Seperti Apa Atap Rumah Gadang?

Seperti Apa Atap Rumah Gadang?SEPERTI APA ATAP RUMAH GADANG?

Atap Rumah Gadang – Rumah Gadang (rumah adat Minangkabau) yg telah lama dipakai di Sumatera Barat ternyata menunjukkan masyarakat setempat telah lama mengadopsi teknik arsitektur bangunan tahan gempa. Para pakar selama ini mengenal Rumah Gadang merupakan salah satu konstrusi ber arsitektur bangunan tahan gempa.

Baca juga : Kenali Jenis Atap Rumah

Seputar Atap Rumah Gadang

Atap Rumah Gadang biasanya terbuat dari ijuk yang menandakan bahwa rumah ini ramah lingkungan. Sedangkan bangunannya berbentuk segi empat yang memandan, dengan dinding, lantai, dan tangganya yang terbuat dari kayu, serta hasil alam.

Rumah Gadang Tampak Depan. (Foto: Flickr / Putra Azzaino)

Rumah Gadang juga dipercaya tahan terhadap gempa, karena rumah ini tak menggunakan paku untuk merekatkan kayunya, melainkan menggunakan pasak. Pasak inilah yang membuat Rumah Gadang ketika terjadi gempa tidak akan roboh, namun justru akan ikut bergoyang mengikuti ritme gempa.

Selain itu, jumlah kamar tergantung seberapa besar dan kecilnya rumah. Bangunan yang hanya bisa didirikan di wilayah tertentu itu memiliki ruangan yang berjumlah ganjil antara tiga hingga 11.

Kemudian, dinding Rumah Gadang juga dibuat ukiran dengan motif asli Minangkabau yang kebanyakan terinspirasi oleh alam. Dan di cat dengan kombinasi merah, hitam, kuning, serta hijau

Baca juga : Merawat Atap Rumah

Ukiran di Rumah Gadang. (Foto: Wikimedia commons)

Rumah Gadang, jika dilihat pada tampak depan akan mirip seperti rumah panggung. Sebab, pada bagian depan rumah juga tinggi layaknya rumah panggung. Namun, untuk Rumah Gadang memang sengaja dibuat seperti itu, agar pada bagian bawah yang kosong bisa dimanfaatkan. Pada zaman dahulu bagian bawah tangga ada sebuah tempat yang berfungsi untuk mencuci kaki.

Jika dilihat tampak depan, Rumah Gadang akan mirip seperti rumah panggung. Hal ini karena bagian depan rumah juga tinggi layaknya rumah panggung. Meskipun demikian, Rumah Gadang memang sengaja dibuat seperti itu, agar bagian bawah yang kosong bisa dimanfaatkan.

Pada zaman dahulu, bagian bawah tangga terdapat sebuah tempat yang berfungsi untuk mencuci kaki. Rumah Gadang sendiri akan diwariskan antar generasi berdasarkan asas matrilineal atau keturunan ibu.

Baca juga : Kelebihan Atap Pelana

JASA ARSITEK JOGJA – merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624