arsitektural jogja

ciri khas rumah bali

Belajar Bersama Mengenal Ciri Khas Rumah Bali Yukk!

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , ,

Belajar Bersama Mengenal Ciri Khas Rumah Bali Yukk!

Rumah Adat Bali Beserta Gambar, Keunikan, Fungsi & Ciri Khasnya

Mengenal Ciri Khas Rumah Bali – Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang tinggi. Maka dari itu, tidak sedikit daerah-daerah di Indonesia yang mempunyai rumah adat yang mempunyai ciri khas masing-masing yang berbeda. Salah satunya yakni rumah adat Bali. Nahh, berikut akan kami jelaskan sedikt mengenai ciri khas dari rumah Adat Bali ini.

1. Unsur Hindu dalam Arsitektur Rumah

Mengenal Ciri Khas Rumah Bali

Arsitektur Bali tidak lepas dari manuskrip Hindu yang bernama “Lontar Asta Kosala Kosali” yang memuat tentang aturan pembuatan rumah atau puri dan aturan tempat pembuatan ibadah atau pura. Dalam manuskrip tersebut disebutkan bahwa aturan-aturan pembuatan sebuah rumah harus mengikuti aturan anatomi tubuh pemilik rumah dengan dibantu sang undagi sebagai pedande atau orang suci yang berwenang membantu pembangunan rumah atau pura.

2. Banyak Bangunan di Satu Lahan

Banyak bangunan di satu lahan rumah adat bali

Pada bangunan rumah khas Bali, ada beberapa bangunan di dalam satu lahan rumah. Tiap bangunan ini memiliki fungsi yang berbeda. Ruangan seperti area tidur atau dapur memiliki bangunan terpisah sama halnya dengan ruang ibadah dan ruang lainnya. Hal ini termasuk ke dalam filosofi Tri Hita Karana, di mana rumah menciptakan keseimbangan antara unsur kehidupan manusia, lingkungan alam, dan spiritual.

Artikel Bagus :

Punya Dapur Kecil? Jangan Khawatir! Ini Solusi Desain Kitchen Set untuk Anda

Jangan Lewatkan Tips Membangun Rumah Kayu Berikut !

3. Aturan Sakral dalam Susunan Bangunan

Mengenal Ciri Khas Rumah Bali

Penataan elemen arsitektur yang ada dalam kompleks rumah sesuai dengan konsep kesakralan yang ada di Bali dan mata angin. Arah utara dianggap suci sedangkan selatan dianggap buruk. Hal ini berkonsep dari Tri Angga yaitu panduan tata letak, bagian paling depan adalah utama mandala tempat suci untuk ibadah, bagian tengah merupakan madya mandala sebagai tempat tinggal penghuni rumah, dan terakhir bagian paling belakang yaitu Nista manala yang digunakan untuk dapur.

Menurut aturan Bali, sudut antara utara dan timur merupakan area suci sehingga tempat ibadah biasa terletak pada area ini. Sementara itu, sudut selatan dan barat merupakan area yang punya derajat lebih rendah. Kompleks rumah tradisional Bali adalah dominasi dengan paviliun (bale) yang mengelilingi halaman tengah (natah). Kuil keluarga merupakan area yang paling suci dari keseluruhan kompleks rumah, dan terletak pada bagian Timur Laut yang identik sebagai kepala dari kompleks rumah. Kuil keluarga dikurung dalam tempat suci (Pamerajan).

4. Dipengaruhi Kepercayaan Polytheisme

Mengenal Ciri Khas Rumah Bali

Polytheisme atau pemujaan terhadap banyak dewa merupakan kebudayaan awal yang eksis di pulau Bali sebelum kedatangan Hindu di pulau Bali. Kepercayaan ini juga tercermin pada beberapa gaya arsitektur Bali. Orang Bali biasanya membangun rumah mereka dengan konsep terbuka dengan pura atau tempat peribadatan dan pemujaan di dalamnya. Bahkan, dalam satu kompleks rumah bisa terdiri dari beberapa pura yang masing-masing bisa untuk memuja dewa yang berbeda.

Baca Juga :

Intip Serba Serbi Tentang Teralis Jendela Mulai dari Pengertian Fungsi dan Modelnya

Tidak Melulu Didepan Rumah – Berikut Ide Teras Disamping Rumah Yang Cantik

5. Material Bangunan Menunjukkan Status Sosial

Mengenal Ciri Khas Rumah Bali

Material yang digunakan pada setiap rumah tidak bisa disamakan untuk setiap orang. Tingkatan status sosial dan ekonomi terasa di arsitektur Bali. Masyarakat kalangan menengah biasanya membangun rumah dengan bahan tanah liat, sedangkan masyarakat kalangan atas menggunakan batu bata. Penggunaan material genteng tanah untuk atap biasanya oleh kalangan golongan bangsawan sedangkan alang-alang atau ijuk untuk masyarakat biasa.

