Sep 20, 2019

Ciri Desain Rumah Skandinavia

Ciri Desain Rumah Skandinavia

Categories: Tag:

Ciri Desain Rumah SkandinaviaCIRI DESAIN RUMAH SKANDINAVIA

Desain Rumah Skandinavia – Salah satu ciri dari desain rumah skandinavia adalah menjunjung tinggi kesederhanaan. Namun berpadu dengan konsep modern dan minimalis. Desain rumah skandinavia ini juga merupakan desain rumah yang diminati oleh banyak orang.

Ciri Khas Interior Rumah Skandinavia #1: Pencahayaan

Pencahayaan atau penerangan merupakan salah satu elemen kunci dalam desain skandinavia.

Situasi dan kondisi alam wilayah Nordic memaksa ruangan harus memiliki sumber pencahayaan yang maksimal. Terutama pada saat musim dingin, yang menyebabkan hanya sekitar 7 jam saja wilayah Nordic tersinari matahari langsung.

interior rumah skandinavia

Lampu gantung, hingga pencahayaan menggunakan lilin, mendapat sentuhan artistik yang sempurna dan terlihat sangat ikonik dalam desain skandinavia.

Itulah sebab, model pencahayaan dalam scandinavian interior dianggap sebagai salah satu elemen kunci yang sangat esensial. Bagaimana membuat pencahayaan yang maksimal tanpa mereduksi nilai-nilai estetika pada desainnya. Maka terciptalah berbagai gagasan desain dan dekorasi unik, dan menjadikannya sangat khas.

Ciri Khas Interior Rumah Skandinavia #2: Tampilan dan Fungsi

Furniture khas skandinavia memiliki ciri khas penampilan yang sangat simpel dan sederhana.

Sofa dan kursi, serta meja terlihat sedikit memiliki tampilan ala mid-century modern. Berpadu dengan inovasi yang lebih mengedepankan fungsi, interior skandinavia benar-benar menawarkan solusi praktikal dan sangat menarik secara visual.

interior rumah skandinavia

Ciri Khas Interior Rumah Skandinavia #3: Flooring

Ciri khas lainnya dalam interior rumah skandinavia adalah dekorasi lantai yang gak neko-neko.

Lantai dari kayu dengan warna natural atau lebih banyak menggunakan warna putih, merupakan tanda bahwa desain dan aksen pewarnaan pada lantai, selain untuk mendapatkan pencahayaan pada keseluruhan ruangan, menjadikannya tampak lebih luas, serta berfungsi untuk menghangatkan ruangan di saat musim dingin.

Kayu adalah material flooring yang hangat dan nyaman.

interior rumah skandinavia

Ciri Khas Interior Rumah Skandinavia #4: Tanaman Indoor

Tanaman indoor berguna untuk mendapatkan kesan natural dalam tampilan yang dominan warna-warna netral. Menjadikan ruangan terlihat lebih fresh dan menyegarkan.

desain rumah skandinavia

Ciri Khas Desain Rumah Skandinavia #5: Warna Netral

Warna netral memberikan background sempurna pada dekorasi-dekorasi artistik.

Seperti disebutkan sebelumnya, tipikal desain skandinavia adalah penggunaan warna netral yang dominan dan menjadi skema warna utama interior maupun eksteriornya. Pilihan warna cat ini menciptakan kesan bersih, rapi, dan suasana yang lapang.

Warna netral juga memberikan background sempurna pada dekorasi-dekorasi artistik.

desain interior rumah skandinavia

Ciri Khas Desain Interior Rumah Skandinavia #6: Well Organized

Karakteristik yang selalu tampak dalam interior rumah skandinavia adalah penggunaan kabinet dan rak untuk beragam penyimpanan.

Desain interior skandinavia tidak membutuhkan banyak barang, atau yang menjadikannya sempit dan terlihat tidak teratur. Ia terorganisir sangat baik dengan menyingkirkan barang-barang yang tidak memiliki fungsi maksimal dan dianggap hanya akan membebani kapasitas ruangan saja.

Intensi pada desain skandi adalah filosofi “less is more”.

desain interior rumah skandinavia

Ciri Khas Interior Rumah Skandinavia #7: Kain-kain Penghangat

Kain-kain penghangat menjadi aksesori dan dekorasi wajib yang diakibatkan oleh kondisi iklim yang sangat dingin.

Ciri khas lainnya dalam interior skandinavia adalah pemanfaatan kain-kain penghangat, seperti bulu domba, katun tebal, dan bantalan-bantalan sofa. Mereka berfungsi sebagai penghangat, dan menjadi aksesori wajib akibat dari kondisi iklim yang sangat dingin.

