KONSULTASI BANGUN JOGJA

Kegunaan Corten Steel

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Salam Sejahtera…

Ada yang sudah tau Corten Steel, Kali ini kita akan membahas tentang Apa itu Corten Steel. Ingin tau? Simak artikel berikut…

Pengertian Corten Steel

Corten Steel yaitu baja yang tahan korosi pada kondisi atmosfer udara biasa tahan cuaca, Ia juga material baja yang memiliki kekuatan tarik/ sifat mekanik yang baik. Bahkan Corten Steel diklaim memberikan 30% peningkatan sifat mekanik dan lebih tahan cuaca 4 – 8 kali lebih baik daripada baja karbon konvensional.Baja Corten menjadi lebih populer selama bertahun-tahun setelah beberapa pabrikan lain mengembangkan dan  memproduksi baja tahan atmosfer cuaca sendiri

Jenis Corten Steel

Plat corten steel pada dasarnya mempunyai dua jenis yang berbeda yaitu corten steel ASTM A 242 dan corten steel ASTM A 588. Plat corten steel ini biasanya dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti sebagai bahan dasar dari transportasi laut struktur bangunan tinggi dan sebagai bahan pembangunan jembatan

Kekurangan dan Kelebihan dari Corten Steel, Sebagai berikut…

Keunggulan Corten Steel

=> Menghemat biaya finishing, Corten steel tidak menggunakan lapisan pelindung atau cat yang biasanya membutuhkan biaya tambahan

=> Perawatannya mudah, Corten steel sangat ideal digunakan pada jembatan atau struktur lainnya dengan akses yang sulit dan berbahaya. di mana gangguan masa depan perlu diminimalisasi, Pengecekan dan pembersihan adalah satu-satunya perawatan yang diperlukan.

=> Menghemat biaya perawatan, Kebutuhan perawatan dari corten steel yang sangat minimal juga berpengaruh untuk mengurangi biaya pemeliharaan operasional

=> Mempercepat waktu konstruksi

=>Tampilannya menarik

=> Ramah lingkungan

Kekurangan Corten Steel

=> Jika terjadi penumpukan air, Area-area yang terkena air tersebut akan mengalami laju korosi yang lebih tinggi

=> Corten steel sangat sensitif terhadap iklim subtropis yang lembab

=> Pelapukan yang terjadi pada permukaan corten steel dapat menimbulkan noda karat pada permukaan bidang lainnya yang dekat dengan corten steel tersebut

Penggunaan Corten Steel

Contohnya penggunaan pertama dari corten steel pada arsitektur yaitu pada John Deere World Headquarters di Moline, Illinois. Bangunan tersebut didesain oleh arsitek Eero Saarinen dan selesai dikerjakan pada tahun 1964. Weathering steel populer digunakan pada bagian outdoor, Seperti pada bagian fasad, Jembatan atau patung. Salah satu contohnya yaitu patung besar Chicago Picasso yang berdiri di depan Dalet Center Courthouse plasa, Chicago.

Baca juga : Pengertian Corten Steel

Gaya Penempatan dan Jenis Kaca

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Salam Sejahtera…

Jenis Kaca ada beberapa macam, Kaca ini merupakan salah satu bagian dalam bagian rumah, Ingin tau..? Simak artikel di bawah…

Ada beberapa jenis gaya yang dapat di gunakan untuk mendapatkan Gaya penampatan yang pas saat meletakkan kaca tersebut, Sebahai berikut…

Gaya penempatan kaca tipsnya bisa di tempetkan sesuai keinginan seperti di tempatkan di kamar mandi untuk sekat agar terlihat lebih luas, dan juga dapat di fungsikan di atas meja agar meja tersebut dapat menampilkan keindahan dan dapat juga untuk kesesuaian atapnya agar dapat menghasilkan dataran yang rata.

