desain eksterior

konsep rumah mid century

Sudah Tahukah Kamu Konsep MID CENTURY? Berikut adalah 7 Ciri-Cirinya

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

Sudah Tahukah Kamu Konsep MID CENTURY? Berikut adalah 7 Ciri-Cirinya

Mengenal Konsep Hunian Mid-Century Modern yang Populer di Dunia

Jasa Arsitek Jogja – Gaya rumah abad pertengahan sering disebut dengan konsep rumah mid-century. Selama ini rumah dengan konsep ini terkenal dengan areanya yang cukup luas. Namun belakangan konsep rumah ini hadir dengan kesain lebih simpel namun tidak lepas dari nilai estetiknya. Tidak sulit untuk mengenali gaya rumah satu ini. Kamu bisa pelajari 7 Ciri-Ciri Konsep Rumah Mid Century berikut ini.

Didominasi Warna Bernuansa Hangat

1 desain mid-century modern interior rumah

Salah satu ciri rumah mid-century modern adalah pemilihan warna-warna bernuansa hangat. Beberapa warna paling populer yang identik dengan gaya hunian mid-century ialah hijau olive, orange, kuning, dan mustard. Namun, Anda juga bisa menyempurnakannya dengan aksen warna tertentu seperti cokelat, hitam, abu-abu, dan biru kehijauan.

 Pada abad pertengahan di Eropa, warna-warna tersebut dapat memberikan kesan interior rumah yang hangat di musim dingin karena lebih efektif memantulkan cahaya matahari. Namun, saat ini banyak pula hunian tropis yang mengadopsi warna-warna khas mid-century dengan penyesuaian tertentu.

Menggunakan Jendela Berukuran Besar

2 jendela besar interior rumah bergaya mid-century

Interior rumah ala mid-century modern juga menggunakan jendela berukuran besar. Jendela besar pada rumah-rumah Eropa berfungsi memaksimalkan cahaya matahari, terutama di musim dingin. Sehingga interior rumah akan tetap terang dan hangat secara maksimal. Sementara itu, jendela berukuran besar pada rumah-rumah tropis memiliki fungsi yang agak berbeda, yaitu untuk memperlancar sirkulasi udara agar interior rumah terasa lebih sejuk dan tidak lembap.

Memakai Bukaan Ruangan dengan Pintu Geser

pintu geser

Tak hanya jendela-jendela besar, interior rumah bergaya mid-century modern juga terkesan luas dan terbuka dengan pintu geser. Penempatan pintu geser akan memperbesar ruang gerak di suatu ruangan karena letaknya menempel pada dinding. Pintu geser tersebut juga bisa membuat rumah terkesan lebih luas karena berfungsi sebagai partisi antar ruangan yang dapat dibuka tutup sesuai kebutuhan.

Mengutamakan Elemen Kayu pada Ruangan

7 Ciri-Ciri Konsep Rumah Mid Century

 

 

 

 

 

 

 

 

Elemen kayu juga menjadi ciri desain yang tak dapat dipisahkan dari mid-century modern. Penggunaan elemen kayu berupa furniture atau pajangan akan menyempurnakan kesan tegas pada ruangan. Dahulu, kesan mid-century didapatkan dari furniture kayu keras yang terkesan berat. Namun, kini Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan kayu olahan (misalnya plywood) supaya tampilan ruangan bergaya mid-century tetap terkesan modern.

Identik dengan Furniture Berwarna Cokelat

7 Ciri-Ciri Konsep Rumah Mid Century

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kayu bukanlah satu-satunya material furniture yang bisa memperkuat desain mid-century modern pada rumah. Anda juga dapat memilih varian material furniture berwarna cokelat lainnya, misalnya kulit, kulit sintetis, atau bahkan rotan sintetis. Perpaduan warna yang kontras antara furniture dan interior ruangan akan menghasilkan ciri khas mid-century yang serasi.