Pembangunan gaya rumah adat dan arsitektur Bali yang asli tidak boleh sembarangan, melainkan dengan konsep dan perhitungan yang matang serta merepresentasikan kesakralan. Nilai-nilai budaya ini pun tak hanya pada pura atau rumah, desain bangunan kecil lainnya juga mempertimbangkan konsep ini. Itulah mengapa arsitektur Bali sangat khas dan terkenal hingga ke mancanegara.

Semoga informasi tadi bisa menambah pengetahuan tentang berbagai desain rumah adat di nusantara ini ya Sobat. Sekian dan terimakasih. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya ya.

pencahayaan alami ruangan

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah – Pencahayaan pada suatu ruangan tentu sangat penting. Karena ini akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan suasana rumah. Pencahayaan yang cukup akan membuat ruangan menjadi terang. Cahaya ini tidak hanya didapatkan dari cahaya lampu saja, namun pencahayaan alami bisa anda dapatkan dengan cara sebagai berikut.

1. Membuat Skylight

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Apakah ruangan di dalam hunian Anda saling berdempetan dengan ruang lain atau sulit mendapatkan akses pencahayaan alami dari elemen dinding karena berada di tengah hunian? Anda bisa memanfaatkan skylight yang memungkinkan ruang mendapatkan pencahayaan alami dari bagian atas ruangan. Skylight atau kaca transparan di langit-langit rumah ini dapat memaksimalkan cahaya masuk meski rumah memiliki sedikit jendela.

Jika membuat skylight ternyata terlalu rumit atau membutuhkan budget lebih, Anda bisa beralih dengan menggunakan atap berbahan kaca untuk menggantikan skylight. Atap kaca juga bisa menambah sumber pencahayaan pada rumah.

2. Hilangkan Sekat Ruangan

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Ruangan dengan banyaknya sekat akan membutuhkan banyak sumber cahaya. Desain seperti ini tentunya akan lebih banyak memboroskan pengeluaran Anda karena menambah penggunaan energi. Untuk itu, buatlah sekat yang tidak masif. Misalnya, Anda bisa menggunakan kaca transparan atau aksesoris seperti rak buku sebagai pemisah antar ruangan. Ruangan yang minim sekat akan memudahkan Anda dalam menerangi seluruh ruangan.

Baca Juga :

Rekomendasi 8 Jenis Teralis Cocok Untuk Pagar Rumah Minimalis

Manfaat Pemasangan Ventilasi bagi Kesehatan Penghuni Rumah

3. Aplikasikan Glass Block

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Membuat jendela atau bukaan besar pada hunian memang bisa memberikan pencahayaan alami. Hanya saja, terkadang ada view yang ingin Anda hindari atau Anda tetap ingin mendapatkan privasi yang maksimal. Nah, solusinya Anda bisa membuat sumber pencahayaan alami di ruangan dengan menggunakan kaca glass block. Material ini bisa membiarkan pencahayaan alami masuk ke dalam ruangan tanpa membuat view yang tak diinginkan terlihat dari dalam ruangan.

Agar tampilannya lebih menarik, Anda bisa menata komposisi dari glass block ini semenarik mungkin untuk memberikan tampilan estetika sekaligus mampu memaksimalkan penerangan pada ruangan.

4. Manfaatkan Pintu

manfaatkan pintu

Jika jendela pada rumah dirasa kurang memungkinkan, Anda juga bisa kok mendapatkan tambahan pencahayaan alami dari pintu rumah. Tak hanya sebagai tempat sirkulasi udara, Anda juga bisa merancang pintu rumah dengan bahan dan desain yang memungkinkan pencahayaan alami untuk bisa menembus masuk ke dalam ruangan. Desain pintu seperti ini akan memberikan tampilan yang lebih menarik dan elegan pada rumah, sekaligus menerangi area foyer rumah Anda.

5. Hidupkan Efek Bayangan dari Roster

efek bayangan roster

Tak sekadar hanya memberikan efek terang pada ruangan, pencahayaan juga bisa Anda desain untuk lebih menghidupkan suasana dramatis pada rumah. Efek dramatis ini salah satunya bisa Anda dapatkan dari bayangan-bayangan di dalam ruangan melalui penggunaan roster. Saat ini, sudah banyak juga lho pilihan desain roster yang menarik dan modern sehingga Anda bisa mendapatkan efek pencahayaan alami yang dramatis, estetik, dan juga menarik.

