jasa bangun jogja

Penyebab Kaca Jendela Pecah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : rumahku.com

PENYEBAB KACA JENDELA PECAH

Arsitek Indo Kontraktor – Pada artikel kali ini, masih membahas tentang kaca jendela. Memang sepertinya kita sudah panjang lebar membahas tentang kaca jendela. Namun pernahkah Anda mendapati kaca jendela Anda pecah? Apa penyebabnya?

Adapun manfaat-manfaat pemakaian kaca pada rumah di antaranya :

  1. Interior rumah lebih terang karena cahaya matahari bisa memasukinya
  2. Kondisi rumah tidak terlalu lembab sebab sinar matahari yang panas juga bisa masuk
  3. Desain rumah tampak lebih modern dan mewah berkat kilauan dari material kaca
  4. Sifatnya yang transparan membuat kaca mampu menyatukan interior dan eksterior
  5. Pemakaian kaca dapat menghemat anggaran biaya pembangunan rumah
  6. Membuat suasana rumah menjadi lebih ramah serta tidak kaku
  7. Rumah terlihat menarik dengan ornamen dari kaca yang memiliki penampilan unik

penyebab-kaca-pecah-tiba-tiba.jpg

Kaca dapat diaplikasikan dalam berbagai keperluan di rumah tinggal Anda. Penggunaan yang paling umum misalnya, kaca biasa dipakai untuk membuat jendela, pintu, dan atap. Furniture, aksesori, dan perabotan rumah tangga juga banyak yang memanfaatkan material ini sebagai bahan bakunya. Kalau Anda ingin bermain menggunakan kaca dengan membuat desain yang lebih unik dan berbeda, Anda bisa memakainya untuk membuat lemari, rak, atau bahkan tangga.

Ada yang menarik dari kaca. Apakah itu? Bahan ini bisa mengalami pemuaian atau penyusutan secara drastis sehingga menyebabkan ukurannya berubah. Pemuaian akan mengakibatkan ukuran kaca bertambah panjang dan lebar. Sedangkan penyusutan akan membuat ukuran kaca tersebut semakin kecil. Terkait dengan sifatnya ini, bukan tidak mungkin kaca di rumah Anda bisa tiba-tiba pecah dengan sendirinya. Jadi kejadian tersebut sama sekali bukan disebabkan oleh hantu ya.

Baca juga : Cara Membersihkan Kaca Jendela

Kaca Memuai dan Menabrak Kusen

Kasus kaca yang tiba-tiba pecah paling banyak terjadi pada jendela. Tanpa ada angin atau hujan, kaca ini bisa pecah dengan sendirinya. Apa sih penyebabnya? Ternyata kasus tersebut dapat terjadi akibat pemuaian. Kaca yang memuai maka ukurannya akan bertambah panjang. Namun karena tertahan oleh kusen yang mengelilinginya, kaca tidak bisa memanjang sehingga bentuknya melengkung. Jika lengkungannya terlalu besar dari batas yang dapat ditoleransi, maka kaca pun akan pecah sendiri.

Baca juga : Macam Kaca Jendela

Kaca Pecah karena Suhu Dingin Ekstrem

Percayakah Anda kalau suhu dingin yang terlampau ekstrem juga dapat memecahkan kaca? Kenyataannya memang demikian. Suhu dingin bisa menyebabkan kaca mengalami penyusutan sehingga ukurannya pun menjadi semakin pendek. Kasus ini dapat terjadi lantaran jarak antar material penyusun kaca tersebut yang bertambah rapat. Semakin rapat susunan partikel kaca, maka semakin pendek pula ukurannya. Partikel-partikel ini bisa saling berdesakan satu sama lain jika posisinya terlalu rapat. Akibatnya kaca pun tiba-tiba menjadi pecah.

