arsitektural jogja

Tips Memilih Kontraktor untuk Bangunan Anda

Categories: Tags: , , , , , , , , , , ,

Jasa kontraktor saat ini sudah bertebaran di mana-mana. Namun Anda harus pandai-pandai memilih kontraktor. Jangan sampai rumah yang diidamkan justru tidak dapat dibangun seperti diharapkan.

Ada beberapa cara untuk memilih kontraktor. Memilihnya pun harus dipikir matang-matang. Berikut tips mendapatkan kontraktor yang kompeten dan tepat untuk Anda.

Cari Informasi Kontraktor

Anda bisa mencari tahu tentang kemampuan kontraktor tersebut dengan meminta testimoni atau pengakuan dari orang atau pihak yang pernah menggunakan jasa kontraktor itu. Makin banyak testimoni, makin banyak peluang bagi Anda untuk bisa menentukan pilihan.

Pelajari Layanannya

Pelajari layanan dari kontraktor itu. Apakah mereka sangat mudah dihubungi? Ini bisa diukur dari panggilan telepon Anda yang dijawab dengan segera. Pelajari juga para pekerja lapangan dari kontraktor tersebut. Termasuk cara dia memantau dan melakukan supervisi pekerjaan lapangan? Anda sebaiknya tidak mempercayakan pembangunan rumah impian dengan pekerja yang asal-asalan.

Cari Tahu Usulan Rencana Anggaran dan Biaya (RAB)

Hal ini yang dianggap paling penting disaat Anda menentukan kontraktor. Anda pun berhak untuk mendiskusikan biaya-biaya yang ada di dalamnya. Perubahan anggaran tentunya bisa Anda lakukan bila anggarannya tidak sesuai.

Tentukan Deadline Pengerjaan

Tentukan perkiraan waktu pekerjaan akan diselesaikan. Tentunya Anda tidak mau mendapatkan kontraktor yang bekerja lambat atau kontraktor yang sibuk dengan proyek lain.

Minta Garansi

Tanya pada kontraktor bangunan, apakah mereka menyanggupi untuk memberikan garansi bila ada masalah yang timbul ketika rumah telah rampung dibangun. Masalah-masalah tersebut termasuk yang paling umum seperti kebocoran pada atap rumah, talang air yang tidak bekerja. Kondisi ini lazim ditemui bahkan pada kontraktor profesional. Menurut banyak contoh kasus, atap adalah hal yang paling sulit dijangkau pada pemeriksaan akhir. Tentunya memeriksa kebocoran tidak bisa dilakukan saat musim kemarau. Kebocoran baru akan terdeteksi ketika hujan dan air merembes di celah dinding yang retak ataupun plester semen yang kurang bagi saat penyelesaian akhir.

Jadilah Konsumen yang Aktif

Menjadi konsumen bukan berarti Anda hanya bisa terima jadi ketika pembangunan rumah. Sempatkan waktu untuk mengawasi kerja kontraktor. Hal terutama yang harus diperhatikan adalah dari material yang dibeli oleh para kontraktor, khususnya ketika Anda menggunakan jasa kontraktor dengan sistem borongan. Meskipun Anda memiliki orang kepercayaan untuk mengawasi pekerjaan, ada baiknya Anda turun langsung dan memperhatikan proses kerja dari para kontraktor ini.

Buat Surat Perjanjian Kerja (SPK)

Demi Anda tidak dicurangi, sebaiknya Anda membuat Surat Perjanjian Kerja (SPK). Jelaskan detail jumlah jam kerja dan harga yang disepakati dengan kontraktor dalam SPK bermaterai Rp 6.000. SPK inipun harus dibuat dua rangkap, satu untuk Anda sebagai klien, dan satu lagi untuk pihak kontraktor.

