interior klasik

Cara Cerdas Menata Rumah

Cara Cerdas Menata Rumah

Categories: Tags: , , , ,

7 Cara Menata Rumah Mungil untuk Pemula

Arsitek Indo Kontraktor – Menata rumah mungil bisa jadi tantangan tersendiri dikarenakan jumlah dan luas ruangan mungkin saja tak sesuai dengan kebutuhan yang kamu miliki. Untuk itu kita harus punya cara cerdas menata rumah agar terlihat lebih rapih lucu dan menarik. Arsitek Indo Kontraktor menyediakan jasa desain rumah jogja dimana kami akan membantu Anda dengan memberikan tips – tips dalam menata rumah.

1. Pemilihan Warna yang Tepat pada Rumah Mungil

Rumah Mungil Warna

Kebanyakan orang memilih cat atau warna pada rumah mungil berdasarkan selera ataupun warna kesukaannya. Hal ini tentu nggak salah, bahkan baik karena mampu memberikan kenyamanan psikologis bagi penghuni rumah karena warna yang disukainya dapat ia nikmati di rumah mungil miliknya setiap hari.

Namun, perlu kamu ketahui jika nggak semua warna cocok untuk diaplikasikan pada setiap rumah mungil. Apalagi mengingat rumah mungil identik dengan ruang-ruang yang juga mungil.

Untuk membuat interior rumah mungil terasa jadi lebih luas, ada baiknya kamu menggunakan warna-warna terang pada rumah mungil yang kamu miliki. Warna putih adalah warna terbaik untuk membuat ruangan sempit terasa lebih terang dan luas. Namun, jika warna putih terkesan monoton atau terlalu polos, warna-warna terang lain seperti krem atau warna-warna muda juga bisa jadi pilihan untuk rumah mungil.

 

Rumah Mungil Warna

Jika warna favorit yang kamu miliki cenderung gelap seperti hitam atau maroon, aplikasikan warna ini pada aksesoris atau dekor pelengkap pada rumah mungil seperti karpet atau hiasan dinding. Dengan ruang yang terang, warna-warna favoritmu tetap akan menonjol tanpa perlu tampil dominan di dalam rumah mungil tersebut.

2. Hindari Pola Berlebih dalam setiap Ruang Rumah Mungil Milikmu

Rumah Mungil Pola

Selain warna gelap, pola-pola berlebihan, terlalu ramai ataupun padat, akan membuat ruangan terkesan jauh lebih sempit bahkan berantakan. Hindari penggunaan pola pada rumah mungil, kecuali ruangan tersebut relatif luas. Pola yang dipilih pun usahakan memiliki pola yang sederhana. Dengan begitu, kamu nggak perlu khawatir pola-pola pada karpet ataupun wallpaper pada ruangan akan membuat rumah mungil terasa sempit dan sesak.

Pilihan pola juga bisa memberikan efek visual pada ruangan mungilmu. Pola horizontal akan membuat ruang terkesan lebih tinggi, sedangkan pola vertikal bisa membuat rumah mungil terkesan lebih lebar. Sesuaikan pola ini dengan keadaan ruang dalam rumah mungil yang kamu miliki.

3. Pilih Perabot dengan Material Transparan atau Reflektif

Rumah Mungil Perabotanpinterest.com

Kamu mungkin sempat mengira bahwa ruangan di dalam rumah mungil mungkin tidak terlalu sempit. Tapi setelah ruangan dipenuhi perabotan, barulah kamu akan merasa ternyata ruangan tersebut tidaklah luas.

Untuk menyiasati jika hal-hal seperti terjadi pada rumah mungil yang kamu miliki, cobalah menggunakan beberapa furniture dengan material transparan atau reflektif untuk memberikan efek visual yang lebih luas pada rumah mungil.

Material seperti akrilik dan kaca yang transparan ataupun cermin yang bersifat memantulkan cahaya bisa jadi pilihan untuk mewujudkan kesan ruangan yang tidak sesak oleh perabot di rumah mungil.