Baca juga : Cara Memilih Kaca Jendela Rumah

Hembusan Angin yang Terlalu Kencang

Jangan pernah meremehkan hembusan angin yang menimpa rumah Anda. Jangankan untuk sekadar memecahkan kaca, hembusan angin tersebut bahkan sanggup menerbangkan atap hingga merubuhkan bangunan. Hembusan angin yang terlalu kencang akan mendesak kaca sehingga membuat bentuknya melengkung ke dalam rumah. Semakin kencang hembusan angin yang menimpanya, semakin melengkung bentuk kaca tersebut. Apabila hembusan angin ini terlalu kencang, lengkungan kaca pun akan semakin ke dalam. Hal ini mengakibatkan kaca tersebut menjadi pecah.

Baca juga : Manfaat Kaca Dalam Rumah

sumber artikel : http://arafuru.com/

Macam Kaca Jendela

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : mitrarenov.com

MACAM KACA JENDELA

Arsitek Indo Kontraktor – Dari beberapa ulasan kami yang membahas cara memilih kaca jendela. Kita juga harus memperhatikan dari segi jenis dan macam kaca jendela. Kaca jendela ini terdiri dari beberapa jenis sesuai kebutuhan anda

Baca juga : Cara Memilih Kaca Jendela Rumah

1. Kaca Bening

tips memilih kaca

Kaca bening merupakan kaca yang polos, tidak berwarna, rata, dan tanpa distorsi. Oleh karena itu kaca ini dapat membentuk bayangan sempurna lebih dari 90% dari wujud aslinya. Kaca jenis ini tidak cocok pada bagian eksterior rumah karena tidak mampu menahan panas sinar matahari. Ketebalan kaca bening terdiri atas 5 mm, 6 mm, dan 8 mm. Ketebalan ini disesuaikan dengan ukuran kaca, semakin besar kaca sebaiknya semakin tebal ukurannya.

2. Kaca Berwarna (Tinted Glass)

tips memilih kaca eksterior

Kaca ini juga disebut dengan kaca rayban. Kemampuannya dalam menahan panas sinar matahari mencapai 55% sehingga cocok bila diletakkan pada eksterior rumah. Kaca ini mampu menjaga kenyamanan pada dalam ruangan sebagai ganti pendingin. Untuk menambah kegelapan pada kaca ini cukup dilapisi berkali-kali.

Baca juga : Rahasia Atasi Kaca Berjamur

3. Kaca Es

tips memilih kaca dan jenis-jenis kaca

Kaca es adalah jenis kaca yang bertekstur. Tekstur ini dihasilkan saat adonan kaca mulai dicetak dengan roll yang memiliki pola. Kaca jenis ini memiliki efek dekoratif dan mengaburkan bayangan. Selain itu, tekstur kaca es juga mampu mengurangi sinar matahari yang diterima sehingga ruangan tidak silau.

4. Kaca Cermin

tips memilih kaca jendela dan jenisnya

Kaca ini memiliki sifat seperti cermin. Ia dapat mengurangi sifat tembus pandang dari salah satu sisi. Sehingga pada bagian luar tidak bisa melihat bagian dalam, dan dari dalam dapat melihat bagian luar rumah. Kaca cermin dibuat dengan tambahan lapisan oksida logam, melalui proses pyrolisis.

5. Kaca Tampered

jenis kaca

Kaca ini memiliki keunggulan kekuatan yang sangat tinggi 3-5 kali lipat dibandingkan kaca biasa. Kaca ini dapat menahan beban angin, berat, dan tekanan yang lebih tinggi. Bahkan jika kaca ini pecah, pecahan itu aman karena berbentuk bulat dan tumpul. Kaca ini sangat cocok sebagai pengganti dinding.

Baca juga : Kenali Kendala Menggunakan Kaca Dinding

sumber artikel : https://iqbalazhari.com/

Tips Memilih Karpet Lantai Rumah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : prelo.co.id

TIPS MEMILIH KARPET LANTAI RUMAH

Arsitek Indo Kontraktor – Karpet bisa kita terapkan pada ruang keluarga, jika kita menerapkan konsep lesehan akan lebih cocok dengan karpet. Karpet ini juga bisa kita gunakan di ruang tamu, kamar, atau sesuai dengan kebutuhan kita. Nah membahas soal karpet, perlu kita perhatikan dan hati-hati dalam memilih karpet.