6. Maksimalkan Ventilasi

pencahayaan alami dari ventilasi

Kehadiran ventilasi ruangan memang bertujuan sebagai sumber sirkulasi udara pada ruangan. Namun, ventilasi ruangan juga bisa dimodifikasi untuk menjadi tempat masuknya pencahayaan natural ke dalam ruangan. Anda bisa menggunakan ventilasi yang lebih lebar dengan penggunaan material tembus pandang yang memungkinkan cahaya untuk masuk ke dalam ruangan.

7. Pilih Warna Cat yang Cerah

gunakan warna cat cerah

Ingin membuat ruang yang terang benderang? Pastikan Anda memiliki dinding ruangan yang berwarna terang. Cara ini bisa Anda gunakan untuk ruangan yang tidak memiliki banyak jendela atau cerah. Pilihlah warna cat putih atau warna lain dengan nuansa “dingin” seperti abu-abu muda, krem, biru, atau warna terang lainnya. Selain dinding, langit-langit rumah juga perlu dicat dengan warna terang agar dapat lebih banyak memantulkan cahaya.

8. Bersihkan Kaca Secara Rutin

Cara Memaksimalkan Pencahayaan Secara Alami Dalam Ruangan Rumah

Salah satu penyebab ruangan tampak suram adalah kondisi jendela yang kotor. Untuk itu, Anda perlu membersihkan bagian luar dan dalam jendela secara rutin sehingga cahaya mampu masuk ke dalam ruangan dengan lebih maksimal.

Baca Juga :

Tips Memilih Model Kursi Santai yang Nyaman

Anda Punya Teras Rumah? Model Tangga Ini Bisa Ditiru

Alternatif tersebut dapat kamu lakukan tanpa mengeluarkan biaya yang besar ya Sobat. Selamat mencoba ya, Semoga bermanfaat.

tembok dengan batu bata ekspos

Keunikan Tembok Dengan Batu Bata Ekspos

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , ,

Keunikan Tembok Dengan Batu Bata Ekspos

Jasa Arsitek Jogja – Desain rumah yang unik saat ini banyak ditemui di Indonesia. Salah satunya adalah konsep rumah dengan tembok menggunakan batu bata ekspos. Tampilan rumah ini menarik dan unik bagi mereka yang melihatnya.  Konsep batu bata ekspos adalah penyusunan batu bata untuk dinding secara polos tanpa plester. Dengan cara ini, tekstur serta warna batu bata akan terekspos atau terlihat menonjol pada ruangan. Berikut adalah beberapa desain tembok dengan batu bata ekspos. Yuk kita simak bersama ya Sobat.

10 Inspirasi Desain Dinding Rumah Dengan Bata Ekspos - JUAL BATU ALAM  TERLENGKAP DIJAKARTA

1. Dinding bata ekspos dengan niche untuk penyimpanan

Dinding bata ekspos dengan niche untuk penyimpanan

Dinding bata ekspos juga bisa dijadikan sebagai pembatas niche yang dijadikan area penyimpanan peralatan makan di ruang makan. Tampilannya membuat ruang makan kontemporer ini terlihat berkelas, bahkan mengingatkan kita pada rumah zaman dulu a la rumah Eropa dan Romawi.

Padukan dinding bata ekspos ini dengan furnitur yang mendukung, seperti meja dan kursi makan dari kayu yang juga terkesan jadul, tapi estetik. Psst.. Dekoruma jual kursi makan panjang seperti model di atas, lho!

2. Bata ekspos sebagai aksen di dapur

Bata ekspos sebagai aksen di dapur

Bagi sebagian orang, dinding bata ekspos akan membuat rumah terlihat lusuh. Namun, agar tampilannya tidak terlihat lusuh. Maka anda bisa melakukan trik menghadirkan bata ekspos ini di satu bidang dinding saja. Misalnya seperti dapur sederhana model vintage ini yang menggunakan dinding bata ekspos di satu sisi, kemudian menyelinginya dengan rak peralatan makan yang terbuka. Padukan dengan kitchen set berwarna putih agar terlihat lebih cerah.

