Okt 7, 2019

Inspirasi Desain Kantilever

Inspirasi Desain Kantilever

Categories: Tag:

Inspirasi Desain KantileverINSPIRASI DESAIN KANTILEVER

Desain Kantilever – Jika pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai pengertian dari kantilever. Untuk saat ini, perlu Anda ketahui juga beberapa contoh atau inspirasi rumah dengan menggunakan desain kantilever.

Baca juga : Struktur Kantilever Hunian Kontemporer

Seputar Desain Kantilever

Arsitektur rumah huni berikut ini terletak di sebuah pemukiman padat penduduk di ljubljana, Slovenia. Sesuai dengan namanya, Mezzanine House, desain rumah ini berfokus pada hubungan antar ruangan yang menjadi pusat aktivitas utama, dengan menyatukan antara lantai dasar dengan lantai tengah. Layout terbuka dari rumah ini digunakan untuk memfasilitasi aktivitas rutin sehari-hari bagi para penghuni rumah, dengan mengkombinasikan ruangan yang berbeda-beda melalui sistem arsitektural yang saling terhubung.

Karena terletak di lingkungan yang padat, pembangunan rumah ini secara strategis memilih letak yang tepat agar tidak menimbulkan bayangan bangunan pada bangunan lain di sekitarnya. Nah, di lantai teratas, terdapat sebuah kamar tidur utama yang dibuat menjorok hingga ke atas teras, sehingga memberikan keteduhan pada teras di bawahnya. Elemen interior dan eksterior terlihat berkolaborasi dengan sangat baik dalam rumah ini.

Tantangan dalam pembangunan rumah ini sebenarnya adalah untuk menciptakan sebuah rumah yang hemat energi, dengan tetap dapat memenuhi kebutuhan hunian di era modern saat ini. Untuk itu, digunakan material seperti batu bata, beton, dan kaca, tanpa mengorbankan desain struktur arsitekturnya. Rumah ini dilengkapi dengan sebuah heat recovery, yang mengonsumsi energi yang realtif lebih kecil untuk pemanasan dan pendinginan, serta mengumpulkan air hujan dari atap, sehingga rumah ini pun lebih ramah lingkungan.

 

Struktur Kantilever Hunian Kontemporer

Struktur Kantilever Hunian Kontemporer

Categories: Tag: , ,

Struktur Kantilever Hunian KontemporerSTRUKTUR KANTILEVER HUNIAN KONTEMPORER

Struktur Kantilever – Pernahkah Anda mendengar istilah kantilever? Mungkin bagi Anda yang memang sudah mengetahui dunia arsitektur, pasti akan tidak asing dengan istilah tersebut. Perlu Anda ketahui jika struktur kantilever ini untuk hunian konstemporer akan sangat bagus nan cantik.

Baca juga : Desain Rumah Konsep Kontemporer

Apa Itu Kantilever?

struktur kantilever pada bangunan panjangdezeen.com

Kantilever merujuk pada bentuk fisik struktur yang dibuat menonjol dan keluar dari bangunan utama serta dibangun dengan dukungan penyangga pada satu sisi saja. Memiliki tampilan yang sangat unik, desain struktur ini sangatlah populer karena dianggap mewakili perkembangan arsitektur modern.

Akan tetapi, penerapan desain kantilever memerlukan penguasaan teknis yang memadai karena perhitungan mekanika wajib dilakukan secara akurat agar kualitas bangunan kukuh dan tahan terhadap segala kondisi.

Penerapan Desain Kantilever untuk Arsitektur

struktur kantilever memanjang dari bangunan utama dengan dinding kayudezeen.com

Penerapan desain kantilever memungkinkan hunian mendapatkan space tambahan serta dapat menangkap lebih banyak pemandangan dari lingkungan sekitar. Alhasil, kamu bisa melihat keadaan lingkungan sekitar hunian dari berbagai sudut rumah secara detail dan jelas. Bahkan, penggunaan desain kantilever pun menjadi solusi apik untuk kamu yang ingin membangun properti hunian di lokasi curam.

Penerapan Kantilever untuk Interior

ruangan dalam struktur kantileversunchon.com

Tak sekadar diadopsi pada arsitektur, struktur kantilever juga sudah meluas pada rancangan desain interior. Kamu bisa mengaplikasikan konsep desain kantilever di berbagai elemen interior, mulai dari tangga hunian yang tampak melayang, meja makan dengan space lebih luas karena dibuat hanya dengan satu sisi kaki saja, penggunaan kitchen island melayang, rak penyimpanan bergaya unik, serta elemen interior lain yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya.