4. Hilangkan Sekat pada Ruang-Ruang didalam Rumah Mungil

Rumah Mungil Tanpa Sekat

Daripada ruangan di dalam rumah mungil menjadi sempit karena terbagi-bagi, lebih baik kamu menggabungkan ruangan-ruangan tersebut dengan membuang sekat-sekat atau dinding yang ada. Tak cuma membuat sirkulasi menjadi nyaman, Hal ini akan membuat ruangan pada rumah mungil terasa jadi jauh lebih luas.

Ruangan seperti dapur dan ruang makan adalah salah satu contoh ruangan yang bisa kamu gabungkan di rumah mungil milikmu. Kedua ruang ini bahkan bisa kamu gabungkan dengan ruang keluarga, menjadikannya satu ruang luas dengan fungsi berbeda.

5. Efisiensi Ruang Rumah Mungil Lewat Perabot Compact

Rumah Mungil Perabot Compact

Seperti yang sempat disebutkan sebelumnya, perabot adalah salah satu faktor yang bisa membuat ruangan pada rumah mungil terasa kecil, sempit, dan sesak. Pilihan lain selain memilih perabot dengan material yang transparan dan reflektif adalah menggunakan perabot-perabot compactyang memiliki fungsi ganda.

Contohnya kolong pada kursi ataupun tempat tidur, daripada ruangan tersebut terbuang sia-sia, kamu bisa menjadikan kolong sebagai storagetambahan dengan memberikan laci pada kolong tersebut. Alhasil, kamu bisa mengurangi penggunaan lemari penyimpanan pada rumah mungil.

Sofa bed ataupun meja lipat juga bisa jadi pilihan baik dengan fungsi ganda yang fleksibel sehingga kamu bisa menyesuaikan perabotan sesuai kebutuhan ruang pada saat itu.

6. Pencahayaan Maksimal pada Rumah Mungil

Rumah Mungil Pencahayaan

Ruangan yang terang akan terasa jauh lebih luas daripada ruangan yang gelap. Inilah yang menjadi alasan mengapa pencahayaan menjadi salah satu hal yang perlu kamu perhatikan dalam menata rumah mungil.

Dan ketika berbicara mengenai pencahayaan, hal ini akan terkait dengan bukaan yang ada pada rumah mungil. Maksimalkan jendela yang ada pada rumah mungil atau gunakan daun pintu yang memiliki kaca sehingga cahaya tetap bisa masuk ke dalam rumah mungil saat pintu dalam keadaan tertutup.

 

Jika keadaan ruangan nggak memungkinkanmu menghadirkan jendela, kamu bisa bermain dengan skylight sehingga cahaya tetap bisa menyelinap masuk.

Jika pencahayaan alami sudah tidak mungkin kamu maksimalkan, aturlah pencahayaan buatan dengan lampu yang memadai. Satu lampu utama mungkin tidaklah cukup, jadi tambahkan lampu hias terutama pada sudut ruang yang minim cahaya sehingga pencahayaan pada rumah mungil jadi lebih maksimal. Hindari juga pengunaan lampu-lampu dengan cahaya redup kecuali untuk elemen-elemen dekoratif.

7. Beralih ke Perabot Berukuran Kecil tanpa Detail Berlebih

Rumah Mungil Tanpa Detail

Untuk membuat ruangan dalam rumah mungil terasa lebih luas, hindari mengisinya dengan perabot-perabot super besar dengan detail dan bentuk yang berlebihan. Beralihlah pada perabot minimalis dengan ukuran lebih kecil dan minim detail ketika menata rumah mungil. Lagipula, ukuran perabot nggak selalu menjamin kenyamanannya, lho.

Selain perabot, soal aksesoris dan dekorasi pada rumah mungil pun perlu kamu minimalisir. Gunakan dekorasi dan aksesoris seperlunya saja agar ruangan yang kecil tak terkesan berantakan.

