Feb 26, 2019

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Renovasi Rumah Type 36

Categories: Tag: , , , , , , , , ,

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Renovasi Rumah Type 36

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Renovasi Rumah Type 36 – Mempunyai rumah dengan berbagai model adalah pilihan seseorang. Salah satu rumah yang paling diminati adalah type rumah dengan type 36. Seiring berjalannya waktu, rumah yang sudah lama ditinggali atau dibangun akan semakin menurun kualitas materialnya. Ketika anda akan merenovasi rumah, harus memperhatikan beberapa trik.

1. Rencanakan renovasi rumah type 36 dengan konsep matang

Agar renovasi rumah type 36 berjalan dengan lancar, hal pertama yang perlu kamu siapkan adalah konsep. Catatlah bagian mana saja yang akan direnovasi, kemudian seperti apa dekor yang akan digunakan. Cari tahu juga apa saja kebutuhan masing-masing anggota keluarga.

Misalnya anak yang sudah beranjak dewasa membutuhkan kamar tidur anak yang nyaman. Bisa juga mengganti rangka atap dari kayu menjadi rangka dari besi. Bila dulu rumah sering kemasukan tikus, kamu perlu merencanakan bentuk rumah yang membuat tikus sulit masuk ke dalam rumah nantinya.

Bagi kamu yang merasa luas rumah type 36 ini kurang luas untuk seluruh anggota keluarga, kamu bisa saja melakukan renovasi rumah type 36 dari satu menjadi dua tingkat. Biayanya pasti lebih besar daripada renovasi rumah type 36 satu lantai, tapi tidak akan menyamai harga rumah baru yang bertingkat.

2. Memilih aksesoris lama yang akan dipertahankan selama renovasi

Renovasi rumah type 36 bukan berarti kamu harus mengganti semua aksesoris lama. Furnitur besar seperti sofa dan meja makan bisa digunakan kembali setelah renovasi rumah type 36 selesai. Dengan mendaur ulang furnitur lama, kamu bisa menghemat dana renovasi rumah. Jika aksesoris rumah tidak sesuai dengan konsep rumah baru atau mengalami kerusakan, barulah kamu menggantinya dengan aksesoris baru.\

Untuk referensi dan pertimbangan harga, kamu bisa mencari info tentang furnitur yang cocok untuk rumah baru. Sambil melihat model dan harga, kamu akan lebih mudah mencari furnitur berkualitas dan menentukan anggaran dana renovasi.

3. Memilih pihak yang akan mengerjakan renovasi rumah type 36

Kamu membutuhkan tukang untuk membantu proses renovasi rumah type 36. Memilih tukang untuk renovasi ini harus melalui seleksi yang ketat. Meski jenis bahan bangunan yang digunakan memiliki kualitas tinggi, jika dikerjakan oleh tukang yang kurang berpengalaman hasilnya akan kurang berkualitas.

Misalnya saja untuk urusan mencampur adonan semen, jika tidak dilakukan dengan tepat maka tembok bisa mengalami keretakan dalam waktu singkat. Jangan malas untuk mencari tahu ke tetangga atau kenalan lain yang punya kontak ke tukang yang kompeten ya!

4. Mempertimbangkan waktu renovasi

Pertimbangan waktu renovasi rumah type 36 bisa mempengaruhi besarnya dana yang dikeluarkan. Waktu renovasi rumah type 36 terbaik adalah pada musim kemarau. Hindari merenovasi rumah pada saat musim hujan karena proses renovasi bisa terhenti selama beberapa hari, bahkan merusak bagian yang belum selesai direnovasi.

5. Mengatur dana untuk renovasi rumah type 36

Kegiatan renovasi rumah type 36 tidak akan terwujud jika kamu kekurangan dana di tengah jalan. Pastikan anggaran renovasi ini dibuat sedetail mungkin dan kamu harus disiplin dalam mengeluarkan uang. Bila perlu, selipkan dana untuk keadaan darurat seandainya ada kekurangan material bangunan atau kebutuhan lain.