3. Bata ekspos berwarna krem untuk ruang keluarga mungil

 Bata ekspos berwarna krem untuk ruang keluarga mungil

Ruangan berukuran mungil sebaiknya menggunakan warna cat ruang tamu cerah untuk menciptakan efek ilusi ruangan lebih besar. Jika Anda ingin menggunakan dinding bata ekspos, maka catlah bata tersebut dengan warna cerah seperti krem. Meskipun cerah, dengan warna krem ini akan tetap membuat ruang keluarga terasa nyaman dan hangat. Oleh karena itu inspirasi bata ekspos ini cocok untuk model rumah klasik atau vintage.

4. Bata ekspos yang berpadu dengan beton

Keunikan Tembok Dengan Batu Bata Ekspos

Dinding bata ekspos juga bisa tampil maskulin a la interior industrial. Caranya dengan menyandingkan bata ekspos dengan dinding beton. Kesan hangat dan dingin yang bertemu di satu ruangan akan menciptakan keunikan tersendiri.

5. Bata ekspos berwarna hitam untuk tampilan elegan

Keunikan Tembok Dengan Batu Bata Ekspos

Selanjutnya dinding bata ekspos juga bisa tampil elegan loh jika diwarnai hitam seperti ini. Kombinasikan dengan aneka furnitur yang terbuat dari bahan mengkilap seperti kaca atau besi agar semakin terlihat sempurna. Dinding bata ekspos berwarna hitam ini cocok untuk interior bergaya industrial, modern, bahkan minimalis. Maka dengan tampilan serba hitam ini akan terlihat simpel dan elegan.

Baca Juga : Hirup Udara Segar dengan Dekorasi Tanaman di Rumah

6. Bata ekspos serba putih

Gambar interior dengan warna serba putih mewakili kesan bersih dan lapang. Demikian juga dengan dinding bata ekspos yang dicat dengan warna putih. Maka kesan hangatnya akan dilengkapi oleh kesan bersih dan lapang.

Dinding bata ekspos ini akan sangat tepat untuk rumah bergaya interior Skandinavia milikmu. Untuk dekorasinya, pilihlah beberapa bingkai foto sederhana dan tanaman hijau dalam pot berukuran kecil hingga sedang agar rumah terlihat lebih hidup dan segar.

7. Secuil bata ekspos di dinding semen

Apakah Sobat ingin mendapatkan tampilan rumah yang bergaya shabby chic atau rustic? Maka cobalah menghadirkan dinding bata ekspos pada sepertiga atau seperempat bagian dari dinding semen. Dipadukan dengan lantai dari kayu, hasilnya akan semakin maksimal!

8. Bata ekspos berwarna natural untuk ruang keluarga

Ruangan tersebut dengan tembok batu bata ekspos lebih menarik. Interior ruang keluarga harus memiliki kesan yang hangat, setuju? Oleh karena itu dinding bata ekspos cocok diterapkan di ruang tersebut. Agar semakin dramatis, kamu bisa menambahkan penerangan tak langsung pada dinding bata ekspos tersebut. Gunakan juga furnitur dengan warna senada ya.

Artikel Menarik Lainnya :

4 HAL PENTING DALAM MEMILIH BAJA RINGAN

7 Keuntungan Menggunakan Jasa Kontraktor untuk Membangun Rumah

Nahh, itulah desain tembok rumah dengan batu bata ekspos, unik bukan? Ingin coba mengaplikasikannya dirumahmu Sobat? Semoga artikel ini bermanfaat ya Sobat. Nantikan artikel menarik lainnya hanya disini ya.

Mengenal Jenis Gebyok Pintu Ukiran Khas Jawa

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , ,

Mengenal Jenis Gebyok Pintu Ukiran Khas Jawa

Jasa Arsitek Jogja – Sudah tahukah Anda tentang pintu gebyok? Pintu jenis ini terkenal dengan dengan berbagai ukirannya yang banyak dan hargannya yang mahal. Gebyok ada yang terbuat dari kayu jati, jadi memang tak heran jika harganya tadi selangit. Jika anda ingin menggunakan model pintu gebyok ini maka anda harus menyiapkan budget yang lumayan besar ya. Nah, sebagai bahan pertimbangan dan gambaran tips menggunakan pintu yang satu ini. Maka tidak ada salahnya kita lebih Mengenal Jenis Gebyok Pintu Ukiran Khas Jawa ini. Berikut ulasannya.

 Pintu Gebyok

Pintu gebyok adalah jenis pintu berbahan dasar kayu jati yang terdiri dari ukiran khas Jawa. Sebenarnya, pintu ini juga bisa banyak terdapat di Bali dengan ciri khas yang agak berbeda dengan tipe dari Jawa. Perbedaannya terletak pada motif ukiran yang menggambarkan karakteristik budaya masing-masing. Namun, secara garis besar keduanya memiliki banyak persamaan dari segi penggunaan bahan, bentuk, ukuran, dan tingkat kompleksitas.

