Feb 12, 2019

Cara Cerdas Menata Rumah

Cara Cerdas Menata Rumah

Categories: Tags: , , , ,

7 Cara Menata Rumah Mungil untuk Pemula

Arsitek Indo Kontraktor – Menata rumah mungil bisa jadi tantangan tersendiri dikarenakan jumlah dan luas ruangan mungkin saja tak sesuai dengan kebutuhan yang kamu miliki. Untuk itu kita harus punya cara cerdas menata rumah agar terlihat lebih rapih lucu dan menarik. Arsitek Indo Kontraktor menyediakan jasa desain rumah jogja dimana kami akan membantu Anda dengan memberikan tips – tips dalam menata rumah.

1. Pemilihan Warna yang Tepat pada Rumah Mungil

Rumah Mungil Warna

Kebanyakan orang memilih cat atau warna pada rumah mungil berdasarkan selera ataupun warna kesukaannya. Hal ini tentu nggak salah, bahkan baik karena mampu memberikan kenyamanan psikologis bagi penghuni rumah karena warna yang disukainya dapat ia nikmati di rumah mungil miliknya setiap hari.

Namun, perlu kamu ketahui jika nggak semua warna cocok untuk diaplikasikan pada setiap rumah mungil. Apalagi mengingat rumah mungil identik dengan ruang-ruang yang juga mungil.

Untuk membuat interior rumah mungil terasa jadi lebih luas, ada baiknya kamu menggunakan warna-warna terang pada rumah mungil yang kamu miliki. Warna putih adalah warna terbaik untuk membuat ruangan sempit terasa lebih terang dan luas. Namun, jika warna putih terkesan monoton atau terlalu polos, warna-warna terang lain seperti krem atau warna-warna muda juga bisa jadi pilihan untuk rumah mungil.

 

Rumah Mungil Warna

Jika warna favorit yang kamu miliki cenderung gelap seperti hitam atau maroon, aplikasikan warna ini pada aksesoris atau dekor pelengkap pada rumah mungil seperti karpet atau hiasan dinding. Dengan ruang yang terang, warna-warna favoritmu tetap akan menonjol tanpa perlu tampil dominan di dalam rumah mungil tersebut.

2. Hindari Pola Berlebih dalam setiap Ruang Rumah Mungil Milikmu

Rumah Mungil Pola

Selain warna gelap, pola-pola berlebihan, terlalu ramai ataupun padat, akan membuat ruangan terkesan jauh lebih sempit bahkan berantakan. Hindari penggunaan pola pada rumah mungil, kecuali ruangan tersebut relatif luas. Pola yang dipilih pun usahakan memiliki pola yang sederhana. Dengan begitu, kamu nggak perlu khawatir pola-pola pada karpet ataupun wallpaper pada ruangan akan membuat rumah mungil terasa sempit dan sesak.

Pilihan pola juga bisa memberikan efek visual pada ruangan mungilmu. Pola horizontal akan membuat ruang terkesan lebih tinggi, sedangkan pola vertikal bisa membuat rumah mungil terkesan lebih lebar. Sesuaikan pola ini dengan keadaan ruang dalam rumah mungil yang kamu miliki.

3. Pilih Perabot dengan Material Transparan atau Reflektif

Rumah Mungil Perabotanpinterest.com

Kamu mungkin sempat mengira bahwa ruangan di dalam rumah mungil mungkin tidak terlalu sempit. Tapi setelah ruangan dipenuhi perabotan, barulah kamu akan merasa ternyata ruangan tersebut tidaklah luas.

Untuk menyiasati jika hal-hal seperti terjadi pada rumah mungil yang kamu miliki, cobalah menggunakan beberapa furniture dengan material transparan atau reflektif untuk memberikan efek visual yang lebih luas pada rumah mungil.

Material seperti akrilik dan kaca yang transparan ataupun cermin yang bersifat memantulkan cahaya bisa jadi pilihan untuk mewujudkan kesan ruangan yang tidak sesak oleh perabot di rumah mungil.

4. Hilangkan Sekat pada Ruang-Ruang didalam Rumah Mungil

Rumah Mungil Tanpa Sekat

Daripada ruangan di dalam rumah mungil menjadi sempit karena terbagi-bagi, lebih baik kamu menggabungkan ruangan-ruangan tersebut dengan membuang sekat-sekat atau dinding yang ada. Tak cuma membuat sirkulasi menjadi nyaman, Hal ini akan membuat ruangan pada rumah mungil terasa jadi jauh lebih luas.