Kelebihan Desain Kantilever

struktur kantilever di atas bangunan rumah kayuarch2o.com

Selain memiliki ciri unik, penuh estetik dan dapat menyuguhkan pemandangan di sekitar hunian menjadi lebih luas, penerapan desain kantilever juga mendatangkan banyak sekali kelebihan. Utamanya, desain ini bisa difungsikan untuk berbagai macam kebutuhan, misalnya digunakan sebagai carport untuk melindungi kendaraan kesayangan kamu tanpa perlu menggunakan kanopi.

Selain itu, penerapan desain kantilever pun bisa difungsikan sebagai pelindung akses pintu masuk di bagian bawah atau difungsikan sebagai area untuk menyimpan atau merawat tanaman. Jika dibandingkan dengan desain atap biasa, struktur ini pun memerlukan anggaran yang jauh lebih hemat karena hanya memanfaatkan satu sisi penyangga saja.

Perhatikan Ini Jika Ingin Mengadopsi Desain Kantilever!

struktur kantilever pada area lembah di tengah hutanpinterest.com

Seperti yang Kania sebutkan di atas, rancangan desain kantilever tak bisa dilakukan secara asal-asalan dan memerlukan perhitungan mekanika secara akurat. Untuk membangun hunian dengan konsep desain ini, hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami karakter lahan dan jenis tanah yang ada di bawah hunianmu.

Selain itu, pemilihan material bangunan pun perlu dipertimbangkan secara matang supaya struktur kantilever bisa diterapkan secara seimbang. Tidak lupa, kamu pun sebaiknya mengurangi beban pada bagian atas bangunan, salah satunya adalah menggunakan material berbobot ringan.

struktur kantilever pada rumah dari dinding batu alamleasissonarchitects.com

Mengingat struktur kantilever hanya bertumpu pada satu sisi saja, maka penghitungan beban yang akan dipikul sangatlah penting. Penghitungan tersebut dimaksudkan agar bangunan bisa berdiri secara kukuh, antiambruk dan tentu saja bisa digunakan secara maksimal sesuai fungsi yang kamu inginkan.

Menawarkan keindahan dan keunikan tersendiri, hunian dengan struktur kantilever sangat ideal untuk diadopsi oleh kamu yang ingin menciptakan rumah unik dan artistik. Well, apakah kamu tertarik membangun rumah keren seperti di atas?

Mengenal Struktur Kayu Beserta Dampak Lingkungan

Mengenal Struktur Kayu

Categories: Tag:

Mengenal Struktur Kayu Beserta Dampak LingkunganMENGENAL STRUKTUR KAYU

Struktur Kayu – Pasti Anda semua mengetahui apa itu kayu bukan? Kayu ini merupakan salah satu bahan bangunan yang berperan penting. Kayu ini bisa dikatakan sebagai bahan bangunan yang tradisional. Meskipun tradisional tetap menjadi populer hingga saat ini.

Baca juga : Macam cat kayu beserta pengertiannya

Struktur Kayu

Material kayu juga sangat berperan penting dalam memenuhi kebutuhan hampir pada setiap konstruksi bangunan, akan tetapi penggunaannya pada zaman sekarang tentunya dibatasi karena alasan pelestarian lingkungan.

Dalam bangunan kayu tradisional, konstruksi ini didukung oleh tiang vertikal besar yang mentransmisikan kekuatan di tanah. Hal ini cukup efektif karena  kayu pada umumnya memiliki kekuatan tekan yang tinggi (kuat tekan).

Selain kelebihan si atas, struktur kayu juga membantu sebuah bangunan untuk berdiri dengan lebih sempurna. Salah satu hal terbaik tentang material ini adalah karena daya tahannya yang cukup lama.

Penggunannya bukan hanya pada bangunan tradisional, namun juga untuk kusen dan keperluan konstruksi bangunan lainnya.  Bahkan kayu yang bermutu tinggi akan bertahan sangat lama hingga ratusan tahun tanpa rusak.

Salah satu kelemahan bangunan dengan struktur kayu ialah bisa terjadinya dekomposisi alami. Hal ini bisa terjadi jika kayu yang digunakan tidak berkualitas dan usianya masih sangat muda untuk sebuah konstruksi.

Seperti bahan alami lainnya, kayu bisa rapuh dan rusak karena kekuatan dekomposisi alami melalui proses yang dikenal sebagai pembusukan, di mana organisme seperti jamur dan serangga, rayap dan kumbang secara bertahap bisa melahap selulosa dan lignin dan mengurangi volume kayu hingga menjadi debu dan akhirnya hilang tanpa sisa.