Desain Rumah Gaya Arsitektur

Categories: Tags: , , , , , , , , , , ,

Desain Rumah Gaya Arsitektur

Desain Rumah Gaya Arsitektur – Gaya arsitektur pada rumah telah berkembang dari zaman ke zaman. Bermula dari permasalahan manusia yaitu kebutuhan akan tempat tinggal yang kondusif dan semakin meningkat pesat. Tentunya, desain arsitektur rumah berbeda dari masa ke masa, bukan hanya dipengaruhi oleh zaman sebuah rumah dibangun, ciri khas sebuah era juga mencakup selera dari pemillik rumah.

 

1. Gaya Arsitektur Rumah Mediteranian

Arsitektur Rumah Mediterania

Gaya arsitektur ini cenderung diaplikasikan pada wilayah tropis dengan cuaca panas dan paparan sinar matahari sepanjang tahun. Terinspirasi dari gaya arsitektur Spanyol, Itali, dan Portugal, arsitektur Rumah ini mulai diperkenalkan pada tahun 1918 mulai populer di tahun 1940. Elemen utama dari rumah ini adalah atap keramik berwarna merah yang terinspirasi dari arsitektur Spanyol dan Meksiko. Atap sendiri biasanya terbuat dari tanah liat dan batu bata yang dibentuk seperti setengah tabung untuk memudahkan air turun dan memastikan sirkulasi udara berjalan dengan baik. Pengaplikasian dinding plester juga dilakukan agar rumah tahan terhadap hujan, paparan sinar matahari, dan cuaca panas.

2. Gaya Arsitektur Rumah Kontemporer

Arsitektur Rumah Kontemporer

Gaya arsitektur rumah yang satu ini berkembang pada abad ke-21. Tidak ada satu gaya yang dominan, gaya arsitektur kontemporer memiliki berbagai variasi gaya sesuai dengan keinginan dan kreativitas sang arsitek.

Memanfaatkan teknologi termutakhir, bangunan dengan gaya arsitektur rumah kontemporer cenderung lebih kokoh dan kuat terhadap cuaca dibanding rumah dari abad ke-20. Dengan bantuan komputer, setiap detail dari konstruksi bangunan dapat dibangun secara akurat dan cepat.

Elemen utama dari arsitektur rumah ini antara lain memanfaatkan material yang dapat didaur ulang dan tidak berbahaya bagi lingkungan. Contohnya, bambu dan granit yang umum dipakai sebagai bahan utama interior dari arsitektur rumah kontemporer. Arsitektur rumah kontemporer juga memiliki karakteristik pencahayaan yang natural dengan memanfaatkan jendela kaca agar sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah.

3. Gaya Arsitektur Rumah “Mid Century”

Arsitektur Rumah Mid Century

Arsiktetur rumah Mid Century merupakan model rumah yang didesain dan dibangun pada tahun 1945 sampai tahun 80an. Arsitektur rumah ini pada awalnya diyakini dapat menjadi salah satu solusi untuk menciptakan perubahan sosial yang berujung pada lingkungan masyarakat yang lebih baik.

Gaya artsitektur ini memiliki karakteristik jendela kaca besar, ruang terbuka, dan dibangun pada bidang datar dengan model bangunan yang datar pula. Rumah ini memberikan kesan simplisitas dan terintegrasi dengan alam.

4. Gaya Arsitektur Rumah American Craftsman

Arsitektur Rumah America Craftsman

Pertama kali diperkenalkan ke Amerika Serikat oleh firma arsitektur Greene and Greene, arsitektur rumah Craftsman memiliki keunikannya sendiri, yaitu nilai estetika yang diiringi dengan fungsi, penggunaan bahan baku alami, dan detail bangunan yang sangat rinci.

Karakteristik arsitektur rumah ini antara lain lantai dengan ruang terbuka, beranda besar yang terbuat dari kayu, atap dengan model gable yang tahan terhadap perubahan cuaca dan musim, warna eksterior dan interior yang natural, dan detail ciamik dengan besi.