Baca Juga :

Tidak Melulu Didepan Rumah – Berikut Ide Teras Disamping Rumah Yang Cantik

BAKAL NYESEL Kalo Kamu Nggak Lihat Ide Dekorasi Ruang Tamu Minimalis Ini

Mengandalkan Pencahayaan sebagai Elemen Dekoratif

7 Ciri-Ciri Konsep Rumah Mid Century

Pencahayaan tidak cuma sekadar berfungsi menerangi ruangan. Desain rumah bergaya mid-century modern juga mengandalkan pencahayaan sebagai elemen dekoratif. Hal tersebut tampak pada penggunaan lampu bubble, lampu lantai, atau chandelier yang bentuknya istimewa. Lampu-lampu tersebut tak hanya menerangi, melainkan juga dapat menjadi daya tarik interior yang memberikan kesan unik.

Menjadikan Kombinasi Tekstur sebagai Ciri Khas

7 Ciri-Ciri Konsep Rumah Mid Century

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ciri lainnya adalah kombinasi tekstur yang beragam. Perpaduan berbahan linen yang agak kusut, tekstur wol yang berserat, atau tekstur kulit merupakan elemen yang memperkuat kesan mid-century. Namun, Anda harus memastikan bahwa kombinasi tekstur tersebut harus tetap terlihat serasi sehingga interior rumah tidak terkesan berantakan.

Baca Juga Artikel Lainnya :

6 Desain Balkon Terbuka Asyik Buat Ngopi

Desain Rumah Nuansa Bali Kelewat Eksotis

 

ide desain taman bekalang rumah

Ide Taman Belakang Rumah Minimalis Cocok Untuk Bersantai

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , ,

Ide Taman Belakang Rumah Minimalis Cocok Untuk Bersantai

16 Desain Taman Minimalis Belakang Rumah, Inspirasi Terbaik Mempercantik  Hunian | Rumah123.com

Jasa Arsitek Jogja – Taman rumah adalah bagian rumah yang bisa berguna untuk tempat santai dan berkumpul bersama kerluarga atau kerabat. Umumnya taman rumah terletak didepan rumah, namun saat ini sudah banyak hunian yang lengkap dengan taman yang ada dibagian belakang rumah. Ini tak kalah cantiknya loh Sobat. Jika kamu ingin melihat contoh desainnya. Sobat bisa lanjutkan untuk membaca artikel ini ya. Karena Sobat bisa menemukan Ide Taman Belakang Rumah Minimalis Cocok Untuk Bersantai.

Ciptakan ilusi dengan rumput sintetis 

Rumput Hijau Taman Belakang

Cukup hadirkan dekorasi rumput hijau sintetis agar dapat menciptakan ilusi optik area taman yang terlihat lebih luas. Voila! Lahan sisa di belakang rumah pun jadi terlihat cantik.

Baca Juga :

Inspirasi Desain Kamar Anak Perempuan Untuk Rumah Minimalis

6 Ide Desain Kamar Anak Laki-laki dengan Kesan Maskulin

Sulap menjadi taman bermain anak

Perosotan anak minimalis

Hunian mungil bukan menjadi alasan bagi si kecil untuk kekurangan space bermain. Kuncinya adalah dengan membentuk taman belakang minimalis yang colorful, dipadukan dengan perosotan dan ayunan portabel, sehingga dapat digunakan sebagai area berkumpul bersama keluarga, kerabat, hingga menjadi area bermain yang menyenangkan untuk anak-anak.

Tanaman hias gantung yang estetik

Inspirasi Bunga Gantung di Teras Rumah Kekinian - Parboaboa

Tanaman hias gantung juga dapat menjadi pilihan untuk menghemat penggunaan lahan di lantai. Selain membantu dalam menghemat wilayah lahan, tanaman gantung ini memberikan nilai tambah estetika dengan gabungan tali menjuntai dan pot berbahan semen.

Nuansa rustic dengan ayunan berbahan bambu

Taman dengan ayunan

Tidak hanya tanaman, kamu dapat menggunakan dekorasi ayunan berbahan bambu agar dapat memberikan kesan rustic namun tetap memiliki ukuran yang minimalis sehingga mempermudah penempatan di lahan yang sempit. Selain itu, ayunan ini dapat memberikan kenyamanan bagi siapa saja yang mendudukinya sembari bersantai menghirup udara segar di taman belakang rumah-mu!