Selain itu, keberadaan kain-kain juga mmemberikan sentuhan dan pola menarik pada keseluruhan layer desain. Suasana yang tampak hangat dan nyaman yang terberi.

Baca juga : 

Desain Rumah Kontemporer

Desain Rumah Kontemporer

Categories: Tag: , , ,

Desain Rumah KontemporerDESAIN RUMAH KONTEMPORER

Rumah Kontemporer – Salah satu desain yang berkembang di jaman yang modern ini adalah desain rumah dengan nuansa kontemporer. Benar sekali, hal ini kita sebut dengan desain kontemporer. Desain kontemporer ini juga merupakan perkembangan dari kombinasi berbeagai aliran desain visul baru.

Pencahayaan yang Maksimal pada Desain Kontemporer

Desain Kontemporer Pencahayaanhomedsgn.com

Pada desain kontemporer penggunaan jendela kecil dan dekoratif umumnya telah ditinggalkan. Jendela dan bukaan yang besar merupakan hal yang lazim ditemukan pada produk-produk desain kontemporer.

Pemilihan Warna Netral dan Metalik dengan Sedikit Sentuhan Warna Kontras

Desain Kontemporer Warna Netralyoutube.com

Penggunaan warna-warna netral seperti putih, hitam, dan grayscale merupakan salah satu ciri dari desain kontemporer. Penggunaan tone warna ini juga terkadang dipadupadankan dengan aksen warna kontras seperti merah, kuning, biru, dan warna lainnya untuk hadirkan kesan lebih artistik dan dinamis.

Desain Kontemporer dengan Penggunaan Material yang Natural

Desain Kontemporer Material Naturalpeople.hgtv.com

Berbicara mengenai penggunaan material, material-material natural dan alami seperti kayu, beton, besi yang tidak diberikan finishing juga kerap diaplikasikan pada desain kontemporer.

Material organik seperti batu-batu alam, berbagai jenis tekstil, dan panel-panel kayu daur ulang juga bisa jadi alternatif.

Rancangan dan Desain yang Lebih Ringan dan Mulai menjadikan Karakter Material Asli sebagai Finishing

Desain Kontemporer Interiorfreshome.com

Pada desain kontemporer, penggunaan perabot besar sudah ditinggalkan, furnitur minimalis dengan desain ringan lebih sering digunakan.

Desain Kontemporer bisa dikatakan lebih menghargai karakter asli dari material. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan tekstur asli dari material mentah sebagai bagian dari desain kontemporer tanpa memberikan finishing tambahan. Jadi, elemen-elemen unfinishedmerupakan salah satu karakter umum dari desain bergaya kontemporer.

Keterbukaan pada Desain Kontemporer Tanpa Batasan dan Sekat

Desain Kontemporer Keterbukaanidesignarch.com

Konsep terbuka juga merupakan salah satu ciri dari desain kontemporer dimana denah dan penataan ruang minim adanya sekat ruangan dan tembok. Berberapa fungsi ruang digabung menjadi sebuah ruang luas akan sering kamu jumpai pada desain-desain kontemporer.

Elemen Garis yang Sederhana namun Dekoratif

Desain Kontemporer Dekorasi Garishome-designing.com

Untuk eksterior pada desain kontemporer, elemen garis akan sangat sering digunakan. Eksplorasi elemen garis sebagai dekorasi lebih sering digunakan dibandingkan ornamen-ornamen klasik.

Pengaplikasikan Teknologi yang Mendapat Perhatian Lebih pada Desain Kontemporer

Desain Kontemporer Pengaplikasian

Desain Kontemporer Pengaplikasian

Karena desain kontemporer berkembang di masa modern, pengaplikasian teknologi-teknologi menjadi salah satu bagian dari desain kontemporer itu sendiri. Penataan sistem kabel, pipa, hingga sistem pencahayaan yang modern dan berbagai pengaplikasian teknologi merupakan karakter umum gaya kontemporer.

Ekspresi Diri dan Keluar dari Aturan-Aturan Desain Konvensional

Desain Kontemporer Ekspresikaninterior-fun.com

Karena merupakan perkembangan dari berbagai aliran desain arsitektur yang tak memiliki batas, pada dasarnya akan ada elemen-elemen desain dari gaya tertentu yang bisa terlihat pada produk-produk desain kontemporer. Sedikit sentuhan klasik atau industrial mungkin masih bisa ditemukan pada gaya kontemporer.

WhatsApp chat