cara mengecat rumah

Pengecatan Rumah Manual

Categories: Tag: , , , , ,

sumber : liputan6.com

PENGECATAN RUMAH MANUAL

Arsitek Indo Kontraktor – Dalam mengecat rumah, perlu kita perhatikan beberapa teknik. Apalagi, Anda akan mengecat rumah Anda sendiri secara manual. Nah agar tidak terjadi beberapa kendala yang tidak kita inginkan. Perlu Anda ketahui beberapa tips pengecatan rumah Anda berikut ini :

1. Rencanakan Dulu

pexels

Pastikan kamu punya perencanaan yang matang! Perhatikan secara teliti, bagian mana yang bakal diberi sentuhan warna ombre. Selain itu tentukan warna apa yang paling cocok dengan desain rumah.

Baca juga : Kenali Cat Waterproof

2. Jangan Pilih Warna yang Kontras

Olympic Residence

Karena konsep warna ini adalah menerapkan satu jenis warna yang bergradasi atau memudar dari warna gelap ke warna terang saja, maka pilihlah warna yang senada. Jangan sampai pilih warna yang kontras, misalnya warna biru yang memudar ke warna merah. Ini sama sekali bukan ombre.

3. Pastikan Memudar dari Bawah ke Atas atau Sebaliknya

Pixabay

Jangan sampai kamu membuatnya memudar di tengah! Jika membuat warnanya memudar di tengah, ini akan memberikan kesan bahwa ruangan terlihat seperti menyusut atau mengecil. Sebenarnya teknik ombre yang memudar bertahap ini bermaksud untuk menciptakan gradasi warna yang terkesan lembut.

Baca juga : Kenali Jenis Cat Rumah

4. Batasi dengan Kertas Selotip

Pexels

Biar hasilnya maksimal, sebelum mulai mengecat batasi area pengecatan masing-masing warna dengan kertas selotip.

5. Pakai 1 Motif

Olympic Residence

Kamu bisa mengaplikasikannya dengan memilih berbagai motif, misalnya bentuk geometri yang sedang jadi tren, mural, tetesan cat warna-warni yang unik, atau motif chevron yang terlihat lebih trendi. Tapi pastikan hanya 1 motif ya, agar tema lebih tegas dan enggak “absurd”.

Baca juga : Kelebihan Mengecat Tembok

Kenali Jenis Cat Rumah

Categories: Tag: , , , ,

sumber : lifull-jasa.id

KENALI JENIS CAT RUMAH

Arsitek Indo Kontraktor – Pada artikel sebelumnya sudah kita bahas mengenai manfaat atau tujuan dari mengecat rumah. Dalam membahas cat rumah ini juga, perlu kita ketahui tentang apa saja sih jenis dari cat rumah? Maka dari itu, yuk kita simak beberapa jenis cat rumah berikut ini :

Baca juga : Perpaduan Cat Rumah

Jenis Cat

Ada banyak sekali jenis – jenis dan fungsi cat untuk konstruksi bangunan. Jika boleh dikatergorikan,setidanya ada 11 kategori yang sering digunakan yaitu:

1. Cat Alkyd Synthetic

Jenis cat ini memiliki karakter yang cukup kuat, yaitu identik dengan glossy-nya dan biasa dipakai untuk mewarnai bagian interior dan eksterior ruangan. Salah satu keunggulan cat alkyd synthetic jika dibandingkan dengan cat lain adalah tahan cuaca dan juga jamur. Biasanya, selain digunakan untuk interior dan eksterior ruangan, cat ini juga kerap digunakan untuk mewarnai permukaan besi dan kayu.

2. Cat Emulsi Styrene Acrylic

Jenis cat yang kedua yang cukup diminati adalah cat emulsi styrene acrlylic. Cat ini dipakai untuk permukaan beton, batako, asbes, triplek, dan juga plesteran.

3. Wall Sealer

Wall sealer adalah cat dasar yang digunakan untuk menutup pori-pori permukaan dinding plesteran secara keseluruhan. Proses pengecatan dengan wall sealer dilakukan sebelum pemasangan plesteran dengan tujuan agar permukaannya lebih halus dan cat yang digunakan pun akan lebih melekat dengan dinding plesteran itu.

4. Zinc Chromate Primer

Zinc cromata adalah bahan dasar untuk membuat cat khusus logam. Tujuan dari dibuatnya cat logam ini adalah untuk menghindari korosi pada logam, besi, dan yang sejenisnya.