Namun secara umum, struktur kayu yang dipakai  untuk bangunan saat ini telah melalui banyak tahapan hingga diharapkan, kayu akan bertahan lebih lama. Salah satunya bisa dengan jalan pengecatan hingga membuat kayu lebih tahan akan air dan juga serangan serangga.

Bagi sebuah bangunan, akan lebih sempurna lagi jika bahan kayu yang dipakai ialah bahan kayu yang cukup tua umurnya hingga akan lebih awet ketika dipakai dalam konstruksi hingga berumur ratusna tahun lamanya tanpa kerusakan yang berarti.

Kualitas struktur kayu, selain umurnya juga dipengaruhi pada jenisnya. Maka tidak heran jika kita mengetahui bahwa jenis kayu tertentu akan jauh lebih mahal dibanding dengan jenis kayu lainnya. Memang cukup unik karena masing-masing jenis kayu mengandung unsur yang berbeda hingga mempengaruhi kepadatan dan juga daya tekannya.

Jenis Dan Struktur Kayu

  • Kayu Jati

    Kayu jati sering dianggap sebagai kayu dengan serat dan tekstur yang paling indah. Jenis kayu ini juga termasuk yang paling kuat hingga tak heran jika harganya lebih mahal dibanding beberapa jenis kayu lainnya.Karakteristiknya yang stabil, kokoh dan tahan  lama mampu membuatnya menjadi pilihan utama untuk bahan bangunan. Selain itu, struktur kayu untuk kusen dan berbagai mebel juga sering memilih jenis jati karena lebih tahan jamur, rayap dan serangga lainnya karena kandungan minyak di dalam kayu jati  yang unik dan tidak terdapat pada struktur kayu lainnya. Penggunannya paling cocok untuk diaplikasikan pada pintu dan bingkai, lantai, furnitur, dll.

  • Kayu Merbau

    Kayu merbau berasal dari pulau Irian / Papua. Jenis kayu ini termasuk jenis kayu yang cukup keras dan stabil, tahan terhadap serangga, memiliki warna coklat kemerahan dan kadang disertai dengan pantulan kuning dan memiliki konsistensi garis putus-putus dari serat yang patah. Kayu merbau biasanya memiliki ciri khas dengan melamin gelap. Struktur kayu ini juga sangat cocok untuk pintu, lantai, dll karena tampilannya yang sangat artistic dna berkesan mahal serta mewah.
    Kayu Merbau

  • Kayu Bangkirai

    Kayu Bangkirai berasal dari Kalimantan, termasuk jenis kayu yang cukup kuat dan tahan lama. Sifat kekerasan kayu ini juga disertai dengan tingkat kerapuhan yang tinggi.Selain itu, pada kayu bangkirai sering ditemukan lubang. Namun tidak mengurangi kualita dari kayu ini. Lubang ini  masih  bisa ditutupi dengan dempul kayu. Secara struktural, lubang ini tidak mengurangi kekuatan kayu bangkirai itu sendiri.Berkat kekuatannya, kayu ini kerap digunakan untuk bahan konstruksi berat seperti atap kayu. Kayu bangkirai termasuk jenis kayu yang tahan lama sehingga sering dipilih sebagai bahan untuk eksterior bangunan seperti trim, flooring / exterior cladding, dll..

  • Kayu Ulin

    Kayu Ulin berasal dari Kalimantan Timur, termasuk jenis pohon besar yang bisa mencapai 50 meter dengan diameter hingga 120 cm. Kayu ini memiliki ciri khas tersendiri yakni gelap dan tahan terhadap air laut.Struktur kayu ulin banyak digunakan sebagai  bahan konstruksi bangunan berupa tiang konstruksi, atap kayu, strip lantai, kusen jendela, konstruksi jembatan, bantalan kereta api, dll.

  • Kayu Sonokelin

    Kayu sonokeling memiliki warna merah tua / ungu dengan garis-garis hitam gelap. Kayu ini memiliki sifat yang sangat keras dan jika digosok permukannya bisa sangat halus. Kebanyakan, kayu ulin mudah ditemukan  di pulau Jawa dengan ciri khusus berupa serat yang indah seperti ebony, berwarna ungu kehitaman, struktur kayu yang kuat dan tahan lama, sangat keras, halus, dan lebih tahan terhadap air.Struktur kayu sonokelin, selain untuk keperluan interior juga sering dipakai untuk keperluan ekstrior rumah karena sifatnya yang awet dan tahan lama.

