Mengenal Ciri Arsitektur Modern!

Mengapa Banyak Orang Menyukai Rumah dengan Arsitektur Modern? | Rumah dan Gaya Hidup | Rumah.com

Arsitek Indo Kontraktor Mengenal Ciri Arsitektur Modern! Arsitektur modern adalah gaya atau konsep bangunan yang mengutamakan bentuk bangunan dibandingkan ornamen hias. Dengan kata lain, estetika desain modern adalah upgrade dari bangunan penuh dekorasi di masa lalu seperti desain gothic dan Victorian. Sebaliknya, desain modern memilih tema arsitektur yang dibangun dengan material tertentu, demi menjamin kesederhanaan dan fungsionalitas sebuah bangunan.

 

 

 

Karakteristik dan Ciri Desain Modern

Karena desain modern memiliki banyak gaya dan tipe, kamu bisa membedakannya dari desain klasik melalui karakteristik yang unik.

Berikut adalah karakteristik, fitur kunci, dan ciri-ciri desain modern.

Kesederhanaan sampai ke dalam inti desain

Arsitektur Modern Kesederhanaan

Berkembang setelah era arsitektur yang lebih tradisional, arsitektur modern memiliki tampilan jauh dari sederhana jika dibandingkan gaya arsitektur tradisional yang lebih banyak diwarnai detail-detail dekoratif. Hadir dengan kesederhanaan ditengah-tengah gaya tradisional yang berkembang pada saat itu, tentu estetika dari arsitektur modern lebih menonjol dan banyak diminati.

Para penganut konsep arsitektur modern sendiri memiliki prinsip bahwa kesederhanaan merupakan bentuk terbesar dari sebuah seni yang bisa menyampaikan tidak hanya cerita, tetapi juga kepribadian dari bangunan tersebut.

Elemen garis yang simetris dan bersih

Arsitektur Modern Simetris

Hampir semua bangunan-bangunan ikonik bergaya arsitektur modern memiliki elemen garis yang sangat kuat. Baik itu elemen garis horizontal pada denah, hingga garis-garis vertikal dan diagonal pada gubahan masa dan fasad bangunan. Termasuk pada fasad rumah atau fasad bangunan. Garis-garis bergelombang, lengkung atau garis-garis asimetrik akan sangat jarang kamu temukan pada bangunan-bangunan bergaya arsitektur modern.

Prinsip less is more

Arsitektur Modern Miss Van de rohe

Istilah “Less is More” merupakan istilah yang dipopulerkan tokoh arsitektur modern Ludwig Mies van der Rohe yang mengacu pada pendekatan minimalis pada bangunan. Tidak ada penggunaan ornamen atau elemen bangunan lainnya yang berlebihan. Setiap elemen terbentuk berdasarkan fungsi sekaligus estetika secara bersamaan.

BACA JUGA  Ide Dekorasi Ruangan Warna Cokelat Rumah jadi Makin Homey

Kejujuran dalam penggunaan material

Arsitektur Modern Material

Beberapa jenis material bahan bangunan yang kerap digunakan pada bangunan-bangunan bergaya arsitektur modern adalah besi, beton, kaca, dan juga kayu. Keberadaan material ini akan mudah terasa dan terlihat pada bangunan baik dalam interior rumah ataupun wajah bangunan tanpa ditutupi atau dimanipulasi penggunaan material yang artifisial.

Rancangan yang terbuka dengan banyak elemen kaca

Arsitektur Modern Elemen Kaca

Berbeda dengan tata ruang pada bangunan tradisional pada umumnya, bangunan bergaya arsitektur modern memiliki denah lantai yang jauh lebih terbuka dengan minimnya keberadaan penyekat ruangan. Selain itu, ada juga banyaknya penggunaan kaca sebagai bukaan sehingga rumah bergaya arsitektur modern terkesan sangat terbuka.

Hubungan dengan lingkungan sekitar

Arsitektur Modern Hubungan Lingkungan Sekitar

Arsitektur modern umumnya selalu memiliki hubungan dengan topografi dari lingkungan atau tapak yang sangat erat. Contoh paling baik mengenai hal ini adalah Fallingwater House yang memiliki hubungan langsung antara interior dan eksterior yang sangat mulus.

Tertarik mewujudkan rumah bergaya arsitektur modern-mu sendiri?

Semoga penjelasannya cukup menginformasi ya.

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar tips dan desain bangun di Arsitek Indo Kontraktor.

JASA ARSITEK JOGJA – merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624