Perpaduan alam dengan batu koral dan kolam ikan

Kolam ikan mini

Selain itu, kamu juga dapat mempercantik taman belakang-mu dengan menambahkan perpaduan alam dari elemen air dan batu koral. Kedua komposisi tersebut mampu memberikan kesan yang tidak monoton dan sejuk pada hunian. Selain dari segi tampilannya, kamu juga dapat merasakan rileks menikmati suara gemercik air yang terkesan menyatu dengan alam.

Baca Juga :

Bangun Homestay Menjawab Peluang Bisnis Kekinian – Ingin Coba ? Yuk Lihat Desainnya

Inspirasi Model Desain Bak Mandi Unik

Konsep maskulin dengan semen

Taman belakang konsep minimalis

Jika kamu tidak terlalu suka dengan konsep alam yang terkesan ramai, taman dengan konsep maskulin juga bisa menjadi pilihan. Kuncinya kamu cukup memberikan tambahan sejumlah instalasi lampu tanam dan tanaman hias seperti pot tanaman gantung untuk mempercantik setiap sudut taman agar tidak terkesan monoton.

Desain sederhana dengan unsur kayu

Taman tema kayu

Menghadirkan elemen kayu memberikan kesan yang sederhana, namun mampu menciptakan nuansa hangat dan nyaman tanpa perlu menggunakan dekorasi yang berlebihan. Caranya dengan menambahkan furnitur yang bergaya classic seperti meja dan kursi dengan bahan kayu yang kokoh. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan dekorasi cushion atau bantal dengan warna netral untuk menambah suasana teduh nan nyaman.

Tampil rustic dengan kursi lipat berbahan rotan

Memiliki lahan yang sempit kerap menjadi halangan untuk membeli sejumlah furniture yang kita inginkan. Namun, kamu juga bisa menggunakan alternatif kursi rotan lipat minimalis sebagai solusi untuk taman belakang yang kecil dan memanjang. Sehingga kamu dapat dengan leluasa duduk ataupun bersandar sambil menikmati taman belakang rumah-mu, maupun melipatnya kembali ketika sedang tidak dibutuhkan.

Tampak bersih dengan warna putih

Nuansa Putih dengan Tanaman

Kamu kurang suka tampilan yang colorful? Tenang, kamu dapat menggunakan aksen putih untuk menghidupkan suasana taman belakang-mu yang mungil. Warna putih juga identik dengan tampilan yang bersih dan mampu menghadirkan suasana asri apabila dipadukan dengan aransemen tanaman hijau yang rindang.

Nuansa tradisional dengan tanaman tinggi

Desain kayu taman minimalis

Memberikan sentuhan tanaman tinggi pada setiap sudut dinding menjadikan halaman belakang-mu terlihat lebih elegan dan menawan. Untuk penataannya sendiri, kamu bisa menggabungkan gaya minimalis modern dengan ornamen kayu dan tanaman rendah untuk menonjolkan perpaduan oriental klasik.

Rotan dan bambu dengan aksen natural

Rotan dan bambu

Siapa sangka perpaduan kursi rotan dan latar bambu menghasilkan aransemen yang memukau? Dengan gabungan furnitur meja besi bulat menciptakan perpaduan yang apik dan modern. Meskipun tampil sederhana, tapi taman minimalis ini bisa membuat siapapun betah untuk duduk disana!

Demikianlah contoh desain untuk rekomendasi taman belakang rumah yang bisa anda tiru ya Sobat. Yuk bisa konsultasi dengan kami untuk desain interior maupun eksterior rumah anda. Terimakasih.

Penyebab Kaca Jendela Pecah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : rumahku.com

PENYEBAB KACA JENDELA PECAH

Arsitek Indo Kontraktor – Pada artikel kali ini, masih membahas tentang kaca jendela. Memang sepertinya kita sudah panjang lebar membahas tentang kaca jendela. Namun pernahkah Anda mendapati kaca jendela Anda pecah? Apa penyebabnya?

