artikel

arsitek jogja

Memilih Kusen Rumah

Categories: Tag: , ,
arsitek jogja

arsitek jogja

MEMILIH KUSEN RUMAH

Arsitek Indo Kontraktor – Sebagian besar orang menggunakan kusen untuk rumahnya adalah jenis kusen kayu. Akan tetapi, tahukah Anda jika kusen rumah memiliki beberapa jenis dan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Lantas apa saja jenis kusen ini?

Kusen kayu

Kusen kayu tak selamanya memberikan kesan kuno atau vintage, karena kusen ini cocok digunakan untuk berbagai desain rumah, termasuk rumah modern.

Namun, kusen ini mulai dianggap tidak cinta lingkungan karena membutuhkan kayu yang tidak sedikit dan berkualitas tinggi. Perawatan kusen kayu pun lumayan mahal, karena harus dilapisi antirayap dan coatin untuk mencegahnya lapuk.

Kusen aluminium

Kusen ini lebih murah dibandingkan kusen kayu dan kini banyak digunakan untuk perumahan. Kusen aluminium juga tahan keropos dan tidak terpengaruh oleh perubahan cuaca.

Biasanya—karena kusen ini tak bisa mengalau rembesan air—di bagian sisinya akan dilapisi karet penyekat untuk mencegah masuknya air.

Sayangnya, kusen yang ringan ini kurang bervariasi desainnya dan cepat penyok jika terbentur sangat keras serta rentan jamuran jika Anda tak rutin membersihkannya.

Kusen fiberglass

Biasanya digunakan untuk kantor dan rumah yang bergaya minimalis modern. Harganya pun cukup terjangkau karena materialnya yang ringan.

Mirip dengan kusen aluminium, kusen fiberglass juga harus sering dibersihkan karena cenderung menjadi sarang debu dan cepat berjamur jika area di sekitarnya lembap.

Kusen unplasticized polyvinyl chloride (UPCV)

Yaitu jenis material turunan plastik yang tidak cepat memuai saat terjadi perubahan suhu di sekitarnya.

Kusen ini tahan bocor dan desainnya dapat disesuaikan dengan bentuk jendela yang diinginkan, dan sekatnya dapat menahan kesejukan ruangan—misalnya untuk ruangan dengan AC—sehingga ruangan tidak terpapar hawa panas dari luar.

arsitek jogja

Solusi Untuk Ruangan Sempit

Categories: Tag: ,
arsitek jogja

arsitek jogja

SOLSUI UNTUK RUANGAN SEMPIT

Arsitek Indo Kontraktor – Cara setting ruangan ada berbagai macam, Kegunaannya agar kita bisa menempatinnya dengan nyaman dan enak tuk di lihat. Di antaranya ada beberapa settingan tempat. Kali ini akan kita bahas settingan ruangan yang sempit, Gimana cara settingnya di ruangan sempit ya? Ingin tau..? Simak artikel di bawah…

=> Pengukuran Besar Ruangan

Pertamakali yang harus dilakukan dalam penataan ruang yaitu mengukur ruang itu sendiri. Sebaiknya kita memastikan bahwa benda-benda yang kita beli, Muat di ruangan itu dan dapat juga dimasukkan ke dalam ruangan tersebut. Dan jangan lupa untuk mengukur lebar Pintu, Lorong, dan Lebar tangga yang akan dilalui

=> Tentukan Sesuai Keinginan

Adanya keinginan memberi gambaran ke arah mana nantinya peletakan benda akan terpusat. Keinginan bisa berupa pemandangan di jendela, Lukisan besar di dinding, Rak buku, Maupun panel TV.

Kalau ada lebih dari dua benda yang dianggap bisa menjadi keinginannya, ilih yang lebih menonjol -biasanya yang ukurannya lebih besar atau warnanya lebih terang. Jangan letakkan dua keinginan bersebelahan atau dalam satu sisi. Misalnya rak buku diletakkan bersebelahan dengan rak TV. Ini akan mengganggu harmonisasi sebuah ruangan. Di ruang keluarga, Beberapa pajangan atau lukisan sering dijadikan keinginan dalam satu ruangan

=> Tempatkan yang terpenting terlebih dahulu

Benda-benda yang paling mendukung aktivitas di suatu ruanganlah yang paling harus diperhatikan. Misalnya di ruang keluarga. Yang harus di perhatikan di penempatan sofa. Sedangkan di ruang tidur pikirkan peletakan tempat tidur. Benda-benda ini umumnya menghadap ke mana sesuai keinginan atau justru menjadi pusat keinginan itu sendiri