Pengertian Asbes

Pengertian Asbes

Categories: Tag:

Pengertian AsbesPENGERTIAN ASBES

Asbes – Apa yang Anda ketahui tentang asbes? Asbes ini merupakan mineral alami yang telah ditambang dan digunakan selama berabad-abad karena ketahanannya. Mungkin bagi Anda yang tidak terlalu mengerti dengan dunia bangunan akan tidak paham dengan seputar asbes bukan? Maka dari itu, kami ingin mengulasnya pada kesempatan kali ini.

Mengenal Asbes

Seiring waktu, bagaimanapun, para peneliti menyadari bahwa ketika bahan asbes terganggu atau rusak, serat asbes dapat dilepaskan ke udara dan menyebabkan paparan berbahaya. Ketika orang tidak sengaja menghirup atau menelan serat mikroskopis, mineral akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti mesothelioma dan asbesis.

Asbes dan Mesothelioma

modern  oleh homify, Modern

Asbes telah dikaitkan dengan mesothelioma dan penyakit terkait asbes lainnya setidaknya sejak tahun 1920-an, meskipun itu tidak memperlambat penggunaan mineral. Dari tahun 1930-an hingga akhir 1970-an, penggunaan asbes meroket di seluruh Amerika Serikat dan dunia, membuat jutaan orang berisiko terpapar. Selama periode waktu yang sama ini, hubungan antara paparan asbes dan risiko kanker menjadi lebih jelas, karena lebih banyak laporan tentang mesothelioma dan penyakit asbes lainnya membanjiri.

Tempat Umum untuk Menemukan Asbes

 Taman oleh Aralia, Modern Besi/Baja

Sementara penggunaan asbes di Amerika saat ini jauh lebih terbatas, toksin masih dapat ditemukan di ribuan rumah tua, gedung dan sekolah yang dibangun sebelum tahun 1980. Mengetahui di mana asbes berpotensi ditemukan adalah penting dalam mencegah paparan. Meskipun tidak ada cara mudah mengidentifikasi asbes dengan mata telanjang, ada beberapa produk dan area di rumah yang lebih mungkin dibuat dengan mineral.

Teknik Mengidentifikasi Asbes

 Konservasi oleh Premier Roof Systems, Modern
Premier Roof Systems

Selain memiliki pengetahuan tentang produk asbes umum, juga dapat membantu untuk menyadari enam jenis asbes dan bagaimana mereka telah digunakan di masa lalu. Sementara semua bentuk asbes dianggap karsinogenik, para peneliti telah mencatat bahwa beberapa jenis lebih berbahaya daripada yang lain dan lebih mungkin menyebabkan mesothelioma atau diagnosis serupa lainnya.

Bahkan bagi mereka yang mungkin tahu apa yang tampak seperti asbes dalam bentuk mentahnya, menemukan mineral dalam produk atau di sekitar rumah dapat menjadi tidak mungkin. Untuk orang yang memiliki rumah yang lebih tua, sebaiknya hubungi profesional asbes yang dapat mengevaluasi area dan mengambil sampel untuk menguji asbes atau racun potensial lainnya. Penting untuk diingat bahwa jika sebuah rumah dibangun sebelum tahun 1980, itu tidak pasti bahwa asbes hadir. Bahkan jika mineral itu digunakan dalam konstruksi, jika tidak terganggu, itu juga tidak dianggap berbahaya.

Beberapa profesional asbes mencatat beberapa inspeksi dan pertimbangan dasar yang dapat membantu mengidentifikasi produk asbes dengan lebih mudah dan membuat pikiran pemilik rumah merasa nyaman.

Periksa pola permukaan pada material seperti atap dan sinanaga: Asbes dikenal memiliki efek dimpling atau membuat kawah dangkal. Memeriksa material untuk permukaan dan pola yang tidak rata dapat membantu mencatat area di rumah yang berpotensi mengandung asbes.

Periksa bagian dalam dan eksterior: Di bagian luar bangunan dan rumah, lembaran asbes sering disatukan oleh pelari aluminium, dengan pelari plastik atau kayu untuk interior. Asbes juga bisa ditemukan dalam perekat, seperti jendela dempul, tape drywall dan semen bersama.

Pertimbangkan lokasi di rumah: Kamar mandi sering disebut memiliki asbes di ubin lantai, sementara ruang bawah tanah juga sering menggunakan mineral untuk pipa air panas, tungku, boiler, asbes semen dan saluran kerja. Isolasi asbes juga paling umum di loteng.