Kaca ada berbagai macam jenis untuk dapat di tempatkan dengan gaya jaman now, Antara lain…

=> Yang pertama yaitu dengan model bening

Kaca ini sering juga disebut sebagai float glass. Kaca ini tidak berwarna serta memiliki permukaan yang sangat bersih dan rata. Kaca ini banyak digunakan pada eksterior maupun interior bangunan, Baik rumah tinggal atau gedung bertingkat. Kaca ini juga dapat digunakan untuk perabot rumah tangga

=> Yang kedua yaitu dengan model warna

Kaca ini biasa disebut dengan kaca riben atau tinted glass. Kaca ini merupakan kaca float yang diberi warna dengan sedikit menambahkan logam pewarna. Dengan warna pada kaca, Maka sifat tembus pandang kaca menjadi lebih rendah sehingga dapat memberikan privasi kepada penghuninya. Kaca ini lebih banyak dipakai pada Eksterior bangunan, Baik untuk pintu, Jendela, atau Curtain wall

=> Selanjutnya dengan model es

Kaca es yaitu kaca dengan tekstur pola tertentu pada salah satu sisinya. Karakter dari kaca ini memberikan Efek dekoratif, Efek pencahayaan, dan Efek pembayangan yang menarik, Serta mampu mereduksi silau secara maksimum

=> Selanjutnya dengan model reflektif

Kaca ini dengan jenis kaca yang mampu memantulkan cahaya dan mereduksi sifat tembus pandang dari sisi luar sehingga sering juga disebut dengan kaca one way. Lapisan kaca ini bersifat memantulkan cahaya dan panas, Serta mampu memberikan penampilan yang mewah

=> Selanjutnya dengan model tempered

Kaca tempered yaitu jenis kaca yang memiliki kekuatan yang sangat tinggi, Dibandingkan dengan kaca biasa. Dengan ketebalan yang sama, kekuatan kaca ini mampu mencapai 3-5 kali lipat dari kekuatan kaca biasa. Kaca ini tahan terhadap Beban angin, Tekanan air, Benturan, dan Perubahan temperatur yang tinggi. Kaca tempered juga lebih aman karena akan menjadi butiran halus bila pecah

=> Yang terakhir dengan kaca laminated

Kaca ini merupakan jenis kaca dengan tingkat keamanan dan perlindungan yang tinggi terhadap penghuni. Jika terjadi sesuatu yang menyebabkan pecahnya kaca, Kaca laminated tidak akan berhamburan, Tetapi hanya retak dan sangat sulit untuk ditembus. Karakteristik kaca ini yaitu sejenis pecahan kaca tidak akan jatuh atau berhamburan, Akan tetapi tetap melekat pada filmnya, dan kaca akan tetap terpasang pada rangkanya

Di artikel selanjutnya kita akan bahas tentang keunggulan dan kekurangan kaca beserta cara pemasanannya, Sambil menunggu artikel selanjutnya bisa baca artikel berikut…

Baca juga : Macam cat kayu beserta pengertiannya

Perhitungan Batu Bata Rumah

Perhitungan Batu Bata Rumah

Categories: Tag: ,

Perhitungan Batu Bata RumahPERHITUNGAN BATU BATA RUMAH

Kontraktor Jogja – Jika pada artikel sebelumnya kita sudah membahas bagaimana menghitung kebutuhan batako (Baca juga : Panduan Menghitung Kebutuhan Batako). Nah tidak hanya batako yang bisa digunakan untuk membangun rumah, batu bata bisa digunakan untuk membangun rumah. Nah berikut ini adalah beberapa cara menghitung batu bata untuk rumah Anda.

Cara Menghitung Jumlah Batubata dalam 1 m2 Pemasangan Dinding Bata Ada Bermacam-macam Antara Lain:

Dengan Cara Uji Coba Langsung di Lapangan

Lakukan pemasangan batubata terlebih dahulu pada lokasi yang telah ditetapkan, dengan Spesi Mortar dibuat ketebalan standard, oleh Pekerja (tukang batu)

Pemasangan batu bata tersebut buat menjadi bentuk yang beraturan, misalnya persegi panjang, agar mudah dilakukan Pengukuran Luas (Panjang dan Tingginya) nantinya,

Pemasangan batu bata tersebut usahakan seluas mungkin, misalnya targetkan lebih kurang 10 m2.