Baca juga : Fungsi Karpet Lantai Rumah

Jenis Karpet dan Cara Merawatnya

Apa saja bahan karpet yang kamu tahu?

Ternyata ada lima bahan karpet, lho.

Terkadang kita hanya membeli karpet sesuai keinginan tanpa benar-benar tahu apa jenisnya.

Ini dia lima jenis karpet dan cara merawatnya:

1. Jenis Karpet Wol

Kamu pasti setuju kalau bahan yang satu ini merupakan bahan yang paling nyaman.

Coba saja bayangkan tiduran di karpet berbahan wol. Wah, pasti akan sangat nyaman.

Sepadan dengan kenyamanannya…

Karpet berbahan wol tentu harganya cukup mahal.

Meskipun mahal, ini beberapa keunggulannya:

  • Ketebalan tahan lama,
  • Warna tahan lama,
  • Sangat nyaman digunakan.

Bagaimana cara membersihkan karpet berbahan wol?

Mudah saja.

Kamu hanya perlu menggunakan penyedot debu atau dry cleaning.

2. Jenis Karpet Sutra

Siapa yang tak kenal bahan sutra?

Bahan yang satu ini tentu akan memberikan kenyamanan yang lebih jika dibandingkan dengan wol.

Teksturnya yang sangat lembut membuat sutra menjadi sangat mewah.

Lalu… bagaimana membersihkan karpet elegan ini?

Sama halnya dengan membersihkan karpet berbahan wol, karpet berbahan sutra juga dibersihkan dengan menggunakan penyedot debu.

3. Jenis Karpet Material Polypropylene

Lebih suka karpet berbahan sintetis?

Kalau begitu, kamu harus pilih karpet jenis Polypropylene atau PP.

Meskipun terbuat dari bahan sintetis, karpet jenis ini memiliki tekstur yang halus.

Berhubung ini terbuat dari bahan sintetis, tentu harganya pun cukup terjangkau.

Ada harga, ada kualitas barang.

Hal ini juga berlaku pada karpet jenis Polypropylene.

Harganya yang cukup murah membuat karpet dengan jenis ini memiliki beberapa kekurangan.

Ini dia kekurangannya:

  • Warna cepat pudar,
  • Benang karpet mudah lepas.

Khusus bahan karpet ini, kamu bisa mencucinya menggunakan air.

4. Jenis Karpet Nilon

Karpet jenis ini memiliki kesamaan dengan karpet jenis Polypropylene.

Kesamaannya ada pada bahan karpetnya.

Meskipun demikian… bahan nilon berada satu tingkat di atas bahan Polypropylene.

Ini dapat terasa dari bahannya yang seperti wol

Nah, karpet jenis nilon akan lebih cocok untuk kamu yang suka suasana cerah.

Kenapa?

Biasanya karpet jenis nilon memiliki warna-warna yang mencolok.

Memiliki bahan yang sama dengan karpet jenis sebelumnya, karpet nilon juga dapat dicuci menggunakan air.

5. Jenis Karpet Sisal

Bahan yang satu ini mungkin masih asing bagi sebagian besar orang.

Apa sih bahan sisal?

Ternyata sesuai dengan namanya, bahan karpet yang satu ini berasal dari tanaman yang bernama sisal.

Bahannya yang alami membuat tekstur karpet lebih kaya.

Tentu ini membuat karpet sisal menjadi sangat aman untuk digunakan.

Bagaimana perawatannya?

Jangan pernah cuci karpet sisal menggunakan air.

Cukup bersihkan karpet menggunakan penyedot debu.

Nah, itu dia lima jenis bahan karpet. Selanjutnya…

Ada juga lho karpet yang menyerupai kayu. Ini dia penjelasan singkatnya:

6. Jenis Karpet yang Menyerupai Kayu

Percaya atau tidak, kecanggihan teknologi pun sudah merambah ke karpet.

Buktinya saja…

Kini sudah ada karpet yang menyerupai lantai.