Paparan Asbes

 Hotels oleh Studio Giangrande, Modern

Karena penggunaannya yang sangat lama, World Health Organization memperkirakan bahwa 125 juta orang di seluruh dunia terpapar dengan asbes setiap tahun. Pajanan pekerjaan adalah yang paling umum, dengan laporan yang menyebutkan asbes sebagai penyebab nomor satu kanker di tempat kerja. Pekerja konstruksi, pekerja galangan kapal dan veteran termasuk yang paling rentan, tetapi banyak industri lain yang menempatkan karyawan pada risiko terpapar setiap hari.

Anggota keluarga dan orang yang dicintai juga berisiko terpapar secara langsung jika serat asbes dibawa pulang dengan pakaian, peralatan atau bahkan di rambut pekerja. Banyak kali pekerja tidak akan memikirkan atau bahkan memiliki kesempatan untuk mengganti pakaian berlapis asbes mereka sebelum pulang ke rumah. Selama beberapa dekade, penyebab utama mesothelioma pada wanita dan orang dewasa adalah paparan kedua.

Masyarakat juga dapat menghadapi risiko kesehatan paparan dari asbes alami di lingkungan. Studi terbaru menunjukkan paparan lingkungan sedang meningkat. Jika asbes menjadi terganggu dalam beberapa cara, seperti saat terjadi bencana alam, asbes dapat menciptakan debu asbes yang dapat dengan mudah dihirup oleh masyarakat.

Penanganan Asbes

modern  oleh Resi Architects in London, Modern Kaca

Ada hukum dan peraturan yang ketat di tingkat federal, negara bagian dan lokal tentang bagaimana asbes dapat dihapus dan dibuang. Jika Anda mencurigai asbes di rumah Anda atau bangunan yang Anda rencanakan untuk direnovasi atau rekonstruksi, penting untuk memulai dengan menghubungi profesional asbes yang dapat menilai situasinya. Jangan mencoba menangani situasinya sendiri, karena ini dapat menyebabkan paparan dan bahaya kesehatan yang serius.

Pemeriksaan asbes akan menentukan apakah asbes ada dan luasnya di rumah, serta memberikan rekomendasi untuk langkah selanjutnya jika diperlukan. Jika enkapsulasi (mencakup bahan asbes) atau pengurangan (pengangkatan bahan yang mengandung asbes) diperlukan, pastikan Anda menemukan spesialis pengurangan asbes berlisensi untuk menangani pekerjaan.

Selama proses pemindahan, profesional pengurangan harus melabeli area dengan benar sebagai bahaya asbes dan menjaga agar tempat kerja bersih untuk menghilangkan risiko kontaminasi di seluruh rumah atau bangunan. Peralatan yang mereka gunakan, pakaian yang mereka kenakan, dan semua materi harus dilabeli dengan tepat dan terkandung juga.

Setelah pekerjaan selesai dan situs dibersihkan secara menyeluruh sesuai peraturan, Anda harus menerima pernyataan tertulis bahwa kontrak telah dipenuhi. Para profesional kemudian bertanggung jawab untuk benar membuang bahan asbes, yang biasanya terdiri dari mengambil limbah ke tempat pembuangan akhir yang bersertifikat yang dapat menangani produk tersebut.

Aturan khusus Menangani  Asbes

Meskipun asbes belum dilarang di Amerika Serikat, ada undang-undang federal dan negara bagian di tempat untuk membatasi penggunaannya dan membantu melindungi orang dari efek paparan kesehatan. Detail dan penegakan hukum ini adalah tanggung jawab Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA), Administrasi Keselamatan & Kesehatan Kerja (OSHA), dan Komisi Keamanan Produk Konsumen (CPSC).

Advokat telah berjuang untuk larangan asbes selama bertahun-tahun di Amerika Serikat, karena lebih banyak negara di seluruh dunia terus mengambil tindakan untuk melindungi warganya dari racun. Asbes masih legal untuk diproduksi, diimpor dan diekspor di sekitar 70% dari dunia. Dengan berlalunya tagihan baru seperti Keamanan Kimia Frank R. Lautenberg untuk Undang-Undang Abad ke-21 pada tahun 2016, larangan masa depan tampak lebih dekat daripada sebelumnya, karena EPA mengevaluasi zat beracun seperti asbes. Dengan perubahan dalam administrasi dan tagihan baru yang bergerak, bagaimanapun, masa depan asbes masih tetap tidak jelas.