Adapun manfaat-manfaat pemakaian kaca pada rumah di antaranya :

  1. Interior rumah lebih terang karena cahaya matahari bisa memasukinya
  2. Kondisi rumah tidak terlalu lembab sebab sinar matahari yang panas juga bisa masuk
  3. Desain rumah tampak lebih modern dan mewah berkat kilauan dari material kaca
  4. Sifatnya yang transparan membuat kaca mampu menyatukan interior dan eksterior
  5. Pemakaian kaca dapat menghemat anggaran biaya pembangunan rumah
  6. Membuat suasana rumah menjadi lebih ramah serta tidak kaku
  7. Rumah terlihat menarik dengan ornamen dari kaca yang memiliki penampilan unik

penyebab-kaca-pecah-tiba-tiba.jpg

Kaca dapat diaplikasikan dalam berbagai keperluan di rumah tinggal Anda. Penggunaan yang paling umum misalnya, kaca biasa dipakai untuk membuat jendela, pintu, dan atap. Furniture, aksesori, dan perabotan rumah tangga juga banyak yang memanfaatkan material ini sebagai bahan bakunya. Kalau Anda ingin bermain menggunakan kaca dengan membuat desain yang lebih unik dan berbeda, Anda bisa memakainya untuk membuat lemari, rak, atau bahkan tangga.

Ada yang menarik dari kaca. Apakah itu? Bahan ini bisa mengalami pemuaian atau penyusutan secara drastis sehingga menyebabkan ukurannya berubah. Pemuaian akan mengakibatkan ukuran kaca bertambah panjang dan lebar. Sedangkan penyusutan akan membuat ukuran kaca tersebut semakin kecil. Terkait dengan sifatnya ini, bukan tidak mungkin kaca di rumah Anda bisa tiba-tiba pecah dengan sendirinya. Jadi kejadian tersebut sama sekali bukan disebabkan oleh hantu ya.

Baca juga : Cara Membersihkan Kaca Jendela

Kaca Memuai dan Menabrak Kusen

Kasus kaca yang tiba-tiba pecah paling banyak terjadi pada jendela. Tanpa ada angin atau hujan, kaca ini bisa pecah dengan sendirinya. Apa sih penyebabnya? Ternyata kasus tersebut dapat terjadi akibat pemuaian. Kaca yang memuai maka ukurannya akan bertambah panjang. Namun karena tertahan oleh kusen yang mengelilinginya, kaca tidak bisa memanjang sehingga bentuknya melengkung. Jika lengkungannya terlalu besar dari batas yang dapat ditoleransi, maka kaca pun akan pecah sendiri.

Baca juga : Macam Kaca Jendela

Kaca Pecah karena Suhu Dingin Ekstrem

Percayakah Anda kalau suhu dingin yang terlampau ekstrem juga dapat memecahkan kaca? Kenyataannya memang demikian. Suhu dingin bisa menyebabkan kaca mengalami penyusutan sehingga ukurannya pun menjadi semakin pendek. Kasus ini dapat terjadi lantaran jarak antar material penyusun kaca tersebut yang bertambah rapat. Semakin rapat susunan partikel kaca, maka semakin pendek pula ukurannya. Partikel-partikel ini bisa saling berdesakan satu sama lain jika posisinya terlalu rapat. Akibatnya kaca pun tiba-tiba menjadi pecah.

Baca juga : Cara Memilih Kaca Jendela Rumah

Hembusan Angin yang Terlalu Kencang

Jangan pernah meremehkan hembusan angin yang menimpa rumah Anda. Jangankan untuk sekadar memecahkan kaca, hembusan angin tersebut bahkan sanggup menerbangkan atap hingga merubuhkan bangunan. Hembusan angin yang terlalu kencang akan mendesak kaca sehingga membuat bentuknya melengkung ke dalam rumah. Semakin kencang hembusan angin yang menimpanya, semakin melengkung bentuk kaca tersebut. Apabila hembusan angin ini terlalu kencang, lengkungan kaca pun akan semakin ke dalam. Hal ini mengakibatkan kaca tersebut menjadi pecah.

