Atasi Dinding Retak

Atasi Dinding Retak – Penyebab dinding retak tentu sudah banyak diketahui oleh kebanyakan orang. Namun, cara yang tepat untuk memperbaiki belum banyak diketahui oleh seseorang.

Cara Mengatasi Dinding Retak

1. Selidiki penyebab
Pertama, selidiki penyebab keretakan, apakah bersumber dari kegagalan struktur (lihat apakah terjadi keretakan atau lengkung pada elemen struktur, khususnya kolom dan balok), retak pada pasangan bata, atau hanya pada acian atau plesteran. Waspadai pula jika ada elemen lain di dinding, misalnya pipa PVC atau kolom kayu.
2. Perkuatan struktur
Jika retak dinding terjadi akibat kegagalan struktur, maka anda harus melakukan perkuatan struktur. Perkuatan dapat berupa penebalan atau penambahan struktur. Jika kerusakan yang terjadi parah, maka anda harus membongkar atau mengganti dinding dan struktur yang rusak sebelum mempengaruhi bagian lain dari rumah anda. Konsultasikan segera pada ahlinya, ingat kerusakan struktur bisa berakibat fatal pada rumah anda.
3. Bongkar pasangan, plester dan aci ulang
Perbaikan dinding retak tergantung pada kedalamannya. Jika retak terjadi sampai pasangan bata, maka anda sebaiknya membongkar sebagian dinding dan mengganti pasangan bata yang rusak. Pastikan bahwa pasangan bata baru sudah kering sempurna sebelum plester dan aci ulang. Jika retak terjadi akibat tidak homogennya plesteran dengan pipa, lapisi pipa dengan kawat ayam sebelum melakukan plester dan aci ulang.
4. Menambal Retak
Retak yang terjadi sebatas acian umumnya disebut retak rambut. Untuk mengatasinya, kupas cat sampai lapisan acian, lebarkan lubang retak dengan mengetrik acian sepanjang retakan, lalu isi lubang dengan acian (seringkali ditampahkan lem putih). Setelah kering sempurna, ulang pengecatan dinding sesuai aturan.