Memilih Bahan Material Bangunan

Memilih Bahan Material Bangunan

Categories: Tag:

Memilih Bahan Material BangunanMEMILIH BAHAN MATERIAL BANGUNAN

Material Bangunan – Jika kita akan melakukan pembangunan, entah itu rumah, ruko, atau bangunan lainnya. Kita harus memperhatikan dalam segi pemilihan bahan material bangunan. Material bangunan ini menjadi penentu kualitas suatu bangunan juga loh! Untuk itu Anda perlu memperhatikan rasionalisasi dalam pemilihan material bangunan

Komponen Biaya Pembangunan Gedung Baru

Komponen biaya untuk pembangunan gedung baru dapat dilihat pada Gambar 1, di mana terdapat tiga tipikal bangunan yaitu bangunan Industri, misalnya pabrik atau gudang; Rumah Tinggal dari yang sederhana hingga rumah mewah; dan Bangunan Perkantoran. Tipe bangunan tersebut dibedakan berdasarkan bentuk atau desainnya, bukan berdasarkan fungsi peruntukannya semata, misal bila ada bangunan rumah yang difungsikan sebagai perkantoran maka tetap masuk kategori Rumah Tinggal, sebaliknya bila ada bangunan kantor yang difungsikan sebagai tempat tinggal maka tetap masuk kategori Perkantoran. Semua bentuk tipikal bangunan mengacu pada design yang umum di Indonesia . Lingkup pembangunan gedung baru adalah dari tanah kosong sampai menjadi gedung siap pakai, atau perluasan yang dimulai dari pekerjaan pengolahan tanah sampai dengan bangunan jadi, mencakup seluruh kelengkapan gedung termasuk elektrikal (specialties), namun tidak mencakup furnishing (mebel), alat atau mesin diluar bagian bangunan (mesin produksi, dan auxiliary lain).

Dari ketiga tipikal bangunan tersebut dapat dilihat bahwa masing-masing tipe bangunan memiliki proporsi biaya yang berbeda, untuk bangunan industri terlihat bahwa komponen struktur menjadi penentu utama karena proporsinya sebanyak 46.19% dari total biaya keseluruhan bangunan, pemilihan struktur yang ekonomis diperlukan untuk dapat menghasilkan penghematan yang signifikan. Sementara untuk bangunan rumah tinggal maupun office, komponen struktur juga tinggi, namun masih lebih dekat dengan komponen lainnya sehingga pertimbangan pengurangan biaya juga dapat difokuskan ke komponen yang lain.

left

Komponen Masonry merupakan komponen yang menempati biaya menengah, di mana pada bangunan industri sebesar 6.15%, pada rumah tinggal sebesar 13.98% dan pada bangunan perkantoran sebesar 9.72%. Komponen biaya Masonry dalam gambar 1 mencakup biaya material Tembok / pasangan bata; beton rabat; plaster; acian; benangan; kol plint; cor depan pintu dan biaya pekerjaannya termasuk tukang dan pengawasan, namun tidak mencakup finishing cat atau wallpaper.

Dari table 1 dapat dilihat secara umum komponen biaya material bata ringan terhadap harga dinding secara utuh adalah sekitar 42%. Dari table 1&2 dapat dilihat bahwa harga dinding pasangan bata ringan dengan bata merah hanya berbeda sedikit, di mana harga material bata merah lebih murah, namun semen-pasir-upah pasang dinding bata merah lebih mahal sehingga secara keseluruhan hampir sama.

Secara singkat dapat dikatakan bahwa proporsi biaya komponen masonry berkisar 6% sampai 14% dari keseluruhan biaya bangunan, dan bila dijabarkan lebih lanjut proporsi biaya pengadaan bata ringan berkisar 2.5% sampai 5.9% dari keseluruhan biaya bangunan, tergantung tipe bangunan dan detail desainnya. Dengan demikian maka pertimbangan biaya masonry atau bata ringan bukan yang paling kritikal dalam pembangunan suatu gedung. Kenaikan atau penurunan harga bata ringan tidak akan memberikan pengaruh yang berarti terhadap biaya pembangunan gedung. Namun perlu diketahui bahwa dengan menggunakan bata ringan maka biaya struktur dapat berkurang , waktu pembangunan cenderung lebih cepat dan pengadaan lebih mudah karena bata ringan tersedia sepanjang tahun dan merupakan buatan pabrik, beda dengan bata merah yang semakin sulit didapat terutama saat musim hujan. Hal ini sangat perlu diketahui dan dipahami oleh para pemilik gedung, developer, operator kantor atau hotel karena akan mempengaruhi mutu gedung jangka panjang dan sebenarnya juga oleh kontraktor pelaksana pembangunan gedung karena dengan pemilihan tipe material dinding yang tepat, resiko terjadinya tambahan biaya perbaikan selama masa garansi lebih kecil. Pemilihan tipe bata ringan yang tepat sangat menentukan dalam kondisi layan dan maintenance gedung, yaitu ketika sudah selesai dibangun dan hendak ditempati. Hal ini akan dijelaskan pada bagian berikut ini.