Ya, tampilan dari karpet ini menyerupai kayu, marmer, dan ada juga yang seperti keramik.

Kalau kamu menggunakan karpet yang seperti ini…

Sebaiknya kombinasikan dengan penggunaan cermin berukuran besar di setiap sudut ruangan.

Kenapa?

Adanya cermin dapat menyamarkan ruang yang ada.

Ruangan akan terlihat lebih luas dan karpet pun akan lebih menonjol.

Bukan hanya itu!

Kamu juga harus memerhatikan pemilihan warna pada sofa atau benda di sekitar.

Warna apa yang seharusnya dipilih?

Berhubung warna karpetnya menyerupai kayu, maka kamu harus memilih warna cerah untuk sofa.

Salah satu warna yang dapat dipilih adalah kuning.

Tidak suka warna cerah?

Kamu juga bisa menggunakan pilihan warna monokrom atau hitam putih.

Penggunaan warna tersebut akan membuat tampilan rumah menjadi lebih minimalis.

Waaah… jenis bahan karpetnya sangat beragam ya?

sumber artikel : 99.co

 

Ciri Wallpaper Bagus

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : dekoruma.com

CIRI WALLPAPER BAGUS

Arsitek Indo Kontraktor – Bagi Anda yang masih kesusahan dalam pemasangan wallpaper, Anda bisa simak ulasan kami sebelum ini. Dimana kami membahas tentang cara memasang wallpaper dengan mudah. Wallpaper ini sangat cocok jika dipasang pada ruang tamu, kamar, atau ruangan lainnya. Nah bagi Anda yang sedang berencana memasang wallpaper pada rumah Anda. Perlu Anda ketahui terlebih dahulu apa saja ciri wallpaper yang bagus. Agar Anda tidak salah pilih tentunya.

Baca juga : cara memasang wallpaper dengan mudah

Dari beberapa jenis wallpaper yang sudah kami bahas pada artikel sebelumbnya, terdapat berbagai produsen yang menyediakan dalam beragam kualitas serta motif dan warna yang berbeda-beda. Untuk memilih merk wallpaper dinding yang bagus, berikut ini ada beberapa rekomendasi yang dapat Anda pilih. Diantaranya adalah :

Baca juga : kenali jenis wallpaper

  1. Grand City

Jika Anda menginkan motif yang elegan dan berkelas, Anda dapat mengecek koleksi wallpaper milik Grand City. Dengan berbagai macam motif yang berbeda serta mengacu pada gaya simpel dan klasik, Anda bisa mendapatkan wallpaper ini dengan harga sekitar 200-an untuk ukuran 0,53m x 10,00 m satu roll-nya. Cocok jika Anda ingin berhemat sebagai cara membangun rumah dengan dana minim.

  1. Dream World

Dream World merupakan salah satu merk wallpaper yang memberikan berbagai desain wallpaper untuk anak-anak. Kisaran harga satu roll dengan ukuran 1,06 m x 15,60 m ditaksir bisa mencapai 600-700 ribuan. Merk ini menyediakan berbagai jenis wallpaper mulai dari vinyl wallpaper, border seri, duplex wallpaper, photowall dan sebagainya.

  1. Clear Spirit

Clear Spirit merupakan jenis wallpaper yang condong kepada gaya simple dan elegan dengan permainan garis serta dominasi bunga-bunga. Cocok digunakan untuk ruang keluarga. Untuk mendapatkan satu roll berukuran 0,53 m x 10,00 m Anda dapat mengeluarkan uang sekiatr 300 ribuan.

  1. Smart Wall

Wallpaper Smart Wall merupakan jenis wallpaper yang melakukan permainan garis dan warna soft. Untuk Anda yang menyukai gaya simple, merk ini bisa menjadi pilihannya. Selain itu, merk ini tidak cukup mahal jika dibandingakan jenis lainnya. Dengan uang kurang dari 100 ribu, Anda dapat mendapatkan satu roll wallpaper berukuran 0,53 m 10,00 m.