5. Cat Duco

Diantara sekian banyak jenis cat, cat duco adalah yang paling familiar. Dalam bahasa sehari-hari cat duco disebut juga dengan cat dempul yang dipakai untuk penutup logam dan permukaan kayu agar hasilnya lebih rapat. Dengan cat duco, hasil pengerjaan pun akan lebih halus.

6. Cat Melamic

Jenis cat ini terbuat dari bahan dasar alkyd dan resin amino. Cat ini biasa dipakai untuk melapisi kayu dengan hasil akhir yang rata, halus, dan tahan terhadap goresan. Cat Melamic memiliki daya kilap yang tinggi sehingga tampilan kayu pun akan semakin manis. Cat Melamic cocok jika digunakan untuk mewarnai eksterior kayu.

7. Cat Stoving

Finishing logam biasa menggunakan cat stoving. Untuk pengaplikasiannya, cat ini dipakai dengan menggunakan sistem peng-oven-an. Cat ini dipakai untuk bahan logam, tabung, elektronik, dan sebagainya.

8. Cat Thermoplastic

Anda sering melihat marka yang ada di jalan raya? Cat yang digunakan untuk menandai marka jalan adalah cat thermoplastic. Jenis cat ini tahan panas dan tidak mudah mengelupas.

9. Cat Epoxy

Cat Epoxy adalah jenis cat yang digunakan untuk menutup permukaan dinding. Cat ini mempunyai daya ikat yang kuat yang menjadi alasan kenapa cat ini digunakan untuk menutup permukaan dinding sebelum dilakukan tindakan selanjutnya. Tidak hanya dalam bentuk cat, Epoxy juga tersedia dalam bentuk epoxy injection, lem epoxy, dan juga dempul epoxy. Cat ini seringkali dipakai untuk melapisi beton dan logam.

10. Cat Polyurethane

Cat polyurethane memberikan efek glossy atau mengkilap yang tinggi. Dengan cat ini, permukaan akan tampak mengkilap, tahan gores, dan lebih halus.

11. Cat Remover

Seperti namanya, cat ini dipakai untuk meniadakan atau mengelupaskan cat lama untuk kemudian digantikan dengan cat yang baru. Dengan cat remover, kita tidak perlu melakukan treatment yang melelahkan pada dinding yang ingin diganti warnanya. Cat ini adalah emulsi dari bahan kimia yang efektif untuk merontokkan cat dinding sebelumnya.

Dalam setiap proses konstruksi, kita tidak akan lepas dari elemen penting yang bernama cat. Proses pewarnaan akan semakin sempurna jika dilakukan oleh tenaga yang handal dibidangnya. PT Nikifour jasa pengecatan Karawang KIIC Suryacipta Jababeka akan membantu Anda untuk mendapatkan nuansa ruangan seperti yang Anda impi-impikan.

Cukup dengan menyampaikan apa yang Anda inginkan dari ruangan tersebut kepada pihak penyedia jasa yang akan menyulap rumah atau konstruksi bangunan menjadi luar biasa menakjubkan.

Demikianlah penjelasan beberapa jenis dan fungsi cat untuk konstruksi bangunan.

Baca juga :

Cara Mengecat Rumah Minimalis
Campuran Cat Tingkat Lanjutan
Cat Rumah Nuansa Menyenangkan

Cara Mengecat Rumah Minimalis

Categories: Tag: , ,

sumber : diminimalis.com

Arsitek Indo Kontraktor – Mengecat rumah merupakan kegiatan yang gampang-gampang susah. Dikarenakan jika teknik yang digunakan salah, maka hasil pengecatan akan tidak bagus. Untuk itu, perlu Anda perhatikan teknik pengecatan berikut ini agar hasil cat rumah Anda bagus. Langsung saja simak ulasan berikut ini :

1. Persiapkan Permukaan

Permukaan yang akan dicat harus kering dan bersih, bebas dari debu, kotoran dan minyak. Lubang kecil atau retakan halus sebaiknya diperbaiki dahulu sebelum dicat.

Lindungi bagian yang tak ingin dicat dengan lakban, kertas atau pita perekat. Pembatas antara dinding dan lantai, jendela dan bingkai, jendela biasanya harus ditutupi agar tidak terkena noda cat. Setelah selesai, segera cabut pita perekat sebelum cat dinding mengering agar cat tidak ikut tercabut.

