Perawatan Kamar Mandi Rumah

Perawatan Kamar Mandi RumahPERAWATAN KAMAR MANDI RUMAH

Kamar Mandi – Seperti yang kita sebutkan pada artikel sebelumnya, bahwa kamar mandi akan beresiko timbul kerak, bahkan sampai susah untuk dibersihkan dan dihilangkan. Mengingat hal in, sebelum terlanjur terkena kerak kamar mandi, kita harus memperhatikan dalam segi perawatan pada kamar mandi kita.

Baca juga : Penyebab Timbul Kerak Kamar Mandi

Cara Merawat Kamar Mandi

Alfia Wardah selaku Home & Health Business Head Consumer Business Group PT 3M Indonesia mengatakan beberapa penelitian menyebutkan bahwa kamar mandi adalah salah satu area rumah yang paling kotor, setidaknya terdapat empat titik yang rawan bakteri: toilet, lantai kamar mandi, kepala pancuran, dan keran-wastafel. Terdapat berbagai bakteri seperti E-Coli, Salmonella, Streptococcus yang dapat menyebabkan kram perut, diare, infeksi dan radang. Selain itu, waspadai resiko cidera akibat lantai licin berlumut.

“Jika dilihat lebih jauh lagi, kamar mandi menjadi cerminan kepribadian pemiliknya, jika kamar mandi kotor maka sang pemilik juga akan dianggap sebagai seseorang yang kurang bersih,” ungkap Alfia dalam keterangan persnya.

Baca juga : Keramik Kamar Mandi Anti Kepeleset

Alfia menambahkan membersihkan kamar mandi dapat menjadi hal yang mudah, cepat, dan tidak melelahkan jika kita mengetahui tekniknya, seperti menggunakan sikat yang berbahan sabut agar hasilnya lebih bersih karena permukaan sabut lebih merata dibandingkan sikat bulu, dan agar tidak cepat lelah, gunakan sikat yang bergagang ergonomis, dan nyaman digenggam. Disarankan juga untuk menggunakan sarung tangan agar terhindar dari bakteri dan bahan kimia. Untuk itu, pihaknya memperkenalkan solusi tiga  cara ampuh kamar mandi bersih rerawat.

Pertama, menjaga Toilet Bersih dan Higienis. Saat membersihkan toilet, mulai dari bagian luar terlebih dulu. Gosok seluruh bagian luar dengan Sabut Spons Kamar Mandi agar bersih tanpa menggores porselen toilet. Agar lebih bersih dan kering, lap permukaan dengan Lap Spons Kamar Mandi yang berdaya serap tinggi. Bagian paling kotor dari toilet tentunya adalah bagian dalam toilet. Agar lebih praktis dan higienis, gosok bagian dalam toilet dengan Penggosok Toilet 2-in-1 yang terbuat dari bahan sabut berisi zat pembersih. Kepala penggosok dapat menjangkau sela-sela bagian dalam dan dapat diganti jika sudah sobek.

Baca juga : Macam Pintu Kamar Mandi

Kedua, menjaga dinding dan perlengkapan kamar mandi bersih terawat. Perlengkapan kamar mandi seperti keran, wastafel, cermin, dan shower seringkali terkena bekas sabun yang meninggalkan noda putih, yang sulit dibersihkan. Gunakan sabut spons penghapus Nnoda yang ampuh membersihkan noda membandel pada bahan stainless. Untuk kepala shower yang kotor dan berkarat dapat direndam di dalam campuran air dan cuka, sebelum digosok.

Untuk bagian dinding, gosok dengan sikat bak dan dinding kamar mandi, sikat bergagang yang berbahan sabut tidak menggores sehingga hasilnya tetap bersih tanpa menggores dinding. Jika terdapat bak kamar mandi, keringkan bak, semprotkan cairan pembersih serbaguna, tambahkan baking soda kemudian gosok dengan sikat bak kamar mandi. Selain tidak menggores, dengan panjang gagangnya, sikat ini dapat lebih mudah mencapai bagian dasar dan bagian dalam bak.

Ketiga, menjaga lantai bersih dan kesat. Sebelum mulai menggosok lantai, siram dan bersihkan kotoran sisa dari toilet dan dinding. Untuk hasil yang lebih bersih, campurkan setengah cangkir baking soda ke dalam ember, kemudian bilas lantai. Gosok lantai dengan sikat lantai pad yang berbahan sabut, yang efektif mengangkat kotoran dan kerak di lantai kamar mandi. Untuk membersihkan bagian-bagian sulit seperti pojokan, sudut, dan nat ubin, gunakan sikat sudut yang berdaya gosok jauh lebih kuat dari sikat gigi bekas.

Baca juga : Desain Kamar Mandi Unik

Menurut Alfia, agar perawatan dan pembersihan lebih maksimal, hendaknya bersihkan kamar mandi secara rutin dua kali seminggu supaya kotoran tidak menumpuk dan targetkan untuk membersihkan tidak lebih dari 20 menit sehingga terasa lebih ringan. Sebaiknya peralatan kebersihan dan produk pembersih disiapkan dalam satu wadah khusus sehingga lebih praktis untuk dibawa saat berpindah dari satu area ke area kamar mandi yang lain. Proses pembersihan dapat dipercepat dengan menyemprotkan terlebih dulu larutan pembersih ke seluruh permukaan sebelum mulai.

“Konsumen dapat juga membuat cairan pembersih sendiri menggunakan bahan alami, yaitu campuran cuka dan air dengan perbandingan 1:3 dan perasan lemon secukupnya. Untuk menghindari membersihkan area yang sama berulang-ulang, sebaiknya bergerak membersihkan searah jarum jam dari satu area ke area lain,” pungkas dia.

Baca juga : Penyebab Timbul Kerak Kamar Mandi

JASA ARSITEK JOGJA – merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624