Des 17, 2019

Solusi Rumah di Musim Hujan

Solusi Rumah di Musim Hujan

Categories: Tag: , ,

Solusi Rumah di Musim HujanSOLUSI RUMAH DI MUSIM HUJAN

Arsitek Indo Kontraktor – Sudah masuk ke musim hujan nih sepertinya. Yuk lakukan pengecekan pada rumah Anda apakah ada yang bocor atau tidak rumah Anda. Biasanya setelah musim kemarau panjang akan ada kerusakan pada rumah yaitu rumah akan rusak pada atap.

1. Segera mengganti atap yang rusak

1. Segera mengganti atap rusak

Pexels/Joao Jesus

Atap adalah lapisan pertama yang akan melindungi isi rumah dari air hujan. Sebelum musim hujan datang, sebaiknya luangkan waktu untuk memeriksa keseluruhan atap Mama.

Apakah ada atap yang pecah hingga menciptakan celah? Apakah masing-masing atap sudah merekat dengan kuat?

Hal-hal ini harus diperhatikan untuk menghadapi kondisi yang terburuk. Bisa saja terjadi badai dengan angin kencang nanti. Jika atap Mama tidak merekat dengan kuat, ia bisa terbang terbawa angin. Selain merusak rumah, tentunya akan berbahaya bagi orang lain.

2. Memeriksa kondisi plafon rumah

2. Memeriksa kondisi plafon rumah

Nationalprojects

Tidak hanya bagian luar, periksa juga bagian dalam rumah, yaitu plafon. Pasalnya, ia adalah lapisan kedua yang akan menghalau air hujan ketika atap mengalami kebocoran.

Segera ganti plafon yang sudah rusak atau lapuk, rekatkan kembali jika ada plafon yang sedikit terlepas, dan sumbat celah sekecil apapun yang ada.

Selain menghalau air hujan, kondisi plafon yang baik juga membuat rumah terasa lebih nyaman, bersih, dan cantik lho, Ma!

3. Memeriksa kondisi talang air

3. Memeriksa kondisi talang air

Bandeseamlessgutters

Talang air adalah bagian penting yang tidak boleh dilupakan ketika membangun rumah. Alat ini mengalirkan air hujan yang tertampung di atap langsung menuju tanah atau wadah penampung. Dengan adanya alat ini, aliran air jadi lebih terarah sehingga tidak membasahi setiap sudut rumah.

Segera periksa kondisi dan bersihkan talang air di rumah sebelum musim hujan datang ya, Ma. Talang air sangat rawan tersumbat karena berbagai kotoran yang jatuh dari atas, seperti dedauan. Jika tersumbat, talang air tidak bisa berfungsi secara maksimal bahkan bisa jebol.

4. Melapisi atap dan dinding dengan pelapis anti bocor

4. Melapisi atap dinding pelapis anti bocor

Waterproofco

Tips rumah anti bocor lainnya adalah menggunakan pelapis anti bocor untuk menghalau air hujan. Pelapis ini banyak dijual di pasaran dan tersedia dalam dua jenis, coating danmembran.

Pelapis jenis coating dapat diaplikasikan dengan mudah karena bentuknya seperti cat dinding. Sedangkan pemasangan pelapis jenis membran membutuhkan teknik dan zat perekat khusus karena ia berbentuk lembaran.

Pilih jenis pelapis yang sesuai ya, Ma. Umumnya pelapis jenis coating digunakan untuk melapisi dinding. Sedangkan pelapis jenis membran digunakan untuk melapisi atap.

5. Memangkas pohon yang tumbuh di dekat rumah

Keberadaan pohon di dekat rumah bisa membahayakan ketika terjadi badai. Ia bisa roboh karena tertiup angin dan menimpa rumah. Alhasil, rumah jadi berlubang dan air hujan akan masuk.

Oleh karena itu, segera pangkas pohon yang ada di dekat rumah Mama. Tidak perlu dipangkas secara keseluruhan. Cukup pangkas ranting-ranting tua yang rawan patah.

