atap baja ringan

Kenali Atap Baja Berkualitas

Kenali Atap Baja Berkualitas

Categories: Tag: ,

Kenali Atap Baja BerkualitasKENALI ATAP BAJA BERKUALITAS

Arsitek Indo Kontraktor – Konvensional dan rangka atap kayu yang telah lebih dulu ada. Seringkali konsumen bingung dalam memilih, malangnya ketika mereka bertanya pada penjual material ataupun aplikator yang sekedar berorientasi pada penjualan tanpa memperdulikan kualitas. Nah oleh sebab itulah kami ulas  8 Tips Memilih Baja Ringan. Namun sebelumnya mari kita dasarkan kebutuhan rangka atap berkualitas pada pertanyaan pokok berikut:

  • Jenis atau merek baja ringan apakah (merek misal) yang telah memenuhi standar SNI?
  • Bagaimana seharusnya cara pemasangan yang benar?

Patut kita ketahui, bahwa sampai saat ini di Indonesia belum ada peraturan untuk struktur bangunan dengan baja ringan. Melalui posting ini, atapbajaringanonline.com coba menyuguhkan 8 tips dan informasi mengenai rangka atap baja ringan, yang semoga bermanfaat bagi Anda yang saat ini tengah mempertimbangkan penggunaan material baja ringan pada bagian renovasi/konstruksi rangka atap bangunan Anda.

Hal-hal apa saja yang perlu kita jadikan bahan pertimbangan utama dalam menentukan pilihan truss baja ringan untuk rangka atap ini?

1. Mutu Baja

Sesuai dengan sebutannya ‘baja ringan’, material ini diproduksi dengan ketebalan profil sangat tipis, jika dibanding dengan material profil baja konvensional (ketebalan baja ringan yang beredar di Indonesia berkisar 0,4 – 1 mm), bahan baja yang umum dipakai adalah baja berkekuatan tarik tinggi atau biasa disebut High Tension Steel, umumnya (standar) G550, artinya Yield Strength maupun Tension Strength dari baja tersebut minimal adalah 550 Mpa.

Ini merupakan hal yang bersifat teknis dan kami yakin bahwa konsumen akan kesulit untuk mengetahui mutu dari bahan yang ada apakah benar-benar memiliki ukuran standar baja minimum G550. Dalam hal demikian, sebagai konsumen yang cerdas kita dapat meminta jaminan tertulis bahwa bahan baku yang akan kita pakai adalah G550.

2. Lapisan Anti Karat

Lapisan Z (Zinc) yang sering disebut Galvanis dan AZ (Aluminium dan Zinc) adalah jenis-jenis lapisan anti karat yang paling umum dipakai di Indonesia.

Masing-masing lapisan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki Aluminium Zinc (AZ) adalah lebih tahan korosi air garam, sedangkan kelemahannya adalah tidak tahan terhadap adukan semen atau mortar (korosif). Di lain pihak, lapisan Zinc (Galvanis) tidak terkorosi oleh adukan semen namun kurang tahan terhadap air garam.

Lapisan Zinc banyak digunakan untuk rangka atap dengan penutup atap genteng keramik atau genteng beton, karena bagian nok/bubung biasanya diisi oleh adukan semen (kerpusan).

3. Ketebalan Lapisan Anti Karat

Seringkali konsumen menganggap bahwa bahan Aluminium Zinc lebih baik daripada Zinc (Galvanis), padahal yang menentukan adalah ketebalan lapisan yang dipakai, bukan jenis pelapisnya. Ketebalan lapisan anti karat ini akan berpengaruh terhadap usia ekonomis material.

Untuk mencapai taraf ketahanan yang relatif setara, ketebalan lapisan Zinc yang dipakai harus lebih tebal daripada Aluminium zinc.

Standar umum untuk bahan struktural (menanggung beban), ketebalan lapisan Aluminium Zinc tidak boleh kurang dari 150 gram/m2, sedangkan untuk lapisan Zinc (Galvanis) tidak kurang dari 180 gram/m2.

AZ 150 gr/m2 ~ Z 180 gr/m2

(AZ 150 gr/m2 SETARA DENGAN  Z 180 gr/m2)

Sama halnya dengan ukuran mutu bahan baja yang melibatkan ukuran gaya tarik, sangat sulit juga bagi konsumen untuk bisa memastikan ketebalan dari lapisan anti karat secara visual. Pengecekannya harus dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium. Jadi yang paling mudah adalah meminta jaminan secara tertulis tentang berapa ketebalan lapisan baja ringan yang akan dipakai. Perlu diingat bahwa ketebalan lapisan anti karat yang dipakai sangat berpangaruh terhadap usia pakai baja ringan.