Untuk persiapan permukaan ada dua hal yang perlu diperhatikan dari langkah pertama ini.

a. Permukaan baru:
Untuk hasil sempurna, biarkan tembok baru benar – benar kering.

b. Permukaan lama:
Apabila daya lekat dan kondisi cat lama masih baik, permukaan dinding bisa langsung dicat. Untuk hasil yang terbaik, kerok cat yang terkelupas sampai bersih dan amplas permukaan hingga rata.
Sebelum mulai dengan cat tembok, gunakan cat dasar yang mengandung akrylic emulsion bahan cat yang memiliki daya tahan terhadap garam alkali dan effloresence.

2. Cara Penggunaan

Aduk terlebih dahulu sebelum digunakan. Pada bagian pengenceran 20% untuk lapisan pertama dan 10% untuk lapisan berikutnya. Gunakan air bersih untuk pengenceran.

Pakailah alat pelindung mata pada saat pengamplasan dan pengecatan. Pastikan ada ventilasi yang cukup selama pengecatan dan pengeringan. Apabila tidak cukup ventilasi, pakailah alat pelindung respirator yang sesuai. Bila terkena kulit, bersihkan segera dengan air dan sabun.

3. Gunakan Kuas Kecil Pada Bagian yang Sempit

Alat pengecat berupa roller tidak bisa diaplikasikan di semua bagian dinding, hanya pada area yang luas saja. Sementara untuk area yang sulit seperti sudut ruangan, gunakan kuas kecil selebar dua inci.

Selanjutnya untuk trik mengecat dengan rata adalah dengan membuat gerakan zig-zag dari atas ke bawah berulang kali sampai dinding tertutup rata.

Jika Anda menggunakan Avitex cat tembok lakukan pengaplikasiannya 2-3 lapis. Mengapa Avitex cat tembok? Karena Avitex adalah cat tembok interior dengan kualitas mutu terjamin. Avitex cat tembok tanpa merkuri dan tanpa timbal sehingga aman untuk anggota keluarga yang beraktivitas di dalam rumah.

Avitex cat tembok memiliki resin terbaik sehingga tidak mudah mengelupas. Menggunakan pigmen warna pilihan sehingga menghasilkan warna cerah. Yang terpenting anti jamur, anti lumut dan tidak mudah pudar.

Hasil Avitex cat tembok untuk waktu kering bisa disentuh  adalah 30 menit, ini tergantung pada sirkulasi, suhu dan kelembapan udara. Untuk kering sempurna membutuhkan waktu 8-12 jam.

4. Pembersihan Peralatan

Segera cuci peralatan dengan air bersih, supaya lebih awet dan bisa digunakan untuk kesempatan berikutnya.

5. Cara Simpan dan Penanganannya

Kemasan cat harus selalu tertutup rapat dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Bila cat tumpah, taburkan pasir atau tanah pada daerah yang tertumpah. Jangan membuang sisa cat ke dalam selokan atau anak sungai. Buanglah ke tempat – tempat yang diijinkan menurut peraturan yang ada. Kemasan hanya dipergunakan untuk menyimpan cat.

Selamat mencoba!

Tembok Rumah Mengelupas

Tembok Rumah Mengelupas

Categories: Tag: ,

Tembok Rumah MengelupasTEMBOK RUMAH MENGELUPAS

Tembok Mengelupas – Membuat tampilan berbagai jenis rumah tinggal menjadi lebih menarik dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah dengan mengecat tembok rumah hingga dengan mengisi dengan interior rumah. Namun, yang paling umum adalah permainan dengan menggunakan cat tembok. Sejatinya cat tembok ditujukan untuk melindungi rumah dari kondisi perubahan cuaca yang tak menentu. Karena adanya faktor yang tidak menentu, akan membuat cat menjadi rusak. Berikut ini cara untuk memperbaiki cat tembok yang mengelupas.

  1. Kelupaskan cat lama

Hal pertama yang Anda lakukan adalah mengepulaskan bagian cat yang telah terkelupas sebelumnya. Lakukan secara menyeluruh hingga material penutup dinding terlihat dan sudah tidak dilapisi dengan cat lagi. Setelah itu, dinding kemudian dibersihkan. Proses ini harus dilakukan, sebab apabila tidak dilakukan pengelupasan maka cat baru yang akan menimpa cat lama ini tidak akan bertahan untuk waktu yang cukup lama.

Meskipun Anda menggunakan jenis cat dinding baru sekalipun, cat tersebut akan mengelupas secara perlahan. Maka dari itu, pengelupasan harus dilakukan dengan seksama menggunakan scrape.

