Menyiasati Terpaan Angin Kencang yang Masuk ke Dalam Rumah

Arsitek indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor –  Dua elemen pada desain bangunan yang harus mendapat perhatian adalah tata pencahayaan dan penghawaan.  Dua elemen ini sangat penting dilakukan secara benar, dengan tujuan agar ruang-ruang di dalam bangunan mendapat pencahayaan dan penghawaan alami cukup, agar memberi kenyamanan pemakai dalam melakukan aktivitasnya. Ruang-ruang yang memiliki penghawaan dan pencahayaan alami baik juga akan memiliki kelembaban udara cukup, sehingga kesehatan lingkungan tetap terjaga. Selain itu, memiliki penghawaan dan pencahayaan alami yang cukup berarti menghemat energi listrik yang diperlukan, karena tidak tergantung pada pencahayaan dan penghawaan buatan. Yuk kita perlu menyiasati terpaan angin kencang yang masuk ke dalam rumah.

Menyiasati terpaan angin kencang ke dalam rumah diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Perlambat Laju Angin Yang Masuk Ke Dalam Rumah 

Menghambat ataupun memperlambat lajunya angin yang masuk ke dalam rumah bisa Anda lakukan memang penting untuk Anda lakukan. Apabila angin masuk ke dalam rumah secara berlebihan, hal ini akan menimbulkan banyak dampak buruk bagi keluarga. Dari situ Anda tentu akan paham akan pentingnya mengurangit laju angin yang masuk ke dalam rumah.

Caranya yaitu dengan menambahkan jalusi pada bagian pintu besi atau biasa disebut dengan teralis rumah. Cara yang satu ini membuat keadaan menjadi seperti pintu rumah yang berjalusi. Maka, dengan cara itu, Anda bisa memodifikasi rumah minimalis Anda dengan ornamen kayu dengan aman. Sirip-sirip yang terdapat pada jalusi pintu teralis umumnya terbuat dari suatu bahan lembaran plastik keras atau lembaran fiber.

Biasanya Lembaran fiber ini sering digunakan untuk menghalangi pandangan-pandangan dari luar pagar yang terdapat di rumah. Supaya potongan plastik yang keras ini tak melengkung ataupun tetap rata pada saat serta setelah di pasang, pada setiap sisi fiber bisa dilekatkan beberapa potongan kawat ikat yang dapat berfungsi juga sebagai rangka.

Laman: 1 2