  1. Zinnia

Koleksi wallpaper Zinnia yang elegan dengan kesan tekstur yang ditonjolkan di tiap motifnya. Dengan desainnya yang meningkatkan kesan mewah dan kualitas tinggi, maka harga yang ditawarkan pun cukup mahal. Yakni untuk satu roll berukuran 1,06 m x 15,60 m di dapat dengan harga sekitar 700 ribuan.

  1. Kahn Design

Kahn Design memiliki pilihan warna yang menarik dan cerah serta motif-motif yang unik dan indah di pandang. Jika satu roll Zinnia berkisar 700 ribuan, maka untuk merk Kahn Design Wallpaper dengan ukuran yang sama, Anda cukup mengeluarkan uang sekitar 400 ribu-an.

  1. Silk House

Tidak hanya permainan tekstur, wallpaper ini juga menyediakan motif yang menggambarkan nuansa-nuansa. Untuk satu roll wallpaper berukuran 1,06 m x 15,60 m uang yang perlu Anda kerluarkan adalah sekitar 600 ribuan.

sumber artikel : https://rumahlia.com/

Kenali Jenis Wallpaper

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : rumahkuunik.com

KENALI JENIS WALLPAPER

Arsitek Indo Kontraktor – Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai cara memasang wallpaper dengan mudah. Nah bagi Anda yang sedang kesusahan memasang wallpaper, Anda bisa simak ulasan kami sebelumnya. Membahas soal wallpaper, perlu Anda ketahui bahwa wallpaper ini memiliki banyak jenisnya, diantaranya :

Baca juga : Memasang Wallpaper Ruangan dengan Mudah

Jenis Jenis Wallpaper

Kertas

Wallpaper dinding ini sepenuhnya terbuat dari kertas biasa, sehingga tak heran wallpaper jenis ini mudah sobek terutama ketika proses pemasangan. Wallpaper dinding jenis ini memiliki kelebihan pada kualitas corak dan detail gambar yang dapat sangat beranek ragam. Namun demikian, wallpaper dari bahan kertas ini, selain mudah sobek, tentu saja mudah kotor. Bahan kertas tersebut bersifat menyerap noda dan kotoran. Oleh karena itu, wallpaper dinding jenis kertas ini paling cocok ditempatkan pada bidang dinding yang terlindungi, seperti pada bidang dinding belakang tempat tidur; atau bidang-bidang dinding yang bukan merupakan jalur sirkulasi utama. Hindari wallpaper dinding jenis ini untuk diaplikasikan pada dinding kamar anak balita Anda. Atau dinding yang dilapisi wallpaper akan mudah kotor atau kusam karena sering disentuh atau terkena gesekan dengan barang. Sayang bukan?

    

Baca juga : Manfaat Wallpaper Kamar

Heavy Duty Paper

Wallpaper dinding ini dikembangkan abad XIX dengan merek yang terkenal pada saat itu yakni Anaglypta dan Lincrusta (Akmal, 2009). Terlihat dari penamaannya, wallpaper bahan jenis ini memiliki sifat yang kuat karena heavy duty sendiri memiliki arti harfiah “tugas berat”. Wallpaper dengan jenis bahan yang heavy duty merupakan wallpaper pertama yang bisa dibersihkan dengan lap basah. Jenis wallpaper ini ada yang diberi motif timbul (emboss) serta memiliki lapisan linen pada bagian belakang. Karakteristik yang tebal ini memiliki keistimewaan lainnya seperti dapat diberi lapisan cat. Dengan demikian, Anda dapat mengubah warna dinding yang telah dilapisi wallpaper tanpa harus mengelupas atau membeli wallpaper baru.

Baca juga : Wallpaper yang Pas Untuk Rumah Anda

Vinyl

Jenis wallpaper vinyl ini kini merupakan jenis yang umum diproduksi. Jenis bahan ini memiliki banyak keunggulan seperti tak mudah sobek, tak mudah rusak/ kotor terkena noda minyak, debu, atau cipratan air. Wallpaper vinyl ini pun relative tahan lembap dibanding produk wallpaper berbahan kertas. Daya tahan wallpaper vinyl ini dapat diandalkan. Sesuai untuk diaplikasikan pada semuua ruang di rumah Anda, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, ruang kerja, ruang keluarga hingga dapur rumah. Terdapat beberapa jenis wallpaper vinyl yang dibedakan berdasarkan lapisan bagian belakangnya. Ada yang dilapisi kertaa dan kain.