=> Perhatikan Jalur Sirkulasi

Pergerakan sirkulasi dalam ruangan ketika menempatkan Furnitur, Tanaman, Pencahayaan, dan sebagainya. Penempatan yang baik tidak akan mengganggu kegiatan di ruangan serta arus pergerakan di dalam ruangan itu ataupun dari ruang itu ke ruang lainnya. Tidak enak tentunya saat asyik-asyiknya menonton TV. pandangan kita terhalang oleh orang yang berlalu-lalang ke ruangan

Jangan sampai kita susah berjalan ke arah dapur karena ruang makan terlalu penuh oleh meja makan. Sebaiknya, sisakan ruang sirkulasi yang memadai untuk jalan.  Walaupun terletak pada satu ruangan, Area menonton TV dan ruang makan peletakkannya saling membelakangi sehingga tidak mengganggu sirkulasi keduanya

=> Pisahkan Berbagai Kegiatan

Kalau ruangan cukup besar, Basanya ada berbagai kegiatan dilakukan di sana. Misalnya di ruang keluarga terdapat kegiatan menonton TV yang membutuhkan beberapa sofa dan rak TV, Serta menyatu juga dengan ruang makan.  

Dua kegiatan berbeda itu bisa kita pisahkan tanpa harus mempersempit ruangan. Cukup dengan menggunakan karpet di bawah meja tempat menonton TV, Maka akan terbentuk suatu ruangan untuk menonton TV yang terpisah dari ruang makan

=> Perhatikan Proporsi

Proporsi menjadi penting karena tanpa ini penataan terasa tidak imbang. Kalau di sebuah ruangan ada 2 buah benda yang cukup besar, Jangan dipusatkan di satu tempat karena akan menjadi berat di titik itu saja

Perhatikan proporsi dan keseimbangan benda yang bersebelahan atau berseberangan. Meja  tambahan yang ukurannya kecil akan lebih cocok berada di sebelah sofa berukuran besar agar terlihat pas dan proporsional

Nah itu tips cara agar ruangan kita terlihat rapi dan enak umtuk di pandang serta nyaman untuk di tempati
Dari sini bisa belajar bersama tentang cara setting ruangan sempit dan sebagainya, Dan untuk pembangunan rumah juga bisa..
Hub No di dalam halaman ini/dengan saya langsung bisa di 0822 3073 3318

Baca juga : Ciri Pasir Yang Bagus

arsitek jogja

Kami Bantu Pengurusan IMB

Categories: Tag:
arsitek jogja

arsitek jogja

Arsitek Indo Kontraktor – Yuk segera rencanakan pembangunan rumah bersama kami. Siapa bilang, membangun rumah itu susah? Dengan menggunakan jasa kami KONTRAKTOR JOGJA, proses pembangunan rumah Anda akan berjalan dengan mudah dan lancar. Dan satu lagi! dengan jasa kami, akan dibantu sekaligus untuk pengurusan IMB.

Arti / Pengertian IMB

Arti atau pengertian IMB (Izin Mendirikan Bangunan) adalah produk hukum yang berisi persetujuan atau perizinan yang dikeluarkan oleh Kepala Daerah Setempat (Pemerintah kabupaten / kota) dan wajib dimiliki / diurus pemilik bangunan yang ingin membangun, merobohkan, menambah / mengurangi luas, ataupun merenovasi suatu bangunan.

Kehadiran IMB (izin mendirikan bangunan) pada sebuah bangunan sangatlah penting, karena bertujuan untuk menciptakan tata letak bangunan yang aman dan sesuai dengan peruntukan lahan. Bahkan keberadaan IMB juga sangat dibutuhkan ketika terjadi transaksi jual beli rumah. Pemilik rumah yang tidak memiliki IMB nantinya akan dikenakan denda 10 persen dari nilai bangunan, rumah pun juga bisa dibongkar.

Nah, bagi Anda yang saat ini masih bingung bagaimana cara untuk mengurus IMB, berikut ini beberapa syarat imb rumah tinggal maupun non tinggal.

