Tahukah Anda, sebenarnya banyak sekali kesalahan-kesalahan yang tidak kita sadari telah kita lakukan, dan justru membuat rumah tidak lagi tampak atraktif serta mengundang, kesalahan-kesalahan buruk saat mendekorasi. Seperti beberapa kesalahan yang akan dibahas dibawah ini :

Serambi atau Foyer yang tampak berantakan

Serambi atau area foyer yang sangat berantakan merupakan kesalahan paling fatal dan mimpi buruk bagi semua pemilik rumah. Situasi semacam itu akan memaksa Anda untuk menjelaskan banyak hal tentang kondisi rumah saat menyapa para tamu yang datang.

Foyer yang tampak tidak terkoordinasi dengan baik akan membuat rumah tampil jauh lebih kecil dari yang sebenarnya.

Penggunaan cermin dengan ukuran terlalu besar

Asumsi selama ini bahwa cermin besar pada bagian dinding bisa membuat rumah kecil terlihat lebih lapang dan luas, ternyata keliru. Menurut Jonathan dan drew, cermin besar pada bagian dinding justru terlihat dan membuatnya terasa seperti sebuah ruang tarian di tahun 80an.

Masih banyak cara untuk dapat memperlihatkan ruangan kecil terlihat lebih besar dan lapang. Namun, jika tetap bersikukuh berencana menggunakan cermin, pilihlah dan gunakanlah yang memiliki ukuran proporsional, sesuai dengan kondisi ruang.

“Wall-to-wall” Karpet

Karpet menjadi salah satu elemen dekoratif dengan banyak fungsi, salah satu yang terpenting adalah fungsi zonasi. Dekorasi  ruang menggunakan karpet, menjadi salah satu dekorasi yang paling mudah dan murah. Namun, hindari penggunaan karpet dengan ukuran yang terlalu lebar, terutama penggunaan karpet wall-to-wall. Hal ini telah lama berakhir.

Dekorasi rumah atau dekorasi interior saat ini tidak lagi menggunakan karpet dari “dinding-ke-dinding”, yang menampilkan dan memperlihatkan suasana ruang yang tidak estetik dan tampak aneh.

Wallpaper

Ada beberapa jenis wallpaper yang tidak cocok untuk Anda gunakan di rumah. Meski harganya cukup mahal dan memiliki kemampuan memberi kesan mewah pada ruangan, beberapa jenis wallpaper justru sebaliknya; menjadikan ruangan tidak lagi terlihat terlihat natural.

Cara terbaik jika memutuskan menggunakan wallpaper, pilihlah yang sesuai dengan pilihan gaya interior, atau yang tidak memiliki corak atau motif tidak terlalu ramai. Hindari penggunaan wallpaper jenis 3D, kecuali Anda berniat menjadikan ruangan sebagai arena bermain. Wallpaper 3D hanya cocok untuk kamar Anak-anak.