Setelah pemasangan Batu bata selesai, lakukan Pengukuran secara Detail terhadap Luas Dinding Batu Bata tadi, misalnya didapat Luas Pasangan Batu bata = 11,37 m2.

Selanjutnya lakukan Perhitungan Manual secara detail terhadap Jumlah Batu Bata yang terpasang (seluas 11,37 m2 tersebut), misalnya diperoleh angka 716 bh.

Sekarang bisa kita lakukan Perhitungan, yaitu: Jumlah Batu bata Per-meter Persegi = 716 bh : 11,37 m2 = 63 bh/m2

Dengan Cara Menggunakan Rumus Yang Disesuaikan Dengan Ukuran Batu Bata Yang Akan Digunakan

Yaitu dengan cara Pengukuran terhadap “Panjang dan Tinggi” Batu bata terlebih dahulu, misalnya didapat nilai Panjang = 21 cm, Tinggi = 4,5 cm.

Menambahkan ketebalan Spesi Mortar terhadap “Sisi Atas dari Panjang Batu bata” dan “Sisi Samping dari Batu bata”, misalnya penambahan Spesi Mortar adalah 2 cm.

Didapat nilai Efisiensi 1 buah Batu bata yang telah dilapisi Spesi Mortar (pada kedua sisi tersebut), Panjang menjadi = 23 cm, Tinggi menjadi = 6,5 cm.

Sekarang bisa kita lakukan Perhitungan, yaitu:
Luas Efisiensi 1 buah Batu bata + Mortar = 0,23 m x 0,065 m (satuan diubah dalam Meter)
= 0,01495 m2 – Berarti, Jumlah Batu bata Per-meter Persegi = 1 m2 : 0,01495 m2
= 67 bh/m2

Ada 1 Faktor lagi yang paling menentukan dalam Menghitung Jumlah Kebutuhan Batu bata ini, yaitu “Tebal Spesi Mortar”. Ketebalan Spesi Mortar ini bisa sangat bervariasi jika pelaksanaan Pemasangan Dinding Batu bata dilakukan untuk dinding yang akan diplester, karena tidak ada keharusan tebalnya harus sama persis (seragam). Berbeda kalau Dinding Batu Bata ini didisain untuk di-Ekspose, tentu tebal Spesi Mortar ini harus dibuat persis sama tebal, agar tampak bagus dan rapi. Biasanya Dinding Bata yang akan di-Ekspose ini sebaiknya menggunakaan Batu Bata Klinker yang lebih Presisi dan Rapi. Semoga artikel cara menghitung kebutuhan batu bata merah per meter persegi untuk pemasangan dinding bata  ini bisa bermanfaat.

Cara Memilih Batu Bata Yang Bagus

Sebaiknya membeli batu bata dari 1 penjual. Membeli batu bata dari beberapa penjual sering kali didapatkan batu bata yang tidak sama ukurannya. Meskipun sama-sama tetap bisa digunakan, akan menyebabkan permukaan dinding tembok kurang rapi.

Sebelum membeli sebaiknya cek dulu kondisi fisik batu bata yang akan dibeli, jangan hanya lewat telepon.

Batu bata yang bagus mestinya ukurannya seragam, tidak besar kecil. Akan lebih baik jika bisa mendapatkan batu bata dengan ukuran yang lebih besar. Karena hal ini berarti akan menghemat pemakaian material bangunan.

Batu bata yang bagus biasanya memiliki permukaan yang relatif halus. Hal ini menandakan bahwa tanah yang digunakan adalah tanah liat yang bagus, dan menandakan tidak dicampur dengan bahan lainnya. ( Saat ini para pembuat batu bata terkadang mencampur bahan baku tanah liat dengan sekam, abu batu bara, pasir kali atau tanah yang jelek ). Permukaan batu bata yang halus dan rata juga menandakan proses pembakaran yang lebih baik ( rata ).