Syarat IMB Rumah Tinggal

rumah tinggal

Persyaratan / Syarat IMB Rumah Tinggal

Sebelum menjalankan proses pembuatan IMB, setiap pemohon diwajibkan untuk melengkapi beberapa persyaratan IMB, diantaranya adalah foto kopi identitas pemilik, foto kopi SPPT dan Bukti Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Tahun Berjalan, foto kopi surat kepemilikan tanah, surat kuasa (bila dikuasakan), surat pernyataan kepemilikan tanah.     

Alur Pengajuan IMB Rumah Tinggal

Bagi Anda yang memiliki rumah di bawah 500 meter persegi, mengurus IMB bisa langsung datang kecamatan di loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan, setelah itu Anda bisa langsung mengisi formulir untuk pengajuan pengukuran tanah. Satu minggu kemudian petugas akan datang ke rumah Anda dan mengukur dan membuat gambar denah rumah Anda, setelah gambar jadi maka dapat dijadikan blueprint untuk IMB.

Lama Proses Pembuatan IMB Rumah Tinggal  

Setelah gambar denah selesai, baru proses pengajuan IMB bisa dilaksanakan, jangka waktu lama pembuatan IMB sendiri bisa memakan waktu 15 hari kerja.

Biaya Pengurusan IMB Rumah Tinggal     

Biaya pengurusan IMB sendiri dihitung berdasarkan luasan rumah tersebut, yakni per meter persegi dikenakan biaya Rp 2.500.

Syarat IMB Non Rumah Tinggal / Bangunan Umum

 

Persyaratan / Syarat IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal s/d 8 lantai)

Untuk membuat IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal (s/d 8 lantai) pemohon harus melengkapi beberapa syarat mengurus IMB berupa :

  • Formulir permohonan IMB
  • Surat pernyataan tidak sengketa (bermaterai)
  • Surat Kuasa (jika dikuasakan)
  • KTP dan NPWP ( pemohon dan/yang dikuasakan)
  • Surat Pernyataan Keabsahan dan Kebenaran Dokumen
  • Bukti Pembayaran PBB
  • Akta Pendirian (Jika pemohon atas nama perusahaan/badan/yayasan)
  • Bukti kepemilikan tanah (surat tanah)
  • Ketetapan Rencana Kota (KRK)/RTLB
  • SIPPT (untuk luas tanah > 5.000 m2)
  • Gambar rancangan arsitektur (terdiri atas gambar situasi, denah, tampak, potongan, sumur resapan) direncanakan oleh  arsitek yang memiliki IPTB, diberi notasi GSB, GSJ dan batas tanah)
  • Gambar konstruksi serta perhitungan konstruksi dan laporan penyelidikan tanah (direncanakan oleh perencana konstruksi yang memiliki IPTB)
  • Gambar Instalasi (LAK/LAL/SDP/TDP/TUG)
  • IPTB (Izin Pelaku Teknis Bangunan) arsitektur, konstruksi dan instalasi ( legalisir asli )
  • IMB lama dan lampirannya (untuk permohonan merubah/menambah bangunan)

Tahap Pengajuan IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal s/d 8 lantai)

Pertama pemohon datang ke loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kota Administrasi dimana Anda tinggal, kemudian mengisi formulir yang diajukan, setelah itu menyerahkan syarat-syarat atau dokumen yang dibawa, kemudian berkas akan diteliti dan akan di survey ke lokasi.

Setelah di survey kemudian petugas akan menghitung besaran retribusi atau biaya yang harus dikeluarkan oleh pemohon, kemudian pemohon membayar retribusi yang ditetapkan di bank DKI dan meminta bukti pembayaran dan kemudian menyerahkannya ke loket PTSP kota Administrasi. Setelah itu baru IMB dapat diambil oleh pemohon.

Biaya Membuat IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal (8 Lantai)

Untuk biayanya membuat IMB Bangunan Umum Non Rumah tinggal sendiri disesuaikan dengan Perda No 1 tahun 2015 dengan berdasarkan luas bangunan x indek bangungan x harga satuan retribusi.

Lama Proses Pembuatan IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal (8 Lantai)

Lama pembuatan IMB sendiri adalah 25 hari kerja, sejak dokumen teknis disetujui. Jika sudah jadi IMB bisa langsung diambil di loket PTSP Kota Administrasi setempat.