Perbanyak Wawasan Umum Dunia Konstruksi Anda

Tidak ada salahnya Anda sebagai orang yang awam dengan dunia konstruksi memperbanyak wawasan dengan banyak membaca buku, majalah atau tabloid tentang dunia arsitektur dan pembangunan. Saat ini, informasi mengenai dunia konstruksi sangat tidak terbatas bahkan berceceran di dunia online. Penting bagi Anda melakukan riset sendiri sehingga saran dari jasa kontraktor tidak Anda terima mentah-mentah.

Bantu Kontraktor Anda Dengan Menggunakan Jasa Arsitek

Jika dana Anda berlebih, tidak ada salahnya menggunakan jasa arsitek profesional yang sudah teruji kinerjanya. Hal ini tentunya bisa mempermudah keinginan Anda.

Nah, selamat mencoba untuk mencari kontraktor yang kompeten dan solid. Semoga rumah impian Anda bisa terwujud dengan cepat!

ARSITEK INDO KONTRAKTOR – KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | DESAIN RUMAH JOGJA Kami merupakan solusi bagi anda yang akan membangun rumah,ruko,kost-kostan,ataupun bangunan lainnya. Konsultasi gratis siap datang ke tempat anda atau KLIK DISINI. Hubungi kami di 087802965666 (XL) / 082265956666 (SIMPATI) / 085743006666 (WA / M3) | email :

Tips Menata Kamar Tidur Anak Dengan Mudah

Categories: Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tips Menata Kamar Tidur Anak Dengan Mudah

Kamar anak biasanya berantakan karena anak pasti suka bermain dengan mainanya dengan disebar dan sering kali lupa dirapikan. pasti jika berantakan kamar tersebut tidak enak dipandang dan membuat sang anak menjadi tidak nyaman dikamarnya dan sulit dibersihkan. Apalagi bagi anak-anak dengan alergi atau asma, kebersihan kamar sangat diutamakan. Sebenarnya dengan pengaturan pakaian dan mainan yang tertata baik, kamar tidur anak bisa lebih rapi, lega, dan mudah dibersihkan.

Bayangkan kamar tidur anak yang diidamkan.  Buatlah rencana dan tahapan untuk memulai penataan ulang yang bisa membuat anak merasa nyaman.  Terkadang memang perlu membuang beberapa barang, namun harus didiskusikan dulu dengan anak agar tidak merasa sedih atau merasa tidak nyaman. Agar anak tidak merasa ‘kaget’ dengan perubahan yang terjadi mendadak, lakukanlah penataan ini secara bertahap dalam  7 hari.

Hari 1 Sederhanakan dan Permudah

Hari pertama akan menjadi hari terberat karena harus membuat tujuan yang jelas dengan tekad yang kuat. Kamar tidur harus menjadi ruang yang nyaman untuk anak sekaligus membuat hidup Anda menjadi lebih mudah.

  • Singkirkan pakaian dan sepatu yang sudah tidak muat. Sumbangkan atau simpan untuk anak yang lebih kecil.
  • Singkirkan mainan yang rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi.
  • Singkirkan mainan yang sudah tidak sesuai dengan umur anak.
  • Jika ada beberapa mainan yang mirip, singkirkan sebagian supaya yang terbaik bisa dimainkan dengan lebih maksimal.
Hari 2 : Pilah dan Relakan

Hari 2 : Pilah dan Relakan 

Barang yang ingin dimiliki dan disimpan pastilah tidak ada habisnya. Fokuslah pada urutan “Top 10” benda-benda kesayangan dan terpenting. Anak-anak sudah bisa diajak bekerjasama dalam menentukan benda-benda kesayangan mereka.  Sebagai orang tua, kita bisa mengarahkan anak-anak untuk memilih benda-benda yang penting untuk disimpan dan mengajarkan mereka merelakan benda-benda yang tidak mereka perlukan. Tidak harus benar-benar 10 benda. Bisa lebih sedikit. Diskusikan bersama anak sebagai pemilik kamar.

Setelah 2 hari yang berat untuk  memilih, memilah, dan merelakan beberapa benda, kamar tidur akan sedikit lebih rapi dan lega.  Sekarang waktunya untuk mengatur dan menata benda-benda penting yang masih ada.