4. Software Khusus untuk  Desain Struktur Baja Ringan

Karena perilaku strukturnya yang berbeda, struktur rangka atap baja ringan tidak bisa dihitung menggunakan software analisa struktur untuk konstruksi baja konvensional yang banyak digunakan pada konstruksi baja berat. Banyak sekali variabel yang bisa mempengaruhi hasil desain perhitungan struktur konstruksi baja ringan ini. Sebagai konsumen yang awam, sulit untuk bisa memahami perhitungan desain struktur, tetapi kita dapat memilih produk yang memiliki dukungan perangkat lunak komputer khusus konstruksi baja ringan bereputasi internasional.

5. Sistem Pengaku (Bracing)

Rangka atap baja ringan dibuat dari baja tipis, biasanya ketebalan minimum untuk struktur kuda-kuda (seperti yang kami terapkan) adalah tidak kurang dari 0,75 mm. Akibat bahan yang begitu tipis, meskipun telah dibuat menjadi bentuk profil yang kokoh, kekuatannya tinggi tetapi kekakuannya lemah (dibanding balok kayu misalnya). Dengan kekakuan yang lemah, struktur rangka atap baja ringan harus dilengkapi dengan batang pengaku / bracing yang cukup. Banyak kasus rangka atap baja ringan yang roboh akibat kurangnya batang pengaku / bracing ini.

Batang pengaku / bracing terdiri dari:

  • Diagonal web Bracing, ikatan angin, untuk meneruskan gaya dari lateral tie
  • Top Chord Bracing, pengaku batang atas, biasanya berupa reng
  • Bottom Chord Bracing, pengaku pada batang bawah
  • Lateral Tie, Pengaku batang (Web) tekan

6. Self Drilling Screw

Salah satu bagian terpenting dari struktur rangka atap baja ringan adalah alat sambung, yang biasanya berupa Self Drilling Screw (SDS), atau sekrup dengan ujung penembus baja tanpa mur. Untuk baja tipis, SDS yang dipakai harus jenis khusus dengan alur yang kasar, dan adanya ruang dibawah kepala baut. Alur yang kasar akan membuat baja tipis tersusun diantara alur, bukan dirusak oleh alur, sehingga SDS mampu memikul beban yang besar di sambungan.

SDS yang mudah didapat di pasaran umumnya mempunyai alur yang rapat / halus, dimana SDS ini khusus dipakai untuk sambungan baja tebal, bukan untuk baja ringan, misalnya untuk memasang penutup atap metal (metal sheet) dengan kanal C baja tebal (ketebalan di atas 2 mm)

Selain itu pemasangan SDS harus memakai alat khusus berupa screw driver yang dilengkapi dengan kontrol torsi. Tanpa adanya alat kontrol torsi, SDS beresiko kehilangan fungsinya karena aus (overtighten), di mana keadaan ini amat berbahaya bagi struktur. Celakanya karena jumlah SDS yang dipakai dalam suatu sistem rangka atap baja ringan relatif banyak jumlahnya, sangat sulit (bisa dikatakan hampir tidak mungkin) mengeceknya satu demi satu.

7. Prefabrikasi

Praktik yang banyak dilakukan di Indonesia, proses perakitan kuda-kuda untuk rangka atap banyak dilakukan di proyek. Padahal perakitan kuda-kuda memerlukan keahlian dan kontrol kualitas yang baik.

Perakitan yang dilakukan di proyek mempunyai resiko kuda-kuda yang dibuat tidak rapi, tidak seragam, atau tidak sesuai dengan gambar desain. Kontrol pemasangan alat sambung Self Drilling Screw juga merupakan hal yang sangat penting.

Solusi untuk menghindari semua resiko tersebut adalah dengan memilih kuda-kuda yang dirakit di pabrik (prefabrikasi) dengan menggunakan MESIN JIG, di mana perakitan dengan menggunakan mesin di pabrik mempunyai kelebihan: mutu kuda-kuda terjamin rapi dan akurat, pekerjaan lebih nyaman, tidak tertanggu cuaca, dan kontrol pemasangan alat sambung Self Drilling Screw terjamin.

8. Garansi

Garansi tidak hanya meliputi bahan saja, melainkan termasuk didalamnya berupa garansi struktur, garansi bahan, garansi design dan instalasi.