Syarat IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 9 lantai lebih

Hampir sama seperti syarat-syarat membuat IMB Bangunan Umum untuk non rumah (s/d 8 lantai), untuk bangunan setinggi sembilan lantai lebih pun, harus memeuhi beberapa persyaratan di bawah ini :

  • Formulir Pendaftaran IMB
  • Fotokopi KTP dan NPWP Pemohon
  • Fotokopi Sertifikat Tanah, yang telah dilegalisir Notaris,
  • Fotokopi PBB Tahun terakhir
  • Menyertakan Ketetapan Rencana Kota (KRK)  dan Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB/ Blokplan) dari BPTSP
  • Mencantumkan fotokopi Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah  (SIPPT) dari Gubernur, apabila luas tanah daerah perencanaan 5.000 M2 atau lebih.
  • Gambar rancangan arsitektur (terdiri atas gambar situasi, denah, tampak, potongan, sumur resapan) direncanakan oleh  arsitek yang memiliki IPTB, diberi notasi GSB, GSJ dan batas tanah)
  • Rekomendasi hasil persetujuan Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK), apabila luas bangunan 9 Lantai atau lebih,
  • Hasil Penyelidikan Tanah yang dibuat oleh Konsultan,
  • Persetujuan Hasil Sidang TPKB, apabila ketinggian bangunan 9 lantai atau lebih dan atau bangunan dengan basement lebih dari 1 lantai, atau bangunan dengan struktur khusus.
  • Gambar Instalasi (LAK/LAL/SDP/TDP/TUG)
  • Rekomendasi UKL/UPL dari BPLHD apabila luas bangunan 2.000 sampai dengan 10.000 M2, atau Rekomendasi AMDAL apabila luas bangunan lebih dari 10.000 M2.
  • Surat Penunjukan Pemborong dan Direksi Pengawas Pelaksanaan Bangunan dari Pemilik Bangunan.
  • Surat Kuasa (jika dikuasakan)

Alur Membuat IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 9 Lantai atau lebih

Untuk mengurus IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 9 lantai ini, setiap pemohon yang berdomisili di Jakarta terlebih dahulu mengisi formulir pendaftaran di loket Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) Kantor Provinsi DKI Jakarta.  

Di sana pemohon juga diwajibkan untuk menyertakan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan, kemudian berkas-berkas yang telah masuk akan diteliti dan disidangkan oleh Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK). Setelah lulus maka akan disidangkan kembali berdasarkan Pencanaan Struktur oleh Tim Penasehat Konstruksi Bangunan (TPKB) dan Perencanaan Instalasi dan M&E ke Tim Penasehat Instalasi Bangunan (TPIB).

Kemudian petugas akan menghitung besarnya retribusi/biaya IMB, setelah itu pemohon harus segera membayar biaya retribusi IMB melalui Bank DKI dan meminta tanda bukti pembayaran yang kemudian diserahkan ke loket BPTSP di kantor Provinsi DKI Jakarta, setelah itu maka berkas permohonan IMB dapat diterbitkan.

IMB yang telah diterbitkan akan diinformasikan melalui SMS atau telepon kepada pemohon dan IMB dapat diambil oleh pemohon di loket PBTSP.

Biaya Pembuatan IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal (9 Lantai Lebih)

Retribusi atau biaya pembuatan IMB diatur beradasarkan beberapa aspek, perhitungannya adalah sebagai berikut, Luas Bangunan x indek x Harga Satuan Retribusi (Seperti yang diatur dalam Perda No.1 tahun 2015

Lama Waktu Pembuatan

Berdasarkan SK Gubernur No.129 tahun 2012, IMB bisa selesai dikerjakan selama 25 hari kerja, terhitung sejak dokumen teknis disetujui.   

arsitek jogja

Inspirasi Balkon Rumah

Categories: Tag: ,
arsitek jogja

arsitek jogja

INSPIRASI BALKON RUMAH

Arsitek Indo Kontraktor – Bagi Anda yang bingung dengan bagaimana nanti cara mendesain balkon rumah Anda, apalagi terkendala dengan luasan balkon Anda yang minim. Anda bisa konsultasikan kepada kami bagaimana cara sebaiknya mendesain balkon dengan benar. Bisa langsung hubungi kami di 0878 3475 4624.

Cara Berkreasi Desain Balkon Rumah Kecil

1. Bekerja dengan ruang

 Teras by Patrícia Azoni Arquitetura + Arte & Design

Jika balkon Anda panjang dan sempit, Anda mungkin merasa sulit untuk menambahkan furnitur yang nyaman dan dapat digunakan. Ambil beberapa isyarat desain ini dan pilih untuk meja di dinding atau permukaa, lalu gabungkan tempat duduk yang lebih tinggi untuk estetika yang lebih luas.