Setelah 2 hari yang berat untuk  memilih, memilah, dan merelakan beberapa benda, kamar tidur akan sedikit lebih rapi dan lega.  Sekarang waktunya untuk mengatur dan menata benda-benda penting yang masih ada.

Metode pengaturan tetap menggunakan aturan “Top 10” untuk memudahkan perletakan benda mulai dari yang paling sering digunakan.

  • Letakkan pakaian yang sekarang sudah pas di bagian yang paling mudah dijangkau.
  • Buatlah rak pakaian terpisah untuk pakaian yang masih agak besar di bagian yang mudah terjangkau saat mereka cukup besar untuk memakainya.
  • Pisahkan mainan berdasarkan kategori dan ukurannya. Letakkan mainan yang paling sering dimainkan di kotak yang paling mudah diakses.

Hari 3 : Waktunya Bersih-bersih

Setelah kerja keras di hari 1 dan 2, kamar tidur anak akan lebih rapi dan tertata. Sekarang waktunya membersihkan kamar.

Bersihkan seluruh ruang, termasuk langit-langit, keseluruhan bagian kipas angin dan AC, jendela dan lantai, bagian belakang perabotan, hingga bagian dalam lemari.
    Jika anak memiliki sejarah asma atau pun alergi, pertimbangkan untuk menyewa jasa pembersih dengan metode penguapan, terutama untuk karpet dan boneka-boneka.
    Cuci dan ganti seprei, sarung bantal guling, dan selimut.
    Ajaklah anak  membersihkan dan mencuci mainan-mainan plastik. Selain mengajarkan tanggung jawab sebagai pemilik ruang, anak juga akan lebih memperhatikan kerapian kamar tidurnya.
    Bersihkan coretan-coretan krayon dari dinding. (tips : sediakan lembaran kertas besar di dinding sebagai lokasi karya seni anak)
  • Bersihkan seluruh ruang, termasuk langit-langit, keseluruhan bagian kipas angin dan AC, jendela dan lantai, bagian belakang perabotan, hingga bagian dalam lemari.
  • Jika anak memiliki sejarah asma atau pun alergi, pertimbangkan untuk menyewa jasa pembersih dengan metode penguapan, terutama untuk karpet dan boneka-boneka.
  • Cuci dan ganti seprei, sarung bantal guling, dan selimut.
  • Ajaklah anak  membersihkan dan mencuci mainan-mainan plastik. Selain mengajarkan tanggung jawab sebagai pemilik ruang, anak juga akan lebih memperhatikan kerapian kamar tidurnya.
  • Bersihkan coretan-coretan krayon dari dinding. (tips : sediakan lembaran kertas besar di dinding sebagai lokasi karya seni anak)

Hari 4 : Menata Karya Seni.

Karya seni anak-anak pastilah sangat membanggakan dan sulit untuk membuangnya.  Namun, banyak sekali karya seni yang mereka buat.  Jika merasa kesulitan untuk membuangnya, pilihlah karya seni terbaik yang bisa mewakili perkembangan usia mereka.  Buanglah yang lain.

Mintalah anak untuk memilih karya seni favorit mereka. Jika anak juga sulit untuk memilih, batasi pilihan mereka dengan aturan “Top 10” lagi. Anda juga boleh ikut memilih beberapa karya seni yang menjadi favorit Anda.
    Pilah dan pilih berdasarkan tanggal.  Jika tidak ada tanggal, cobalah kira-kira kapan karya seni itu dibuat dan kaitkan dengan peristiwa penting yang menyertainya.
    Pajang karya-karya seni itu pada bingkai. Bisa juga dibuatkan album seni menggunakan album foto. Atau kreasikan penyimpanannya sesuai kreatifitas Anda.
    Jika karya seni itu berupa 3D dan terlalu besar atau tidak berguna untuk disimpan, namun sangat ingin diingat, buatlah fotonya bersama anak sebagai senimannya.
  • Mintalah anak untuk memilih karya seni favorit mereka. Jika anak juga sulit untuk memilih, batasi pilihan mereka dengan aturan “Top 10” lagi. Anda juga boleh ikut memilih beberapa karya seni yang menjadi favorit Anda.
  • Pilah dan pilih berdasarkan tanggal.  Jika tidak ada tanggal, cobalah kira-kira kapan karya seni itu dibuat dan kaitkan dengan peristiwa penting yang menyertainya.
  • Pajang karya-karya seni itu pada bingkai. Bisa juga dibuatkan album seni menggunakan album foto. Atau kreasikan penyimpanannya sesuai kreatifitas Anda.
  • Jika karya seni itu berupa 3D dan terlalu besar atau tidak berguna untuk disimpan, namun sangat ingin diingat, buatlah fotonya bersama anak sebagai senimannya.