Sumber : http://atapbajaringanonline.com/8-tips-memilih-baja-ringan-berkualitas/

Fungsi Atap Rumah

Fungsi Atap Rumah

Categories: Tag: , , , ,

Fungsi Atap RumahFUNGSI ATAP RUMAH

Atap Rumah – Fungsi dari atap adalah sebagaimana fungsi dari helm yang bisa melindungi kepala kita. Nah atap rumah ini juga akan sebagai pelindung kita sebagai penghuni rumah. Melindungi dari apa? Dari panas, hujan, dan lain sebagainya. Nah berikut ini adalah beberapa fungsi genteng atau atap yang lainnya.

Manfaat Atap Rumah

Neraca. Selain itu, atap juga menjalankan fungsi melindungi ruang yang ada di bawahnya. Fungsinya antara lain menahan radiasi panas berlebih, mengurangi dampak tampias hujan, dan menghambat pergerakan angin yang biasanya membawa debu.

Dasar pertimbangan bentuk adalah seberapa luas ruang yang akan dinaungi. Kriteria luasan diukur dari batas ruang terluar, semisal teras, hingga batas dinding yang akan menyangga balok pengaku dudukan rangka atap. Untuk beberapa kasus, bentuk atap diteruskan hingga keluar dari teras. Ini agar teras tidak terkena sorot matahari langsung dan tampias hujan.

Pilihan bentuk biasanya mempertimbangkan konsep rumah yang akan dicitrakan di depan publik. Keputusan desain mewakili selera pemilik rumah. Berbagai modifikasi bentuk boleh saja dilakukan, asalkan tetap memenuhi fungsi.

Konstruksi atap yang cermat memudahkan pemilik rumah memelihara bangunan dalam jangka panjang. Kecermatan itu terwujud dari desain rangka yang rigid, kemampuan berdiri tegak, dan tak goyang diterpa angin, atau hujan badai. Untuk beberpa kasus, rangka baja ringan dapat mengurangi risiko dampak benturan bebannya sendiri jika terjadi gempa.

Sistem rangka baja ringan terlebih dulu diuji dan diolah dengan bantuan software analisa struktur untuk konstruksi baja ringan. Itu pun masih harus diinstal dan dipasang oleh aplikator khusus, bukan oleh tukang bangunan biasa. Kekuatan rangka atap juga terwujud pada daya tahan material yang tak rontok hanya karena ulah serangan rayap. Tak berubah bentuk, semisal, mengalami susut muai akibat pergantian temperatur suhu udara.

Jelas sudah, atap rumah modern bukan sekadar menonjolkan bentuk semata. Konsep modern itu ditujukan berupa solusi desain struktur yang terpadu dan terancang secara mendetail. Bagaimana pun juga, optimalisasi rancangan atap ditujukan agar pemilik rumah dapat hidup nyaman dan bekerja lebih produktif. Ada beberapa bahan penting yang harus benar- benar di perhatikan dalam pembuatan rumah dalam tahap melindungi penghuninya dari cuaca dan iklim di sekitarnya yang kadang-kadang tidak menentu.

Diantara salah satunya adalah atap rumah berfungsi sangat penting untuk menjaga kondisi penghuni yang berada di dalam rumah tersebut, untuk itu seseorang harus benar-benar membutuhkan material dan kontruksi atap yang tepat untuk menjaga keamanan dan keyamanan penghuninya. Disini ada banyak ragam material atap yang di temukan dari berbagi surve, untuk pemilihan atap rumah yang sesuai dengan fungsi dan tujuan rumah tersebut, mulai dari konstruksi, bahan penutup atap hingga plafon sebagai finishing akhir di bagian dalam rumah.

Jenis materialnya, seperti PVC, Polikarbonat, aspal dan lainnya. Sehingga rumah akan terasa lebih nyaman dari gangguan terik sinar matahari dan hujan pada saat di tempati, dari aksen perlindungan yang dihasilkan atap rumah inilah yang kemudian bisa menahan pergantian iklim ataupun cuaca di sekelilingnya.

Atap metal saat ini telah hadir dalam bebagai bentuk yang menarik, tidak lagi konvesional seperti yang kita bayangkan dahulu, dan juga dengan campuran material yang beragam. Atap metal belakangan berkembang cepat karena mendukung Green Architecture karena merupakan salah satu bahan yang dapat di daur ulang. Tidak lagi berisik karena banyak atap metal yang dilengkapi dengan pemecah air, yaitu berupa texture tak beraturan (Texture pasir).

