Jan 16, 2019

8 Desain Foyer Rumah Minimalis

Categories: Tags: , , , , , , ,

8 Desain Foyer Rumah Minimalis

8 Desain Foyer Rumah Minimalis –  Desain foyer jarang digunakan di berbagai jenis-jenis rumah tinggal di Indonesia. Akan tetapi, sejumlah rumah kelas menengah yang mengusung tema rumah minimalis sederhana mulai mengusung ruangan yang banyak sekali terdapat di rumah luar negeri ini. Istilah foyer digunakan untuk mendeskripsikan sebuah ruangan peralihan di antara teras serta ruang tamu rumah atau pun antara teras dengan ruang keluarga rumah. Area ini memiliki fungsi sebagai ruang penerima. Diantara fungsi-fungsi foyer yang lainnya adalah sebagai berikut :

  • Foyer dapat difungsikan sebagai ruang penerima tamu ketika rumah sedang diadakan acara besar dengan undangan yang banyak.
  • Foyer juga dapat difungsikan sebagai area transit pengunjung ketika hendak pergi ke ruangan utama seperti ruang tamu.
  • Foyer dapat membantu menanggulangi kebersihan udara dengan menurunkan kadar debu dan polusi dari luar rumah.
  • Foyer dapat membantu mengurangi suhu panas yang datang dari arah luar ruangan.

Foyer memang tidak mudah untuk diaplikasikan pada bangunan rumah tinggal Indonesia. Namun, bukan berarti ini merupakan hal yang mustahil. Untuk Anda yang mengusung berbagai macam desain rumah minimalis, berikut ini adalah beberapa desain foyer rumah minimalis yang dapat Anda gunakan, yaitu :

  1. Foyer ala Jepang

Foyer ala Jepang atau yang dikenal dengan sebutan Genkan merupakan foyer yang memiliki karakteristik khas dan melekat pada rumah-rumah Jepang. Mengusung kesederhanaan dengan meminimalisir penggunaan perabotan besar yang dapat menyebabkan terbuangnya luasan ruang, foyer jepang di desain sangat simple dan elegan. Di Jepang, foyer ini difungsikan sebagai tempat untuk menyimpan sepatu atau menaruh mantel dan perabot lain seperti payung dan kunci.

  1. Foyer ala Hacienda

Area foyer rumah ini dipenuhi dengan dekorasi bangku dan bantal yang berasal dari abad ke-19. Tidak lupa ruangan juga dipercantik dengan menggunakan karpet daur ulang yang dapat menghadirkan kesan vintage yang unik. Jika Anda merupakan salah satu dari penggemar serial komedi ABC yakni modern family, Anda pasti akan mengetahuinya. Tidak hanya jago berperan dalam sebuah film, Eric Allen Stonestreet juga memiliki gaya tersendiri yang unik dalam mendesain sebuah foyer di dalam rumahnya.

  1. Foyer Artistik

Supaya foyer tidak terkesan membosankan dan kurang menarik, Anda dapat menambahkan nilai artistik dari foyer rumah Anda seperti pada contoh desain di samping ini. Foyer pada rumah di Los Altos California ini menambahkan dekorasi pintu antic yang usianya sudah mencapai sekitar 200 tahun. Pintu ini berasal dari India dan menambahkan daya tarik dari foyer rumah itu sendiri. Kesan ini kemudian ditegaskan dengan menambahkan sebuah karpet emas dengan motif mawar dan bangku klasik.

  1. Foyer Elegan

Seperti yang terlihat pada gambar disamping, foyer di desain sangat elegan dan mewah. Kesan ini ditimbulkan dari pemilihan warna cat rumah elegan dan material-material pelapis lantai yang mengkilau. Selain itu, foyer juga diberikan dekorasi-dekorasi seperti vas bunga dan bangku-bangku sudut yang unik. Ruangan makin lengkap dengan adanya penambahan di bagian plafon rumah yakni dengan lampu gantung yang sangat indah dan elegan. Foyer ini juga dapat menyulap rumah biasa menjadi mewah.