Baca juga : Manfaat Kaca Dalam Rumah

sumber artikel : http://arafuru.com/

Cara Membersihkan Kaca Jendela

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : jogja.tribunnews.com

CARA MEMBERSIHKAN KACA JENDELA

Arsitek Indo Kontraktor – Kaca jendela ini merupakan bagian yang seringkali terlupakan saat kita membersihkan rumah kita. Nah mulai sekarang, jangan lagi kita kelupaan dalam membersihkan kaca jendela yaa. Agar tidak kesusahan, Anda dapat menerapkan cara membersihkan kaca dengan cara berikut ini :

Baca juga : Macam Kaca Jendela

Jangan Bersihkan Kaca Saat Cuaca Cerah

Jangan Bersihkan Kaca Saat Cuaca Cerahshutterstock.com

Kebanyakan dari kita melakukan cara membersihkan kaca saat cuaca sedang cerah dengan anggapan bisa melihat kotoran-kotoran kaca. Justru, hal ini akan merepotkan kamu. Suhu panas yang tinggi bisa membuat sabun pembersih kaca cepat kering saat melakukan cara membersihkan kaca sehingga bagian yang sudah kamu semprot tapi belum dibersihkan akan cepat kering. Sabunmu bisa cepat habis dan akan meninggalkan noda tambahan.

Sebaiknya, kamu melakukan cara membersihkan kaca saat cuaca mendung. Sabun tidak cepat kering dan kamu bisa menikmati cara membersihkan kaca tanpa khawatir kaca kembali kotor.

Bersihkan Kaca Dari Atas ke Bawah

Bersihkan Kaca Dari Atas ke Bawahshutterstock.com

Bumi memiliki gravitasi yang membuat zat cair turun ke bawah. Maka dari itu, ada baiknya bila kamu melakukan cara membersihkan kaca dari atas ke bawah. Semprotkan sabun pembersih atau cuka ke kaca. Biarkan cairannya mengalir ke bawah sehingga membantumu melakukan cara membersihkan kaca pada area yang belum diselesaikan.

Selain itu, teknik cara membersihkan kaca atas ke bawah membuatmu nggak bekerja ekstra. Bayangkan bila kamu membersihkan kaca kotor dengan arah atas-bawah-bawah-atas. Kotoran yang sudah kamu usap ke bawah akan kembali ke atas sehingga kaca kembali kotor. Kamu pun capek membersihkan berulang-ulang.

Baca juga : Rahasia Atasi Kaca Berjamur

Gunakan Sarung Tangan Saat Membersihkan Kaca Dengan Koran

Gunakan Sarung Tangan Saat Membersihkan Kaca Dengan Korangoogle.com

Sudah nggak asing lagi bagi kita semua kalau kertas koran menjadi alat yang ampuh untuk mengembalikan kilauan kaca seperti semula. Namun untuk beberapa orang, mereka nggak suka melakukan cara membersihkan kaca dengan alat ini. Menurut mereka, kertas koran membuat tangan kotor. Maka dari itu, ada baiknya bila kamu menggunakan sarung tangan saat melakukan cara membersihkan kaca.

Kaos Lama Bisa Jadi Alat Membersihkan Kaca

Kaos Lama Bisa Jadi Alat Membersihkan Kacashutterstock.com

Jangan langsung buang atau jual kaos lama setelah kamu melakukan decluttering! Tak hanya koran, kaos yang sudah nggak terpakai bisa jadi alat dalam melakukan cara membersihkan kaca, lho. Kaos dirasa ideal karena ia tak memiliki residu serat dan cukup mampu menyerap kotoran yang menempel pada kaca jendela. Kamu juga nggak harus merogoh kocek lebih banyak untuk mendapatkan alat pembersih kaca.

Memakainya saat melakukan cara membersihkan kaca cukup mudah. Semprotkan sabun pembersih atau cuka ke kaca yang ingin dibersihkan. Kemudian, lap kaca dengan kaos tersebut dari atas ke bawah.

Baca juga : Manfaat Kaca Dalam Rumah

Wiper Bisa Jadi Pilihan Lain

Wiper Bisa Jadi Pilihan Lain shutterstock.com

Alat yang berbeda akan menghasilkan hasil akhir yang berbeda juga. Ada beberapa alat pembersih kaca yang mengharuskan kamu untuk membersihkan berulang-ulang hingga kamu capek sendiri. Nggak cuman itu, pemakaian alat yang salah saat melakukan cara membersihkan kaca bisa menambah goretan pada kaca. Nah, untuk mengatasi masalah ini, hadirlah wiper.