Hari 5 : Penzonaan Kamar.

Target hari ke-5 ini adalah membuat kamar tidur lebih rapi, lebih lega, dengan akses yang lebih mudah untuk setiap kegiatan.  Jadi, bayangkan kegiatan apa saja yang biasa anak lakukan di dalam kamar berikut urutannya.  Pikirkan ide untuk menciptakan sebuah zona yang bisa menampung berbagai kegiatan sekaligus agar kamar lebih irit perabotan dan lebih nyaman.

Zona Baca :  Area duduk yang nyaman, buku-buku yang tertata rapi, pencahayaan yang cukup, dan kedekatan area dengan teman-teman bonekanya.
    Zona Tidur :  Tempat tidur yang empuk dengan lampu tidur kecil, dan dekat dengan tempat meletakkan segelas atau sebotol air.
    Zona Bermain :  Area yang cukup luas di atas karpet yang dekat dengan kotak penyimpanan mainan. Lemari pakaian atau keranjang pakaian besar untuk tempat bersembunyi, mainan dapur-dapuran yang agak besar, atau pun  rumah mainan.
    Zona Kreatifitas : Siapkan meja kecil untuk anak menggambar atau aneka kreatifitas lainnya, dekat dengan rak penyimpanan peralatan gambar.
  • Zona Baca :  Area duduk yang nyaman, buku-buku yang tertata rapi, pencahayaan yang cukup, dan kedekatan area dengan teman-teman bonekanya.
  • Zona Tidur :  Tempat tidur yang empuk dengan lampu tidur kecil, dan dekat dengan tempat meletakkan segelas atau sebotol air.
  • Zona Bermain :  Area yang cukup luas di atas karpet yang dekat dengan kotak penyimpanan mainan. Lemari pakaian atau keranjang pakaian besar untuk tempat bersembunyi, mainan dapur-dapuran yang agak besar, atau pun  rumah mainan.
  • Zona Kreatifitas : Siapkan meja kecil untuk anak menggambar atau aneka kreatifitas lainnya, dekat dengan rak penyimpanan peralatan gambar.

(Tips : Zona bermain dan zona kreatifitas bisa disatukan dengan sebuah meja kecil sebagai tempat bersembunyi sekaligus tempat anak menuangkan jiwa seni mereka)

Hari 6 : Beri Nama dan Keterangan.

Rak dan kotak penyimpanan yang rapi tidak akan berfungsi dengan baik jika anak tidak mengetahui isinya dengan jelas.  Beri nama dan keterangan dengan gambar yang menyenangkan sekaligus informatif.

Untuk anak-anak yang belum bisa membaca, buatlah keterangan dengan gambar ataupun stiker untuk menjelaskan benda-benda yang ada di dalam lemari atau pun kotak. Tuliskan pula namanya agar anak juga bisa mengenal huruf dan belajar membaca.Lemari pakaian dengan keterangan gambar isi tiap rak.  Keterangan gambar juga bisa dimanfaatkan sebagai dekorasi yang imut dan menarik  (sumber : nikevertchaussures.com)

Untuk anak-anak yang belum bisa membaca, buatlah keterangan dengan gambar ataupun stiker untuk menjelaskan benda-benda yang ada di dalam lemari atau pun kotak. Tuliskan pula namanya agar anak juga bisa mengenal huruf dan belajar membaca.