  1. Foyer ala California

Trend dari gaya California dapat dicirikan yakni dengan penggunaan pintu-pintu kayu serta karpet bermotif unik yang panjang. Foyer rumah dapat semakin di percantik dengan memberikan penambahan kursi untuk ruang tunggu yang menyenangnya bagi tamu yang berkunjung serta jendela. Jangan lupa untuk menyelaraskan warna dekorasi dan furniture dengan warna cat tembok rumah.

  1. Foyer ala British

Tidak hanya merupakan salah satu destinasi favorit, negara ini juga terkenal karena sering kali menciptakan trend-trend desain yang menarik. Salah satunya adalah desain foyer ala british, yang ditandai dengan ruangan serba putih dihiasi dengan lampu gantung cantik serta cermin besar yang menambahkan kesan elegan.  Desain ini lebih condong kepada dekorasi dan perabot berbahan dasar kayu seperti kayu jati. Selain itu, disisi ruangan juga banyak diberikan bukaan jendela supaya cahaya alami datang lebih banyak ke dalam rumah.

  1. Desain Foyer satu sisi

Desain foyer pada satu sisi disebut juga dengan desain linear yang memanjang dan lurus. Bentuknya menyerupai lorong lurus sehingga Anda dapat menambahkan beberapa perabot seperti kursi panjang untuk mensiasati hal tersebut. jenis foyer ini biasanya memiliki ukuran yang terbatas, untuk itu Anda akan memerlukan teknik pencahayaan yang tepat.

  1. Foyer dengan cermin

Cermin pada foyer mungkin terdengar biasa saja bahkan kurang menarik, padahal cermin dapat meningkatkan kesan ruangan sehingga terlihat lebih luas. Anda tidak perlu takut bermain dengan ukuran dan proporsi karena foyer Anda justru akan semakin berkesan.

 

Mengenal 9 Jenis Lantai Pada Rumah Tinggal Yang Sering Digunakan

Categories: Tags: , , , , , , , , , ,

Mengenal 9 Jenis Lantai Pada Rumah Tinggal Yang Sering Digunakan

Mengenal 9 Jenis Lantai Pada Rumah Tinggal Yang Sering Digunakan –  Bahan bangunan yang wajib ada untuk finishing sebuah bangunan gedung adalah lantai. Penggunaan lantai berbeda – beda tergantung pada jenis lantai dan kebutuhan lantai yang digunakan. Lantai rumah dapat mempertegas konsep rumah yang digunakan. Namun setiap jenis lantai ini memiliki karakteristik, kelebihan serta kekurangan masing – masing. Berikut ini adalah jenis lantai rumah yang dapat anda gunakan.

  1. Lantai keramik

Salah satu material lantai yang paling populer digunakan dalam rumah minimalis sederhana adalah lantai keramik. Lantai ini cukup populer di pasaran karena proses pemasangannya yang tidak rumit, harganya yang relatif terjangkau serta dapat ditemukan dengan mudah di berbagai toko bangunan. Sebagai material, keramik juga serbaguna. Sebab keramik tidak hanya dapat digunakan sebagai pelapis lantai, namun juga sebagai material penutup dinding.

Lantai keramik sendiri terbagi menjadi dua bagian, yakni keramik halus  dan keramik kasar. Perbedaan ini didasari oleh tempat peletakkan keramik itu sendiri. Apakah di dalam ruangan atau diluar ruangan.

  1. Lantai granit

Selain keramik, ada pula batu granit. Sebagai material lantai, batu granit terkesan lebih ekslusif karena guratan alaminya dan tampilannya yang mewah. Maka tidak heran, untuk mendapatkan jenis batu ini akan membutuhkan harga yang tidak sedikit. Lantai granit sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni granite tile dan granit alam. Terdapat kelebihan dan kekurangan batu granit yang perlu Anda ketahui.

