CARA MEMILIH KERAMIK UNTUK RUMAH ANDA

Arsitek Indo Kontraktor – Sudah menjadi hal yang umum setiap rumah menggunakan keramik untuk finishing dari pembangunan rumah. Biasanya keramik ini digunakan untuk lantai. Namun tidak hanya lantai, keramik juga bisa digunakan untuk tembok atau yang lainnya. Nah membahas soal keramik, perlu Anda ketahui beberapa cara berikut ini. Dalam memilih keramik rumah dengan benar dan tepat.

1. Sesuai jenis dengan fungsi ruangan 

Hal pertama yang paling penting untuk kamu ketahui adalah jenis-jenis keramik yang cocok untuk tiap fungsi ruangan. Misalnya keramik unpolished dapat digunakan untuk area yang berinteraksi langsung dengan air namun dengan intensitas rendah seperti teras, garasi, kamar mandi kering, dan dapur. Namun material jenis ini juga tidak menutup kemungkinan untuk digunakan pada area dalam rumah, seperti kamar tidur, ataupun ruang tamu. Kemudian keramik polished cocok untuk diaplikasikan untuk area ruang dalam seperti kamar tidur, ruang keluarga, ruang tamu ataupun dinding kamar mandi.

Sumber: tinydt.net

Selain harus disesuaikan dengan fungsi ruang, konsep ruang dan luas ruang juga harus diperhatikan karena akan berpengaruh pada warna dan motif keramik yang akan dipergunakan. Seperti pada gaya industrial misalnya, warna yang dipilih lebih kepada monokrom dengan motif batu atau semen dengan jenis ubin rustic atau unpolished.

Artikel Lainnya: Kekurangan Lantai Keramik

2. Seimbangkan ukuran keramik dengan ruangan

Sumber: pinterest.com

Keseimbangan tentu akan menjadikan sebuah suasana rumah menjadi lebih indah dan nyaman untuk ditempati. Maka, kamu harus sangat cermat dan teliti dalam menentukan ukuran keramik yang akan dibeli. Jika ruangan relatif kecil maka pilihlah ukuran keramik dengan ukuran standar. Sementara bila luas ruangan sedang dan tidak terlalu besar, kamu dapat menggunakan ubin ukuran 60×60 cm. Sebaliknya, bila ruangan cukup besar dan luas kamu dapat menggunakan keramik ukuran 60×120 cm atau 80×80 cm.

3. Warna keramik sangat berpengaruh

Pemilihan warna keramik untuk setiap ruangan harus menyesuaikan dengan fungsi ruangan. Perlu diperhatikan untuk tidak mengaplikasikan warna yang terlalu terang dan mencolok karena akan berdampak buruk terhadap penglihatan. Pilihlah warna yang lembut dan ciptakan sinkronisasi dengan warna dinding rumah.

Kemudian mengenai kiat mendekorasi lantai ruangan dengan keramik yang nyaman, dianjurkan jenis ubin yang akan diaplikasikan harus disesuaikan dengan ruangan yang ada. Contohnya saja untuk ruang keluarga disarankan untuk menggunakan ubin polished dengan warna netral. Lalu untuk kamar tidur pilihlah keramik dengan warna dingin seperti abu-abu, beige, biru, atau nada warna lembut yang sejenis lainnya.

4. Perhitungkan harga keramik

Untuk menghadirkan nuansa interior rumah yang mendukung, pemilihan keramik lantai harus dilakukan dengan penuh perhitungan. Jangan sampai hal ini mengganggu budget dan dompet kamu. Kamu dapat memperoleh keramik di pasaran secara mudah di toko bangunan atau tempat penjual khusus keramik. Harga yang ditawarkan tergantung pada merk dan ukuran. Misalnya saja ukuran 20×20, 40×40, 60×60 atau ada juga yang berbentuk persegi panjang 30×60.

Sumber: trendomat.com

Pemilihan ukuran keramik ini tergantung pada kebutuhan dan keinginan kamu sebagai pemilik rumah. Walaupun lazimnya yang digunakan adalah yang berbentuk persegi panjang, namun tidak sedikit juga yang ingin bereksperimen dengan keramik jenis lainnya. Harga yang dipatok berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp250.000. Biasanya keramik dijual per dus dengan jumlah 4 sampai 20-an. Semakin besar bentuk dan kualitas barangnya maka akan semakin mahal pula lantainya.

5. Pelajari struktur dan teknik pemasangan

Pemasangan keramik lantai dan pola penyusunannya harus dibangun sedemikian rupa agar dapat tahan terhadap beban namun tetap dapat memberikan unsur desain yang bagus untuk ruangan. Pemasangan yang pas akan memperlihatkan corak unik yang berbeda, terlebih jika kamu menggunakan keramik yang memiliki pola.

Sumber: postroika.biz

Selain itu, kamu harus mengetahui perbedaan struktur keramik. Keramik lantai hadir dengan tekstur yang lebih kasar dibanding dengan keramik dinding. Hal ini dimaksudkan demi menghindari orang yang terpeleset saat menginjak lantai. Keramik lantai juga dibuat lebih keras dan tidak mudah pecah. Lantai ini dibuat agar tahan terhadap pijakan serta barang-barang yang berada di atasnya.

Intinya, saat memilih keramik lihatlah dengan seksama dan tidak terburu-buru. Pastikan apakah gambar keramik yang ada pada brosur sudah sama dengan aslinya atau belum. Kemudian padankan juga keramik dengan furniture yang ada. Selain itu, pilihan keramik juga harus dibarengi dengan dana pribadi serta pertimbangan memilih keramik yang bergaransi.

Artikel Lainnya: Kelebihan Keramik Lantai

Kamu juga bisa mengkombinasikan beberapa material dan model yang berbeda tanpa membuat rumah tampak penuh dengan pengaturan yang cerdas. Perbedaan dapat menjadi unsur dekoratif yang menarik asal kita tahu bagaimana mengaturnya. Selamat memilih keramik lantai untuk ruangan di rumah ya!

sumber : furniterus.com

JASA ARSITEK JOGJA – merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624