Hari 7 : Jadikan Kebiasaan Sehari-hari. 

Ajak dan ajarkan anak untuk memulai kebiasaan baik setiap hari.   Pada awalnya memang akan terasa sulit, namun jangan menyerah.

  • Simpan mainan sebelum mengambil mainan yang lain kecuali jika perlu dimainkan bersamaan.
  • Simpan semua mainan sebelum tidur.
  • Bersihkan mainan setiap minggu. Ajak anak ikut membersihkannya.
Pilih mainan yang akan disumbangkan sebelum mendapat mainan baru saat ulang tahun atau hadiah di hari raya.
    Tentukan kepada siapa mainan-mainan itu akan disumbangkan.  Jika anak mengetahui mainannya akan disumbangkan kepada anak lain yang tidak mempunyai mainan, mereka akan lebih rela untuk memberikannya, sekaligus mengajar anak untuk saling berbagi.
    Saat anak bertambah besar, singkirkan pakaian dan sepatu yang sudah tidak muat lagi.
    Mintalah anak memilih karya seni favorit setiap bulan, beri tanggal dan keterangan yang berkesan, dan simpan di album seni.  Langsung buang yang lainnya.Lemari pakaian
  • Pilih mainan yang akan disumbangkan sebelum mendapat mainan baru saat ulang tahun atau hadiah di hari raya.
  • Tentukan kepada siapa mainan-mainan itu akan disumbangkan.  Jika anak mengetahui mainannya akan disumbangkan kepada anak lain yang tidak mempunyai mainan, mereka akan lebih rela untuk memberikannya, sekaligus mengajar anak untuk saling berbagi.
  • Saat anak bertambah besar, singkirkan pakaian dan sepatu yang sudah tidak muat lagi.
  • Mintalah anak memilih karya seni favorit setiap bulan, beri tanggal dan keterangan yang berkesan, dan simpan di album seni.  Langsung buang yang lainnya.

Sebenarnya tidak terlalu sulit merapikan dan menata kembali kamar tidur anak yang sepertinya selalu berantakan.  Buatlah urutan kegiatan yang perlu dilakukan sedikit demi sedikit.  Ajak anak ikut serta dalam kegiatan ‘bersih-bersih’ ini.  Ajak anak untuk juga bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kerapian kamar tidurnya agar mereka tahu menghargai dan tetap menjaganya.

Menentukan Pagar Yang Cocok Untuk Rumah Anda

Categories: Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Menentukan Pagar Yang Cocok Untuk Rumah Anda

Jika rumah anda ingin memiliki pagar kita harus menentukan modelnya memang tidak mudah, baik dari segi modelnya ataupun bahan yang digunakan. Pasalnya memang ada banyak sekali model pagar yang banyak ditawarkan misalnya pagar besi minimalis, modern atau klasik selain itu ada juga yang terbuat dari kayu dan batu alam yang banyak diminati oleh banyak orang.

Namun sebaiknya berhati-hati dalam memilih karena jika salah dalam menentukan pilihan pagar, maka ini bisa berdampak buruk pada hasil yang bisa didapatkan nantinya. Agar bisa membantu anda dalam memilih dan menentukan pilihan pagar yang cocok untuk rumah anda, berikut ini ada beberapa cara yang bisa kita lakukan dan diaplikasikan untuk mendapatkan pilihan model pagar terbaik.

1. Lihat Keseluruhan Desain Bangunan Rumah

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk menentukan model pagar yang bagus adalah dengan melihat secara keseluruhan desain dari bangunan rumah anda. Setiap model desain bangunan rumah akan menentukan jenis pagar yang akan dipilih nantinya. Disamping itu, ada beragam model juga yang bisa dipilih untuk satu jenis atau hanya untuk rumah tertentu saja.