Ruangan seperti dapur dan ruang makan adalah salah satu contoh ruangan yang bisa kamu gabungkan di rumah mungil milikmu. Kedua ruang ini bahkan bisa kamu gabungkan dengan ruang keluarga, menjadikannya satu ruang luas dengan fungsi berbeda.

5. Efisiensi Ruang Rumah Mungil Lewat Perabot Compact

Rumah Mungil Perabot Compact

Seperti yang sempat disebutkan sebelumnya, perabot adalah salah satu faktor yang bisa membuat ruangan pada rumah mungil terasa kecil, sempit, dan sesak. Pilihan lain selain memilih perabot dengan material yang transparan dan reflektif adalah menggunakan perabot-perabot compactyang memiliki fungsi ganda.

Contohnya kolong pada kursi ataupun tempat tidur, daripada ruangan tersebut terbuang sia-sia, kamu bisa menjadikan kolong sebagai storagetambahan dengan memberikan laci pada kolong tersebut. Alhasil, kamu bisa mengurangi penggunaan lemari penyimpanan pada rumah mungil.

Sofa bed ataupun meja lipat juga bisa jadi pilihan baik dengan fungsi ganda yang fleksibel sehingga kamu bisa menyesuaikan perabotan sesuai kebutuhan ruang pada saat itu.

6. Pencahayaan Maksimal pada Rumah Mungil

Rumah Mungil Pencahayaan

Ruangan yang terang akan terasa jauh lebih luas daripada ruangan yang gelap. Inilah yang menjadi alasan mengapa pencahayaan menjadi salah satu hal yang perlu kamu perhatikan dalam menata rumah mungil.

Dan ketika berbicara mengenai pencahayaan, hal ini akan terkait dengan bukaan yang ada pada rumah mungil. Maksimalkan jendela yang ada pada rumah mungil atau gunakan daun pintu yang memiliki kaca sehingga cahaya tetap bisa masuk ke dalam rumah mungil saat pintu dalam keadaan tertutup.

 

Jika keadaan ruangan nggak memungkinkanmu menghadirkan jendela, kamu bisa bermain dengan skylight sehingga cahaya tetap bisa menyelinap masuk.

Jika pencahayaan alami sudah tidak mungkin kamu maksimalkan, aturlah pencahayaan buatan dengan lampu yang memadai. Satu lampu utama mungkin tidaklah cukup, jadi tambahkan lampu hias terutama pada sudut ruang yang minim cahaya sehingga pencahayaan pada rumah mungil jadi lebih maksimal. Hindari juga pengunaan lampu-lampu dengan cahaya redup kecuali untuk elemen-elemen dekoratif.

7. Beralih ke Perabot Berukuran Kecil tanpa Detail Berlebih

Rumah Mungil Tanpa Detail

Untuk membuat ruangan dalam rumah mungil terasa lebih luas, hindari mengisinya dengan perabot-perabot super besar dengan detail dan bentuk yang berlebihan. Beralihlah pada perabot minimalis dengan ukuran lebih kecil dan minim detail ketika menata rumah mungil. Lagipula, ukuran perabot nggak selalu menjamin kenyamanannya, lho.

Selain perabot, soal aksesoris dan dekorasi pada rumah mungil pun perlu kamu minimalisir. Gunakan dekorasi dan aksesoris seperlunya saja agar ruangan yang kecil tak terkesan berantakan.

Pilihan Tanaman Hias Yang Cocok Untuk Kolam Renang

Categories: Tags: , , , , , , , ,

Pilihan Tanaman Hias Yang Cocok Untuk Kolam Renang

Pilihan Tanaman Hias Yang Cocok Untuk Kolam Renang  – Sudah mempunyai kolam renang pribadi yang bagus seharusnya dirawat dan dijaga dengan baik. Fasilitass yang segarusnya ada juga harus dipersiapkan untuk mempermudah ketika sedang berenang. Kolam renang akan terasa kurang jika di sekeliling kolam tidak ditanami tanaman atau dihiasi dengan tanaman – tanaman yang sesuai dengan suasana kolam renang. Berikut ini beberapa tanaman yang hias yang dapat digunakan untuk menghias kolam renang anda.