Mengenal Pintu Gebyok Jawa

Di Jawa, penggunaan pintu gebyok memiliki banyak makna dan bukan sekadar sebagai bagian rumah semata. Desain pintu yang selaras melambangkan keharmonisan hubungan manusia dengan alam. Selain itu, pintu ini juga menyimbolkan tujuan hidup manusia yang lengkap dengan kesejahteraan dan kedamaian.

Biasanya jenis pintu ini terbuat dari kayu jati karena ukurannya relatif besar, kuat, dan dapat menonjolkan kesan mewah. Bahan dasar kayu jati pasti lebih tahan terhadap serangan hama dan perubahan cuaca daripada jenis kayu lainnya.

Baca Juga :

Gampang dan Simpel Membuat Play Groud Rumahan

Cozy Abis! Inspirasi Desain Rooftop Rumah Kekinian

Tips Menggunakan Pintu Gebyok untuk Hunian Pribadi

Mengenal Jenis Gebyok Pintu Ukiran Khas Jawa

Sebelum Anda membeli, memasang, dan mempelajari cara merawat pintu gebyok, tentu akan lebih baik jika Anda mengetahui tips-tips penggunaannya terlebih dahulu:

  • Pintu gebyok cocok untuk rumah yang kental dengan nuansa Jawa atau Bali, baik dari segi arsitektur maupun interior.
  • Bahan dasar berupa kayu jati berkualitas membuat pintu ini harganya mahal. Semakin rumit ukiran dan semakin besar ukurannya, maka semakin mahal pula harganya. Sehingga Anda harus menyiapkan budget yang memadai sebelum membeli.
  • Penggunaan jenis pintu kayu ini lebih cocok untuk rumah berukuran besar agar nuansa megahnya semakin maksimal.
  • Selain untuk pintu rumah utama, pintu ini juga cocok sebagai sekat antar ruangan pada rumah berukuran besar.
  • Anda wajib teliti saat memilih pintu gebyok agar tidak mudah direkayasa oleh oknum penjual yang mengaku menggunakan kayu jati sebagai bahan dasar.

Cara Merawat dan Membersihkan Pintu Gebyok

Mengenal Jenis Gebyok Pintu Ukiran Khas Jawa

Apabila Anda mengira untuk merawat pintu gebyok itu sulit, jawaban sebenarnya adalah tidak. Agar tampilan pintu selalu awet dan terlihat baru, Anda bisa melakukan beberapa cara mudah ini untuk merawatnya:

  • Bagian sela-sela ukiran pintu harus dibersihkan dengan kuas berukuran kecil yang berbulu lembut. Ujung kuas yang runcing akan menjangkau debu di sela-sela ukiran secara maksimal.
  • Anda juga dapat menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu dan kotoran lain di sela-sela pintu secara maksimal.
  • Segera bersihkan bagian pintu yang terkena noda dengan kain lap micro fiber yang sudah dibasahi terlebih dahulu. Hal ini penting agar noda tersebut tidak terlanjur melekat kuat pada pintu kayu.
  • Pintu yang digunakan sebagai pintu utama rumah harus mendapatkan perlindungan ekstra. Sebaiknya Anda melakukan proses pelapisan ulang dengan bahan cat yang tepat setiap satu atau dua tahun sekali agar kualitas kayu jatinya tetap terjaga.
  • Jauhkan pintu dari benda-benda tajam dan benturan keras yang rentan menimbulkan goresan atau penyok.

Tertarik menggunakan pintu gebyok untuk mempercantik rumah kesayangan Anda? Setelah mengetahui karakteristik dan cara merawat pintu gebyok di atas, Anda hanya perlu menyiapkan budget dan memilih desain ukiran yang Anda inginkan.

Demikianlah sekilas tentang pintu gebyok jawa ini. Semoga menambah pengetahuan Anda dan bermanfaat ya.