Wiper Bisa Jadi Pilihan Lain shutterstock.com

Bentuknya yang pipih memanjang ini memungkinkanmu untuk melakukan cara membersihkan kaca dengan lebih hemat waktu dan energi. Sekali usap dari atas ke bawah, kotoran langsung hilang seketika. Pula, wiper dengan gagang yang panjang cocok banget untuk cara membersihkan kaca jendela di bagian atas atau sekat kaca pada kamar mandi.

Untuk Sudut Kaca yang Sulit Dijangkau, Gunakan Cotton Bud

Untuk Sudut Kaca yang Sulit Dijangkau, Gunakan Cotton Bud

shutterstock.com

Kotoran-kotoran kaca yang dibersihkan dari atas ke bawah biasanya mengumpul di sudut-sudut kaca. Sudut-sudut ini kadang sulit dibersihkan dengan cara membersihkan kaca pada umumnya. Nah, apakah kamu tahu kalau permasalahan ini bisa diatasi dengan cotton bud? Ukurannya yang kecil dan bisa menyerap kotoran ini mampu menyusup ke sudut-sudut tersulit kaca.

Kamu tinggal menyemprotkan sabun ke sudut tersebut. Pakai ujung cotton bud dan bersihkan sudut kaca hingga bersih.

Baca juga : Kenali Kendala Menggunakan Kaca Dinding

Coba Gunakan Sabun Pembersih Buatan Sendiri

Untuk Sudut Kaca yang Sulit Dijangkau, Gunakan Cotton Bud

shutterstock.com

Nggak harus selalu memakai sabun pembersih kaca yang ada di pusat perbelanjaan, kamu juga bisa membuat sabun pembersih sendiri, lho. Campurkan satu cangkir alkohol isopropil, satu cangkir air, dan satu sendok makan cuka. Kombinasi alkohol isopropil dan cuka akan menghasilkan formula yang nggak kalah ampuh dengan sabun pembersih kaca biasa. Pakai sabun pembersih buatan ini saat kamu sedang menerapkan cara membersihkan kaca rumahmu.

Tips cara membersihkan kaca di atas bisa kamu lakukan setelah kamu selesai membaca artikel ini. Saran Kania, lakukan cara membersihkan kaca paling tidak seminggu sekali agar kacamu terus memiliki penampulan yang prima. Jika kamu ingin mencari tips lain untuk bersih-bersih rumah, kamu bisa cek ke dekoruma.com. Selamat membersihkan kaca!

sumber artikel : dekoruma.com

Macam Kaca Jendela

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : mitrarenov.com

MACAM KACA JENDELA

Arsitek Indo Kontraktor – Dari beberapa ulasan kami yang membahas cara memilih kaca jendela. Kita juga harus memperhatikan dari segi jenis dan macam kaca jendela. Kaca jendela ini terdiri dari beberapa jenis sesuai kebutuhan anda

Baca juga : Cara Memilih Kaca Jendela Rumah

1. Kaca Bening

tips memilih kaca

Kaca bening merupakan kaca yang polos, tidak berwarna, rata, dan tanpa distorsi. Oleh karena itu kaca ini dapat membentuk bayangan sempurna lebih dari 90% dari wujud aslinya. Kaca jenis ini tidak cocok pada bagian eksterior rumah karena tidak mampu menahan panas sinar matahari. Ketebalan kaca bening terdiri atas 5 mm, 6 mm, dan 8 mm. Ketebalan ini disesuaikan dengan ukuran kaca, semakin besar kaca sebaiknya semakin tebal ukurannya.

2. Kaca Berwarna (Tinted Glass)

tips memilih kaca eksterior

Kaca ini juga disebut dengan kaca rayban. Kemampuannya dalam menahan panas sinar matahari mencapai 55% sehingga cocok bila diletakkan pada eksterior rumah. Kaca ini mampu menjaga kenyamanan pada dalam ruangan sebagai ganti pendingin. Untuk menambah kegelapan pada kaca ini cukup dilapisi berkali-kali.