1. Tanaman Jenis Pohon

Untuk Anda yang memiliki kolam renang luas dan menginginkan nuansa alam ada disana, Anda bisa menambahkan tanaman hias jenis pohon. Ada banyak jenis tanaman hias pohon yang bisa Anda pilih, mulai dari yang tumbuh pendek sampai yang bisa menjulang tinggi.

Di sisi lain sembari memilih, yang harus diingat adalah perihal dampak pertumbuhan pohon tersebut. Seperti misalnya, apakah daunnya akan tumbuh sangat rimbun dan mudah rontok atau tidak. Apakah akarnya akan tumbuh menjalar luas sehingga berpotensi merusak konstruksi dinding kolam atau tidak, dan lain-lain.

Jika hal demikian berpotensi terjadi maka disarankan untuk memilih jenis pohon yang lain meskipun pohon tersebut adalah jenis pohon kesukaan Anda. Pada intinya, rekomendasi memilih pohon hias yang baik adalah dengan mempertimbangkan kekuatan akar dan daunnya.

Berikut ini contoh beberapa jenis pohon hias untuk kolam renang yang sudah banyak dikenal:

Palem Segitiga

Sebagai salah satu tanaman hias berjenis pohon, palem segitiga sangat cocok untuk ada di area taman atau kolam renang Anda. Pohonnya yang bisa mencapai tinggi hingga meter-an ini pas untuk Anda jadikan hiasan pinggiran kolam. Dahan daunnya yang memanjang dan kuat tidak akan merepotkan Anda saat musim kering atau musim daun gugur.

Pakis Haji

Warna daunnya yang greeny sangat mendukung suasana alam di area kolam renang Anda. Bunga pakis hajinya yang indah akan mempercantik kolam renang Anda.

Bambu Jepang

Seperti namanya, bambu jepang merupakan salah satu tanaman hias yang berasal dari Jepang dan secara luas diadopsi di Indonesia. Jika Anda menanamnya, nuansa sejuk khas negeri sakura akan tersebar luas dan akan memperindah tampilan taman kolam renang Anda.

2. Rumput dan Semak

Selain bentuk pohon, jenis tanaman hias lainnya juga dapat berupa rumput dan semak. Pilihlah rumput yang tahan injak dan mudah regenerasi. Ada beberapa jenis rumput yang biasa dijadikan sebagai elemen penghias sekitar kolam renang, diantaranya:

Rumput jepang

Rumput ini sepertinya sudah cukup familiar di Indonesia. Penanaman rumput jepang untuk berbagai keperluan hiasan eksterior rumah pun sudah banyak diaplikasikan. Misalnya sebagai tanaman hias di pelataran/halaman rumah, untuk fasad dan lain-lain.

Dengan demikian, wajar saja jika rumput Jepang pun bisa dijadikan sebagai elemen tanaman hias kolam renang. Dijamin kolam renang Anda akan seperti dikelilingi padang savana yang hijau dan indah.

Rumput gajah mini

Saya yakin Anda juga sudah tidak asing lagi dengan rumput hias yang satu ini. Aplikasinya yang sudah cukup masif di masyarakat membuatnya cukup dikenal baik. Anda bisa menjadikannya hiasan di sekeliling kolam renang Anda.

Selain rumput, Anda juga bisa menanam tanaman jenis semak sebagai hiasan. Semak terbilang lebih minimalis dibandingkan pohon jadi tepat jika Anda menjadikannya sebagai altenatif pilihan.

3. Bunga

Bicara soal tanaman hias, rasanya kurang afdhol jika tidak memasukkan tanaman bunga ke dalam daftarnya. Tanaman bunga sendiri menjadi salah satu jenis tanaman hias terfavorit. Selain karena bunganya yang saat musim mekar akan nampak cantik, juga karena tanaman bunga relatif tidak terlalu besar batangnya sehingga tentu akan lebih hemat tempat.

Yang harus Anda ingat dari memilih tanaman bunga-bungaan sebagai elemen hias kolam renang Anda adalah perihal metode penanamannya yang direkomendasikan ditanam dalam pot. Tujuannya adalah agar lebih rapi dan mudah dirawat. Plus juga, akan memudahkan Anda ketika sewaktu-waktu Anda ingin memindahkannya.