5. Gaya Arsitektur Rumah “The Colonial”

Arsitektur Rumah ColonialArsitektur Rumah Colonial

Arsitektur rumah The Colonial adalah salah satu gaya arsitektur rumah yang paling populer di Amerika Serikat. Gaya arsitektur rumah ini merupakan adaptasi dari pengaruh Eropa pada abad ke 18. Pada masa tersebut, banyak masyarakat Eropa yang bermigrasi dan membangun rumah dengan arsitektur dari Eropa, yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan serta cuaca di Amerika Serikat.

Ciri-ciri dari arsitektur rumah ini yang pertama adalah berbentuk simetris atau persegi dengan karakteristik pintu masuk rumah berada di tengah bagian depan rumah. Arsitektur rumah The Colonial juga meliputi dua jendela pada sisi kiri dan kanan dari pintu masuk, dengan beberapa jendela pada lantai dua dan satu jendela besar tepat di atas pintu masuk. Karakteristik lainnya adalah arsitektur rumah ini memiliki atap dengan kemiringan sedang dan sebuah tangga setelah pintu masuk yang mengarahkan pada bagian tengah dari lantai dua.

6. Gaya Arsitektur Rumah Victorian

Arsitektur Rumah Victorian

Didesain dan dibangun pada tahun 1830 bertepatan dengan masa kerajaan Ratu Victoria, arsitektur rumah Victorian menjadi salah satu yang populer dari abad ke-19 sampai dengan awal dekade abad ke-20. Arsitektur rumah ini memiliki karakteristik bangunan dua atau tiga lantai dengan atap yang curam, jendela besar yang mengaplikasikan kaca patri, serta ubin yang terbuat dari tanah liat.

Ciri khas dari rumah dengan gaya ini adalah bentuk bangunan yang asimetris dengan dekorasi antik dipadukan dengan warna-warna cerah.

7. Gaya Arsitektur Rumah “The Federal”

Arsitektur Rumah Federal

The Federal populer pada akhir abad ke-18, gaya arsitektir satu inimerupakan evolusi dari gaya Georgian yang identik dengan masyarakat Eropa. Alasan mengapa gaya ini dinamakan federal karena pada masa arsitektur rumah ini populer, sistem pemerintahan federal di Amerika Serikat sedang dikembangkan.

Arsitektur rumah ini banyak mengadaptasi arsitektur Yunani dan Romawi. Karakteristik arsitektur rumah The Federal adalah bentuk bangunan persegi atau persegi panjang dengan dua atau tiga lantai, di mana masing-masing lantai memiliki 2 kamar.

8. Gaya Arsitektur Rumah Minimalis

Arsitektur Rumah Minimalis

Minimalisme meraih popularitasnya selama bertahun – tahun sebagai salah satu filosofi desain arsitektur rumah. Teori minimalisme berfokus pada merencakan desain rumah dengan konsep simpel, mulai dari material, bentuk, ruang, detail, dan warna.

Karakteristik utama dari desain arsitektur rumah minimalis antara lain simplisitas dalam bentuk dan fungsi, seperti finishing dinding dan cladding, ruang terbuka yang bersih dan pencahayaan yang cukup, dekorasi dengan detail sederhana, dan penggunaan material untuk visual, tekstur, dan karakter secara efektif.

9. Gaya Arsitektur Rumah Modern

Arsitektur Rumah Modern

Penggunaan istilah arsitektur rumah modern mulai diaplikasikan pada tahun 1950 sampai 1960an. Karakteristik bangunan dengan desain arsitektur ini adalah menggunakan atap datar dan rendah dan jendela besar horisontal. Arsitektur rumah modern menggunakan material yang tergolong mahal dengan kualitas tinggi seperti marmer, panel kayu, dan batu.

10. Gaya Arsitektur “Modern Glass House”

Arsitektur Rumah Modern Glass House

Gaya arsitektur yang satu ini merupakan perpaduan antara gaya arsitektur rumah modern dan arsitektur minimalis, diwujudkan dengan mengaplikasikan atap datar dan rendah dengan bangunan yang dikelilingi oleh kaca. Tujuannya bukan hanya untuk mendapatkan intensitas pencahayaan, tapi juga karena material kaca menonjolkan kesan mewah dan elegan pada rumah. Desain arsitektur rumah Modern Glass House juga mengadaptasi konsep bangunan kontemporer.

