Plafon juga dapat mempercantik desain interior rumah dan mempengaruhi kenyamanan dari sebuah hunian. Oleh sebab itu, jenis plafon rumah yang akan diterapkan pada hunian juga tak kalah penting untuk diperhatikan.

Dapat diaplikasikan dari berbagai macam material, masing-masing jenis plafon rumah memiliki karakter, kelebihan serta kekurangannya sendiri. Agar sesuai untuk konsep desain dan kebutuhan ruangan, kamu bisa mempertimbangkannya masing-masing.

Kayu

Material kayu merupakan salah satu jenis plafon rumah yang banyak digunakan. Tak hanya pada rumah dengan konsep klasik, namun material kayu juga banyak diaplikasikan pada rumah dengan desain modern. Hal ini termasuk juga dengan bahan triplek.

Plafon dengan bahan kayu atau triplek umumnya dipilih karena proses pengerjaannya yang dianggap cukup mudah. Bahannya pun cukup kuat dan mudah diperbaiki apabila ada kerusakan. Selain itu, plafon kayu juga dapat memberi kesan hangat dan nyaman pada interior dan suasana rumah. Mengingat harganya yang relatif murah dan mudah didapatkan, membuat plafon kayu pun semakin banyak diminati.

Akustik

Tak cukup banyak yang mengaplikasikan jenis plafon akustik pada rumah. Pasalnya, jenis plafon ini cukup susah didapatkan dan memiliki harga yang relatif lebih mahal. Namun plafon klasik memiliki kemampuan yang dapat meredam suara atau bising dengan cukup baik. Oleh karena itu umumnya jenis plafon klasik hanya digunakan oleh beberapa orang yang membutuhkan ruangan kedap suara.

Metal

Jenis plafon dengan material bahan lempengan metal merupakan salah satu jenis plafon yang juga dapat Sobat Roong aplikasikan di rumah. Memiliki sifat ringan, plafon metal umumnya menggunakan lempengan metal yang tipis dan telah diolah dengan berbagai macam jenis motif dan model ukiran yang berbeda-beda. Pada plafon metal yang diterapkan untuk rumah dengan sentuhan klasik, umumnya plafon tersebut diberi tambahan cat minyak pada proses finishingnya.

Gypsum

Plafon dengan material gypsum termasuk salah satu jenis plafon yang juga cukup banyak diminati. Hal ini karena bahan plafon gypsum memiliki proses pengerjaan yang cukup mudah dengan hasil akhir yang cukup baik dan tampak rapi. Maka tak heran jika plafon gypsum memiliki nilai estetika yang tinggi. Hanya saja, plafon jenis gypsum tidak cukup tahan air, sehingga mudah berjamur dan tampak kusam. Jika ingin menggunakan plafon gypsum, ada baiknya jika Sobat Rooang mempertimbangkan jenis gypsum yang tahan air agar lebih awet.

Eternit

Jenis plafon rumah dengan bahan eternit, juga merupakan salah satu jenis plafon yang cukup mudah didapatkan dan banyak diminati. Hal ini mengingat sifat eternit yang ringan dan proses pengerjaannya pun mudah. Meski mudah memperbaikinya jika ada kerusakan, bahan plafon eternit juga tak cukup tahan menghadapi air dan goncangan.