Jul 16, 2019

Cara Memilih Roller Cat

Cara Memilih Roller Cat

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Cara Memilih Roller CatCARA MEMILIH ROLLER CAT

Kontraktor Jogja – Jika Anda akan mengecat rumah, satu hal yang paling Anda butuhkan selain cat rumah apa? Roller cat bukan? Roller cat ini saat Anda dalam memilihnya harus dengan cara yang benar. Lantas seperti apa roller cat yang bagus?

Tips Memilih Roller Cat yang Baik dan Benar

Nah, salah satu yang harus diperhatikan sebelum mengecat, yaitu pemilihan roller cat. Alat yang satu ini banyak yang memilih karena penggunaannya lebih mudah dan praktis. Selain itu, penggunaan cairan catnya bisa dihemat dengan roller cat. Dibanding penggunaan kuas cat yang tidak praktis saat dipakai.

Lalu, apa tips yang perlu diketahui dalam pemilihan roller cat? Berikut sedikit informasinya yang bisa Anda baca.

Pemilihan bahan roller cat

Cermati bahan brush roller cat yang ingin dibeli. Pasalnya, kualitas dari bahan brush tersebut berpengaruh pada daya serap dari cairan cat saat roller cat dimasukkan ke dalamnya. Pilihlah bahan brush dari bulu domba atau wool karena dapat menyerap cairan cat lebih banyak. Untuk bahan yang satu ini tentu saja harganya lebih mahal dibanding bahan lainnya, seperti polyester. Anda bisa membelinya di toko bahan material bangunan di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Menyesuaikan ukuran roller cat

Jangan melupakan ukuran roller cat yang memang seharusnya disesuaikan dengan jenis pekerjaan pengecatannya. Pasalnya, pengecatan dinding rumah jugadapat dibedakan menurut kondisi dan keadaan dindingnya. Sebagai contoh, Anda bisa memilih roller cat tipis yang berukuran tebal sekitar 1/4 inchi untuk menghasilkan cat glossy atau semi glossy. Cat semacam itu digunakan untuk mengecat dinding berpermukaann halus.

Kegiatan mengecat rumah memang lebih mudah dan praktis jika diserahkan kepada tukang cat saja. Namun, Anda perlu mengeluarkan uang ekstra untuk mengupahnya, selain harus membeli catnya. Lagipula, hasilnya juga belum tentu sesuai keinginan Anda selaku pemilik rumah. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mengecat rumah sendiri. Tentu saja dengan perencanaan yang matang. Tak terkecuali dalam hal pemilihan roller cat yang kebanyakan orang tidak begitu memperhatikannya.

Memilih jenis roller cat

Anda harus memilih jenis roller cat yang sesuai dengan pekerjaan pengecatan di rumah. Hal itu dikarenakan tidak dinding rumah bisa dicat dengan roller cat yang sama. Dengan kata lain, Anda perlu memilih jenis roller cat sesuai permukaan dinding yang akan dicat. Perlu Anda ketahui bahwa roller cat bergelombang untuk mengecat dinding yang bergelombang. Sementara roller cat berbentuk bulat, dipakai untuk mengecat bagian sudut dan permukaan yang sempit.

Masih ada roller cat kecil untuk mengecat permukaan yang kecil/sempit. Roller cat busa untuk mengecat besi dan railing tangga. Roller cat radiator untuk mengecat radiator atau bagian belakang toilet. Roller cat motif untuk menghasilkan motif pada dinding.

Memilih gagang roller cat

Jangan sampai Anda memilih pegangan roller cat yang menggunakan sekrup sebagai penahannya karena biasanya mudah rusak. Lebih baik Anda memilih roller cat dengan gagang berupa tubr dan terdapat kaitan kawatnya dari ujung ke ujung. Kawat-kawat tersebut dapat menahan roller cat saat digunakan untuk mengecat. Dengan begitu, roller tidak akan mudah patah atau terlepas dari gagangnya. Silakan mencari dan membelinya sendiri.

Terima kasih sudah mengunjungi website kami Kontraktor Jogja. Semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

JASA ARSITEK JOGJA – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

 

Kendala Saat Mengecat Rumah

Kendala Saat Mengecat Rumah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kendala Saat Mengecat RumahKENDALA SAAT MENGECAT RUMAH

Kontraktor Jogja – Tahukah Anda, mengecat rumah merupakan salah satu kegiatan yang gampang. Maka Anda bisa juga mengecat rumah Anda sendiri loh! Namun ketika Anda akan mengecat rumah Anda, sangat disarankan untuk memperhatikan beberapa kendala yang mungkin terjadi ketika mengecat rumah.