Cara ini juga akan mengurangi beban pohon sehingga akarnya mampu menahan pohon untuk tidak roboh ketika angin kencang bertiup.

Itulah tips rumah anti bocor yang bisa Mama ikuti. Yuk, persiapkan rumah Mama dari sekarang agar nyaman melewati musim hujan!

Tips Rumah Sejuk

Tips Rumah Sejuk

Categories: Tag: , , ,

Tips Rumah SejukTIPS RUMAH SEJUK

Rumah Sejuk – Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia kita ini adalah negara tropis. Akan sampai suhu 35 derajat celcius jika kita di musim panas. Tentunya ini akan terasa sangat panas. Untuk itu bagi Anda yang berada di Indonesia, perlu Anda membangun rumah dengan konsep sejuk.

10 Tips Bikin Rumah Sejuk Tanpa AC

Rumah sejuk tanpa ac dan hemat listrik (Foto: home-designing.com)

Nah, agar rumah Anda terasa tetap sejuk sehingga tetap nyaman ditempati sepanjang musim kemarau tanpa perlu boros listrik, cobalah beberapa tips berikut ini.

1. Matikan Televisi & Kurangi Penggunaan Peralatan Elektronik

Peralatan elektronik bisa mengeluarkan suhu panas. Pastikan tidak hanya mematikan namun juga melepas kabelnya dari stop kontak setelah selesai digunakan. Televisi dan komputer adalah dua benda elektronik yang paling besar mengeluarkan panas.

Selain itu, kabel benda elektronik lain seperti charger ponsel juga sebaiknya tidak dibiarkan menempel pada stop kontak apabila tidak digunakan. Karena kabel yang terpasang sebenarnya masih mengaliri listrik dan memicu peningkatan suhu di dalam ruangan.

2. Buat Pendingin Sederhana Sendiri

Jika Anda punya kipas angin meja, Anda bisa menyulapnya menjadi unit AC dengan meletakkan semangkuk air es di depannya sehingga butiran air dingin tertiup oleh kipas dan membuat ruangan menjadi sejuk. Ini adalah solusi cerdas untuk membuat aliran udara es yang segar.

3. Dinginkan Sarung Bantal

Tidur dengan bantal yang dingin akan membuat Anda lebih rileks dan nyenyak beristirahat. Dinginkan sarung bantal dengan cara membungkusnya didalam plastik kemasan (plastic wrap) dan masukkan ke dalam lemari beku (freezer). Menjelang waktu tidur, keluarkan dan pasang ke dalam bantal. Meski terdengar aneh, namun cara ini bisa cukup efektif membuat waktu tidur Anda terasa lebih nyaman.

4. Hindari Pengunaan Material Sintesis

Hindari menggunakan bahan bermaterial sintetis khususnya di kamar tidur, karena mereka tidak bisa membuat kulit bernafas dengan lega dan meningkatkan suhu tubuh. Sebaiknya gunakan bahan katun atau linen untuk seprai, sarung sofa, gorden, sampai dengan karpet. Bahan-bahan tersebut bisa menjauhkan kulit yang lembab karena kepanasan.

5. Matikan Lampu

Semua lampu mengeluarkan panas, bahkan yang memiliki teknologi LED sekalipun. Untuk menghindari ruangan terasa gerah karena cahaya lampu, matikan ketika tidak digunakan dan ganti semua bohlam dengan teknologi energi efisien.

6. Mandi Air Dingin

Menggunakan air hangat untuk mandi bisa meningkatkan suhu kamar mandi, jadi tak perlu mandi berlama-lama dan usahakan menggunakan air dingin ketika cuaca cukup cerah.

7. Tutup Jendela Dengan Tirai

Cara klasik ini masih terbilang ampuh membuat ruangan terasa sejuk dengan mudah. Di tengah hari yang panas, tutup semua celah masuknya sinar matahari dan lapisi dengan krei atau gorden sebagai filter cahaya.

8. Jaga Siklus Udara Di Rumah

Kunci utama membuat ruangan sejuk adalah meletakkan interior yang tepat supaya perputaran udara berjalan dengan lancar. Anda bisa menyalakan kipas angin untuk membantu.