Warna batu bata yang bagus adalah merah tua. Akan lebih baik lagi jika berwarna merah tua agak abu-abu kebiruan. Ini menandakan proses pembakaran batu bata benar-benar matang.

Warna batu bata yang merah muda atau agak coklat menandakan proses pembakaran yang kurang matang dan sempurna ( tidak menggunakan kayu ).

Batu bata yang bagus kualitasnya seharusnya keras.

Ada beberapa cara mudah untuk mengetes kekerasan batu bata tanpa menggunakan alat :
Dengan dipukul-pukul. Batu bata yang berkualitas bagus dan keras akan mengeluarkan suara yang nyaring dan lepas. Ting-ting-tinggi. Sedang batu bata yang tidak keras sebaliknya. Suara yang dikeluarkan akan kurang nyaring dan tertahan saat dipukul-pukul, prek-prek-prek
Dengan dijatuhkan. Ambil dan angkat sebuah batu bata setinggi sekitar 1 meter atau lebih, lalu jatuhkan ke tanah. Batu bata yang keras dan bagus kualitasnya tidak akan patah apalagi remuk.

Pembakaran Batu Bata Merah
Catatan: Batu bata yang dibakar dengan kayu, bukan sekam atau sampah yang dikeringkan akan memberikan hasil pembakaran yang lebih baik dan benar-benar matang.

Cara Menghitung volume dinding 1 rumah dalam m2

Contoh cara mencari luasan dinding pada rumah dengan denah sebagai berikut, tinggi tembok rumah 3m. sedangkan tembok luar 1,2m.

Denah Dinding Rumah

Total panjang dinding =

tinggi 3m = A+B+C+D+E+H+J+K = 5+5+2,5+2,5+2,5+8,7+5,2+7,5=38,9m.

tinggi 1,2m =M+L+G =3,3+4,5+4=11,8m.

Luas dinding keseluruhan =

tinggi 3m =38,9m x 3m = 116,7m2.

tinggi 1,2m= 11,8m x 1,2m =14,16m2.

total luas dinding =130,86m2.

Luas pintu dan jendela =

Pintu jendela ruang tamu = (2,15 x 0,9)+(0,65 x 1,6) = 2,975m2.

Pintu ruang dapur = 2,15 x 0,9= 1,935m2.

Pintu kamar mandi /WC = 2,15 x 0,9 = 1,935m2.

Jendela ruang tidur depan = 1,35 x 1,5 = 2,025m2.

Jendela ruang tidur belakang = 0,7 x 1,5 = 1,05m2.

Jendela dapur = 0,7 x 1,2 = 0,84m2.

Total luas pintu dan jendela = 2,975m2 + 1,935m2 + 1,935m2 + 2,025 + 1,05 + 0,84 = 10,76 m2.

Volume dinding = luas dinding keseluruhan – luas pintu dan jendela

Luas dinding = 130,86m2 – 10,76m2 = 120,1 m2.

Jadi luas dinding pada gambar rumah tersebut adalah 120,1 m2. selanjutnya kita bisa menghitung kebutuhan materialnya, meliputi batu bata, pasir dan semen. caranya dengan melihat koefisien analisa harga satuan pasangan dinding batu bata.

Terima kasih Sudah mengunjungi website kami Kontraktor Jogja, semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

JASA ARSITEK JOGJA – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

Panduan Menghitung Kebutuhan Batako

Panduan Menghitung Kebutuhan Batako

Categories: Tag:

Panduan Menghitung Kebutuhan BatakoPANDUAN MENGHITUNG KEBUTUHAN BATAKO

Kontraktor Jogja – Jika Anda akan membangun rumah, Anda akan menggunakan batu bata atau batako? Loh, memangnya batu bata dan batako itu berbeda? Ada yang tahu jawabannya? Jika Anda akan membangun rumah dengan batako, berikut ini adalah beberapa panduan atau cara menghitung kebutuhan batako yang tepat untuk pembangunan rumah Anda.