Vinyl yang dilapisi kertas di belakangnya memiliki durabilitas dan fleksibilitas tinggi. Fleksibel tinggi yang dimaksud adalah bahan wallpaper vinyl ini mudah dilekukkan sehingga mudah pula untuk diaplikasikan pada bagian lekukkan seperti lipatan kecil di area sekitar bukaan pintu atau jendela.

Jenis lainnya adalah vinyl berlapis kain. Jenis wallpaper ini ada yang bersifat light-duty memiliki kelebihan ketahanan terhadap bidang dinding yang lembap. Ada pula jenis lainnya yaitu medium-heavy duty yang memiliki kualitas sedikit lebih tinggi dibanding jenis yang disebutkan sebelumnya. Wallpaper dinding jenis ini sesuai untuk diaplikasikan pada bidang dinding area dengan tingkat aktivitas yang cukup padat seperti di area public misalnya hotel, rumah sakit, kantor, koridor, dan sebagainya.

    

Kain

Wallpaper berbahan kain ini memiliki karakteristik hampir sama dengan kain pada umumnya seperti kain sutra, tenun, katun, linen. Wallpaper berbahan kain ini memiliki beraneka motif, tekstur, warna yang beragam. Untuk wallpaper yang berasal dari kain yang sangat halus, perlu kecermatan ekstra dalam pemasangannya agar tidak rusak. Salah satunya adalah dengan dialasi kertas alas khusus. Untuk itu, sebaiknya dilakukan oleh tenaga pasang yang ahli dan berpengalaman di bidangnya. Dari tampilan, wallpaper berbahan kain ini jelas terkesan elegan, berbeda dengan wallpaper pada umumnya. Permukaannya terasa beda ketika disentuh.

Baca juga : Dekor Interior Dengan Wallpaper 3D

Serat Alami

Natural fiber atau fiber alami merupakan pelapis dinding yang terbuat dari serat-serat alam seperti bamboo, kayu, kelapa dan daun. Praktis digunakan untuk Anda yang menginginkan suasana dan menghadirkan kesan alami dalam ruangan. Praktis tentu saja dalam hal dalam pemasangan dan perawatan!

Foil

Bagi Anda yang ingin menciptakan efek kilap, pelapis dinding berbahan foil adalah pilihan yang tepat. Efek kilap didapat dari lapisan kertas  timah yang dipasang pada permukaan wallpaper. Namun kekurangannya adalah wallpaper berbahan foil ini tipis sehingga mudah robek dan tentunya akan menyulitkan ketika proses pemasangan. Dikarenakan lembaran foil ini tipis, disarankan dipasang pada bidang dinding dengan permukaan yang halus. Hindari memasang wallpaper jenis ini pada bidang dinding yang kasar dan tidak rata.

Beludru

Wallpaper jenis ini terdapat bahan yang berasal dari serat wol, baik berbahan kertas maupun berbahan kain. Serat wol tersebut menimbulkan efek beludru pada permukaan wallpaper. Wallpaper bahan ini digemari karena hadir dalam nuansa klasik, retro dan kontemporer. Kesan beludru membuat warna berubah-ubah dan menampilkan keeleganan. Sangat mewah dan elegan untuk menghias dan menciptakan suasana yang berbeda di ruangan Anda!

sumber artikel : http://wallpaperbagus.co.id/

Memasang Wallpaper Ruangan dengan Mudah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : paris-wallpaper.com

MEMASANG WALLPAPER RUANGAN DENGAN MUDAH

Arsitek Indo Kontraktor – Di jaman yang semakin modern ini, kebanyakan orang menggunakan wallpaper dibandingkan menggunakan cat tembok. Karena memang akan lebih cantik dengan motif yang terdapat wallpaper. Nah yang menjadi kendala adalah wallpaper ini tidak semua orang bisa memasangnya sendiri. Perlu adanya jasa pemasangan wallpaper. Atau Anda memperhatikan dengan seksama bagaimana cara memasang wallpaper dengan benar. Akan dengan mudah jika Anda tau caranya.