Masalah yang Akan Anda Hadapi Saat Mengecat Tembok

1. Brushmark

Istilah sederhana dari brushmark adalah garis-garis bekas goresan kuas. Masalah sederhana ini memang sering muncul ketika Anda mengecat sendiri. Biasanya, penyebab utama dari masalah brushmark adalah kesalahan dari teknik pengecatan yang Anda lakukan, seperti: ketebalan yang tidak merata, kesalahan dalam mengatur kekentalan cat, dan penggunaan kuas yang kotor dan menggumpal.

Cara pencegahan:

  • Lapisi cat tembok Anda dengan merata
  • Jangan melakukan pelapisan ulang pada lapisan cat yang belum kering
  • Pilih kuas yang bersih dan bermutu

2. Floating

Istilah ini sering digunakan ketika warna cat yang dioleskan tidak merata dengan maksimal. Penyebab utama floating adalah pengadukan cat yang tidak sempurna, sehingga warna dasar cat tersebut kurang menyatu.

Cara pencegahan: Sebelum digunakan, aduk cat dengan benar hingga menjadi terjadi konsistensi warna.

3. Blistering

Teknik pengecatan yang tidak tepat akan berujung pada hasil yang buruk, salah satunya penggelembungan atau blistering. Tembok yang menggelembung diakibatkan oleh air atau lapisan basah yang tertahan di bawah lapisan cat utama. Pengecatan pada permukaan yang basah tersebut akan mengakibatkan berkurangnya daya lekat lapisan cat, sehingga memungkinkan terjadinya gelembung-gelembung yang lebih besar.

Cara pencegahan:

  • Pastikan permukaan tembok yang basah karena dicuci atau terkena air hujan telah kering sempurna sebelum Anda melapisinya dengan cat
  • Pelapisan cat yang dilakukan secara berulang sebaiknya dilakukan dengan jarak waktu yang lama. Agar proses pengeringan lebih sempurna, lapisi tembok setipis mungkin pada setiap lapisan yang Anda cat
  • Pastikan Anda mengecat tembok pada cuaca dan suhu ruangan yang kering. Jangan sampai Anda mengecatnya saat hujan atau saat udara lembab

4. Flaking

Masalah umum yang sering muncul di sebagian besar tembok rumah adalah flaking atau pengelupasan. Hal ini umumnya disebabkan oleh lapisan dasar sebelum Anda melakukan pengecatan. Bila permukaan cat lama bermutu rendah, daya lekat cat Anda menjadi tidak kuat dan akhirnya terjadi flaking. Cat yang mengelupas juga bisa disebabkan oleh pemilihan plamir yang berkualitas rendah, sehingga membuat plamir tersebut mudah terangkat ketika Anda melapisinya dengan cat.

Cara pencegahan:

  • Pastikan tingkat kekeringan dan bersihkan tembok sebelum Anda mengecatnya
  • Kerok lapisan cat lama sampai bersih
  • Gunakan plamir berkualitas tinggi untuk memberikan daya rekat yang kuat

Masih banyak masalah yang bisa Anda temukan ketika mengecat tembok rumah. Namun setidaknya, dengan keempat masalah tersebut Anda bisa menjadikannya panduan sebelum memutuskan mengecatnya sendiri. Di samping itu, Anda harus merencanakan setiap kebutuhan yang akan digunakan, termasuk mencaritahu daftar harga cat terbaru yang ada di pasaran. Daftar harga tersebut akan membantu Anda merencanakan estimasi biaya, termasuk dalam memilih cat mana yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Apakah Anda pernah mengecat tembok sendiri? Apa masalah Anda? Yuk, ceritakan di kolom komentar!

JASA ARSITEK JOGJA – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

Kelebihan Atap Pelana

Kelebihan Atap Pelana

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kelebihan Atap PelanaKELEBIHAN ATAP PELANA

Kontraktor Jogja – Pada artikel sebelumnya sudah kita bahas mengenai apa saja macam dari atap rumah. Nah tertarik menggunakan atap yang mana untuk rumah Anda? Yuk kita bahas salah satu dari macam atap rumah. Yap, atap pelana. Seperti apa atap pelana itu?

Kelebihan desain atap pelana rumah minimalis

1. Pengerjaannya lebih cepat

Konstruksi yang sederhana membuat proses pengerjaan atap pelana jadi lebih cepat. Namun demikian, atap yang sederhana ini juga dapat dikembangkan ke dalam berbagai bentuk. Kemiringan atap pelana juga dapat disesuaikan, baik itu menjulang tinggi atau landai.