Komponen Biaya Pada Saat Kondisi Layan

Pada saat gedung sudah difungsikan, energi akan menjadi biaya yang paling besar, karena digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu yang sangat lama. Penggunaan energi, baik berupa energi listrik, diesel oil, LPG dan LNG memerlukan biaya yang sangat besar pada saat sebuah gedung digunakan. Gambar 2 – 5 menunjukkan komponen biaya Heating, Ventilating and Air Conditioning (HVAC) untuk konsumsi listrik pada gedung-gedung : Perkantoran (offices) sebesar 43%, Rumah Sakit (hospitals) sebesar 47%, Universitas (universities) sebesar 50% dan Hotel (hotels) sebesar 52%. Dari ke empat bangunan ini terlihat bahwa penggunaan energi yang paling besar komponennya adalah HVAC. Pada gedung lainnya walaupun HVAC bukan terbesar, namun proporsinya sangat besar sehingga mempunyai pengaruh signifikan. Biaya HVAC ini menjadi sangat besar karena banyak gedung sudah menggunaan sistem penghawaan buatan karena tuntutan kondisi lingkungan. Di Indonesia suhu udara yang panas menyebabkan banyak gedung menggunakan AC yang selalu menyala sepanjang tahun.

Penghematan biaya energi dalam gedung idealnya dilakukan dalam kondisi tingkat layan yang setara, dalam arti pada suatu gedung, suhu diatur tetap nyaman, tingkat penerangan tetap mencukupi bagi penghuni untuk beraktifitas, alat-alat kantor tetap berjalan sehingga aktifitas bisnis tetap lancar dan sebagainya. Artinya untuk menghemat kita sebaiknya tidak langsung menghentikan atau mamangkas pemakaian suatu bentuk energi, namun harus diatur dengan baik, semisal untuk menghemat biaya listrik dari AC, sebuah hotel memutuskan untuk tidak menyalakan AC lagi, hal ini akan berakibat konsumen kecewa karena kepanasan dan tidak ada lagi yang mau datang ke hotel tersebut, akhirnya hotel itu akan menanggung kerugian yang sangat besar. Untuk menghemat biaya pemakaian bangunan dengan tidak mengorbankan tingkat layannya, kita dapat mengurangi biaya penerangan (lighting) dengan menggunakan lampu hemat energi misalnya lampu LED, yang menggunakan daya sangat kecil dan emisi panas rendah. Namun dampak penghematan yang lebih besar akan didapat dari pengurangan pemakaian energy HVAC. Memang teknologi terbaru pendingin udara (AC) dapat sedikit mengurangi biaya, semisal dengan menggunakan AC yang dilengkapi inverter, namun perlu dipertimbangkan mahalnya peralatan berteknologi tinggi tersebut, baik pengadaannya maupun maintenance dan suku cadang. Di Indonesia dan negara tropis lain penghematan energi dari penggunaan AC dapat dilakukan secara efisien dengan menerapkan konsep insulasi panas pada bangunan sehingga panas matahari yang masuk ke dalam gedung berkurang dan energi untuk pendinginan akan berkurang drastis. Desain bentuk gedung dan pemilihan material dinding akan menjadi faktor yang sangat berpengaruh.

Bata ringan dengan tingkat konduktivitas thermal yang rendah adalah kandidat untuk dapat memberikan penghematan energi dari sisi HVAC. Rata-rata bata ringan dengan berat jenis sekitar 600- 800 kg/m3 memiliki nilai rambatan panas sekitar 0.1-0.2 KCal/mh°C, dibandingkan dengan bata merah yang berat jenisnya 1800-2000 kg/m2 nilai rambatan panasnya 0.8-1.5 Kcal/mh°C. Dengan sifat rambatan panas yang rendah, maka dinding bata ringan menjadi insulator panas yang baik bagi gedung. Dengan berkurangnya panas yang masuk ke dalam gedung, beban kerja mesin pendingin berkurang sehingga akhirnya terjadi penghematan biaya yang cukup besar dalam komponen HVAC ini.