2. Dapatkan kenyaman dan kreativitas

 Teras by DIE BALKONGESTALTER

Balkon kecil ini sangat cocok untuk hari-hari musim panas dengan segelas es teh dan sebuah buku di tangan! Kaleng membuat area ini ideal bagaikan perkebunan dengan harga terjangkau, sementara dinding dengan rak menghemat ruang dan praktis.

3. Desain ulang lantai dan lihat perbedaannya!

 Teras by Patrícia Azoni Arquitetura + Arte & Design

Desain ulang lantai balkon Anda akan menambah nilai dan gaya untuk ruang Anda dan secara drastis dapat mengubah area kecil menjadi tempat yang dapat digunakan dan menyenangkan. Coba pilih kayu bermotif mirip dengan contoh ini yang mudah dilletakkan dan terlihat luar biasa!

4. Pilih kesederhanaan dan minimalis

 Teras by FingerHaus GmbH - Bauunternehmen in Frankenberg (Eder)

Kreativitas tidak berarti Anda perlu untuk pergi ke luar negeri- pilih gaya minimalis dan sederhana dalam penataan meja makan dan area luar ruangan kecil untuk memasak atau pesta BBQ.

Jika Anda masih kurang ide dan membutuhkan bantuan tambahan, mengapa tidak mengobrol dengan seorang desainer lanskap atau spesialis balkon? Anda dapat menemukan berbagai ahli melalui situs Homify- riset di sini dan temukan banyak inspirasi!

5. Sempurnakan balkon dalam atau luar ruangan Anda

 Teras by Silvana Lara Nogueira

Jika Anda memiliki balkon di dalam atau luar ruangan atau hanya ingin membuat satu balkon, lihat contoh yang mencolok ini! Dengan pintu kaca besar, ruang ini sangat cocok untuk melangsungkan pesta makan malam, acara spesial, atau kesempatan untuk penuh gaya.

6. Tanaman, tanaman, dan tanaman lebih lagi

 Teras by ésverd - jardineria & paisatgisme

Kami telah mengatakan sebelumnya dan kami akan mengatakannya lagi, tanaman benar-benar meningkatkan tampilan balkon sekaligus memurnikan udara, pendingin ruang bawah, dan menjadi lebih penuh gaya. Pilih berbagai tanaman hijau untuk menghasilkan balkon segar dan mengundang.

7. Tambahkan tempat tidur gantung dan jangan lupa peneduhnya

 Teras by pedro quintela studio

Jangan takut untuk menambahkan tempat tidur gantung dan nyaman di balkon kecil Anda. Contoh mewah ini akan membuat seolah-olah Anda telah melakukan perjalanan ke tujuan tempat penginapan mewah  tanpa meninggalkan rumah Anda.

8. Nuansa bersahaja dan proyek DIY yang ideal

 Teras by homify

Proyek DIY sangat baik untuk menghemat uang, sekaligus meningkatkan keterampilan kreatif Anda. Penataan area luar ruangan ini menggunakan dua peti kayu yang memegang meja kaca dan dipasangkan dengan indah pada kursi empuk gantung.

9. Bantal Lantai dan tirai bagaikan keajaiban

 Teras by Sweet Home Design

Tambahkan tirai untuk menjaga sinar matahari keluar, bersama dengan bantal lantai untuk merangkul area ini dan memastikannya serbaguna, mewah, dan nyaman.

Lantai Rumah Granit

Categories: Tag: , , ,

LANTAI RUMAH GRANIT

Arsitek Indo Kontraktor – Kebanyakan orang tidak mengetahui apa saja jenis keramik. Semua akan dinamakan keramik jika digunakan sebagai pelapis lantai. Namun tahukah Anda, mirip dengan keramik lantai, ada juga yang menerapkan lantainya dengan granit.

Keutamaan Lantai Granit

  1. Kekuatan

Jika melihat dari segi kekuatan, granit tentunya jauh lebih unggul dibandingkan dengan keramik. Hal ini dikarenakan ubin granit diproduksi melalui proses pembakaran dalam suhu yang lebih tinggi yakni sekitar 1230 derajat Celcius. Setelah melalui proses pembakaran, granit dipress dengan kekuatan 7200 PH. Inilah sebabnya mengapa granit jauh lebih kuat dibandingkan dengan keramik.