  1. Lantai marmer

Marmer merupakan material lantai rumah yang bahan dasarnya berasal dari batu alam asli, kemudian dipotong kembali dalam bentuk lembaran-lembaran besar. Karena berasal dari batu alam, marmer memiliki tekstur yang khas serta motif yang berbeda-beda. Karena tampilan mewah dan kualitasnya yang sudah tidak diragukan lagi, harga material ini terbilang cukup mahal. Untuk menggunakan lantai ini, Anda dapat memotongnya menyesuaikan dengan dimensi lantai yang dibutuhkan. Hebat bukan?

  1. Lantai teraso

Lantai teraso atau terrazzo, merupakan lantai yang terbuat dari bahan dasar serbuk, serpihan maupun pecahan granit, marmer, kaca hingga batu. Material ini terbuat dari percampuran bahan-bahan tersebut, hingga akhirnya dicetak dan dibakar. Pada saat proses pemasangan akhir, batu ini perlu dipoles terlebih dahulu agar tampilannya lebih berkilau dan menarik.

  1. Lantai tegel

Serupa dengan lantai teraso, lantai ini sebenarnya sering kali diaplikasikan pada bangunan-bangunan lama. Lantai tegel ini terbuat dari bahan dasar semen serta campuran bubuk pewarna. Tegel biasanya dapat ditemukan dalam beragam motif, diantaranya adalah motif polof dengan warna solid, tegel bermotif serta tegel dengan motif puzzle. Pemasangan lantai tegel relatif mudah dan cepat. Namun dari segi harga, lantai ini ternyata tidak kalah dengan harga lantai keramik dan granit. Selain itu, lantai ini juga perlu dipoles terlebih dahulu agar terlihat bersinar.

  1. Lantai parket

Lantai parket merupakan salah satu lantai yang berbahan dasar dari berbagai jenis kayu konstruksi. Lantai ini sering digunakan pada rumah tinggal yang ingin memberikan tampilan alami dan natural. Meskipun berbahan kayu, material yang digunakan haruslah berasal dari jenis kayu yang tidak dimakan rayap.

Lantai parket sendiri terbagi menjadi tiga macam, yakni lantai parket yang terbuat dari kayu solid lalu dipotong setelahnya berdasarkan ukuran ketebalan lebar panjang lantai yang dibutuhkan, ada pula lantai parket laminating flooring yang terbuat dari bahan dasar serbuk kayu. Serta yang terakhir adalah parket sintesis atau wood plasic composite, yang terbuat dari bahan biji plasti, kemudian diproses hingga membentu serta dan motif kayu.

  1. Lantai harderner

Lantai hardener sering juga disebung dengan epoxy floor hardener. Lantai ini biasanya digunakan pada bangunan-bangunan pabrik, bengkel hingga garasi rumah tinggal. Proses pembuatan lantai ini adalah dengan melakukan cor beton, kemudian di finishing dengan acian serta pelapis epoxy dibagian atasnya.

  1. Lantai batu alam

Batu alam sering kali digunakan sebagai pelapis lantai pada area outdoor rumah tinggal. Namun tidak jarang juga lantai batu alam digunakan pada garasi rumah. Lantai ini dapat menimbulkan kesan natural dan alami yang menenangkan penghuni rumahnya.

  1. Lantai vinyl

Satu lagi produk lantai rumah yang dapat Anda gunakan adalah lantai vinyl. Lantai ini merupakan lantai praktis dengan permukaan yang lebih halus dibandingkan dengan lantai kayu. Selain itu lantai vinyl dapat diaplikasikan pada lantai rumah yang sebenarnya sudah terpasang sebelumnya.

Demikian beberapa jenis lanti yang sering digunakan dalam pembangunan sebuah hunian. Semoga bermanfaat 🙂

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline
WhatsApp chat