 

Tips Membuat Ruang Bermain Anak Yang Ideal

Categories: Tag: , , , , , ,

Tips Membuat Ruang Bermain Anak Yang Ideal

Tips Membuat Ruang Bermain Anak Yang Ideal – Ruang bermain anak adalah ruangan yang pentin dan dibutuhkan oleh anak – anak. Sebagai orang tua pastinya akan membuat ruangan anak menjadi nyaman dan betah untuk bermain. Ruang bermain anak bisa menjadi tempat menyimpan barang – barang dan mainannya. Untuk membuat ruangan bermain anak diperlukan tips yang tepat. Berikut ini beberapa tips yang bisa anda coba.

1. Sediakan Ruang yang Memadai

Pastikan ruang bermain anak memiliki luas yang cukup untuk mengakomodasi pergerakan anak-anak yang lincah. Bukan berarti luas ruang bermain anak harus besar dan lapang, hanya saja kamu harus pintar menata dan menentukan perabot apa saja yang digunakan, supaya mereka bisa beraktivitas dengan bebas.

2. Pilih Furnitur yang Aman dan Hemat Ruang

Kriteria furnitur yang aman ditempatkan di ruang bermain anak adalah furnitur berkualitas dari material yang kokoh, bebas bahan kimia atau non-toxic, dan desainnya ergonomis. Pilih juga furnitur yang mudah dibersihkan dan tidak menjadi sarang debu, seperti sofa dengan kain lembut dan lemari berkaki.

Penggunaan perabot yang multifungsi pada ruang bermain anak juga bisa menjadi alternatif untuk menghemat ruang. Ada beberapa dekorasi ruang bermain anak yang fungsional, seperti boks panjang dari kayu yang juga bisa merangkap sebagai bangku. Ukuran furnitur juga harus disesuaikan dengan ukuran tubuh anak. Pastikan perabotan mudah dijangkau dan digunakan oleh si kecil.

3. Sediakan Ruang Penyimpanan

Untuk menjaga kerapian ruang bermain anak dibutuhkan banyak storage atau kotak penyimpanan untuk menyimpan mainan anak. Simpan dan susun mainan-mainan tersebut ke dalam rak berdasarkan warna dan jenisnya, sehingga terlihat seperti sebuah perpustakaan mainan.

Kamu juga bisa memanfaatkan bagian dinding dengan memasang beberapa ambalan yang bisa digunakan sebagai media penyimpanan. Mainan pada rak yang terbuka juga bisa menjadi sebuah elemen dekoratif di ruang bermain anak.

4. Pilih Mainan yang Edukatif untuk Anak

Ruang bermain anak juga dapat digunakan sebagai ruang belajar. Tempatkan satu set meja dan kursi, boneka-boneka lucu, serta papan tulis agar mereka semakin produktif berkarya. Ini bisa menjadi salah satu cara berinteraksi dan mengajarkan banyak hal kepada mereka. Bentuk mainan yang ada pada ruang bermain anak sebaiknya bersudut tumpul,  sehingga aman untuk digunakan.

Menempatkan mainan atraktif pada ruang bermain anak, seperti tenda dari kain bisa dimanfaatkan sebagai tempat santai untuk anak-anak membaca buku. Mereka juga bisa bermain sambil berimajinasi dengan pura-pura mengadakan acara kamping di sana.

5. Meriahkan dengan Pernik Dekorasi

Dalam mendekorasi ruang bermain anak, kamu bisa melibatkan si kecil untuk menghias ruang bermain mereka. Gambar dan lukisan  yang mereka buat dapat dibingkai dan dipajang sebagai hiasan dinding. Percantik juga rupa ruang bermain anak dengan warna cat dinding yang sesuai dengan karakter anak-anakmu.

Agar anak-anakmu tidak kedinginan dan terhindar dari kuman-kuman saat beraktivitas di lantai, di ruang bermain anak kamu bisa memasang karpet dengan bantal-bantal lucu. Aksesoris yang lain, seperti wall sticker dan kertas dinding juga bisa memperkuat tema dari dekorasi ruang bermain anak.

WhatsApp chat