Maintenance

Salah satu faktor yang sering dilupakan adalah masalah maintenance dan kerusakan prematur dari bangunan. Bangunan semenjak awal selesai dibangun akan mengalami degradasi secara terus menerus karena terkena paparan cuaca dari lingkungan, akibat dari pemakaian ataupun umur alami material. Bangunan harus di desain untuk dapat menghadapi kondisi alam dan tingkat pemakaian yang normal sesuai tipe bangunan tersebut selama masa layannya. Masa layan untuk tiap-tiap bangunan tidak sama, tergantung fungsi / peruntukan dan tingkat kepentingannya, yang mana pada umumnya bangunan publik yang sangat penting memiliki masa layan lebih panjang dari rumah tinggal. Tidak semua bangunan disesain dengan masa layan yang sangat panjang karena pembangunannya akan menjadi terlalu mahal. Berikut adalah beberapa masa layan berbagai jenis bangunan menurut Dr. Y. P. Gupta (2012) :

Dari daftar di atas dapat dilihat bahwa bangunan dalam lingkup pembahasan kali ini, yaitu yang memiliki komponen dinding memiliki masa layan minimal 60 tahun. Masa layan lebih didasarkan dari umur keseluruhan bagian dari bangunan terlebih dari segi struktur, sedangkan dalam bangunan tiap material bahan bangunan memiliki umur alami yang berbeda-beda seperti atap metal selama 50 tahun, ducting / pipa air hujan selama 15 tahun, cat kayu selama 10 tahun dan sebagainya dalam kondisi normal yang artinya harus ada maintenance berkala untuk masing-masing bagian bangunan, baik karena umur alami tiap bagian atau bila ada kerusakan akibat kejadian eksternal seperti salah pakai, atau accident. Berbagai macam penyebab kegagalan premature gedung adalah sebagai berikut :

Beberapa kerusakan pada bangunan dapat dikategorikan sebagai kerusakan struktural maupun non- struktural, untuk kerusakan struktural harus segera dilakukan tindakan perbaikan atau retrofit (peningkatan kapasitas bangunan), sementara untuk kerusakan non-struktural tidak berpotensi bahaya secara langsung, namun bila dibiarkan, akan menimbulkan kerusakan yang lebih besar dan akhirnya menimbulkan biaya yang lebih besar lagi untuk perbaikan.

Salah satu kerusakan terkait pemilihan material dinding yang tidak tepat adalah kerusakan akibat rembesar air. Ditunjukkan pada Gambar 6, rembesan ini dapat terjadi ketika menggunakan bahan dinding yang menyerap air dan bersifat kapiler. Air sedianya hanya ada dibagian bawah dekat lantai namun bisa diserap oleh dinding hingga naik ke atas dan dinding menjadi lembab. Kerusakan awal dapat dilihat dengan adanya bercak-bercak pada dinding, namun jika dibiarkan dinding akan berjamur, cat mengelupas, lapisan plasteran bisa lepas atau retak, dan bila berlangsung dalam waktu yang cukup lama dapat merembet ke elemen struktur sehingga terjadi korosi pada tulangan kolom, balok maupun plat lantai. Selain terhadap gedung, dinding yang lembab juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan penghuninya. Maintenance dan perbaikan untuk dinding yang mengalami rembesan air selain mahal juga cukup rumit karena untuk menemukan titik masuknya rembesan air tidak mudah .

Sebagai tambahan, material dinding dari bata ringan yang menyerap air dan bersifat kapiler juga memiliki kekurangan terkait desain kekuatan gedung. Suatu gedung yang didesain dengan dinding bata ringan cenderung menggunakan pembebanan rencana yang lebih rendah sehingga dapat menghemat biaya komponen struktur, artinya komponen struktur dibuat lebih kecil atau sedikit, menyesuaikan rencana beban. Bila kenyataannya dinding tersebut menyerap air dan bersifat kapiler, beratnya akan bertambah baik selama proses pembangunan atau selama masa layan, baik karena proses pengerjaan yang menggunakan air, terpapar air hujan ataupun karena dekat area basah seperti kamar mandi, dapur, dan sebagainya. Penghematan komponen struktur yang dilakukan pada dinding bata ringan yang menyerap air dan bersifat kapiler berpotensi resiko kegagalan struktur serius.

Kesimpulan

  • Pemilihan material penyusun bangunan perlu memperhatikan biaya keseluruhan yang ditimbulkan pada saat material tersebut digunakan yaitu meliputi saat pembangunan, pemakaian dan perawatan (maintenance).
  • Bata ringan baik untuk digunakan sebagai dinding bangunan karena mempunyai sifat konduktivitas thermal rendah sehingga akan mengurangi biaya pemakaian energi untuk HVAC.
  • Tahapan maintenance tidak boleh dilupakan, namun pemilihan material dinding yang tahan terhadap rembesan air dan rendah kapilaritasnya menjadi pilihan yang penting untuk mengurangi permasalahan pada bangunan secara keseluruhan.
WhatsApp chat