Baca juga : Manfaat Wallpaper Kamar

1. Siapkan peralatannya

Alat-alat dan perlengkapan yang lazimnya dibutuhkan untuk memasang Wallpaper dinding antara lain: meteran, alas berupa plastik besar, tangga A, benang dengan pemberat untuk memastikan lurus-tidaknya pemasangan Wallpaper dinding, 2 bak untuk mengaduk lem, spon, kuas lem, serta amplas dan kape/kapi untuk membersihkan dinding. Tentunya jangan lupa juga untuk mempersiapkan Wallpaper dinding yang sudah Anda beli.

2. Bersihkan ruangan

Bersihkan ruang di sekitar dinding yang akan dipasangi Wallpaper dinding. Jika dinding yang akan dipasangi adalah semua sisi di ruangan tersebut, maka ada baiknya kalau Anda memindahkan sejenak seluruh perabotan ke ruangan lain yang aman. Dengan ruangan yang bersih dan lapang, pemasangan Wallpaper dinding akan lebih cepat dan mudah.

Baca juga : Wallpaper yang Pas Untuk Rumah Anda

3. Siapkan dindingnya

Dinding yang akan dipasangi Wallpaper dinding sebaiknya sudah dibersihkan. Singkirkan sejenak segala jenis aksesoris dinding seperti jam, foto, kalender, gantungan baju, dan hiasan dinding lainnya. Tentukan bagian mana saja dari dinding yang akan dipasangi Wallpaper dinding. Wallpaper dinding bisa saja dipasang di salah satu sisi dinding. Bahkan Wallpaper dinding juga sangat menarik untuk dipasang di sebagian sisi saja sebagai aksen interior. Setelah itu, tandai mana saja bagian yang akan dipasangi Wallpaper dinding, bila perlu, buat garis membujur. Ratakan dinding yang agak kasar atau bergelombang. Berikan juga tambalan pada bagian dinding yang berlubang akibat lubang paku atau hal lainnya. Pastikan juga bahwa dinding yang akan dipasangi Wallpaper dinding ini bebas dari rembesan air saat hujan, karena kelembaban yang tinggi bisa membuat Wallpaper dinding Anda cepat mengelupas.

4. Baca petunjuk pemotongan dan pemasangannya

Banyak orang kurang memperhatikan hal ini, sehingga salah kaprah saat harus memasang Wallpaper dinding sendiri. Ingat, ya. Sebelum Anda mulai memotong, terlebih dahulu harus paham betul cara memotongnya. Pahami cara memasang dengan benar. Ikuti instruksi yang ada. Jangan ragu tanya pada penjual Wallpaper dinding. Jika ragu-ragu, jangan segan untuk meminta pertolongan jasa pemasangan yang biasanya disediakan oleh penjual tersebut. Perhatikan juga cara menyerasikan motif antar sambungan Wallpaper dinding, apakah perlu ditumpuk atau tidak.

Baca juga : Dekor Interior Dengan Wallpaper 3D

5. Lakukan pengukuran

Saat Anda membeli Wallpaper dinding, bisa jadi Anda hanya memberikan perkiraan ukuran ruangan saja dengan beberapa ukuran lebih, agar Wallpaper dinding nantinya tidak kurang. Sebelum dipasang, baiknya Anda ukur lagi dengan pasti dan presisi, berapa lebar dan tinggi dinding. Lalu berapa lembar Wallpaper dinding yang harus dipasang. Bila perlu, buat garis acuan dengan pensil tipis agar Anda lebih percaya diri saat memasangnya dan tidak khawatir terjadi kesalahan atau pemasangan yang miring. Atau gunakan benang yang diberi pemberat untuk memastikan bahwa garis petunjuk pemasangan Wallpaper dinding sudah lurus