Baca juga : Rahasia Atasi Kaca Berjamur

3. Kaca Es

tips memilih kaca dan jenis-jenis kaca

Kaca es adalah jenis kaca yang bertekstur. Tekstur ini dihasilkan saat adonan kaca mulai dicetak dengan roll yang memiliki pola. Kaca jenis ini memiliki efek dekoratif dan mengaburkan bayangan. Selain itu, tekstur kaca es juga mampu mengurangi sinar matahari yang diterima sehingga ruangan tidak silau.

4. Kaca Cermin

tips memilih kaca jendela dan jenisnya

Kaca ini memiliki sifat seperti cermin. Ia dapat mengurangi sifat tembus pandang dari salah satu sisi. Sehingga pada bagian luar tidak bisa melihat bagian dalam, dan dari dalam dapat melihat bagian luar rumah. Kaca cermin dibuat dengan tambahan lapisan oksida logam, melalui proses pyrolisis.

5. Kaca Tampered

jenis kaca

Kaca ini memiliki keunggulan kekuatan yang sangat tinggi 3-5 kali lipat dibandingkan kaca biasa. Kaca ini dapat menahan beban angin, berat, dan tekanan yang lebih tinggi. Bahkan jika kaca ini pecah, pecahan itu aman karena berbentuk bulat dan tumpul. Kaca ini sangat cocok sebagai pengganti dinding.

Baca juga : Kenali Kendala Menggunakan Kaca Dinding

sumber artikel : https://iqbalazhari.com/

Cara Memilih Karpet Terbaik Sesuai Bahan

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

sumber : grandome.com

CARA MEMILIH KARPET SESUAI BAHAN

Arsitek Indo Kontraktor – Karpet ini juga sangat perlu diperhatikan dalam pemilihan awal, atau saat kita membelinya. Hal yang harus kita perhatikan adalah cara memilih karpet. Dengan salah satu caranya adalah dengan disesuaikan dengan bahan. Seperti apa karpet yang bagus sesuai dengan bahan?

Baca juga : Tips Memilih Karpet Lantai Rumah

Cara Memilih Karpet Terbaik Sesuai Bahan

Setelah kita tahu jenis-jenisnya, tentu kita juga harus:

Bisa menyesuaikan tekstur karpet dengan setiap ruangan.

Jangan mengaplikasikan asal-asalan!

Adanya karpet dalam sebuah ruangan pun menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan.

Berikut beberapa tips yang harus kamu perhatikan:

-Bahan Karpet untuk Kamar Tidur

Kamu pasti setuju:

Adanya karpet di kamar tidur dapat membuat tampilan kamar menjadi lebih hangat dan nyaman.

Nah, untuk kamar sebaiknya pilih karpet yang memiliki tekstur berbulu panjang yang lembut.

Bayangkan saja, suasana kamar tidur kamu tentu akan sangat nyaman, bukan?

Baca juga : Fungsi Karpet Lantai Rumah

-Bahan Karpet untuk Ruang Tamu

Berbeda dengan bahan karpet untuk kamar tidur…

Bahan karpet yang berbulu pendek akan sangat cocok untuk ruang tamu.

Kenapa?

Biasanya ruang tamu didatangi oleh banyak orang. Bukan hanya anggota keluarga, namun juga orang lain.

Tentu kita tidak bisa mengontrol kebersihan karpet yang diinjak oleh orang lain.

Bahan karpet yang berbulu pendek tentunya akan jauh lebih mudah untuk dirawat.

Jika ada noda makanan dan minuman pun akan dapat dengan mudah dibersihkan.

-Bahan Karpet untuk Ruang Keluarga

Bagaimana dengan ruang keluarga?

Ruangan ini merupakan area penting yang digunakan oleh semua keluarga untuk menghabiskan waktu dengan orang tercinta.

Tentu kenyamanan menjadi faktor yang sangat penting bukan?

Melihat hal tersebut, maka akan sangat tepat jika kamu menggunakan karpet berbulu panjang.

Bukan hanya nyaman…

Karpet berbulu panjang juga akan memberikan kesan yang lebih hangat.

Khusus untuk pemilihan model dan warnanya, bisa kamu sesuaikan dengan tema ruangan yang diusung.

Baca juga : Macam Macam Karpet Lantai

 

sumber artikel : 99.co

WhatsApp chat