Untuk keramik sendiri harnya dibakar pada suhu sekitar 1000 derajat Celcius. Tidak hanya memiliki sifat rapuh, namun keramik juga memiliki karakteristik yang keras dan kaku.

Baca juga : Macam Macam Keramik Lantai Terbaik Part 1

  1. Daya tahan

Pada bagian permukaan keramik terbuat dari lapisan bahan glasur agar tampak mengkilap. Namun jika meninjau dari daya tahan, bahan ini tidak cukup kuat untuk menahan gesekan. Jika dibandingkan dengan granit, yang tidak hanya menggunakan bahan glasur, namun juga menggunakan pemolesan agar mendapatkan tampilan yang mengkilap. Maka dari itu, granit jauh lebih tahan terhadap daya gesek jika dibandingkan dengan keramik. Namun tetap saja, apabila granit terkena gesekan dari paku, kaca atau benda tajam lainnya, masih juga dapat tergores.

Baca juga : Macam Keramik Lantai Berkualitas Part 2

  1. Presisi

Pada ubin granit terdapat cutting size, yang membuat tingkat presisi masing-masing lembar granit sangat akurat. Anda hanya akan membutuhkan nat selebar 1 mm dalam proses pemasangannya. Sedangkan jika bicara soal granit, terdapat dua metode pemotongan, yakni uncutting dan cutting size. Apabila Anda membeli keramik jenis uncutting, maka akan dibutuhkan nat selebar 2-3 mm. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat presisi keramik masih kurang dibandingkan dengan granit.

  1. Pola

Kalau bicara soal pola, tentu keramik memiliki keunggulan karena dapat menyajikan banyak pola yang beragam. Tidak hanya pola, namun ada pula beragam warna yang dapat disesuaikan dengan material penutup dinding dan sebagainya. Meski demikian, granit memiliki tampilan yang jauh lebih murah. Granit cocok digunakan sebagai cara menyulap rumah biasa menjadi mewah. Selain itu, penggunaan granit juga banyak diterapkan pada rumah minimalis sederhana dan berbagai desain rumah minimalis.

Baca juga : Keramik Kamar Mandi Anti Kepeleset

  1. Perawatan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, keramik tidak tahan terhadap goresan. Oleh karena itu, keramik yang terkena goresan perlu perbaiki dengan cara menggantinya dengan yang baru. Sedangkan apabila granit terkena goresan-goresan kecil maka tidak akan bermasalah. Namun apabila Anda ingin menutupi goresan tersebut dapat dilakukan dengan memoles permukaan granit dengan menggunakan bubuk poles. Tenang saja, harganya masih cukup terjangkau, kok!

Baca juga : Cara Mengatasi Keramik Retak

  1. Harga

Mungkin salah satu kelemahan granite adalah harga jualnya yang cukup mahal. Maka dari itu granit tidak cocok digunakan sebagai tips hemat membangun rumah. Keramik dapat diperoleh dengan harga yang jauh lebih murah dari granit. Meski demikian, kualitas yang dimiliki oleh granit sudah tidak perlu diragukan kembali.

Demikianlah beberapa penjabaran mengenai kelebihan granit dibanding keramik yang wajib Anda ketahui dan pelajari. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Baca juga : Jenis Keramik Terbaik Untuk Lantai

arsitek jogja

Tips Rumah Hemat Energi

Categories: Tag: ,
arsitek jogja

arsitek jogja

TIPS RUMAH HEMAT ENERGI

Arsitek Indo Kontraktor – Bagi Anda yang berada di lingkungan tropis, pasti akan merasakan cuaca yang tidak menentu. Cuaca yang tidak menentu ini akan memberikan rasa ketidaknyamanan kita bukan? Maka dari itu, perlu adanya kiat-kiat kita dalam membuat kenyamanan pada rumah kita.

Solusi paling praktis dan umum adalah penggunaan air conditioning (AC) di dalam rumah agar rumah terasa sejuk dan lebih nyaman. Tapi taukah Anda bahwa jalan pintas tersebut juga memiliki beberapa konsekuensi? Selain meningkatkan konsumsi listrik, penggunaan AC juga kurang baik untuk kulit dan pernapasan.

Oleh karena itu, bersahabat dengan keadaan adalah solusi terbaik. Artinya, bangunan terbaik untuk negara tropis adalah bangunan tropis; bangunan yang mengoptimalkan potensi lingkungan daerah tropis tanpa perlu banyak bantuan perangkat buatan seperti halnya mesin penyejuk udara.