9. Hindari Gunakan Pemanggang Atau Microwave

Suhu tinggi yang dikeluarkan dari alat pemanggang bisa membuat ruangan menjadi lebih panas, terlebih apabila ruangan komunal didesain menyatu (open plan) dengan dapur. Udara panas yang dikeluarkan dari peralatan memasak bisa meningkatkan suhu ruangan. Sebagai alternatif, gunakan air panas dari termos untuk menghangatkan makanan.

10. Maksimalkan Fungsi Kanopi

Selain menanam tumbuhan tinggi atau pohon di pekarangan rumah, kanopi juga bermanfaat membuat rumah terasa lebih teduh. Apalagi jika fasad rumah didominasi oleh material jendela kaca. Dengan memasang kanopi yang cukup lebar maka akan meminimalisir cahaya matahari langsung masuk ke dalam rumah.

3 Cara Penerapannya Dalam Bangunan Rumah

Manfaatkan penggunaan kanopi untuk membuat udara di rumah semakin sejuk
Manfaatkan penggunaan kanopi untuk membuat udara di rumah semakin sejuk

Selain 10 tips yang telah disebutkan, rupanya untuk membuat rumah terasa sejuk tanpa AC bisa dilakukan melalui pembangunan rumah. Lebih mudah, praktis dan efisien. Berikut cara membuat rumah tanpa sejuk meskipun tidak menggunakan AC.

1. Ventilasi Silang

Ventilasi silang merupakan salah satu trik arsitektural yang umum diaplikasikan untuk membuat rumah terhindar dari suhu panas. Ventilasi silang merupakan dua ventilasi dengan posisi saling berhadapan dalam satu ruang.

Bentuk ventilasi silang ini biasa berupa pintu atau jendela. Letaknya tidak harus berada di dinding rumah, tetapi bisa juga diletakkan di bagian atas. Dengan begitu sirkulasi udara tetap lancar, sehingga udara kotor dan bersuhu panas akan cepat keluar dan berganti udara bersih yang bersuhu dingin.  Cara ini banyak digunakan untuk rumah-rumah di area dengan halaman yang luas.

2. Siasati Tinggi Plafon Rumah

Plafon tinggi diyakini akan memperlambat masuknya suhu atau udara panas ke dalam ruangan. Mengapa demikian, karena sinar matahari tidak akan langsung masuk ke dalam ruang, melainkan mengenai dinding luar rumah terlebih dulu, lalu masuk ke dalam rangka atap. Dari rangka atap, udara panas akan diteruskan ke plafon lalu mengalir ke dalam setiap ruangan di rumah.

Namun saat berencana membuat plafon tinggi di rumah, harus diusahakan ada siklus udara yang baik dan memadai. Misalnya jendela dari sisi samping  ruang, depan maupun belakang. Jarak antar jendela pun sebaiknya tidak lebih dari 6 meter. Alternatifnya, gunakan kipas exhaust.  Namun cara ini kurang efektif bila rumah berukuran tidak terlalu luas.

3. Material Penahan Panas

Jika dengan plafon tinggi dan ventilasi silang rumah masih terasa panas, tidak ada salahnya beralih menggunakan material penahan panas. Material panas ini mampu membuat suhu di dalam rumah lebih sejuk dan berfungai sebagai pelindung dari radiasi sinar UV.

Ada 3 jenis material penahan panas, yaitu aluminium foil, glasswool, dan bubble foil. Pada umumnya, penahan panas ini bentuknya lembaran berwarna perak yang bisa sangat efektif dalam melindungi bangunan dari panas. Pemasangannya juga mudah dan tidak perlu membutuhkan banyak tenaga.

Berbagai cara bisa Anda lakukan untuk menjadikan rumah terasa sejuk tanpa harus pemborosan listrik dalam menggunakan AC setiap saat. Tidak ada salahnya mencoba 10 tips tersebut atau merubah bentuk bangunan seperti ventilasi dan plafon agar rumah menjadi sejuk.

WhatsApp chat