Lanjutkan membaca artikel :

Inspirasi Desain Kamar Anak Perempuan Untuk Rumah Minimalis

6 Ide Desain Kamar Anak Laki-laki dengan Kesan Maskulin

Lebih Praktis Ini 5 Lemari Geser yang Harus Kamu Punya

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Lebih Praktis Ini 5 Lemari Geser yang Harus Kamu Punya

Arsitek Indo Kontraktor | Jasa Arsitek dan Kontraktor – Kamu ingin memberi suasana baru sekaligus merapikan rumah dengan lemari pakaian baru? Coba pilih lemari pakaian minimalis yang punya keunggulan karena bisa memberi tampilan elegan tanpa berlebihan. Tapi jangan lupa, lemari pakaian minimalis harus disesuaikan dengan kebutuhan dan luas ruangan dalam rumahmu. Kalau kamu memerlukan inspirasi lemari pakaian minimalis , maka simak ulasan berikut ini “Lebih Praktis Ini 5 Lemari Geser yang Harus Kamu Punya!”

 

 

Lemari geser gaya minimalis

Lemari geser gaya minimalis

Jika kamar tidurmu sempit dan kamu berangan-angan untuk meletakkan lemari baju yang cukup besar dengan gaya minimalis, kamu bisa mewujudkannya dengan lemari geser yang akan menyamarkan kehadiran storage dengan tembok yang ada di sekelilingnya.

Lemari geser pintu kaca

Lemari geser pintu kaca

Seperti yang kita ketahui bahwa memasang kaca di ruangan yang sempit adalah salah satu cara agar ruangan tersebut bisa terlihat lebih luas dari ukuran aslinya. Dikombinasikan dengan penggunaan furnitur lain, lemari geser yang dapat menghemat ruang penyimpananmu.

Lemari geser pintu kayu

Lemari geser pintu kayu

Gaya lemari geser pintu kayu banyak dipakai di Jepang, namun di Indonesia juga masih relevan loh! Desain lemari geser pintu kayu bisa kamu padukan dengan kaca untuk membuat efek luas pada ruangan atau bisa juga kamu gunakan kayu saja. Untuk modelnya bisa 2 pintu maupun 3 pintu

Lemari geser pintu kayu memiliki keunggulan dibanding material lainnya, yaitu lebih kuat dan tahan lama apabila bahan dasar yang digunakan adalah kayu yang berkualitas tinggi. Hal tersebut juga akan memberikan efek rustic yang sangat alami.

Lemari geser untuk dapur minimalis

Lemari geser untuk dapur minimalis

Kalau biasanya lemari geser selalu identik dengan lemari baju, kali ini kamu perlu mengetahui bahwa model lemari geser tidak hanya untuk lemari pakaian tetapi bisa juga untuk lemari dapur untuk menyimpan piring atau koleksi gelas-gelas.

Lemari geser akrilik

Lemari geser akrilik

Tidak hanya kayu dan kaca, material akrilik juga bagus untuk digunakan sebagai material pembuatan pintu lemari geser. Gunakan warna-warna yang netral untuk pantulan cahaya di pintu lemari geser apabila lampu dinyalakan.

9 Cara Membuat Pintu Geser dari Triplek

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

9 Cara Membuat Pintu Geser dari Triplek

Arsitek Indo Kontraktor | Jasa Arsitek dan Kontraktor – Bagi Anda yang ingin membuat sesuatu yang beda di rumah, maka cara membuat pintu geser dari triplek sederhana ini bisa dicoba. Lemari pakaian ataupun lemari lainnya akan bisa terlihat rapi jika ditutup dengan pintu yang bagus. Untuk bisa semakin menghemat tempat, pintu geser bisa menjadi pilihan yang bagus. Anda bisa menggunakan triplek yang memiliki harga terjangkau sebagai bahan dasar dari pintu ini. Berbagai alat dan bahan lainnya juga bisa dengan mudah ditemukan di berbagai toko bangunan. Jika Anda benar-benar ingin membuat pintu yang satu ini, mungkin informasi di bawah ini akan sangat berguna. Yuk simak 9 Cara Membuat Pintu Geser dari Triplek

 

Bagaimana tahapannya dan apa saja peralatan yang diperlukan? Simak artikel ini mengenai cara membuat pintu geser dari triplek :

  1. Menentukan 3 ukuran utama Pintu Geser dari Triplek

howtomeasureforaslidingbarndoorDalam proses membuat pintu geser triplek, anda akan membutuhkan tiga ukuran utama untuk menyusun kerangka pintu. Tiga ukuran itu yaitu yang pertama adalah ukuran lebar total dinding tempat pintu geser diletakkan. Anda dapat mengamati foto di samping sebagai contoh pengambilan ukuran. Lebar total yang dimaksud akan diukur dari ujung satu ke ujung lainnya, namun bisa juga ukuran menyesuaikan dengan seberapa jauh pintu tersebut ingin anda geser.