Udara alami yang mengalir ke dalam rumah tentu menjadi hal yang sangat diperhatikan. Tanpa menggunakan mesin penyejuk udara, banyak cara dapat ditempuh untuk merealisasikan optimalisasi sirkulasi udara alami ke dalam rumah.

Berikut ini kiat desain yang bisa menjadi inspirasi bagi Anda untuk memiliki rumah yang nyaman, sejuk, serta hemat energi.

1. Fasad Dua Lapis

Posisi rumah juga berpengaruh terhadap suhu di dalam rumah. Jika rumah menghadap langsung ke arah barat atau timur, eksterior rumah perlu disiasati dengan menggunakan secondary skin atau panel tambahan. Contohnya seperti pada rumah hasil rancangan Modernspace yang menggunakan sunscreen dari rotan sintesis.

tampilan dalam Fasad Dua Lapis

Sunscreen ini dibuat dalam modul panel kecil dan ringan. Material ini juga merupakan material isolator yang tidak menyimpan panas dan berfungsi sebagai lapisan penahan sinar matahari pertama untuk ruang makan yang terletak di sisi barat.

tampilan luar Fasad Dua LapisKemiringan panel modul sunscreen ini disesuaikan dengan arah masuk cahaya agar pada saat sinar matahari mencapai titik panasnya, sinar tersebut tidak bersentuhan langsung dengan kaca. Selain berfungsi sebagai penahan panas, desain ini menjadi aksentuasi rumah yang menarik perhatian.

2. Langit-langit yang tinggi

Langit-langit yang tinggi pada area utama sangat membantu perputaran udara di dalam rumah. Tinggi double height ceiling biasanya berkisar tujuh hingga delapan meter. Sistem ini bisa digunakan untuk rumah satu lantai ataupun lebih.

Dengan perhitungan yang cermat, aliran udara dapat diarahkan menyilang di lantai satu dan lantai dua, sehingga dapat mengoptimalkan sirkulasi udara alami. Sistem void juga dapat membantu memberikan kesan rumah yang lebih lapang. Gunakan material kayu sebagai aksentuasi di ceiling agar menambah kesan hangat, seperti rumah karya Parametr Architecture ini.

3. Area Hijau

Somia Design Studio merancang sebuah rumah sekaligus studio desain dengan daerah hijau sebanyak 50% sebagai taman dan inner court. Desain inner court ini bisa menjadi alternatif tempat kumpul selain living room.

Jajaran meja dan kursi kayu di atas dek kayu seolah menjadi bangku penonton yang mendapatkan pemandangan 180 derajat ke arah panggung gemerlapnya lampu rumah, bentangan fasad bangunan, dan hamparan rumput segar.

Area Hijau di rumah

Area meja bar bisa berperan sebagai foyer penerima tamu atau ruang tunggu bagi kerabat ataupun klien. Pengalaman dari sang pemilik, banyak tamu bisnis memilih berdiskusi di area ini dengan alasan suasana yang lebih kasual melalui pemandangan kebun di sekitarnya.

4. Palet Warna Cerah

Kesejukan bukan hanya berbicara tentang suhu udara atau taman yang hijau, namun mata yang dimanjakan dengan pilihan palet warna pada furnitur dan aksesori. Biasanya furnitur eksterior menggunakan warna-warna natural atau monokrom.

Warna-warna ini perlu digabungkan dengan warna cerah untuk memberi kesan lebih hidup, seperti warna kuning, jingga, biru, dan warna cerah lainnya. Warna dipercayai dapat mempengaruhi psikologis manusia melalui arti-arti di dalamnya.

furnitur warna cerah

Menurut beberapa sumber, warna kuning adalah warna cerah yang dapat memberikan efek positif dan dapat menarik perhatian dikarenakan jumlah cahaya yang terpantul darinya lebih banyak dibandingkan warna-warna lain.

Sedangkan warna jingga juga menggambarkan keakraban, keramahan dan pemberi efek rasa nyaman. Rumah rancangan Yori Antar ini mengemas kesan sejuk baik dari desain interior secara keseluruhan, material yang dipilih, hingga warna yang disesuaikan dengan tema tropis.

5. Jendela Berukuran Besar

Rumah rancangan Goutama Design Consultant dan Valvonne Interior ini menggabungkan inspirasi nomor dua dan tiga. Living room dengan double height ceiling dan berhimpitan dengan taman. Secara psikologis, living room seluas 42 meter persegi dan ceiling setinggi 7,5 meter memberikan kesan bernafas bebas.