Dengan demikian, kita juga bisa memilah mana kiranya model pagar rumah yang paling cocok untuk dipilih. Sebagai contoh jika model rumah minimalis modern maka pilihlah pagar yang sesuai, anda dapat memilih berbagai macam pagar minimalis terbaru. Namun, jika anda ingin memadukannya dengan model etnik maka pilihlah dengan pagar batu alam atau berbahan kayu sehingga memberikan kesan unik.

2. Perhatikan Warna Cat yang Akan Digunakan

Selain itu, anda juga sebaiknya memperhatikan dengan seksama warna cat yang akan digunakan atau sudah digunakan pada bangunan rumah anda. Pemilihan pagar memang harus disesuaikan baik dari segi desain dan warnanya dengan warna cat yang ada pada rumah anda. Pada umumnya, warna pagar yang dipilih adalah warna hitam karena ini merupakan warna netral yang masuk pada warna apa saja.

Namun jika anda ingin berinovasi, anda bisa coba memilih warna lain yang berbeda untuk mendapatkan sensasi yang berbeda pula. Selain warna perhatikan juga Kualitas cat karena kesalahan memilih akan memberikan dampak yang kurang bagus buat pagar rumah.

3. Temukan Banyak Referensi

Kemudian cara menentukan model pagar selanjutnya adalah dengan menemukan banyak referensi model-model pagar yang sesuai dengan desain atau model rumah anda. Hal ini bisa dilakukan dengan sangat mudah dengan mengakses banyak sumber, baik online maupun media cetak. Atau bahkan jika perlu anda bisa konsultasi dengan jasa pembuat pagar atau orang yang memang memiliki pengetahuan luas tentang desain dan model pagar rumah.

Dengan begitu, maka anda bisa menentukan mana saja yang kiranya cocok, lalu tentukan satu saja yang memang sesuai dengan keinginan.

Kelebihan Menggunakan Wallpaper untuk Dekorasi

Categories: Tags: , , , , , , , , , ,

Salah satu alasan paling banyak dari orang yang menggunakan wallpaper adalah karena pilihan motif dan pilihan warnanya yang cukup banyak dan beragam. Sehingga Kamu bisa memilih motif dan warna seperti yang diinginkan. Mencocokkannya agar sesuai dengan tema dan gaya desain interior rumah pun menjadi lebih mudah.

Mudah Dipasang

Memasang wallpaper tidak membutuhkan teknik khusus atau cara yang rumit. Tak harus menggunakan jasa ahli untuk memasangnya, karena Kamu pun bisa memasang sendiri wallpaper di rumah. Hal ini akan memudahkan proses penggantian wallpaper jika nanti Kamu sudah bosan dengan wallpaper sebelumnya.

Relatif Lebih Murah

Tak seperti mengaplikasikan cat dinding pada rumah yang membutuhkan berbagai perlengkapan seperti cat minyak, kuas dan lain-lainnya, pemasangan wallpaper tak memerlukan banyak pendukung. Karena sudah banyak wallpaper yang sudah dilengkapi dengan perekat untuk bagian belakangnya, sehingga tinggal memasang tanpa repot. Harga pemasangan wallpaper pun jika dihitung-hitung, relatif lebih murah dibanding pengaplikasian cat dinding pada rumah. Apalagi jika Kamu ingin mengkombinasikan warna lebih dari satu.

Tahan Lama

Jika dipasang dengan benar dan tepat, wallpaper yang digunakan untuk rumah bisa bertahan hingga 10 tahun. Tentu berbeda jauh jika dibandingkan dengan ketahanan cat dinding yang umumnya hanya bisa bertahan sekitar 2 – 3 tahun saja sebelum mulai mengelupas. Faktor ketahanan inilah yang juga membuat pengaplikasian wallpaper menjadi relatif lebih murah dibanding cat dinding.

Tak Masalah Tanpa Hiasan Dinding

Umumnya wallpaper dipilih karena motifnya, meski ada juga yang lebih suka menggunakan wallpaper polos atau tanpa motif. Namun pada wallpaper yang bermotif tersebut, Kamu tak perlu lagi kebingungan mencari aksesoris penghias dinding agar dinding rumah tampak lebih cantik dan tidak kosong. Sehingga tak peduli dinding tersebut akan diberi aksesoris penghias atau tidak, tak akan jadi masalah. Jadi lebih praktis dan tidak ribet juga, kan?