Paling tidak, pintu harus dapat digeser sejauh dua kali lipat ukuran lebar pintu. Lalu kedua adalah ukuran tinggi dinding dari lantai ke langit-langit. Ukuran yang terakhir yaitu lebar dari kusen pintu geser. Anda dapat menggunakan meteran rol saat proses pengukuran ini

  1. Membeli kayu 

barn_door_instructions_1Anda telah mendapatkan ukuran yang diperlukan, selanjutnya anda perlu membeli kayu balok kecil yang akan berfungsi sebagai kerangka pintu geser triplek. Karena pintu geser triplek ini diletakkan dalam ruangan, material kayu tidak perlu yang terlalu berat. Pilihlah jenis kayu yang ringan dan lentur. Kayu balok biasanya masih memiliki permukaan yang kasar, maka anda harus mengahluskannya dengaan amplas terlebih dahulu agar serat-serat kayu yang mencuat dapat hilang. Dengan mengasumsikan ukuran pintu sebesar 180 cm x 130 cm, berikut rincian jumlah kayu yang diperlukan untuk membuat kerangka dalam:

 

Panjang Kayu

Jumlah

180 cm

2 buah

130 cm

6 buah
40 cm

3 buah

30 cm

4 buah

Sementara untuk kerangka luar, anda akan membutuhkan 2 buah kayu sepanjang 185 cm dan dua buah kau dengan panjang 135 cm. Karena fungsi kerangka luar adalah untuk memperkokoh pinti, pilihlah jenis kayu yang lebih tebal dan kuat daripada kayu yang digunakan untuk kerangka dalam. Balok kayu biasanya dijual dalam ukuran sepanjang 2 meter, oleh karena itu jumlah balok kayu yang akan anda perlu beli untuk kerangka dalam yaitu sebanyak 8 balok kayu yang nantinya akan dipotong sesuai ukuran panjang yang telah disebutkan pada tabel di atas.

3. Menyiapkan peralatan untuk membuat Pintu Geser dari Triplek

howtobuildslidingbarndoorhardwareProses pembuatan pintu geser triplek membutuhkan beberapa peralatan yang kurang lebih sama dengan proses membuat pintu aluminum, pintu geser kayu atau jendela kayu. Beberapa peralatan atau Bahan Bahan Dalam Membangun Rumah yang diperlukan dalam mengerjakan pintu geser kain diantaranya: gergaji kayu, mesin bor, meteran rol, amplas, sekrup, besi penyangga, pengait, cincin besi, pipa besi kecil dan pipa 90◦.

Perlengkapan seperti gambar di samping penting untuk memasang pintu geser di dinding, tepatnya saat memasang besi penyangga pintu. Cincin besi, pipa besi kecil, pipa 90◦ dan besi penyangga adalah satu kesatuan. Anda dapat menemukan perlengkapan dan peralatan tersebut di toko bangunan. Selain itu jika anda ingin mengecat triplek, maka anda akan membutuhkan juga cat kayu beserta kuasnya.

4. Menyusun kerangka dalam membuat Pintu Geser dari Triplek

Kerangka yang akan dibuat terbagi menjadi kerangka dalam dan luar. Nantinya, kedua kerangka tersebut akan digabungkan. Kerangka yang perlu dibuat terlebih dahulu adalah kerangka dalam.

  1. Ketika semua kayu telah dipotong menjadi ukuran yang dibutuhkan, kini saatnya untuk merangkainya menjadi kerangka pintu geser. Mulailah merangkai kerangka dalam terlebih dahulu, mula-mula ambillah kayu yang berukuran 180 cm dan 130 cm. Susun kayu membentuk persegi panjang dan gunakan sekrup ulir untuk menyatukannya.
  2. Kerangka persegi panjang telah siap, kemudian mulailah untuk memasang 6 buah kayu dengan panjang 130 cm. Pasang kayu secara vertical hingga membentuk lima kolom. Tinggi kolom pertama adalah 40 cm dan kolom kedua 30 cm, ulangi hingga kolom kelima.
  3. Kini kerangka dalam telah membentuk 5 kolom, saatnya memasang kayu-kayu berukuran 40 cm dan 30 cm. Pasanglah kayu sesuai dengan kolom yang memiliki tinggi yang sama. Bilah kayu ukuran 40 cm dipasang pada kolom pertama, ketiga dan kelima. Kayu ukuran 30 cm dipasang di kolom kedua dan keempat dengan jumlah kayu pada masing-masing kolom sebanyak dua buah.