Idealnya, kemiringan atap pelana antara 30 hingga 40 derajat. Terlalu landai akan membuat air hujan tidak dapat mengalir. Sebaliknya, terlalu curam beresiko lepasnya genteng Anda. Namun, jika Anda menginginkan atap berbentuk curam, Anda bisa memilih material penutup yang diperkuat dengan sekrup dan genteng yang ringan. Untuk keindahannya, Anda dapat memberikan aksesoris pada bagian dinding segitiganya.

2. Kebutuhan bahan sedikit

Karena konstruksinya lebih sederhana dan bahan yang digunakan lebih sedikit, pemakaian atap pelana lebih murah ketimbang jenis atap lainnya. Apalagi, jika Anda menggunakan gewel. Gewel adalah penyangga atap pengganti kuda-kuda kayu. Berbagai material dapat gidunakan untuk menutup atap pelana ini, mulai dari genteng tanah liat, beton ringan, hingga genteng metal.

3. Kecilnya risiko bocor

Atap berbentuk pelana memiliki risiko bocor yang kecil. Tidak ada pertemuan arah air yang berbeda sehingga tidak ada talang. Namun, Anda harus cermat memilih kemiringan atap pelana. Jika terlalu landai, air hujan dapat tetap tergenang dan menyebabkan kebocoran.

4. Memiliki Daya Serap Panas yang Baik

Kelebihan lainnya, atap pelana juga memiliki daya serap terhadap panas matahari yang baik. Meskipun hal ini juga dipengaruhi oleh bahan material atap yang digunakan, namun ruang kosong yang tercipta di antara atap dan plafon juga dapat berfungsi sebagai penetralisir hawa panas dari atas. Atap pelana yang memeiliki bentuk miring, sehingga akan menciptakan suatu ruangan kosong yang agak luas di antara atap dan plafon. Udara yang terkumpul di ruang inilah yang akan mengurangi radiasi panas matahari yang mengalir ke bawah.

5. Cocok Diterapkan untuk Berbagai Desain Rumah

Atap rumah pelana bersifat fleksibel. Artinya, atap ini bisa anda terapkan baik untuk rumah bergaya minimalis, tradisional, modern, hingga mewah. Hal ini tidak terlepas dari bentuknya yang sederhana sehingga bisa disesuaikan dengan unsur-unsur desain rumah dengan sangat mudah.

JASA ARSITEK JOGJA – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

 

Kenali Jenis Atap Rumah

Kenali Jenis Atap Rumah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , ,

Kenali Jenis Atap RumahKENALI JENIS ATAP RUMAH

Kontraktor Jogja – Jika suatu saat nanti Anda akan membangun rumah, jenis rumah dan seperti apa yang akan Anda bangun? Rumah minimalis, rumah modern, atau yang lain sebagainya? Ngomong soal rumah, salah satu komponen rumah adalah atap bukan? Atap ini juga tidak kalah bahwa terdapa beberapa macam jenisnya juga loh!

Mengenal Bentuk Atap Rumah

Yang kita ketahui bahwa menentukan jenis dan bentuk atap rumah adalah tergantung dari selera. Namun tahukah Anda, jika menentukan atap ini tidak hanya persoalan tentang penampilan dan selera loh! Dari setiap bentuk atap rumah ini memiliki manfaat dan juga kekurangannya dari masing-masing jenis atap rumah. Lantas seperti apa saja jenis atap rumah ini? Kontraktor Jogja, akan mengulasnya sekarang pada artikel berikut ini.

Jenis Bentuk Atap Rumah

Berikut ini adalah beberapa ulasan kami Kontraktor Jogja jenis bentuk atap rumah yang perlu Anda ketahui :

 1. Bentuk Atap Rumah Limas atau Atap Perisai

Bentuk Atap Perisai
Desain Bentuk Atap oleh Bristile Roofing | Sumber gambar: Hipages
Kontraktor Jogja mengulas bentuk atap perisai atau yang juga lebih dikenal sebagai atap limas adalah bentuk atap yang sangat umum di Indonesia. Hal ini dikarenakan bentuk atap jenis ini sangat cocok dengan iklim tropis Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi.

Dengan kemiringan 30 hinggga 40 derajat, bentuk atap ini mampu membuat curah hujan mengalir dengan baik dan meminimalisir kebocoran atap. Selain itu, macam bentuk atap ini juga memberikan ruang kosong diatas ruang dalam hunian yang membantu sirkulasi udara panas dari luar tidak langsung berdampak pada ruangan.