Contoh perhitungan kebutuhan dinding batako

Sebuah ruang dapur ukuran 3mx 3m tinggi 3m menggunakan pasangan dinding batako ukuran 10cm x 20 cm x 40 cm, jendela pada salah satu dinding berukuran 0,7m x 1,5 m dan satu pintu masuk ukuran 0,9m x 2,1 m. Berapa total kebutuhan batako untuk menyelesaikan pekerjaan pembuatan ruang dapur tersebut? mari kita hitung disini.

Langkah pertama kita hitung terlebih dahulu luas keempat sisi ruangan yaitu

  • Luas dinding batako = 4 sisi x 3m x 3m = 36 m2.

Kemudian kita hitung lobang yang ada pada dinding batako tersebut, karena tentunya lobang ini tidak termasuk dalam pekerjaan pemasangn dinding.

  • Lubang pintu yang tidak dipasang batako 0,9m x 2,1 m = 1,89m.
  • Lubang jendela yang tidak dipasang batako 0,7m x 1,5 m = 1,05m.

Jadi luas dinding batako adalah 36-1,89-1,05 = 33,06 meter persegi.

Selanjutnya kita cari data jumlah batako yang diperlukan untuk menyelesaikan 1 m2 pasangan dinding rumah.

  • Jika tebal spesi 1 cm, maka luas satu batako berikut adukanya adalah 0,21m x 0,41 m = 0,0861 m2.
  • Jumlah batako per m2 adalah 1m2 : 0,0861m2 = 11,614  jadi ada 12 bh.

Dari data tersebut maka kita dapat mengalikanya dengan volume dinding sehingga didapatkan total material yang dibutuhkan. Kebutuhan batako per meter persegi adalah 12 bh, maka total jumlah batako yang diperlukan adalah 33,06 m2 x 12 bh = 396,72 bh dibulatkan menjadi 400 bh. selanjutnya tinggal datang ke toko bangunan untuk membeli batako dengan jumlah sesuai perhitungan.

Terima kasih Sudah mengunjungi website kami Kontraktor Jogja, semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

JASA ARSITEK JOGJA – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

Bangun Bersama Kami dengan Pengurusan IMB

Bangun Bersama Kami dengan Pengurusan IMB

Categories: Tag:

Bangun Bersama Kami dengan Pengurusan IMBBANGUN BERSAMA KAMI DENGAN PENGURUSAN IMB

Kontraktor Jogja – Yuk segera rencanakan pembangunan rumah bersama kami. Siapa bilang, membangun rumah itu susah? Dengan menggunakan jasa kami KONTRAKTOR JOGJA, proses pembangunan rumah Anda akan berjalan dengan mudah dan lancar. Dan satu lagi! dengan jasa kami, akan dibantu sekaligus untuk pengurusan IMB.

Cara langkah pengurusan IMB saat membangun

Kami meberikan sebuah informasi yang mungkin perlu diketahui oleh para konsumen kami dalam pengurusan IMB. Disini selain kami sebagai kontraktor, kami siap memberikan solusi kepengurusan IMB. Berikut informasi yang dapat kami berikan :

Dinas Tata ruang dan Tata Bangunan,

agaimana mengurus izin mendirikan bangunan alias IMB? Setiap daerah kabupaten maupun provinsi memiliki aturan masing-masing mengenai tata cara permohonan IMB.

Secara umum syarat-syarat dan cara mengurus IMB renovasi rumah atau bangun rumah cukup mudah, yakni dengan menyiapkan berkas-berkas ini:

– Mengisi formulir Permohonan Izin.
– Foto Copy surat tanah
– Gambar konstruksi bangunan (denah, tampak muka, samping, belakang, rencana utilitas)
– Fotocopy KTP
– Persetujuan tetangga (khusus bangunan bertingkat)
– Bukti pelunasan PBB

read more →

Baja SNI dan Tidak SNI

Baja SNI dan Tidak SNI

Categories: Tag:

Baja SNI dan Tidak SNIBAJA SNI DAN TIDAK SNI

Kontraktor Jogja – Pernahkah Anda mendengar AMBI? AMBI atau yang biasanya disebut dengan Asosiasi Masyarakat Baja Indonesia, dikabarkan merambah ke pasar baja ringan menilai SNI baja ringan.