Beberapa contoh jenis bunga yang sering dijadikan sebagai tanaman hias

– Anggrek
– Kenanga
– Aster
– Sri rejeki
– Kuping gajah
– Bakung
– Matahari
– Terompet

Faktor Yang Harus Diketahui Sebelum Membuat Kolam Renang

Categories: Tags: , , , , , , , , ,

Faktor Yang Harus Diketahui Sebelum Membuat Kolam Renang

Faktor Yang Harus Diketahui Sebelum Membuat Kolam Renang – Memiliki kolam renang di rumah memang sangat menyenangkan. Selain lebih menjaga kesehatan, mempunyai kolam renang di rumah lebih bebas untuk menggunakan dan bebas untuk mendesain sendiri sesuai dengan kemauan. Membuat kolam renang membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga anda harus menyiapkan konsep desain hingga material dengan tepat. Sebelum membuat kolam renang, anda juga harus memperhatikan hal – hal dibawah ini.

1. Ukuran dan Layout

Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah ukuran kolam renang dan ketersediaan lahan kosong di rumah. Bila memang lahan yang tersedia tidak terlalu besar, tidak masalah bila kolam renangnya kecil. Karena yang terpenting adalah bagaimana anda menyiasatinya. Selain itu, anda juga harus menyesuaikan layout kolam renang dengan konsep dan tema rumah. Karena layout berpengaruh pada faktor utama membuat kolam renang, jadi buatlah perencanaan secara matang.

 
2. Teras/Pool Deck

Area sekitar kolam renang sama pentingnya dengan struktur fisik kolam renang itu sendiri. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah teras atau pool deck. Ada banyak ide bagi anda dalam membuat pool deck. Beberapa diantaranya seperti dek kayu, lantai dengan batuan alam, stepping stone yang disusun artistik atau bahkan teras yang menyatu langsung dengan bangunan rumah.

Ada dua hal penting terkait pool deck ini. Pertama, teras yang dibuat haruslah anti selip dan tidak licin demi menjaga keselamatan dan kenyamanan anda dan keluarga. Kedua, kebersihan dari pool deck. Anda dapat menggunakan mesin power washer agar pool deck selalu terlihat bersih dan mengkilap. Karena kebersihan teras kolam renang juga mempengaruhi kenyamanan keluarga anda, bukan?
 
3. Vegetasi

Setelah menentukan layout dan teras kolam renang, kini saatnya anda menentukan vegetasi yang dapat mempercantik kolam renang anda. Jika anda menginginkan suasana alam yang natural, berikan sentuhan alami dengan menanam pohon kelapa, kamboja, dadap merah atau pisang kipas untuk mendampingi kolam renang tropis anda. Namun jika anda ingin menanam pohon lain, tidak masalah selama masih sesuai dengan konsep dan tema rumah anda.

 
4. Kedalaman Air

Tidak hanya keindahan luar dari kolam renang, keadaan fisik dari kolam renang juga harus diperhatikan. Salah satunya adalah kedalaman air. Untuk kolam renang dewasa, tingkat kedalaman airnya 1,4 meter hingga 2 meter. Anda dapat menggabungkan keduanya dengan membuat ramp sebagai pemisah kedalamannya. Bila anda memiliki anak-anak dirumah, tingkat kedalaman air yang disarankan sekitar 0,5 meter.

 
5. Air dan Sirkulasi

Air dan sistem sirkulasi juga memiliki efek tersendiri. Buatlah overflow atau tumpahan air dipinggir kolam renang, untuk menambah suasana nyaman dan rileks. Sebagai alternatif, anda dapat menggunakan batu candi yang disusun bertumpuk untuk pinggiran overflow-nya. Anda juga harus memperhatikan keadaan air kolam renang ketika sehabis dipakai. Apakah sedikit keruh karena minyak dari lotion, rambut atau bahkan kulit yang tertinggal didalam air. Lemparkan saja bola tenis kedalam air, dan serat fibernya akan langsung menyerap minyak yang tertinggal. Cara unik, bukan?

 
6. Filterisasi

Ada beberapa tipe filter yang dapat dipilih, sehingga rencanakan dari awal sebelum membuat kolam renang. Karena filter yang digunakan nantinya akan berpengaruh pada konstruksi bangunan, dan struktur kolam renang itu sendiri.

 
7. Ketinggian dan Permukaan Lantai

Hal penting selanjutnya yang harus diperhatikan adalah tingkat ketinggian permukaan lantai. Usahakan ketinggian kolam renang tidak lebih tinggi dari pool deck. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan keluarga.

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline
WhatsApp chat