Tips Menjaga Rumah Anda Agar Selalu Bersih

Categories: Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Tips Menjaga Rumah Anda Agar Selalu Bersih

Bagaimana si pandangan anda terhadap rumah yang bersih? Jika anda memasuki sebuah rumah. Rumahnya sangat bersih! Bagaimana dia melakukannya? Dia memiliki tujuh orang anak dan sebuah karier. Bagaimana dia sanggup tetap teratur sedang saya hidup dalam kekacauan?

Ketika saya menanyakan rahasianya, dia mengingatkan saya bahwa saya tidak akan selalu memiliki anak kecil di rumah. Saya pulang dengan keputusan mantap bahwa ada hal-hal kecil yang akan membantu agar rumah tetap bersih. Asas berikut merombak total pemikiran saya:

Gunakan air sabun

Setiap waktu Anda melihat ada sisa air sabun di tempat cuci piring, ambillah lap bersih dan keringkanlah. Di kamar mandi, toilet atau shower keringkan bak mandi. Di ruang cuci pakaian, keringkan pintunya, mesin pencuci pakaian, mesin pengering atau dinding.

Ketika Anda selesai mencuci piring, gunakan air sabun untuk mengelap almari, perangkat dapur atau kursi. Setiap waktu Anda mencuci piring, gunakan sedikit waktu dan air untuk membersihkan sesuatu yang perlu dibersihkan.

Jika ada yang tumpah, bersihkan segera, tak peduli di bagian manapun di rumah. Ajarkan keluarga Anda melakukan hal yang sama.

Pikirkan itu sebagai tugas daripada ruangan

Kelompok tugas dikerjakan sesuai dengan peralatan dan prosedur yang ada. Daripada membersihkan seluruh ruangan, gunakan kemoceng untuk membersihkan debu dari beberapa ruangan sekaligus atau gunakan penyedot debu untuk seluruh ruangan daripada hanya satu ruangan.

Menjaga peralatan tetap bersih dan siap pakai di setiap ruangan – terutama kamar mandi, kamar cuci pakaian, dan daerah utilitas. Makin dekat dan mudah menjangkaunya, makin sering Anda akan menggunakannya.

Rapikan setiap hari sebelum setiap orang tidur

Mintalah anggota keluarga menyimpan barang-barang mereka, maka rumah akan siap untuk keesokan harinya.

Gunakan sewaktu energi masih segar untuk membersihkan dan bersenang-senang

Kerjakan satu tugas membersihkan sewaktu berolahraga. Tubuh Anda sudah panas, dan tambahkan gerakan tugas membersihkan akan menambah manfaat untuk olahraga Anda.

Lakukan membersihkan sekaligus dengan kegiatan lain yang membuat kotor. Gunakan energi tinggi yang tercipta oleh kegiatan untuk menyelesaikan membersihkan rumah.

Buatlah membersihkan rumah sebagai waktu kumpul-kumpul

Tetaplah membuka jalur komunikasi ketika Anda berbagi tugas rumah tangga dengan anggota keluarga.

Hadiahilah diri Anda karena pekerjaan yang baik

Hadiahilah diri Anda untuk setiap siklus membersihkan. Makan es krim, pergi ke toko satu, membaca buku atau menonton film. Biarkan Anda merasa puas dengan pekerjaan yang baik.

 

Ciptakan hadiah berupa waktu dan kegiatan dan masukan dalam jadwal untuk mereka yang membantu di rumah. Beri mereka nilai yang dapat ditukar dengan uang kontan atau hak seperti menggunakan teknologi atau waktu bersama teman. Biarkan anak-anak mengetahui bahwa Anda menghargai usaha mereka, dan bahwa mereka sedang melakukan pelayanan. Menjaga rumah tetap bersih adalah urusan keluarga.