Jendela Berukuran Besar

Pandangan mata dapat menyapu setiap sudut interior hingga outdoor-nya. Living room dengan jendela besar yang membentang hingga ke ceiling ini mendapatkan kualitas cahaya dan udara yang terbaik karena berada di sisi timur – selatan.

Matahari pagi yang baik membawa suasana hangat ke dalam ruangan. Cahaya matahari di tengah hari menjadi penerangan alami sementara sejuknya angin yang bertiup terasa di sore hari. Pemandangan taman hijau juga memberikan kesegaran yang dapat dinikmati dari dalam sebuah rumah.

6. Air Terjun di dalam Rumah

Konsep dari vila yang dirancang oleh Yoka Sara adalah less wall, less ceiling, and less of flooring material. Mayoritas dinding dan ceiling pada vila ini dibuat transparan dengan menggunakan kaca.

Air Terjun di dalam Rumah

Selain sirkulasi udara dan cahaya yang baik, arsitek menerapkan konsep sustainable design dengan menghadirkan elemen alam. Di dalam vila dua lantai ini terdapat tiga taman dan tiga kolam renang pribadi. Salah satu desain yang menarik adalah jalan setapak dari kayu solid yang menghubungkan dua kolam renang.

Jalan setapak ini dinaungi oleh atap kaca yang mengalirkan air terjun buatan selayaknya dinding transparan. Berdiri di atas kayu ini menghadirkan sensasi berjalan di tengah-tengah hamparan air.

7. Memilih Furnitur yang Tepat

Memaksimalkan area dengan memilih furnitur yang bijak bisa menjadi alternatif untuk memberikan ruang bagi udara dan cahaya masuk ke dalam rumah. Semakin sedikit furnitur yang diletakan, ruangan akan terasa semakin sejuk.

Memilih Furnitur yang Tepat

Sebagai contoh, master bedroom karya Budi Pradono ini hanya menggunakan furnitur kurang dari lima buah, yaitu satu set tempat tidur serta bedside table, single sofa, built-in wardrobe, dan cabinet. Pemilihan material kayu dan warna netral pada furnitur serta taman kering di balkon dapat memberikan kesan sejuk dan lapang dalam kesederhanaan desain. Pilihlah sesuai dengan selera Anda dan jadikan rumah Anda sebagai cerminan kepribadian Anda.

8. Kolam

Selain taman atau unsur tanah, elemen air juga dipercayai bisa memberikan kesejukan di dalam rumah, salah satunya dengan cara menghadirkan kolam, bisa kolam renang atau kolam ikan. Kolam renang dapat memberikan kesan segar di sebuah rumah, sekaligus bisa menjadi tempat melepas lelah dan sarana berolahraga.

kolam renang dalam rumah

Bentuk dan peletakan kolam renang bisa disesuaikan dengan ketersediaan lahan dan selera penghuni. Untuk proyek karya Wahana Architects dan Agus Gunawan ini, kolam renang mengambil area hampir sepertiga dari luas tanah, sehingga memberikan kontribusi cukup besar untuk sirkulasi udara.

Dengan area yang terbuka dan berhimpitan langsung dengan rumah, warna biru air bisa dipergunakan sebagai pemandangan yang menenangkan, terutama jika terdapat balkon yang berhadapan langsung dengan kolam. Tambahkan vertical garden untuk memberikan kesan lebih dekat dengan alam.

9. Rumah Kaca

Jika berada di lingkungan perumahan yang sejuk, pemeberdayaan udara dan pemandangan wajib dieksplorasi. Material kaca pada ceiling atau atap sangat mampu mengurangi penggunaan lampu di siang hari. Tak hanya itu, kita juga dapat menikmati keindahan langit pada malam hari.

RT+Q Architects merancang rumah kaca sebagai sanctuary area untuk ruang baca pribadi yang memiliki pemandangan ke kebun kesayangan sang pemilik rumah.

Pelajari dulu situasi lingkungan rumah Anda sebelum memutuskan menggunakan ceiling kaca. Jika merasa kurang aman atau lingkungan rumah Anda minim pohon rindang, gunakan ceiling kaca dalam ukuran yang kecil namun berulang. Pilih area yang berdekatan dengan tempat Anda sering beraktivitas sehingga Anda bisa lebih sering mendapatkan pencahayaan alami.

WhatsApp chat