Dinding Rumah Anda Lembab Dan Berjamur? Berikut Cara Mengatasinya

Saat anda menemukan dinding rumah anda ada yang lembab dan berjamur, kemudia anda telah mengidentifikasi penyebab nya. Lakukan lah tahapan perawatan dinding rumah anda dengan cepat. Jika anda tidak ingin itu terjadi terus menerus, maka lakukanlah tahapan perawatan secara berkala mengenai Cara Mengatasi Dinding yang Lembab.

  1. Untuk kasus yang disebabkan oleh kontak langsung dinding dengan air, anda dapat mengatasinya dengan melakukan penambahan komponen lapisan kedap air pada finishing dinding rumah anda. Komponen ini hanya berupa plester yang terbuat dari campuran semen dan pasir. Jika anda ingin yang instan atau dinding rumah anda telah selesai dapat juga anda atasi dengan pemberian cat water proof.
  2. Untuk masalah dinding lembab akibat rembesan air, hal terpenting dan yang harus anda lakukan pertama kali adalah menemukan pusat atau penyebab rembesan air, kemudian anda atasi itu terlebih dahulu. Jika rembesan terjadi akibab komponen eksternal rumah seperti talang atau atap rumah tentunya anda dapat perbaiki atau mengganti itu dahulu.
  3. Jika anda mendapati dinding wc yang lembab atau berjamur akibab rembesan air, anda dapat mengatasinya dengan memberikan plester (screed) yang terbuat dari campuran semen dan pasir (1:3) sebagai lapisan kedap air. Lakukan tahap ini sebelum anda memasang keramik atau finishing lainnya agar tidak terjadi kontak langsung antara air dan dinding yang akan merembes ke dalam dinding wc.
  4. Jika rumah anda berada pada daerah yang lembab dan cendrung basah, anda dapat menggunakan transram pada pasangan batu bata yang berada di atas sloof setinggi 30-50cm.
  5. Perhatikan sirkulasi udara rumah anda. Jika dirasa udara rumah anda terlalu lembab, anda dapat memperbaiki ventilasi udara rumah anda atau bahkan membuat beberapa ventilasi udara baru.
  6. Jangan gantungkan kain-kain basah pada dinding rumah anda. Seperti handuk, lap dapur, lap kotor, kain pel dll.
  7. Jika dinding rumah anda telah lama lembab dan pada akhirnya telah menimbulkan jamur, anda dapat mengatasi nya dengan membersihkan dinding dengan cairan pembersih dinding/toilet, pemutih atau deterjen. Gunakanlah kain dengan tekstur lembut, spons, sikat nilon dll. Jangan menggunakan sikat yang kasar dan berbahan keras karna daat merusak tembok. Jika sudah, bilas dinding dengan air bersih kemudian keringkan.
  8. Jika jamur telah terlalu lama dan parah mungkin anda harus melakukan usaha ekstra. Salah satunya dengan cara penyemprotan cairan fungisida terlebih dahulu untuk membunuh jamur. Tunggu jamur mati kemudian bersihkan kembali dengan sabun dan air seperti cara diatas.
  9. Jika jamur dan dinding yang lembab sampai mengakibatkan cat dinding anda terkelupas, anda dapat mengatasinya dengan membuka semua cat yang terkelupas atau rusak, bersihkan dengan air atau cairan lain dan cat ulang. Disarankan untuk menggunakan cairan waterproof atau memberi plester kedap air sebelum di cat.
  10. Sebagai pencegahan, rutinlah membersihkan tembok minimal dengan air. Agar dinding tetap bersih dan tidak terjadi penumpukan bakteri, jamur, atau kotoran. Serta cat ulanglah dinding rumah anda jika terlihat telah kusam.