Perbedaan Baja SNI dan Tidak SNI

Ketua Umum AMBI Ken Pangestu mengatakan baja non-SNI itu awalnya berasal dari industri biji beton dan kini mulai merambah pada struktur baja ringan. Ken yang juga duduk sebagai Wakil Direktur PT Garuda Steel Kabupaten Bekasi itu mengatakan, baja non-SNI sangat berisiko tinggi bila dimanfaatkan sebagai bahan baku struktur bangunan.

Alasannya, pemanfaatan bahan baku struktur bangunan yang tidak direkomendasikan sesuai SNI, bisa saja mengalami kerusakan dalam jangka waktu pendek.

“Yang terparah, bangunan itu bisa roboh. Yang kami khawatirkan baja banci ini lolos menjadi struktur rangka bagi bagunan tinggi berkategori ‘high risk’. Bisa dibayangkan kalau bangunan itu roboh dan menimpa penghuni di dalamnya karena struktur rangka yang tidak bagus,” katanya.

Ken mengungkapkan, produsen nakal biasa memainkan spesifikasi baja sirip yang menjadi ciri khas baja tulangan beton (BjTB). Ciri khas sirip itu dicetak melalui pengecoran pada baja untuk keperluan umum (BjKU) yang belum wajib SNI, sehingga pengecoran sirip pada badan baja akan didapat produk BjKU berbentuk BjTB yang jauh lebih murah.

Padahal, kandungan mekanis dan teknis untuk memproduksi BjTB jauh berbeda dengan BjKU sebab baja untuk keperluan konstruksi perlu mendapatkan perlakuan mekanis dan teknis agar memiliki ketahanan beban dan gempa. Kriteria kedua baja banci, kata dia, teridentifikasi dari diameter produk di luar aturan SNI.

“Diameter produk SNI mempersyaratkan toleransi ukuran diamater lebih kurang 1 persen, tapi produsen nakal mendiskon ukuran diameter. Misalnya, BjTB S10 yang artinya BjTB sirip berdiameter 10 milimeter. Ukuran produk itu didiskon menjadi 9,1 mm.

“Memang kelihatannya tidak terlalu besar, tapi berbahaya pada ketahanan beban,” katanya. Kriteria ketiga, tampak dari pemotongan panjang produk. Sesuai SNI produk BjTB panjannyag 12 meter, maka produsen “nakal” akan memotongnya menjadi 11,5 meter.

Selain kriteria tersebut, konsumen juga bisa mengenali produk melalui cetakan timbul logo produsen (embosed). Misalnya, Master Steel dicetak MS, Krakatau Steel dicetak KS, dan Cakra Steel dicetak CS. Logo itu tidak dicat di produk, tapi merupakan cetakan timbul.

“Proses pembuatan baja banci biasanya memanfaatkan sisa peleburan kapasitas 1-2 ton baja. Prosesnya pakai besi sisa produksi baja, sisa pelat diambil dipanasi kasih beton ulang. Supaya untuk diakali ukurannya, sehingga muncul besi banci,” katanya.

Dikatakan Ken, konsumsi baja banci banyak didapati pihaknya pada sektor properti kelas bawah, seperti pembangunan rumah tapak di perkampungan. “Biasanya tukang main beli saja baja ringan di toko material tanpa tahu itu SNI atau tidak. Yang penting harga murah. Bahkan baja banci ini juga bisa ditemukan pada pembangunan properti tanpa pelibatan tim konsultan,” katanya.

JASA ARSITEK JOGJA – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

WhatsApp chat