indo Kontraktor – Karpet bisa kita terapkan pada ruang keluarga, jika kita menerapkan konsep lesehan akan lebih cocok dengan karpet. Karpet ini juga bisa kita gunakan di ruang tamu, kamar, atau sesuai dengan kebutuhan kita. Nah membahas soal karpet, perlu kita perhatikan dan hati-hati dalam memilih karpet.

Baca juga : Fungsi Karpet Lantai Rumah

Jenis Karpet dan Cara Merawatnya

Apa saja bahan karpet yang kamu tahu?

Ternyata ada lima bahan karpet, lho.

Terkadang kita hanya membeli karpet sesuai keinginan tanpa benar-benar tahu apa jenisnya.

Ini dia lima jenis karpet dan cara merawatnya:

1. Jenis Karpet Wol

Kamu pasti setuju kalau bahan yang satu ini merupakan bahan yang paling nyaman.

Coba saja bayangkan tiduran di karpet berbahan wol. Wah, pasti akan sangat nyaman.

Sepadan dengan kenyamanannya…

Karpet berbahan wol tentu harganya cukup mahal.

Meskipun mahal, ini beberapa keunggulannya:

  • Ketebalan tahan lama,
  • Warna tahan lama,
  • Sangat nyaman digunakan.

Bagaimana cara membersihkan karpet berbahan wol?

Mudah saja.

Kamu hanya perlu menggunakan penyedot debu atau dry cleaning.

2. Jenis Karpet Sutra

Siapa yang tak kenal bahan sutra?

Bahan yang satu ini tentu akan memberikan kenyamanan yang lebih jika dibandingkan dengan wol.

Teksturnya yang sangat lembut membuat sutra menjadi sangat mewah.

Lalu… bagaimana membersihkan karpet elegan ini?

Sama halnya dengan membersihkan karpet berbahan wol, karpet berbahan sutra juga dibersihkan dengan menggunakan penyedot debu.

3. Jenis Karpet Material Polypropylene

Lebih suka karpet berbahan sintetis?

Kalau begitu, kamu harus pilih karpet jenis Polypropylene atau PP.

Meskipun terbuat dari bahan sintetis, karpet jenis ini memiliki tekstur yang halus.

Berhubung ini terbuat dari bahan sintetis, tentu harganya pun cukup terjangkau.

Ada harga, ada kualitas barang.

Hal ini juga berlaku pada karpet jenis Polypropylene.

Harganya yang cukup murah membuat karpet dengan jenis ini memiliki beberapa kekurangan.

Ini dia kekurangannya:

  • Warna cepat pudar,
  • Benang karpet mudah lepas.

Khusus bahan karpet ini, kamu bisa mencucinya menggunakan air.

4. Jenis Karpet Nilon

Karpet jenis ini memiliki kesamaan dengan karpet jenis Polypropylene.

Kesamaannya ada pada bahan karpetnya.

Meskipun demikian… bahan nilon berada satu tingkat di atas bahan Polypropylene.

Ini dapat terasa dari bahannya yang seperti wol

Nah, karpet jenis nilon akan lebih cocok untuk kamu yang suka suasana cerah.

Kenapa?

Biasanya karpet jenis nilon memiliki warna-warna yang mencolok.

Memiliki bahan yang sama dengan karpet jenis sebelumnya, karpet nilon juga dapat dicuci menggunakan air.

5. Jenis Karpet Sisal

Bahan yang satu ini mungkin masih asing bagi sebagian besar orang.

Apa sih bahan sisal?

Ternyata sesuai dengan namanya, bahan karpet yang satu ini berasal dari tanaman yang bernama sisal.

Bahannya yang alami membuat tekstur karpet lebih kaya.

Tentu ini membuat karpet sisal menjadi sangat aman untuk digunakan.

Bagaimana perawatannya?

Jangan pernah cuci karpet sisal menggunakan air.

Cukup bersihkan karpet menggunakan penyedot debu.

Nah, itu dia lima jenis bahan karpet. Selanjutnya…

Ada juga lho karpet yang menyerupai kayu. Ini dia penjelasan singkatnya:

6. Jenis Karpet yang Menyerupai Kayu

Percaya atau tidak, kecanggihan teknologi pun sudah merambah ke karpet.

Buktinya saja…

Kini sudah ada karpet yang menyerupai lantai.

Ya, tampilan dari karpet ini menyerupai kayu, marmer, dan ada juga yang seperti keramik.

Kalau kamu menggunakan karpet yang seperti ini…

Sebaiknya kombinasikan dengan penggunaan cermin berukuran besar di setiap sudut ruangan.

Kenapa?

Adanya cermin dapat menyamarkan ruang yang ada.

Ruangan akan terlihat lebih luas dan karpet pun akan lebih menonjol.

Bukan hanya itu!

Kamu juga harus memerhatikan pemilihan warna pada sofa atau benda di sekitar.

Warna apa yang seharusnya dipilih?

Berhubung warna karpetnya menyerupai kayu, maka kamu harus memilih warna cerah untuk sofa.

Salah satu warna yang dapat dipilih adalah kuning.

Tidak suka warna cerah?

Kamu juga bisa menggunakan pilihan warna monokrom atau hitam putih.

Penggunaan warna tersebut akan membuat tampilan rumah menjadi lebih minimalis.

Waaah… jenis bahan karpetnya sangat beragam ya?

sumber artikel : 99.co

 

WhatsApp chat