  1. Mengampelas sisa cat

Apabila cat sudah selesai dikelupas, dinding kemudian dibersihkan dengan menggunakan amplas. Hal ini dilakukan agar cat yang lama tidak mengganggu pengaplikasian cat baru setelahnya. Untuk itu jenis amplas yang digunakan harus disesuaikan dengan ketebalan cat lama. Jangan sampai terlalu tebal karena dapat merusak bagian tembok. Dan jangan juga terlampau tipis.

  1. Membersihkan tembok menggunakan air

Dinding yang telah selesai di amplas kemudian dibersihkan dengan menggunakan air. Hal ini ditujukan agar cat lebih lama larut sehingga mudah dibersihkan. Apabila telah selesai, maka dinding harus didiamkan selama beberapa hari hingga kondisi tembok benar-benar telah kering. Proses pengecatan pun sebaiknya dilakukan pada kondisi kering. Hal ini dikarenakan tingkat kelembaban tembok memiliki pengaruh terhadap kualitas pengecatan nantinya.  

  1. Menggunakan paint remover untuk mengelupas cat lama

Proses pengelupasan cat akan jauh lebih mudah dilakukan bila Anda menggunakan paint remover. Paint remover sendiri merupakan sebuah zat kimia khusus yang digunakan untuk merontokan cat yang lama. Cara pemakaiannya pun sangat mudah, namun Anda perlu menggunakan sarung tangan karet untuk mengamankan tangan.

  1. Memperbaiki kerusakan tembok

Sebelum melakukan pengecatan ulang, terlebih dahulu Anda memperbaiki kerusakan yang terjadi pada bagian dinding. Kerusakan ini dapat berupa adanya retak rambut, meratakan bagian permukaan hingga memberikan dempul. Sehingga kondisi dinding akan benar-benar siap ketika hendak di cat ulang.

  1. Mengaplikasikan cat dasar

Setelah kondisi dinding sudah siap, maka Anda dapat langsung melakukan proses pengecatan. Langkah pertama adalah dengan melakukan cat dasar. Cat dasar ini biasanya menggunakan warna dasar putih. Tunggulah sampai cat benar-benar kering sebelum Anda melakukan tahapan selanjutnya.

  1. Pengecatan ulang

Setelah melakukan pengecatan dengan cermat, Anda dapat melakukan proses pengecatan ulang mulai dari bagian-bagian yang sulit terlebih dahulu. Biasanya adalah bagian yang dekat dengan list, Anda dapat menggunakan alat bantu kuas. Proses pengecatan juga dapat dimulai dari bagian atas, lalu menyusul ke bagian bawah dengan menggunakan roll. Untuk mengecat area eksterior rumah biasanya menggunakan warna cat rumah elegan atau warna cat rumah yang indah dan sejuk khusus. Hal ini ditujukan agar cat mampu bertahan pada kondisi perubahan cuaca yang tidak menentu.

  1. Membersihkan nodat cat

Saat mengecat bagian dinding rumah, biasanya noda akan jatuh ke lantai. Untuk itu Anda perlu menyiapkan alat kebersihan rumah berupa lap pel basa. Dengan membersihkan noda cat yang masih dalam keadaan basah, akan lebih mempermudah dibandingkan dengan membersihkan ketika kondisi cat sudah kering.

  1. Agar cat tidak mudah mengelupas

Cara memperbaiki cat tembok yang mengelupas sebenarnya cukup mudah dan tidak terlalu sulit. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan dinding mengelupas, diantaranya adalah berikut ini:

  • Melakukan pengecatan tembok pada kondisi yang masih basah sehingga tingkat kelembabannya masih tinggi.
  • Jenis cat yang digunakan tidak memiliki kualitas yang baik.
  • Kualitas bahan-bahan dalam membangun rumah sendiri kurang baik. Contohnya adalah pada campuran pasir dengan semen yang tidak menyesuaikan dengan kualitas tertentu. Sehingga apabila hujan turun, air akan mudah meresap pada seluruh pori-pori tembok.
  • Faktor lain juga dapat disebabkan oleh kualitas plamir yang jelek.
  • Kondisi dinding yang masih kotor serta berdebu ketika di cat, sehingga daya rekatnya menjadi kurang.
  • Malah mengelupas cat lama, sehingga dapat memicu terjadinya pengelupasan cat setelah dilapisi dengan cat yang baru. Faktor inilah yang paling banyak terjadi pada umumnya.
WhatsApp chat