Atap merupakan elemen yang penting dalam bangunan, Fungsinya tak hanya sebagai pelindung bangunan dan penghuni di dalamnya, dari cuaca atau suhu. Namun juga Atap berfungsi sebagai pembentuk Indentitas tampilan rumah itu sendiri.

Keunikan Atap Rumah Gadang

Rumah Gadang (rumah adat Minangkabau) yg telah lama dipakai di Sumatera Barat, ternyata menunjukkan masyarakat setempat telah lama mengadopsi teknik arsitektur bangunan tahan gempa. Para pakar selama ini mengenal Rumah Gadang merupakan salah satu konstrusi ber arsitektur bangunan tahan gempa.

Demikian kata pakar ilmu arsitektur dari Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Bung Hatta, Dr Eko Alvares, di Padang. Tahan gempa ini karena arsitektur Rumah Gadang memiliki keunikan bentuk pada atap yg menyerupai tanduk kerbau dibuat dari bahan ijuk. Bentuk badan rumah segi empat dan membesar ke atas (trapesium terbalik). Eko menambahkan atap Rumah Gadang melengkung tajam seperti bentuk tanduk kerbau yg sisinya melengkung ke dalam. Sedangkan bagian tengahnya rendah seperti perahu dan secara estetika merupakan komposisi yg dinamis. ”Desain arsitektur bangunan seperti ini, menurut para ahli arsitektur bangunan, merupakan konstruksi bangunan tahan gempa,” katanya. Rumah Minang disebut Rumah Gadang (rumah besar) bukan karena bentuk fisiknya yg besar. Melainkan, itu karena fungsi dari bangunan adat budaya Minangkabau ini.

Di samping sebagai tempat tinggal, Rumah Gadang juga digunakan sebagai tempat musyawarah keluarga. Rumah tersebut juga digunakan untuk tempat mengadakan upacara-upacara, pewarisan nilai-nilai adat, dan reprsentasi budaya matrilineal. Sebagai tempat tinggal, Rumah Gadang memiliki tata aturan yg unik. Penghuni perempuan, yg telah bersuami, mendapat jatah satu kamar. Perempuan yg paling muda itu mendapat kamar yg paling ujung dan akan pindah ke tengah jika ada perempuan lain atau adiknya yg bersuami. Sedangkan, perempuan tua dan anak-anak memperoleh tempat di kamar dekat dapur. Gadis remaja memperoleh kamar bersama pada ujung yg lain. Untuk laki-laki tua, duda, dan bujangan, mereka tidur di surau milik kaumnya masing-masing.

Kelebihan Tangga Baja Ringan

Categories: Tag: , , , ,

Kelebihan Tangga Baja Ringan

Kelebihan Tangga Baja Ringan – Sebuah hunian yang bertingkat sudah pasti memerlukan tangga untuk menuju lantai berikutnya. Tangga berfungsi sebagai penghubung vertikal antara lantai satu dengan lantai lainnya. Namun, fungsi tangga sebenarnya tidak hanya ini, penggunaan tangga dapat menjadi focal point juga atau unsur interior di dalam suatu bangunan. Dengan tangga yang unik dan bagus akan semakin membuat bangunan tersebut semakin menarik. Salah satu tangga yang bisa digunakan adalah tangga dari baja ringan. Menggunakan baja ringan pastinya terdapat kelebihan, berikut ini beberapa kelebihan menggunakan baja ringan.

 

  • Mudah diaplikasikan. Baja merupakan salah satu material yang dapat digunakan dalam berbagai macam kegunaan di dalam sebuah hunian. Salah satunya adalah sebagai tangga baja. Tidak hanya dapat fungsional namun tangga baja ringan juga indah dari segi estetika.
  • Memiliki daya tahan kuat. Meskipun tidak terlihat sekokoh tangga beton, material baja ringan juga memiliki daya tahan yang kuat. Selain itu, material ini terbuat dengan lapisan anti karat yang dapat menahan serangan rayap serta api. Inilah yang menjadikan salah satu alasan tepat, mengapa tangga baja ringan banyak diterapkan di berbagai jenis-jenis rumah tinggal.
  • Aman untuk digunakan. Dari segi keamanan, pemakaian tangga baja ringan juga sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Selain aman, tangga ini dapat menahan goncangan gempa serta badai. Dikatakan pula resiko bahaya gempa pada tangga baja ringan jauh lebih kecil dibandingkan dengan tangga kayu.
  • Fleksibel. Material ini juga sangat fleksibel digunakan. Dalam artian, baja ringan dapat menyesuaikan dengan bentuk tangga yang Anda inginkan.
WhatsApp chat