Setiap generasi mempunyai desain interior favoritnya sendiri. Hal ini jugalah yang mendasari terciptanya gaya arsitektur yang beragam. Nggak hanya fasadnya saja, interiornya pun merupakan interior impian.

Manfaat Menggunakan Teralis Pada Rumah

Categories: Tags: , , , , ,

Manfaat Menggunakan Teralis Pada Rumah

Manfaat Menggunakan Teralis Pada Rumah – Jenis rumah tinggal yang di bangun memiliki berbagai macam jenis. Tentunya anda jika masuk ke dalam ruangan akan melihat bagaimana konsep dari rumah tersebut. Pastinya di setiap rumah terdapat jendela yang menjadi salah satu cara untuk memberikan ventilasi pada rumah, nah di jendela sendiri ada yang menggunakan teralis dan juga tidak menggunakan. Lalu, apa manfaat menggunakan teralis?

  • Meningkatkan keamanan rumah

Penggunaan teralis sebagai keamanan rumah sudah diterapkan dari sejak lama. Entah sebagai pencegah rumah kemalingan, kedatangan tamu asing dan sebagainya. Fungsi keamanan ini sebenarnya merupakan salah satu fungsi utama dari penggunaan teralis pada rumah tinggal.

  • Menambah estetika keindahan rumah

Teralis yang beredar di pasaran tersedia dalam berbagai macam model dan bentuk. Pilihan teralis ini sangat menguntungkan sehingga Anda dapat mencari desain yang sesuai dengan konsep rumah Anda. Pemilihan desain teralis juga dapat mencerinkan karakter penghuni rumah tersebut.

  • Menyalurkan kemampuan dalam mendesain

Selain memiliki banyak variasi desain, Anda juga dapat memilih atau merancang dengan teralis yang ingin Anda gunakan. Ini dapat membantu Anda mengembangkan imajinasi Anda dan memberikan kesempatan Anda untuk menuangkan ide-ide yang dimiliki.

  • Memberikan ruang terjadinya pertukaran udara

Salah satu ciri-ciri rumah sehat adalah memiliki sirukulasi udara yang baik di dalam rumah. Kerangka jendela ini dapat terbuat dari susunan material yang memiliki celah-celah. Celah itu diciptakan sebagai ruang masuk udara yang ada di luar ke dalam ruangan, dan sebaiknya. Penggunaan teralis tidak akan mengganggu aktivitas pertukan udara di dalam rumah, yang sangat baik sebagai cara mengatasi udara panas di dalam rumah.

jasa arsitek jogja

Perbedaan Carport dan Garasi

Categories: Tags: , , , , , , , ,

jasa arsitek jogjaPERBEDAAN CARPORT DAN GARASI

Perbedaan Carport dan Garasi – Mungkin kebanyakan orang menganggap antara carport dan garasi adalah sama. Yaitu karena fungsi sama-sama untuk menyimpan kendaraan. Namun tahukah Anda, jika carport dan garasi ini berbeda. Nah berikut ini adalah beberapa perbedaan antara carport dan garasi. Baca juga : Jasa Arsitek Jogja

Carport dan Garasi

Di dalam laman Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dinyatakan sebutan lain bagi garasi adalah kandang mobil. Yaitu bagian rumah yang dijadikan tempat menyimpan mobil dan melindunginya dari pengaruh cuaca serta tangan jahil.

Sedangkan pengertian carport sebagaimana dikutip dari Wikipedia adalah tempat menyimpan kendaraan di depan rumah yang tidak memiliki garasi ataupun memiliki kendaraan lebih banyak dari kapasitas garasi. Biasanya emper rumah dilengkapi atap yang melindungi kendaraan dari hujan dan dan terik matahari.

 

Secara fisik carport umumnya semi terbuka dengan atap. Halaman yang menjadi jalur masuk menuju pintu depan rumah cukup diberi atap dan seketika punya fungsi jadi tempat menyimpan mobil. Atapnya bisa berupa kantilever yang menyatu dengan rumah utama atau pergola yang disangga tiang. Ada yang terbuat dari kayu, besi dan lembaran fiberglass.