6. Memotong Wallpaper dinding

Potong gulungan Wallpaper dinding sesuai dengan lebar dan tinggi dinding ruangan. Untuk bagian samping paling terakhir, berikan kelebihan beberapa cm untuk bagian sambungan. Hal ini perlu dilakukan jika sambungan Wallpaper dinding perlu ditumpuk agar bisa serasi. Bila perlu, beri nomor Wallpaper dinding di bagian belakang kertas agar Anda tidak salah dalam memasang sesuai urutannya. Sambil memotong Wallpaper dinding, periksa juga apakah ada bagian yang cacat atau sobek.

Potongan kedua tidak bisa digunting begitu saja. Anda mesti harus memperhatikan polanya terlebih dahulu. Jangan sampai nanti polanya tidak bisa tersambung dengan benar. Untuk mengetahui apakah pola antara potongan yang satu dengan lainnya sudah tersambung dengan baik, Anda perlu menyejajarkan antara bagian pertama yang sudah dipotong dengan gulungan yang belum dipotong. Posisikan sampai terbentuk motif pola yang benar, lalu tandai Wallpaper dinding sebelum dipotong. Barulah kemudian Anda bisa memotongnya, disesuaikan dengan tinggi dinding yang diinginkan. Lakukan hal ini sampai jumlah potongan dirasa cukup untuk melapisi semua permukaan.

7. Siapkan lemnya

Dalam memasang Wallpaper dinding setidaknya ada 2 adonan lem yang dibutuhkan, yaitu lem untuk meratakan permukaan Wallpaper dinding, dan lem untuk sambungan antar-Wallpaper dinding. Lem sambungan ini biasanya lebih kental, jadi tidak perlu banyak tambahan air. Lem yang lebih kental juga digunakan pada bagian tepi dinding agar pemasangan Wallpaper dinding nantinya lebih rekat dan awet. Larutkan lem pada wadah yang sudah disediakan. Lalu diamkan selama beberapa saat.

Baca juga : Cara Memasang Wallpaper di Kamar Mandi

8. Sapukan lemnya

Siapkan Wallpaper dinding yang sudah dipotong-potong di atas meja panjang atau di atas lantai yang sudah dilapisi plastik bersih tadi. Sapukan lem yang sudah Anda siapkan pada Wallpaper dinding pertama. Jangan sampai terlalu basah, karena akan mengakibatkan gelembung atau permukaan tidak rata. Sapukan lem dengan hati-hati. Di bagian tepi yang berbatasan dengan sudut dinding, sapukan adonan lem yang lebih kental tadi. Lakukan pemulasan lem ini dengan menggunakan roller. Tapi jika tidak ada, Anda boleh menggunakan kuas. Tapi usahakan agar lem benar-benar merata.

9. Tempelkan Wallpaper dinding ke dinding

Siapkan tangga A di dekat dinding. Rekatkan Wallpaper dinding ke dinding dengan sangat hati-hati. Ikuti petunjuk atau tanda pensil yang tadi sudah dibuat. Tempelkan perlahan-lahan sambil diratakan dan direkatkan dengan penggaris mika.

10. Menyambung Wallpaper dinding selanjutnya

Setelah Wallpaper dinding pertama, sapukan lem ke potongan Wallpaper dinding berikutnya. Ingat, lem pada bagian sambungan adalah lem yang lebih kental. Kembali tempelkan Wallpaper dinding ke dinding dengan hati-hati, lalu ratakan dengan penggaris mika.

11. Cek kerapiannya

Apakah sudah benar-benar rapi? Apakah sudah rata tanpa ada kerutan atau gelombang? Apakah masih ada sisa lem sambungan yang terlihat? Bereskan semua masalah kerapian tersebut, Anda dinding Anda benar-benar terlihat menawan dan rapi. Potong bagian yang berlebih di bagian atas, samping, maupun bawah dinding yang terdapat sisa Wallpaper dinding.

sumber artikel : http://wallpaperbagus.co.id/

WhatsApp chat