Membuat Perpustakaan Mini

Perpustakaan Mini – Bagi anda yang hobi membaca memiliki perpustakaan pribadi lebih mengasyikkan bukan? Manfaat memilik perpustakaan pribadi adalah anda lebih bebas dan menjadi lebih tenang ketika sedang membaca. Selain itu, buku yang ada di perpustakaan akan lebih tertata dibandingkan dengan perpustakaan umum. Lalu, apa yang harus diperhatikan ketika akan membuat perpustakaan pribadi?

1. Tentukan Lokasi

Memilih lokasi untuk membuat ruang pustaka itu gampang-gampang susah. Ruangan dengan penerangan alami yang berlimpah tentu bagus untuk bersantai dan membaca. Tetapi terlalu banyak cahaya alami bisa memperpendek usia buku.

Cahaya alami akan mempercepat pelapukan pada serat kertas dan membuatnya berubah warna. Selain itu, menyebabkan pudarnya warna pada gambar atau foto di dalam buku.

Ruangan yang gelap, pengap, dan terlalu lembap dapat memicu tumbuhnya jamur dan bersarangnya serangga, utamanya rayap. Untuk menghindarkan buku dari kelembapan berlebih, sebaiknya jauhkan tempat menaruhnya dari lantai, pipa air, atau AC.

Agar koleksi buku Anda awet, pastikan pencahayaan dan sirkulasi udara di ruang perpustakaan cukup. Atur pula pencahayaan alami agar tidak secara langsung menerpa koleksi buku.

2. Pilih Buku

Dari waktu ke waktu, tanpa sadar koleksi buku sudah menumpuk. Sebagian menggunung di pojok-pojok ruangan, sebagian terselip di antara furnitur atau perabot.

Jika hendak menata ulang koleksi buku Anda, ada baiknya menyortir mereka terlebih dahulu. Sebagian buku barangkali masih akan Anda baca, sebagian lagi belum Anda baca, dan sisanya takkan pernah lagi Anda sentuh. Untuk kategori yang terakhir, pertimbangkan untuk menjual atau menyumbangkannya.

3. Membuat Katalog

Semakin banyak buku yang Anda punya, biasanya semakin susah untuk menemukannya saat dibutuhkan. Sebaliknya, semakin mudah untuk melupakan buku-buku yang bahkan belum sempat terbaca. Itulah kenapa membuat katalog dan mengorganisasi buku berdasarkan cara-cara tertentu penting untuk dilakukan.

Ada banyak metode yang bisa kita ikuti untuk membuat buku-buku terorganisasi. Yang paling formal barangkali seperti yang biasa dilihat di perpustakaan umum. Pengorganisasian di sana biasanya didasarkan pada kategori-kategori yang dikodekan dengan angka-angka tertentu.

Untuk pustaka pribadi di rumah, Anda tak harus mengikuti metode ini. Anda bisa mengembangkan metode sendiri yang paling pas untuk Anda. Tiap-tiap metode punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Mengelompokkan buku berdasarkan topik akan memudahkan Anda menemukan buku tertentu. Tapi bisa juga mengelompokkannya menurut abjad berdasarkan nama pengarang. Cara yang kedua ini baik untuk koleksi buku-buku fiksi, sementara cara yang pertama tadi baik untuk koleksi nonfiksi.

Anda bisa juga mengelompokkan buku berdasarkan warna sampul. Cara ini bagus untuk display, tapi kurang praktis, karena tak akan memudahkan Anda menemukan buku yang Anda cari. Kecuali Anda ingat warna sampul dari semua koleksi Anda.

JASA ARSITEK JOGJA – merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624