Membersihkan rumah tidak harus membosankan. Membersihkan rumah adalah pekerjaan yang perlu dilakukan. Membiarkan Anda melakukan potongan kecil secara teratur daripada menyisihkan berjam-jam sekaligus tidaklah menyenangkan. Melibatkan anggota keluarga dalam proses memungkinkan semuanya merasa berbagi tanggung jawab untuk menjaga rumah terpelihara dan memberi anggota keluarga perasaan bangga dengan hasil yang baik.

Cara Membuat Dekorasi Dinding Dengan KOran Bekas Agar Dinding Anda Menarik

Categories: Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Cara Membuat Dekorasi Dinding Dengan KOran Bekas Agar Dinding Anda Menarik

Ingin dinding rumah anda tidak begitu-begitu saja ingin ramai maupun menarik nah dibawah ini adalah cara membuat dekorasi dinding dengan koran bekas yang mungkin bisa menginspirasi anda dalam mendesain dan mendekorasi rumah anda.

Hiasan Dinding Dari Kertas Koran

Sekarang kita akan mencoba satu ide lain untuk membuat dinding kita tampak cantik walau dengan budget minim. Hmmm salah satunya dengan memanfaatkan kertas-kertas bekas yang kita punya. Cocok buat yang punya banyak stok kertas bekas seperti bekas revisian skripsi, koran, atau yang lainnya

Bahan:

  • Kertas bekas yang banyaaaak
  • Lem putih (fox)
  • Cat acrylic
  • Kuas
  • Benang jahit kuat (benang kasur oke), atau kabel
  • Gunting/tang

Cara Membuat Hiasan Dinding Buatan Sendiri dari Kertas Koran Bekas:

Cara Membuat Hiasan Dinding Dari Kertas Koran 1

Lagi Ngetrend!!

Lipat potongan kertas Koran kita seperti pada gambar. Jadi melipatnya itu dari ujung sudut yaaah (membentuk seperti terompet kecil nan panjang). Buat sebanayak mungkin gulungan kertas Koran yang kamu mau.

Cara Membuat Hiasan Dinding Dari Kertas Koran 2

Dengan menggunakan kuas dan cat acryclic, kita dapat mewarnai gulungan kertas koran yang sudah kita buat tadi. Kita bisa mewarnai nya dengan warna yang kita sukai (bisa juga pake cat lain atau pewarna makanan). Oia, kamu juga dapat mewarnainya setelah jadi bulatan-bulatan ko barangkali lebih enak gitu. Mulai gulung kertas Koran dan lumuri dengan menggunakan lem putih. Ga usah pelit ya sama lem nya, yg banyak juga gpp hehe

Cara Membuat Hiasan Dinding Dari Kertas Koran 3

Untuk menggabungkan dua warna, kita harus menyambungnya terlebih dahulu antar gulungannya tadi, jadi tetap teratur. Caranya ialah dengan meruncingkan salah satu ujung gulungan kertas, kemudian lumuri lem lalu masukkan ke dalam gulungan lainnya.

Cara Membuat Hiasan Dinding Dari Kertas Koran 4

Lanjutkan sampai mencapai ukuran yang kamu kehendaki. Buat beberapa lainnya dengan ukuran yang berbeda. Setelah samapai jumlah yang dikehendaki, kamu bisa membuat rencana bagaiaman ingin menyusunnya lalu mengaitkan satu dan lainnya dengan menggunakan benang jahit yang kuat. Pastiin kuat yaah hehe. Daaaan jreeeng jreeeng jadii deeeeeeh hihi. Tutorial by : www.diymagz.com

Hasilnya :

Tutorial Cara Membuat Hiasan Dinding Dari Kertas Bekas Koran

Tutorial Cara Membuat Hiasan Dinding Dari Kertas Bekas Koran

Inspirasi tutorial membuat hiasan dinding dari kertas koran bekas lainya

Diy Hiasan Dinding Koran Bekas
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline
WhatsApp chat