Namun, konstruksi atap jenis ini sedikit lebih rumit dan ketahanan  dari bentuk atap ini sangat dipengaruhi dengan jenis material atap yang digunakan.

2. Bentuk Atap Pelana

Desain Bentuk Atap pelana
Desain Bentuk Atap Pelana | Sumber gambar: DigsDigs

Macam bentuk atap selanjutnya merupakan pilihan tipe bentuk atap selanjutnya yang juga populer dan cocok dengan iklim tropis Indonesia. Dibandingkan dengan atap perisai, atap jenis ini memiliki konstruksi yang lebih sederhana.

Namun, sisi kanan dan kiri dari atap yang hanya ditutup dengan sofi-sofi (sambungan dari dinding bangunan) sangat rentan akan kerusakan akibat ekspos terhadap cuaca dan iklim secara langsung. Hal ini bisa disiasati dengan menggunakan material finishing atau coating khusus untuk melindungi bangunan dari paparan cuaca ekstrim di Indonesia. Baca juga : Kontraktor Jogja

Meskipun tipe bentuk atap perisai ataupun pelana sangat umum di Indonesia, dengan desain yang baik dan kreativitas kamu tetap bisa tampil menarik dengan desain bentuk atap seperti ini, lho.

3. Bentuk Atap Datar (Atap Beton)

Desain Bentuk Atap Datar
Desain Bentuk Atap Datar | Sumber gambar: Topic Builders

Kontraktor Jogja mengulas proses pembuatan dan perawatan yang sederhana serta daya tahan yang baik biasa menjadi alasan utama orang menggunakan tipe bentuk atap mendatar. Macam bentuk atap ini sangat indentik dengan gaya modern dan minimalis.

Walaupun perawatan dan pembuatannya lebih sederhana, atap datar dari beton memiliki biaya pembuatan yang lebih tinggi. Selain itu, atap beton juga cenderung menampung udara panas yang berakibat pada tidak nyamannya suhu pada ruangan di bawah bentuk atap satu ini.

Atasi permasalahan panas ini dengan menggunakan lapisan khusus untuk meredam panas dan juga tambah plafond untuk berikan ruang untuk menetralisir udara panas dari atap ke dalam ruangan.

4. Bentuk Atap Jengki atau Bentuk Atap Sandar (Skillion)

Desain Bentuk Atap jengki
Desain Bentuk Atap Jengki | Sumber gambar: Abpho

Jenis bentuk atap selanjutnya sekilas mungkin terlihat cocok untuk iklim tropis karena kemiringannya mampu menahan curah hujan yang tinggi serta memiliki ruang untuk meredam temperatur panas.  Namun, penggunaan bentuk atap seperti ini pada iklim tropis justru memerlukan perawatan ekstra.

Bentuk atap satu ini membuat bangunan memiliki salah satu sisi yang lebih terkekspos cuaca sehingga diperlukan pelindungan ekstra untuk menjaga ketahanan bangunan. Dilain sisi, bentuk atap ini mengalirkan air hujan hanya pada satu arah saja sehingga mempermudahmu melakukan pengolahan aliran air hujan.

5. Bentuk Atap Gergaji

Desain Bentuk Atap Gergaji
Desain Bentuk Atap Gergaji | Sumber gambar: Rooang

Sahabat Kontraktor Jogja, Salah satu alasan mengapa orang mempertimbangkan bentuk atap satu ini adalah tampilannya yang unik dan menarik. Namun, penggunaan bentuk atap seperti ini tidak cocok di daerah dengan curah hujan yang tinggi karena memiliki resiko kebocorang yang sangat tinggi.

6. Bentuk Atap Mansard

Desain Bentuk Atap Mansard
Desain Bentuk Atap Mansard | Sumber gambar: Homedit

Bentuk atap Mansard indetik dengan rumah-rumah klasik bergaya Eropa. Selain memiliki tampilan estetika yang menarik, tipe bentuk atap Mansard memberikan ruang loteng yang luas dan kerap difungsikan sebagai ruang.

Desain atap seperti ini paling pas untuk kamu yang inginkan kesan elegan dan mewah pada desain klasik dan mediterania.

7. Bentuk Atap Kubah

Desain Bentuk Atap Kubah
Desain Bentuk Atap Kubah | Sumber gambar: Dreams Time

Di Indonesia, jenis bentuk atap kubah identik dengan tempah ibadah. Namun, tak ada salahnya mengaplikasikan bentuk atap ini pada rumah tinggal. Bentuk atap kubah memberikan kesan megah dan klasik pada hunianmu.

Namun, mengaplikasikan bentuk atap ini memerlukan biaya yang cukup tinggi dan juga keterampilan ekstra untuk menghasilkan bentuk kubah yang sempurna.