Sedangkan garasi berupa ruang penyimpanan tertutup, kerap menyatu dengan rumah, lengkap dengan lantai, dinding dan langit-langit. Karena lebih tertutup, garasi memberi perlindungan yang lebih baik dibandingkan carport.

Namun carport sedikit unggul dalam kebutuhan luas lahannya yang minimalis. Untuk sebuah citycar atau low MPV, lahan yang diperlukan hanya seluas 10-15 meter persegi.

Bandingkan dengan garasi yang memakan lahan sedikit lebih besar, yaitu 12,5 hingga 18 meter persegi. Lahan seluas itu hanya untuk satu mobil. Bila ada lebih dari satu mobil yang akan disimpan di dalamnya atau sekaligus berfungsi sebagai gudang

Membangun garasi maupun carport tentu tidak menjadi masalah bagi pemilik rumah yang masih memiliki sisa lahan. Bagi rumah yang sisa lahan -dan dananya- terbatas, carport adalah pilihan terbaik. Bayangkan jika rumah yang ditinggali tipe 21 atau 36 yang luas tanahnya hanya 45-60 meter persegi saja, hampir sepertiga lahan rumah habis untuk menyimpan mobil.

JASA ARSITEK JOGJA – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

 

Jangan Lakukan Ini Ketika Mengecat

Jangan Lakukan Ini Ketika Mengecat

Categories: Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Jangan Lakukan Ini Ketika Mengecat Jangan Lakukan Ini Ketika Mengecat

Rumah Minimalis – Tahapan ketika membangun sebuah hunian adalah pengecatan. Pengecatan dilakukan untuk memberikan nilai estetika pada sebuah hunian tersebut. Supaya hasil pengecatan maksimal dan terlihat bagus tentunya diperlukan teknik dan keahlian khusus. Namun, jangan lakukan hal dibawah ini ketika mengecat.

  • Kaleng Cat Dibuka Seluruhnya

    Saat sedang semangat melakukan proses pengecatan, orang akan cenderung membuka seluruh kaleng cat yang dibelinya. Padahal seharusnya, kaleng cat tersebut jangan dibuka seluruhnya, karena jika dengan beberapa kaleng cat saja sudah dapat memoles ruangan dengan baik, bukankah pembukaan kaleng cat yang masih belum diperlukan tersebut justru akan memboroskan pengeluaran Anda?

  • Tidak Melepas Walpaper Dinding Rumah

    Jika dinding rumah Anda dilapisi dengan wallpaper, maka Anda wajib membuka semua wallpaper dinding tersebut sebelum memulai proses pengecatan. Hal ini tentu akan riskan, jika Anda melakukan proses pengecatan pada wallpaper tersebut hanya karena malas melepas wallpaper tersebut.  Jika wallpaper sudah lama menempel pada dinding rumah dan susah dilepaskan, maka Anda dapat memakai obat yang dapat melemaskan wallpaper tersebut sampai dapat dilepaskan.

  • Menutup Sirkulasi Udara

    Hal ini patut Anda perhatikan, terutama untuk Anda yang terbiasa melakukan pengecatan dengan kondisi jendela atau pintu yang tertutup. Aroma cat dinding tersebut dapat membahayakan kesehatan Anda jika dihirup dalam waktu yang lama. Untuk itu, pastikan sirkulasi udara saat melakukan proses pengecatan dapat teraliri udara dengan baik. Caranya Anda dapat membuka semua pintu dan jendela yang ada di rumah.

  • Tidak Menunggu Cat Sampai Benar-Benar Kering

    Akibat tidak sabar menunggu hasil pengecatan yang tak kunjung kering, sebagian orang bahkan langsung menempelkan berbagai aksesoris penghias dinding yang sebelumnya sudah dilepaskan. Anda wajib memastikan dinding Anda sudah benar-benar kering sebelum melakukan kegiatan ini. Cat dinding juga akan menjadi cepat rusak dan mengenai hiasan Anda, jika kondisi cat masih dalam keadaan lembab dan basah.