5. Memasang triplek

Kerangka dalam pun telah selesai, tahap selanjutnya adalah memasangkan triplek penutup. Anda dapat menggunakan jenis triplek apa saja, namun disarankan untuk menggunakan kain berbahan ringan untuk memudahkan pergeseran pintu geser triplek. Triplek yang diperlukan hanyalah satu lapis saja agar tidak terlalu berat. Gergajilah triplek sesuai panjang dan lebar kerangka yaitu 185 cm x 135 cm.

Pinggir triplek dapat berbahaya karena ada serat kayu yang mencuat, oleh karenanya perlu diamplas terlebih dahulu. Anda juga dapat berkreasi dengan triplek tersebut, misalnya mengetahui terlebih dahulu Cara Memilih Warna Cat yang sesuai untuk tripleks sebagai hiasan cat di pinggir sesuai selera. Adapun cara untuk memasang triplek ke kerangka adalah dengan menggunakan paku kecil khusus kayu. Menggunakan paku kayu membuat pintu semakin kokoh.

6. Memberi kerangka luar

barn_door_instructions_2Kini pintu geser yang anda buat hampir rampung. Agar pintu dapat berdiri kokoh, pasangkan kerangka luar pada kerangka dalam. Dengan adanya kerangka luar, pintu akan terbingkai rapi dan lebih kuat. Ukuran kerangka luar adalah 185 cm x 135 cm atau melebihi 5 sentimeter dari ukuran kerangka dalam.

Gabungkan kerangka luar dan dalam menggunakan sekrup yang kuat. Anda dapat mengecat kayu kerangka luar terlebih dahulu jika anda menginginkannya. Pastikan saja cat kayu yang anda gunakan telah benar-benar kering pada kayu sebelum ditempelkan dengan kerangka pintu bagian dalam.

7. Menancapkan pengait besi

diylightweightslidingbarndoor3Pintu geser triplek telah terbentuk, tahap berikutnya ialah menancapkan pengait besi. Jika pada pintu konvensional terdapat engsel, pengait besi ini berguna sebagai subtitusi engsel pintu. Pengait besi berfungsi sebagai tempat besi penyangga yang akan dipasang di dinding, sehingga pintu geser dapat digantung.

Pengait besi ini ditancapkan pada kayu bagian atas pintu. Lubangi kayu terlebih dahulu menggunakan mesin bor. Proses melubangi harus dipastikan dapat mencapai kayu pada kerangka dalam. Jika kayu telah dilubangi, barulah pengait dapat dipasang. Agar seimbang, anda memerlukan dua buah pengait yang dipasang di ujung kanan dan kiri pintu geser triplek.

8. Memasang roda

Bagian terpenting dari sebuah pintu geser adalah roda, karena roda memungkinkan pergerakan pintu tersebut. Pasanglah roda sejumlah dua buah, dengan posisi di bagian kiri dan kanan pintu. Posisi roda dapat disejajarkan dengan posisi anda memasang pengait agar tumpuannya seimbang. Anda harus melubangi kayu bagian bawah untuk bisa memasang roda.

Lubangi kayu yang dalamnya mencapai lapisan kayu kerangka dalam menggunakan mesin bor, hal ini dimaksudkan agar roda tidak hanya menopang kerangka luar namun juga kerangka bagian dalam. Kemudian, pasang roda dengan sekrup. Lakukan hal serupa pada sisi lain pintu. Pastikan roda yang digunakan cukup kuat untuk menopang pintu geser triplek.

9. Memasang besi penyangga

Besi penyangga berfungsi sebagai tempat untuk menggantungkan pintu geser triplek. Panjang besi penyangga dapat disesuaikan dengan lebar dinding atau menyesuaikan panjang sejauh pintu dapat bergeser. Untuk memasang besi penyangga ke dinding anda akan membutuhkan cincin besi sebagai penghubung.

Cincin besi tersebut dipasang menggunakan sekrup ke dinding, lalu sambungkan dengan pipa besi kecil yang berfungsi menghubungkan dengan pipa 90◦. Barulah besi penyangga dapat dipasang. Jangan lupa untuk memasang pintu bersamaan dengan proses pemasangan besi penyangga. Pengait pada pintu dimasukkan dalam besi penyangga dalam posisi seperti menggantung.

Apabila anda ingin menggunakan pintu geser sebagai pintu utama rumah, pastikan pintu tersebut dapat terkunci rapat untuk mencegah rumah kemalingan. Bagi rumah dengan desain rumah minimalis, akan lebih cocok jika pintu geser terbuat dari aluminium.

Semoga 9 Cara Membuat Pintu Geser dari Triplek dapat menginspirasi kalian yaa!

WhatsApp chat