Itulah beberapa jenis dan tipe bentuk atap yang bisa jadi pilihan untuk rumah impianmu. Untuk menemukan bentuk atap paling tepat dan pas untuk rumah, utamakanlah aspek fungsi dan lingkungan yang paling sesuai. Setelah temukan bentuk atap paling pas dengan lingkungan dan keadaan cuaca, saatnya kreativitasmu bermain untuk wujudkan bentuk atap terbaik untuk hunian impianmu!

Terima kasih sudah mengunjungi website kami Kontraktor Jogja. Semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

JASA ARSITEK JOGJA – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

 

Manfaat Pagar Rumah

Manfaat Pagar Rumah

Categories: Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Manfaat Pagar RumahMANFAAT PAGAR RUMAH

Kontraktor Jogja – Apakah rumah Anda terdapat pagar? Pagar ini berfungsi sebagai pembatas rumah dengan jalan raya. Jika dirumah Anda belum terdapat pagar rumah, yuk pasang pagar Anda sekarang juga! Mengapa? Karena pagar rumah memiliki beberapa manfaat yang bisa kita rasakan.

Keuntungan Menggunakan Pagar Rumah

Jika dihadapkan dengan suatu pilihan, rumah dengan pagar atau tanpa pagar, Anda lebih memilih yang mana? Lebih memilih menggunakan pagar untuk depan rumah Anda, atau tanpa pagar agar tidak ribet? Bagi yang masih bingung, alangkah lebih baik simak beberapa keuntungan menggunakan pagar rumah berikut ini.

Manfaat pagar rumah yang bisa Anda pilih

Jika kita melihat kembali dari definisi sebelumnya, maka beberapa manfaat pagar terkait dengan fungsi pagar sebagai berikut :

  • Manfaat dari pagar sebagai pembatas. Pagar membatasi sebuah area dengan area yang lain, sehingga jelas batasnya. Ini terkait keperluan adminitrasi pertanahan, agar dikemudian hari tidak terjadi sengketa. Atau untuk menandai kepemilikan atas sebuah tanah atau lahan. Umumnya pagar yang dibuat tidak harus tinggi, hanya sebatas menandai sebuah area, namun masih bisa untuk akses lalu lintas antar kedua sisi.
  • Manfaat dari pagar sebagai penghalang lalu lintas. Pagar dengan fungsi ini umumnya dibuat tinggi sehingga tidak memungkinkan orang atau binatang yang tidak dikehendaki untuk bisa melewatinya. Biasanya dibuat untuk membatasi sekaligus menjaga sebuah properti yang tergolong penting, atau jarang di awasi pemiliknya. Biasa juga dijumpai pada properti yang dimiliki oleh pemerintah atau badan-badan yang berada di bawahnya. Lalu lintas biasanya terpusat pada satu titik dengan pintu masuk atau keluar.
  • Manfaat dari pagar sebagai perlindungan. Pagar dengan fungsi ini merupakan fungsi dasar itu sendiri. Pagar dapat memberi perlindungan dari bahaya-bahaya yang dikhawatirkan muncul dari luar pagar. Bahaya binatang buas, kriminalitas, melindungi properti dan lain sebagainya. Daerah dengan tingkat kriminalitas tinggi biasanya ditandai dengan rumah-rumah yang berpagar tinggi dan berujung runcing pada bagian ujung atas pagar.
  • Manfaat dari pagar sebagai fungsi penghalang pandangan. Fungsi lain yang yang juga diperoleh dari pagar adalah untuk menghalangi pandangan orang-orang yang lalu lalang di depan rumah. Umumnya pagar di buat dengan tambahan penghalang pandang, bisa berupa lembaran vynil pvc atau dibuat permanen dari tembok, atau papan kayu yang terpasang pada rangka pagar besi. Dengan fungsi ini, orang yang berada di luar tidak dapat melihat kondisi yang berada di dalam pagar, sehingga privacy lebih terjaga.
  • Manfaat dari pagar sebagai fungsi estetika. Fungsi ini seringkali terlupa untuk di sampaikan, namun fungsi ini melekat secara langsung kepada pagar, terutama pagar yang dipasang di lingkungan rumah tinggal. Selain fungsi-fungsi yang bersifat keamanan, pagar juga membawa pesan selera keindahan yang dimiliki pemilik rumah. Pada pagar umumnya terdapat ornamen-ornamen yang mempercantik pagar rumah, atau juga model dan desain yang membuat pagar semakin elegan.

JASA ARSITEK JOGJA – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

WhatsApp chat