  • Membuang Sisa Cat Secara Sembarangan

    Saat sudah selesai melakukan pengecatan, mungkin Anda akan langsung menyiram kaleng cat dengan air dan membuangnya di selokan atau got lingkungan rumah Anda. Namun tindakan ini cukup membahayakan lingkungan sekitar Anda, karena cat tersebut dapat menjadi limbah yang berbahaya. Untuk itu pastikan jika Anda membuang bekas cat tersebut pada tempatnya.

Penataan Meja Makan Rumah Minmalis

Penataan Meja Makan Rumah Minimalis

Categories: Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Penataan Meja Makan Rumah MinmalisPenataan Meja Makan Rumah Minimalis

Bangun Rumah – Ruang makan harus dibuat sama spert ruangan lainnya yang ditata dengan cantik. Perlunya kita menata meja makan untuk menggugah selera makan yang lebih. Namun, jika anda mempunyai rumah yang mungil dan susah untuk menata meja makan, berikut tips yang tepat untuk anda.

Gaya simpel di dapur

Gaya simpel di dapur

Tambahkan juga lampu gantung di tengah ruangan untuk mempercantik ruang.

Menyatukan ruang makan dengan dapur menjadi pilihan utama untuk rumah minimalis karena dapat menghemat ruangan.

Gunakan meja kayu panjang sebagai meja makan Anda dan tambahkan kursi putih—boleh kursi plastik sebagai alas duduk. Tambahkan juga lampu gantung di tengah ruangan untuk mempercantik ruang.

Hias dengan bantal

Hias dengan bantal

Jangan lupa pula menambahkan taplak meja cantik dan bunga segar di atas meja.

Jika ruangan sangat terbatas, gunakan sudut ruangan sebagai meja makan. Anda hanya memerlukan meja bulat kecil dan dua buah kursi. Alas duduk lainnya biarkan menyandar pada dinding.

Agar duduknya lebih nyaman, tambahkan bantal sofa. Jangan lupa pula menambahkan taplak meja cantik dan bunga segar di atas meja.

Hias dinding dengan piring

hias dinding dengan piring

Sementara meja makan hanya ditambah vas mungil dan kotak tisu.

Jika tak banyak space di meja Anda—karena mejanya kecil dan sudah cukup penuh untuk diisi dengan piring dan alat makan nantinya—hiaslah dinding di sebelah meja makan Anda.

Piring-piring antik atau piring mungil dapat Anda gantungkan di dinding. Sementara meja hanya ditambah vas mungil dan kotak tisu.

Meja kayu dan kertas menu

meja kayu dan kertas menu

Sedangkan meja kayu panjang Anda cukup ditambahkan dengan piring buah.

Menghias meja makan seperti ini juga sama serunya. Tambahkan kertas-kertas berisi pesanan makanan lalu selipkan di lampu gantung Anda. Sedangkan meja kayu panjang Anda cukup ditambahkan dengan piring buah.

Memadukan meja kayu dengan kursi putih selalu terlihat pas dan cantik.

Meja sekaligus bar

meja sekaligus bar

Jangan lupa menyiapkan kursi anak untuk memudahkan mereka makan di depan meja.

Jika merasa meja makan terlalu mainstream, Anda bisa memilih meja bar sebagai meja makan Anda. Meja bar ini juga sangat nyaman digunakan sebagai area sarapan.

Namun, jika Anda memiliki anak kecil, jangan lupa menyiapkan kursi anak untuk memudahkan mereka makan di depan meja.

Satukan dengan area baca

satukan dengan area baca

Bunga segar di atas meja juga dapat membuat suasana makan lebih santai dan hangat.

Space mungil di dapur dapat diubah menjadi ruang baca sekaligus ruang makan. Menambahkan bantal untuk alas duduk dan bunga segar di atas meja juga dapat membuat suasana makan lebih santai dan hangat.

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline
WhatsApp chat